Lionel Messi. Reuters

Lionel Messi. Reuters

Berandascoped-by-BerandaSportsscoped-by-SportsArgentina vs Aljazair: Messi Berpeluang Jadi Pemain Pertama yang Tampil di Enam Piala Dunia

Argentina vs Aljazair: Messi Berpeluang Jadi Pemain Pertama yang Tampil di Enam Piala Dunia

Sports | Selasa, 16 Juni 2026

Laga antara Argentina national football team dan Algeria national football team pada Grup J 2026 FIFA World Cup berpotensi menjadi momen bersejarah bagi Lionel Messi.

Apabila dimainkan oleh pelatih Lionel Scaloni dalam pertandingan yang berlangsung di Arrowhead Stadium, Messi akan menjadi pemain pertama dalam sejarah yang tampil di enam edisi Piala Dunia.

Piala Dunia 2026 menjadi turnamen keenam yang diikuti Messi setelah sebelumnya tampil pada edisi 2006, 2010, 2014, 2018, dan 2022. Berbeda dengan beberapa pemain lain yang juga tercatat berada dalam enam skuad Piala Dunia, Messi memiliki peluang mencatatkan rekor unik karena benar-benar bermain di enam edisi berbeda.

Selain Messi, dua nama lain yang tercatat mengikuti enam Piala Dunia adalah Guillermo Ochoa dan Cristiano Ronaldo. Namun Ochoa tidak tampil saat Meksiko berlaga pada Piala Dunia 2006 dan juga tidak bermain ketika menghadapi Afrika Selatan pada edisi 2026.

Karena itu, Messi berpeluang menjadi pemain pertama yang benar-benar mencatat menit bermain di enam putaran final Piala Dunia.

Peluang tersebut sangat terbuka mengingat kondisi fisik Messi dilaporkan prima menjelang laga melawan Aljazair. Scaloni juga mengisyaratkan sang megabintang siap diturunkan dalam pertandingan tersebut.

"Bukan hanya penduduk Argentina, tetapi semua orang, dari seluruh planet, ingin melihatnya bermain," kata Scaloni dalam konferensi pers sebelum pertandingan.

"Semua orang ingin melihatnya di lapangan, karena dia memiliki pengaruh tidak hanya pada penggemar Argentina tetapi juga pendukung di seluruh dunia," ujar Scaloni.

Pada usia 38 tahun, Messi masih menjadi sosok sentral di skuad Argentina. Peraih gelar juara dunia 2022 itu kini berpeluang menambah satu lagi catatan bersejarah dalam kariernya yang sudah dipenuhi berbagai rekor.

Jika turun melawan Aljazair, Messi tidak hanya memperpanjang kiprahnya di panggung sepak bola terbesar dunia, tetapi juga mengukir sejarah baru sebagai manusia pertama yang tampil di enam edisi Piala Dunia.

Rekomendasi

Foto: Google Luncurkan Pembaruan Gemini 2.0: Model Generatif AI Kini Tersedia untuk Semua Pengguna | Pifa Net

Google Luncurkan Pembaruan Gemini 2.0: Model Generatif AI Kini Tersedia untuk Semua Pengguna

Dunia
| Minggu, 9 Februari 2025
Foto: Jeruk Mandarin Identik dengan Perayaan Imlek, Ini Maknanya | Pifa Net

Jeruk Mandarin Identik dengan Perayaan Imlek, Ini Maknanya

Pontianak
| Selasa, 28 Januari 2025
Foto: Manchester United Keok Lagi di Liga Inggris, Catat Rekor Negatif | Pifa Net

Manchester United Keok Lagi di Liga Inggris, Catat Rekor Negatif

Inggris
| Senin, 20 Januari 2025
Foto: Selain Makanan, Ini 5 Faktor yang Bisa Picu Lonjakan Gula Darah | Pifa Net

Selain Makanan, Ini 5 Faktor yang Bisa Picu Lonjakan Gula Darah

Lifestyle
| Kamis, 21 Agustus 2025
Foto: Timnas U-17 Lolos ke Perempat Final Piala Asia dan Amankan Tiket ke Piala Dunia U-17 2025 | Pifa Net

Timnas U-17 Lolos ke Perempat Final Piala Asia dan Amankan Tiket ke Piala Dunia U-17 2025

