Arus Lebaran Padat, Contraflow Sempat Diterapkan di Tol Jakarta-Cikampek. Antara

Arus Lebaran Padat, Contraflow Sempat Diterapkan di Tol Jakarta-Cikampek. Antara

Berandascoped-by-BerandaNasionalscoped-by-NasionalArus Lebaran Padat, Contraflow Sempat Diterapkan di Tol Jakarta-Cikampek

Arus Lebaran Padat, Contraflow Sempat Diterapkan di Tol Jakarta-Cikampek

Nasional | Sabtu, 21 Maret 2026

Arus lalu lintas di ruas Tol Jakarta-Cikampek terpantau cukup padat pada hari Lebaran, sehingga petugas sempat memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa contraflow sejak siang hingga malam hari.

Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, mengatakan penerapan contraflow dilakukan atas diskresi kepolisian guna mengurai kepadatan kendaraan.

Awalnya, contraflow diterapkan di KM 55 hingga KM 65 arah Cikampek pada pukul 11.05 WIB, menyusul tingginya volume kendaraan yang melintas di jalur tersebut.

Sebelumnya, rekayasa lalu lintas ini diberlakukan secara situasional, khususnya untuk mengurai arus kendaraan yang menuju arah timur Trans Jawa.

Dalam skema lanjutan, contraflow diberlakukan dari KM 47 hingga KM 55 dengan satu lajur, kemudian dilanjutkan dari KM 55 hingga KM 70 dengan dua lajur ke arah Cikampek.

Seiring dengan berkurangnya kepadatan, rekayasa lalu lintas tersebut dihentikan pada pukul 18.02 WIB. Saat ini, kondisi lalu lintas di kedua arah dilaporkan telah kembali normal.

Pihak Jasa Marga mengimbau para pengguna jalan tol untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan, termasuk memastikan kondisi fisik pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum berangkat.

Selain itu, pengguna jalan juga diminta memastikan kecukupan saldo uang elektronik serta mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan.

Pengendara juga diingatkan untuk mewaspadai potensi hujan di sejumlah wilayah dengan menjaga jarak aman, menyesuaikan kecepatan kendaraan, serta memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan.

Rekomendasi

Foto: KPK Tangkap Paulus Tannos, Buronan Kasus Korupsi KTP Elektronik di Singapura | Pifa Net

KPK Tangkap Paulus Tannos, Buronan Kasus Korupsi KTP Elektronik di Singapura

Nasional
| Jumat, 24 Januari 2025
Foto: Barcelona Sabet Gelar Piala Super Spanyol 2025 Usai Bekuk Real Madrid 5-2 | Pifa Net

Barcelona Sabet Gelar Piala Super Spanyol 2025 Usai Bekuk Real Madrid 5-2

Spanyol
| Senin, 13 Januari 2025
Foto: Laporan: Generasi Orang Tua Saat Ini Paling Sadar Sosial dan Lingkungan | Pifa Net

Laporan: Generasi Orang Tua Saat Ini Paling Sadar Sosial dan Lingkungan

Lifestyle
| Minggu, 3 Agustus 2025
Foto: Antony Siap Hajar Real Madrid Setelah Banding Kartu Merah Diterima | Pifa Net

Antony Siap Hajar Real Madrid Setelah Banding Kartu Merah Diterima

Spanyol
| Kamis, 27 Februari 2025
Foto: Dedi Mulyadi Tak Gentar Dapat Ultimatum dari GRIB Jaya: Saya Tidak Mendengarkan Ancaman | Pifa Net

Dedi Mulyadi Tak Gentar Dapat Ultimatum dari GRIB Jaya: Saya Tidak Mendengarkan Ancaman

Jabar
| Selasa, 29 April 2025
Foto: Isyana Sarasvati Ungkap Iwan Fals Jadi Inspirasi dalam Bermusik | Pifa Net

Isyana Sarasvati Ungkap Iwan Fals Jadi Inspirasi dalam Bermusik

Pifabiz
| Kamis, 7 Agustus 2025
Foto: Patrick Kluivert Rilis Skuad Sementara Pemain Timnas Indonesia, Berikut Daftarnya! | Pifa Net

Patrick Kluivert Rilis Skuad Sementara Pemain Timnas Indonesia, Berikut Daftarnya!

