Apresiasi Kemenangan Teknisi di World Technician Grand Prix 2025, Yamaha Gelar Seremoni Spesial
Teknologi | Senin, 1 Desember 2025
Apresiasi Kemenangan Teknisi di World Technician Grand Prix 2025, Yamaha Gelar Seremoni Spesial
Teknologi | Senin, 1 Desember 2025










Lokal

Berita Pontianak, PIFA - Kota Pontianak tengah mempersiapkan diri untuk penilaian Kota Layak Anak (KLA) Tahun 2022. Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak optimis bisa meraih kembali predikat KLA Tahun 2022 setelah tiga kali menyandang predikat KLA kategori Pratama dan Madya. Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan meminta supaya seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait melakukan evaluasi terhadap predikat KLA yang telah diraih sebelumnya. "Saya minta seluruh OPD terkait serius mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan untuk penilaian evaluasi lapangan KLA," ujarnya usai memimpin rapat persiapan penilaian lapangan KLA di Aula Rohana Muthalib Kantor Bappeda Kota Pontianak, Kamis (12/5/2022). Menurutnya, seluruh OPD terkait harus mendukung upaya untuk memperoleh penghargaan KLA dengan kategori yang lebih tinggi pada tahun ini. Tim Gugus Tugas KLA juga sudah mengikuti tahapan-tahapan penilaian KLA. Saat ini penilaian KLA telah memasuki penilaian verifikasi di lapangan terhadap perkembangan pelaksanaan program-program untuk mewujudkan KLA. "Semua tahapan telah kita laksanakan dengan baik, penilaian mandiri juga skornya sudah diatas 800 poin, harusnya sudah bisa meraih kategori utama," ungkapnya. Pemkot Pontianak bersama seluruh stakeholder bekerjasama dan berkoordinasi serta bahu-membahu bekerja keras untuk mewujudkan KLA di Kota Pontianak secara maksimal. Ia berharap peran serta dan kerjasama masyarakat, baik itu kelompok maupun perorangan untuk mencapai KLA benar-benar terwujud di Pontianak. "Kami masih optimis Kota Pontianak ini akan mencapai predikat yang sesungguhnya yaitu Kota Layak Anak," kata Bahasan. Sebagaimana diketahui, predikat KLA pernah disandang Kota Pontianak dengan meraih penghargaan kategori Pratama sebanyak tiga kali dan kategori Madya tiga kali. Namun disayangkan pada tahun 2021, predikat Madya yang terakhir disandang Kota Pontianak turun menjadi Pratama. (rs)
Lokal

Berita Ketapang, PIFA - Bupati Ketapang Martin Rantan, SH.,M.Sos didampingi Wakil Bupati Ketapang H.Farhan, SE.,M.Si memberikan Pengarahan Umum Kepada Pejabat Struktural di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Ketapang, Selasa (25/01/2022) bertempat di Hotel Borneo Ketapang. Bupati dalam arahannya memaparkan 10 proyek strategis daerah Kabupaten Ketapang yaitu : 1. Food Estate dan Kawasan Agropolitan, 2. Kawasan Potensial Cepat Tumbuh Koala Tolak, Koala Satong, 3. Pengembangan Bandara Rahadi Usman, 4. Penataan Pelabuhan dan Bandara, 5. Peningkatan Jalan Ruas Kabupaten dan Pembangunan Ruas Jalan Baru dan Jembatan Pawan 6, 6. Pengembangan Desa Fokus dan Desa Mapan, 7. Pembangunan Universitas Negeri, 8. Peningkatan Tipe Rumah Sakit, 9. Pelestarian dan Pengembangan Budaya Daerah, 10. Persiapan Pembentukan Daerah Otonomi Baru. "Proyek strategis daerah ini merupakan salah satu penjelmaan dari visi misi Bupati dan Wakil Bupati Ketapang terpilih," ujar Bupati. Selanjutnya Beliau juga meminta dukungan kepada para OPD di pemerintahan Kabupaten Ketapang untuk mendukung dan menyukseskan event besar MTQ ke-30 tingkat Provinsi Kalbar, yang mana tahun 2022 ini Kabupaten Ketapang menjadi tuan rumah. "Kita harus membenahi diri, yang pasti kita harus menjadi tuan rumah yang baik, ini tidak hanya gawainya orang muslim saja tetapi juga gawainya kita semua masyarakat Kabupaten Ketapang," tegas Beliau. Selain itu Beliau juga menyampaikan persiapan kegiatan napak tilas tahun 2023 yang akan dilaksanakan. "Semoga kegiatan nanti berjalan lancar tidak ada hambatan sehingga Ketapang menjadi maju dan masyarakat sejahtera," pungkas Beliau. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, Ketua TP PKK Ketapang, Ketua Dharmawanita, Asisten Sekda, Para Kepala Perangkat Daerah, Camat, undangan dan lainnya. (rs)
Pifabiz

PIFAbiz - Riefian fajarsyah atau yang akrab disapa Ifan Seventeen siap mundur dari jabatannya sebagai Direktur Utama Produksi Film Negara atau PFN. Ifan akan mengambil langkah tersebut apabila ada sosok yang lebih mampu dari dirinya untuk mengurus PFN. Hal tersebut disampaikannya dalam unggahan di akun Instagramnya pada Jumat (21/3) malam. "Apabila saya rasa ada orang yang lebih mampu menggantikan saya, saya akan mundur," tulis Ifan SeventeenIfan meminta orang yang merasa mampu dan bisa menggantikannya sebagai dirut bisa datang langsung ke kantor PFN. "Last but not least, apabila ada siapa pun teman-teman yang dirasa mampu, mau dan bisa menggantikan saya, silakan datang ke kantor PFN kapanpun," tulisnya. Akan tetapi, Ifan Seventeen mengatakan, apabila belum ada orang yang dirasa mampu untuk menggantikannya, ia meminta publik untuk membiarkannya bekerja sebagai Dirut PFN. "Karena saya tidak akan mundur dari sebuah penugasan seberat apa pun situasinya sampai titik ujung perjuangan. Bismillah," tulis Ifan. Ifan mengungkapkan alasan dirinya menerima tawaran menjadi Dirut PFN. Hal ini, menurutnya, merupakan salah satu bentuk pengabdian terhadap negara."Saya merasa sudah terlalu lama hidup enak di negara yang kita cintai ini, saatnya untuk melakukan timbal balik dengan cara mengabdi. Jadi, begitu saya ditawarkan saya rasa ini kesempatan untuk pengabdian yang saya yakini," tulis Ifan.Ifan Seventeen mengatakan menjalankan tugas sebagai Dirut PFN bukanlah hal yang mudah. Ia menuturkan banyak persoalan di tubuh PFN. Misalnya saja utang hingga puluhan miliar, persoalan pembayaran gaji, dan tunjangan hari raya atau THR yang belum tersampaikan untuk seluruh pegawai.Ia menyatakan, sebagai pemimpin baru di PFN, ia berusaha untuk menyelesaikan persoalan-persoalan itu. "Ke depannya harus ada komitmen dan kerja keras yang harus saya lakukan," tulisnya.