Indonesia
| Senin, 7 April 2025
Foto: Demokrat Minta PPN 12 Persen Hanya untuk Kalangan Atas | Pifa Net

Demokrat Minta PPN 12 Persen Hanya untuk Kalangan Atas

Politik
| Rabu, 1 Januari 2025
Foto: Hasil Laga Perdana Piala Asia U-20 2025: Garuda Muda Dibantai Iran 3-0 | Pifa Net

Hasil Laga Perdana Piala Asia U-20 2025: Garuda Muda Dibantai Iran 3-0

China
| Jumat, 14 Februari 2025
Foto: Razman Bakal Laporkan LM ke Polisi soal Kasus Vadel Badjideh | Pifa Net

Razman Bakal Laporkan LM ke Polisi soal Kasus Vadel Badjideh

Jakarta
| Selasa, 18 Februari 2025
Foto: Presiden Prabowo Tunjuk Zulkifli Hasan sebagai Ketua Satgas Koperasi Merah Putih | Pifa Net

Presiden Prabowo Tunjuk Zulkifli Hasan sebagai Ketua Satgas Koperasi Merah Putih

Politik
| Selasa, 24 Juni 2025
Foto: Garuda Muda Tutup Mandiri Challenge Series dengan Apik, Hajar India 4-0 | Pifa Net

Garuda Muda Tutup Mandiri Challenge Series dengan Apik, Hajar India 4-0

Indonesia
| Jumat, 31 Januari 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: Aliansi Kamisan Pontianak Gelar Aksi Solidaritas Untuk Haris-Fatia dan Pembungkaman LPM Lintas  IAIN Ambon | Pifa Net

Aliansi Kamisan Pontianak Gelar Aksi Solidaritas Untuk Haris-Fatia dan Pembungkaman LPM Lintas IAIN Ambon

