Foto: Ardian Dwi Kurnia/detikJateng

Foto: Ardian Dwi Kurnia/detikJateng

Berandascoped-by-BerandaNasionalscoped-by-NasionalApi Abadi Mrapen Padam Lagi, Pengelola: Gas Tersumbat Lumpur

Api Abadi Mrapen Padam Lagi, Pengelola: Gas Tersumbat Lumpur

Jawa Tengah | Senin, 2 Februari 2026

PIFA, Jateng - Api Abadi Mrapen di Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, kembali padam di awal tahun 2026. Fenomena ini membuat geger masyarakat dan pengunjung wisata yang biasanya menjadikan api tersebut sebagai ikon utama. Kini, kolam api yang biasanya menyala terus‑menerus hanya tampak gelap, menyisakan kekecewaan dan pertanyaan tentang penyebab dan masa depan objek wisata legendaris tersebut.

Menurut Penata Layanan Operasional Api Abadi Mrapen, Annas Rofiqi, api mulai mengecil sejak akhir tahun 2025 dan benar‑benar padam pada awal Januari 2026. “Sebelumnya kita sudah laporan tanggal 28 Desember 2025 itu apinya sudah mengecil,” kata Annas saat ditemui detikJateng, Minggu (1/2/2026). “Kemarin 1 Januari tepatnya itu jam 07.00 WIB saya cek ke sini, kondisinya sudah padam. Padahal malamnya jam 23.00 WIB itu masih hidup,” ujarnya. Pengelola menduga padamnya api disebabkan saluran gas yang tertutup lumpur sehingga gas tidak lagi mencapai permukaan.

Kabar padamnya Api Abadi Mrapen pun ramai diperbincangkan di media sosial, terutama setelah video berdurasi pendek beredar di platform seperti TikTok. Dalam salah satu unggahan, wisatawan terlihat berkelakar bahwa api abadi padam karena “gasnya habis”. Kepala Seksi Energi Cabdin ESDM Kendeng Selatan, Slamet Widodo, membenarkan bahwa Api Abadi Mrapen memang sedang padam, meski awalnya belum dapat menyebut secara pasti sejak kapan kondisi itu terjadi.
Ini bukan kali pertama Api Abadi Mrapen mengalami mati total. Pada September 2020, api sempat padam akibat kebocoran dan eksploitasi gas di sekitar lokasi oleh warga. Setelah penataan ulang dan penemuan sumber gas baru, api berhasil dinyalakan kembali pada April 2021. Pengulangan peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran bahwa kondisi geologi dan pengelolaan gas bawah tanah perlu ditinjau ulang agar fenomena alam tersebut tetap lestari.

Dari sisi wisata, padamnya Api Abadi Mrapen berdampak langsung pada minat kunjungan. Wisatawan yang datang dari luar kota mengaku kaget dan kecewa ketika tiba di lokasi hanya melihat kolam kosong tanpa nyala api. Beberapa pengunjung memilih tetap berfoto di sekitar lokasi, namun suasana yang biasanya khidmat dan magis kini terasa hampa tanpa cahaya api yang selama ini menjadi simbol spiritual dan sejarah.

Secara historis, Api Abadi Mrapen bukan hanya objek wisata, tetapi juga bagian dari narasi legenda Sunan Kalijaga. Menurut cerita rakyat, api tersebut muncul ketika sang wali menancapkan tongkat ke tanah, lalu menyemburkan api yang terus menyala karena gas alam dari dalam bumi. Dalam keseharian, api bisa padam jika terkena hujan deras dan angin kencang, namun cukup disulut kembali dengan korek api sehingga masyarakat menyebutnya “api abadi”. Kini, ketika api padam tanpa bisa langsung dinyalakan kembali, muncul pertanyaan apakah ini masih sekadar gangguan teknis atau tanda perubahan kondisi sumber gas secara permanen.

Rekomendasi

Foto: Polda Metro Jaya Tetapkan Nikita Mirzani sebagai Tersangka Kasus Pemerasan | Pifa Net

Polda Metro Jaya Tetapkan Nikita Mirzani sebagai Tersangka Kasus Pemerasan

Jakarta
| Kamis, 20 Februari 2025
Foto: BBC Ungkap VAR sudah Buat 13 Kesalahan di Premier League Musim Ini | Pifa Net

BBC Ungkap VAR sudah Buat 13 Kesalahan di Premier League Musim Ini

Inggris
| Rabu, 5 Februari 2025
Foto: Luna Maya Kaget Dengar Isu Dilamar Maxime Bouttier, Ini Responsnya | Pifa Net

Luna Maya Kaget Dengar Isu Dilamar Maxime Bouttier, Ini Responsnya

Indonesia
| Sabtu, 1 Februari 2025
Foto: DPR RI Setujui Naturalisasi Dean, Joey, dan Emil Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026 | Pifa Net

DPR RI Setujui Naturalisasi Dean, Joey, dan Emil Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026

Indonesia
| Kamis, 6 Maret 2025
Foto: Jadwal Patrick Kluivert dan Staf Asistennya Mulai Bekerja untuk Timnas Indonesia | Pifa Net

Jadwal Patrick Kluivert dan Staf Asistennya Mulai Bekerja untuk Timnas Indonesia

Indonesia
| Kamis, 23 Januari 2025
Foto: Beredar Kabar TikTok Dijual ke Elon Musk, Begini Kata Manajemen | Pifa Net

Beredar Kabar TikTok Dijual ke Elon Musk, Begini Kata Manajemen

Amerika Serikat
| Selasa, 14 Januari 2025
Foto: Ini Cara Sonny Septian-Fairuz A Rafiq Ajarkan Nilai Agama ke Anak | Pifa Net

Ini Cara Sonny Septian-Fairuz A Rafiq Ajarkan Nilai Agama ke Anak

Indonesia
| Sabtu, 15 Maret 2025
Foto: Ahli: Tidur Berkualitas 7–9 Jam Per Hari Penting untuk Kesehatan Fisik, Mental, dan Emosional | Pifa Net

Ahli: Tidur Berkualitas 7–9 Jam Per Hari Penting untuk Kesehatan Fisik, Mental, dan Emosional

Lifestyle
| Kamis, 21 Agustus 2025
Foto: Timnas Indonesia U-20 Jamu India U-20 di Laga Terakhir Turnamen Mandiri 2025 | Pifa Net

Timnas Indonesia U-20 Jamu India U-20 di Laga Terakhir Turnamen Mandiri 2025

Indonesia
| Kamis, 30 Januari 2025
Foto: Mees Hilgers Dikabarkan Merapat ke Brest di Liga Prancis | Pifa Net

Mees Hilgers Dikabarkan Merapat ke Brest di Liga Prancis

Sports
| Selasa, 2 September 2025

Berita Terkait

Sports

Foto: Serba-serbi Olimpiade Paris 2024, Upacara Pembukaan Dikritik hingga Kasur dari Kardus | Pifa Net

Serba-serbi Olimpiade Paris 2024, Upacara Pembukaan Dikritik hingga Kasur dari Kardus