Berita Pontianak, PIFA - Aliansi Aksi Kamisan Pontianak kembali menggelar aksi yang ke 37, aksi ini merupakan Solidaritas untuk Haris-Fatia dan Pembungkaman LPM Lintas  IAIN Ambon, yang mengangkat tema “Bebas Bicaraku Dijegal, Sejahtera Hidupku Dirampas” diselenggarakan di Tugu Digulis Kota Pontianak, pada Kamis (24/04/2022).   Berdasarkan rilis yang PIFA terima, Undang-undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) lagi-lagi memakan korban. UU ITE kerap digunakan oleh pihak yang memiliki kuasa sebagai alat untuk kriminalisasi pihak lain, terutama yang aktif mengkritisi. Kali ini korbannya adalah Haris Azhar direktur Lokataru dan Fatia Maulidiyanti kordinator KontraS. Mereka berdua dijadikan tersangka karena dituduh melakukan pencemaran nama baik Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan.   Kasus ini berawal ketika Fatia dan Haris membicarakan hasil riset terkait konflik di Intan Jaya, Papua, hubungannya dengan tambang emas yang mereka sebut turut dikuasai oleh perusahaan milik Luhut.    Pembahasan isu ini akhirnya meluas dan mengungkap sengketa ekonomi dan pelanggaran HAM yang dialami warga Papua hingga kini, dan rendahnya political will dari pemerintah di Indonesia untuk menangani kasus Papua secara dialog, malahan mengirimkan militer yang menambah kesesangsaran warga di Papua.   Isu lain terkait pencemaran nama baik sedang menimpa Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Lintas di IAIN Ambon. Kasus ini bermula ketika LPM Lintas meluncurkan majalah berjudul Institute Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon Rawan Pelecehan pada Senin, 14 Maret 2022 lalu. Majalah Edisi II Januari 2022 itu berisi Kekerasan Seksual di ranah Kampus Hijau—julukan untuk IAIN Ambon. Sebanyak 32 orang mengaku menjadi korban kekerasan seksual. Adapun korban terdiri dari 25 perempuan dan 7 laki-laki. Selain itu, 14 orang diduga pelaku merupakan 8 dosen, 3 pegawai, 2 mahasiswa dan 1 alumnus.   Buntut liputan ini adalah 2 awak LPM Lintas dipukul oleh 2 orang yang tak dikenal, korban pemukulan ini adalah layoter majalah. Muh Pebrianto, dan wartawan LPM Lintas yang terlibat dalam proyek Liputan Khusus “IAIN Ambon Rawan Pelecehan”. Selain itu majalah yang diterbitkan ini juga dibredel sekaligus pembekuan LPM Lintas oleh pihak rektorat IAIN Ambon melalui Surat Keputusan Rektor IAIN Ambon Nomor 92 Tahun 2022.   Sebelumnya, pengurus LPM Lintas dipanggil menemui Senat IAIN Ambon dan sejumlah pegawai untuk membahas majalah tersebut di ruang Senat pada Rabu, 16 Maret 2022. Wartawan LPM Lintas dipaksa membocorkan nama terduga pelaku dan korban kekerasan seksual, namun permintaan ini tidak dipenuhi oleh LPM Lintas. Pimpjnan Redaksi LPM Lintas, Yolanda Agne merahasiakan hal tersebut karena Kode Etik Jurnalistik dan keamanan serta keselamatan korban.   Pada Selasa, 22 Maret 2021 Pimpinan IAIN Ambon mengeluarkan siaran pers yang mengabarkan pihak kampus melaporkan Pimpinan Redaksi Lintas, Yolanda Agne ke polisi. Siaran pers itu sengaja diterbitkan untuk memulihkan nama baik kampus.   Tindakan sewenang-sewenang IAIN Ambon terhadap LPM Lintas dengan melakukan pembredelan dan pembekuan tidak boleh dibiarkan. Perlawanan harus dilakukan. Selain menabrak demokrasi, kebebasan pers, dan kebebasan akademik, praktik semacam ini juga merusak wibawa perguruan tinggi di Indonesia. Apa yang terjadi ketika lembaga pendidikan tinggi tidak dikenal publik sebagai laboratorium ilmu dan pengetahuan, tapi malah menjadi sarang kekerasan seksual dan arogansi. Seluruh akademisi, mahasiswa, dan masyarakat pro-demokrasi harus bersikap dan menentukan keberpihakannya dari sekarang.   Dari kasus ini, Masyarakat Indonesia mengalami penyempitan ruang kebebasan berekspresi,  terancamnya hak-hak menyuarakan kebenaran, isu kemanusiaan di Papua, serta masalah ketidak adilan sosial lainnya.   Hukum seharusnya bukan sekedar aturan, tetapi juga sebagai instrumen untuk mendukung membuka bukti pada kebijakan dan sistem yang tidak berpihak pada kesejahteraan rakyat yang berkeadilan.    Berdasarkan ini, anak-anak muda di Kalbar mewakili individu, komunitas dan organisasi yang tergabung dalam Aksi Kamisan Pontianak melakukan aksi damai dan menyatakan sikap:    1.     Hentikan kriminalisasi pembela HAM Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti 2.     Usus tuntas pelangggaran HAM di Indonesia 3.     Segera selesaikan konflik Papua dengan pendekatan dialog, hentikan pengiriman dan tarik militer dari Papua 4.     Hentikan rencana penambangan emas di Blok Wabu, Intan Jaya Papua 5.     Mengusut Pelanggaran akademik di IAIN Ambon 6.     Mencabut SK Pembekuan LPM Lintas IAIN Ambon

Pontianak
| Jumat, 25 Maret 2022

Lokal

Foto: Sutarmidji dan Didi Haryono Resmi Mendaftar ke KPU Kalbar untuk Pemilihan Gubernur | Pifa Net

Sutarmidji dan Didi Haryono Resmi Mendaftar ke KPU Kalbar untuk Pemilihan Gubernur

PIFA, Lokal - Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Sutarmidji dan Didi Haryono, secara resmi mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalbar pada Rabu siang. Mengutip suarakalbar.id, sebelum pendaftaran, pasangan ini menggelar deklarasi di Gedung Pontianak Convention Center (PCC). Dalam deklarasinya, Didi Haryono menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk mendampingi Sutarmidji dalam pemilihan gubernur ini. "Saya Didi Haryono sangat berterima kasih telah dipercaya oleh beliau, telah diusung oleh partai politik di Kalbar ini untuk melanjutkan apa yang sudah digagas, yang sudah diprogram oleh bapak Sutarmidji untuk 5 tahun ke depan," tegas Didi. Usai melakukan deklarasi, Sutarmidji dan Didi lantas melakukan pendaftaran ke KPU Provinsi Kalbar dengan berjalan kaki dan diantar oleh ratusan masyarakat pendukung. (ad)