PIFA, Sports - Olimpiade Paris 2024 resmi dibuka pada Sabtu (27/7). Kemeriahan upacara pembukaan mendapat sorotan dunia. Mulai dari pawai atlet yang siap bertanding hingga pertunjukan dari sejumlah artis mengisi acara. Hanya saja upacara pembukaan itu turut diikuti banyak kritik lantaran penampilan yang ditunjukkan. Misalnya saja penampilan menyerupai lukisan The Last Supper oleh Leonardo Da Vinci yang ditampilkan oleh para drag queen. Tak terbatas pada upacara pembukaan saja, masih ada hal menarik lainnya dari Olimpiade Paris 2024 walaupun baru saja dimulai. Berikut rekapnya. 1. Penampilan “The Last Supper”  Pada upacara pembukaan, sebuah penampilan oleh drag queens membawakan parodi yang disebut mirip lukisan The Last Supper karya Leonardo Da Vinci. Parodi ini seketika tuai kritikan publik, terutama penganut agama Kristen dan Katolik yang merasa tersinggung. Pasalnya, lukisan The Last Supper terinspirasi dari Perjamuan Malam Terakhir yang terdapat dalam Alkitab. Kabar terbaru terkait hal ini, panitia upacara pembukaan Olimpiade Paris memberikan klarifikasi serta permintaan maaf atas kesalahpahaman yang terjadi. Melalui akun X, pihak panitia menyampaikan bahwa parodi tersebut dimaksudkan untuk menginterpretasi Dionisius dan meningkatkan kesadaran akan “tentang absurditas kekerasan antar manusia”.  2. Korea Selatan Disebut Korea Utara Hal menarik juga terdapat saat acara pawai. Saat kontingen Korea Selatan melintas di Sungai Seine menggunakan kapal ferry, ada kesalahan penyebutan nama negara. Korea Selatan diperkenalkan sebagai "Democratic People's Republic of Korea" yang merupakan nama resmi dari Korea Utara. Saat kontingen dari Korea Utara melintas, nama ini kembali disebutkan dengan benar. Walaupun begitu, pada siaran yang ditampilkan, subtitle menunjukan nama negara dengan benar.  3. Tempat Tidur Atlet Kasur atlet yang bertanding di Olimpiade Paris 2024 terbuat dari cardboard atau kardus. Tempat tidur ini pun langsung menuai perhatian. Panitia menggunakan kardus sebagai bahan pembuatan agar lebih ramah lingkungan karena dapat didaur ulang saat sudah tidak dipakai.  Kabar yang beredar bahwa kasur ini bertujuan agar atlet tidak berhubungan intim karena tidak kuat menampung dua orang merupakan hal yang salah. Kasur ini cukup kokoh karena dapat menahan beban hingga 440 pound (199 kilogram).  4. Cabor Baru Bernama “Breaking” Olimpiade Paris menjadi debut bagi cabor baru, “breaking”. Breaking sendiri merupakan gaya menari urban yang berasal dari budaya hip-hop. Kompetisi ini akan dibagi menjadi dua kategori, yaitu laki-laki dan perempuan. Breaking akan diadakan pada tanggal 9-10 Agustus di Paris–setelah sebelumnya berhasil diadakan pada Summer Youth Olympic Games di Buenos Aires pada tahun 2018. 5. Surfing Lomba di Tahiti Meskipun menggunakan nama “Paris”, faktanya olimpiade ini diadakan di 16 kota berbeda di seluruh Prancis–karena Paris hanya berperan sebagai kota tuan rumah utama. Cabang olahraga (cabor) paling unik jatuh pada berselancar. Cabor ini akan dilaksanakan di Tahiti–salah satu pulau di polinesia Prancis–yang berjarak 15.000 km dari Paris. Karenanya, tempat ini akan memecahkan rekor “kompetisi medali terjauh yang diselenggarakan di luar kota tuan rumah Olimpiade”. Wilayah ini terkenal dengan ombak legendarisnya, Teahupo'o. (ly)

Paris
| Senin, 29 Juli 2024

Politik

Foto: NasDem Kritik Putusan MA Terkait Batas Usia Calon Kepala Daerah: Celaka, Cukuplah Sekali Kemarin | Pifa Net

NasDem Kritik Putusan MA Terkait Batas Usia Calon Kepala Daerah: Celaka, Cukuplah Sekali Kemarin

PIFA, Politik - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem mengkritik keras putusan Mahkamah Agung (MA) yang mengabulkan permohonan Partai Garuda Republik Indonesia (Garuda) terkait perubahan aturan batas minimal usia calon kepala daerah. Ketua DPP NasDem, Sugeng Suparwoto, menyuarakan keprihatinannya dan memperingatkan agar tidak ada pihak yang mencoba mengakali peraturan demi mencalonkan sosok tertentu. "Menurut kita enggak usah lah, semuanya itu saling dalam tanda kutip mengakali aturan semata-mata untuk diperuntukkan agar si badu sutonoyo dadapwaru itu bisa mencalonkan," ujar Sugeng dalam konferensi pers di NasDem Tower, Jakarta. Sugeng juga menyinggung putusan Mahkamah Konstitusi (MK) sebelumnya terkait batasan usia calon presiden dan wakil presiden. Menurutnya, dampak sosial dari putusan tersebut sangat signifikan dan tidak seharusnya kembali terjadi dalam kasus ini. "Celaka kalau kayak gitu, mohon maaf saya harus ungkapkan di sini cukup lah sekali yang kemarin. Cukup itu mahal betul biaya sosial psikologi sosialnya mahal betul," tambahnya. Sebelumnya, Mahkamah Agung dalam Putusan Nomor 23 P/HUM/2024 yang diputuskan oleh Majelis Hakim pada 29 Mei 2024, menyatakan bahwa ketentuan batas usia minimal calon gubernur dan wakil gubernur diubah dari 30 tahun pada saat penetapan pasangan calon menjadi setelah pelantikan calon. Ketua Majelis Hakim, Yulius, dan anggota majelis, Cerah Bangun, menyampaikan bahwa putusan tersebut sudah dipublikasikan di laman resmi MA. MA juga memerintahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI untuk mencabut Pasal 4 ayat (1) huruf d Peraturan KPU Nomor 9 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota. (ad) 

Indonesia
| Minggu, 2 Juni 2024

Sports

Foto: Mohamed Salah Tinggalkan Liverpool Mulai 14 Desember untuk Bela Mesir di Piala Afrika 2025 | Pifa Net

Mohamed Salah Tinggalkan Liverpool Mulai 14 Desember untuk Bela Mesir di Piala Afrika 2025

PIFA, Sports - Bintang Liverpool Mohamed Salah dipastikan akan meninggalkan klub mulai 14 Desember untuk bergabung dengan Tim Nasional Mesir dalam persiapan Piala Afrika (AFCON) 2025. Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Pelatih Liverpool Arne Slot, dikutip dari laman resmi klub pada Selasa (2/12). “Tanggalnya adalah 15 Desember, tetapi seperti biasa dalam situasi seperti ini ada pemain, negara—Mesir dalam kasus ini—dan klub yang terlibat, dan selalu ada pembicaraan mengenai apa yang terbaik bagi ketiganya,” ujar Slot. Salah masih akan memperkuat Liverpool dalam empat pertandingan ke depan, dengan laga terakhir menghadapi Brighton & Hove Albion pada pekan ke-16 Liga Inggris 2025/2026 di Anfield pada 13 Desember. Potensi Absennya Salah hingga Pertandingan Kontra Arsenal Piala Afrika 2025 yang digelar di Maroko berlangsung dari 21 Desember hingga 18 Januari. Jika Mesir tersingkir di fase grup, Salah diperkirakan hanya melewatkan dua pertandingan Liverpool. Namun, bila Mesir melaju hingga final, Salah akan absen lebih lama, termasuk dalam laga penting melawan Arsenal di Emirates Stadium. Mesir sendiri berada di Grup B bersama Afrika Selatan, Angola, dan Zimbabwe. Mereka menjadi negara tersukses di turnamen ini dengan torehan tujuh gelar. Pada edisi sebelumnya dua tahun lalu, Mesir tersingkir di babak 16 besar oleh Republik Demokratik Kongo. Arne Slot: Komunikasi Klub, Pemain, dan Negara Sangat Penting Slot menegaskan bahwa komunikasi antara klub, pemain, dan federasi nasional sudah menjadi bagian dari cara kerja Liverpool. “Saya rasa cara kami bekerja di klub ini—dan cara saya bekerja di masa lalu—adalah menjalin komunikasi antara ketiganya: pemain, klub, dan negara. Itu selalu menjadi hal yang penting,” ujarnya. “FIFA mengatakan tanggal 15 adalah batas akhir seorang pemain harus dilepas,” tambahnya. Reaksi Salah Saat Tidak Dimainkan Slot juga menyinggung sikap Salah ketika tidak dimainkan dan hanya berada di bangku cadangan dalam kemenangan 2-0 Liverpool atas West Ham United di London, Minggu lalu. Menurut Slot, Salah memang kecewa, namun hal itu dianggap wajar bagi pemain berstatus bintang. “Dia bukan satu-satunya yang tidak senang tidak menjadi starter, itu normal. Namun cara dia bersikap sangat profesional. Ia tetap mendukung rekan setimnya, bersikap baik sepanjang hari, dan bekerja keras dalam sesi latihan,” kata pelatih asal Belanda itu.

Sports
| Rabu, 3 Desember 2025
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5