Kalbar
| Rabu, 28 Agustus 2024

Sports

Foto: PSG vs Real Madrid di Semifinal Piala Dunia Antarklub 2025: Adu Gengsi Dua Raksasa Eropa di New Jersey | Pifa Net

PSG vs Real Madrid di Semifinal Piala Dunia Antarklub 2025: Adu Gengsi Dua Raksasa Eropa di New Jersey

PIFA, Sports - MetLife Stadium, New Jersey, akan menjadi saksi duel panas dua kekuatan besar Eropa, Paris Saint-Germain (PSG) melawan Real Madrid pada semifinal Piala Dunia Antarklub FIFA 2025, Kamis (10/7) dini hari WIB. Laga ini menjadi pertemuan ke-12 kedua tim, dengan masing-masing membawa misi besar demi menutup musim dengan manis. PSG Bidik Trofi Kelima Musim Ini PSG datang dengan kepercayaan diri tinggi. Klub asal Prancis itu telah menggondol empat trofi musim ini—Liga Prancis, Piala Prancis, Piala Super Prancis, dan Liga Champions. Kini, Les Parisiens berambisi menambah gelar kelima lewat turnamen antarklub paling bergengsi di dunia. “Ini adalah momentum sempurna untuk menunjukkan bahwa PSG layak menjadi penguasa sepak bola Eropa dan dunia,” tulis media resmi klub. Skuad asuhan Luis Enrique juga diperkuat para pemain bintang seperti Ousmane Dembele dan Khvicha Kvaratskhelia. Sayangnya, dua bek utama—Willian Pacho dan Lucas Hernandez—harus absen akibat akumulasi kartu. Lucas Beraldo dipercaya untuk menambal lini pertahanan. Real Madrid Ingin Akhiri Musim dengan Gelar Sebaliknya, Real Madrid mengincar gelar sebagai pelipur lara setelah gagal total di kompetisi domestik dan Eropa musim ini. Los Blancos takluk dari Barcelona di ajang La Liga, Piala Raja, dan Piala Super Spanyol, serta disingkirkan Arsenal di perempat final Liga Champions. Meski begitu, tim besutan Xabi Alonso sempat meraih dua trofi awal musim, yakni Piala Super UEFA dan Piala Intercontinental FIFA. Kini, mereka datang ke semifinal dengan kekuatan hampir penuh, hanya kehilangan bek anyar Dean Huijsen yang terkena kartu merah. Madrid diprediksi akan kembali mengandalkan Vinicius Junior, Jude Bellingham, serta bintang muda Gonzalo Garcia, sementara Thibaut Courtois kembali menjaga gawang. Real Madrid Unggul Secara Rekor, Tapi PSG Percaya Diri Dalam 11 pertemuan sebelumnya, Real Madrid menang enam kali, sementara PSG hanya mampu mencetak tiga kemenangan. Dua laga lainnya berakhir imbang. Pertemuan terakhir pada Liga Champions 2021/22 memperlihatkan keunggulan Real Madrid yang menang 3-1 di leg kedua. Meski begitu, perubahan komposisi pemain dan momentum yang dimiliki PSG membuat laga ini diprediksi berjalan ketat. Prediksi Line-up PSG vs Real Madrid PSG (4-3-3): Donnarumma; Hakimi, Marquinhos, Beraldo, Nuno Mendes; Joao Neves, Vitinha, Fabian Ruiz; Dembele, Doue, Kvaratskhelia. Pelatih: Luis Enrique (Spanyol) Real Madrid (4-3-3): Courtois; Alexander-Arnold, Rudiger, Raul Asencio, Fran Garcia; Valverde, Tchouameni, Arda Guler; Bellingham, Gonzalo Garcia, Vinicius Junior. Pelatih: Xabi Alonso (Spanyol) Duel Penentu Dominasi Bagi PSG, pertandingan ini lebih dari sekadar perebutan tiket final. Ini adalah kesempatan untuk menegaskan dominasi mereka setelah menjadi juara Liga Champions. Sementara Real Madrid, raja Eropa sepanjang sejarah, tentu ingin menunjukkan bahwa mereka belum habis. Laga semifinal ini bukan hanya soal siapa yang menang, tapi siapa yang akan menjadi simbol kekuatan Eropa dalam pentas global.

Sport
| Rabu, 9 Juli 2025
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5