Indonesia
| Minggu, 9 Maret 2025
Foto: Tom Holland Gagal Jadi James Bond Gara-gara Kontrak Marvel | Pifa Net

Tom Holland Gagal Jadi James Bond Gara-gara Kontrak Marvel

Pifabiz
| Kamis, 23 Oktober 2025
Foto: Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI: Sanksi Pemain dan Klub di Berbagai Kompetisi | Pifa Net

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI: Sanksi Pemain dan Klub di Berbagai Kompetisi

Indonesia
| Selasa, 25 Februari 2025
Foto: Pelatih Bahrain Sindir Timnas Indonesia Soal Pemain Keturunan | Pifa Net

Pelatih Bahrain Sindir Timnas Indonesia Soal Pemain Keturunan

Indonesia
| Selasa, 25 Maret 2025

Berita Terkait

Politik

Foto: Agustiani Tio Mengaku Ditawari Rp2 Miliar Sebelum Diperiksa KPK Terkait Kasus Hasto    | Pifa Net

Agustiani Tio Mengaku Ditawari Rp2 Miliar Sebelum Diperiksa KPK Terkait Kasus Hasto

PIFA.CO.ID, POLITIK - Mantan narapidana kasus suap pergantian antarwaktu (PAW) Harun Masiku, Agustiani Tio Fridelina, mengungkapkan bahwa ia sempat ditawari uang Rp2 miliar oleh orang tak dikenal sebelum diperiksa KPK terkait kasus yang menjerat Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto."Ketika ada surat panggilan (Desember 2024), saya minta penundaan ke 6 Januari 2025. Lalu ada orang tak dikenal ingin bertemu saya. Karena tidak mau bertemu di rumah, kami bertemu di luar," ujar Agustiani dalam sidang gugatan praperadilan Hasto di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat.Agustiani, yang menjadi saksi tim kuasa hukum Hasto, mengaku tidak mengenal orang tersebut. Dalam pertemuan itu, pria tersebut memintanya memberikan keterangan jujur saat pemeriksaan dan menawarkan uang untuk "perbaikan ekonomi.""Dia bilang, ‘bicara sejujurnya saja, nanti tenang untuk ekonominya Bu Tio,’" ujarnya.Meski begitu, Agustiani menegaskan telah memberikan keterangan yang jujur dalam berita acara pemeriksaan (BAP) dan menolak tawaran tersebut.Agustiani sebelumnya dihukum empat tahun penjara dan denda Rp150 juta pada 2020 atas keterlibatannya dalam kasus suap PAW yang melibatkan Harun Masiku. Kini, ia telah bebas.Sementara itu, KPK telah menetapkan dua tersangka baru dalam kasus ini pada 24 Desember 2024, yaitu Hasto Kristiyanto dan advokat Donny Tri Istiqomah.

Indonesia
| Minggu, 9 Februari 2025

Pifabiz

Foto: Selain Mahalini, 5 Artis Ini Juga Operasi Hidung  | Pifa Net

Selain Mahalini, 5 Artis Ini Juga Operasi Hidung 

PIFAbiz - Istri Rizky Febrian, Mahalini sedang hangat dibicarakan usai melakukan operasi plastik Korea Selatan. Ia memilih oplas di bagian hidung karena kondisi medis, yakni sinusitis. Penampilan terbaru Mahalini pasca operasi pun menuai perhatian warganet terutama para penggemar. Banyak di antara mereka yang menyangkan perubahan Mahalini itu. Selain Mahalini, ada sejumlah artis Tanah Air yang juga melakukan operasi hidung untuk kecantikan maupun kesehatan. Siapa saja, berikut di antaranya: 1. Sarawendah Belum lama ini, pemampilan Sarwendah menjadi sorotan usai menjalani operasi plastik di Korea Selatan. Namun sebelumnya, istri Ruben Onsu ini melakukan oplas di area hidung di RS Jakarta karena masalah sinus. 2. Angel Karamoy Angel Karamoy juga merupakan artis cantik yang melakukan oplas di area hidung. Dia melakukan tindakan rhinoplasty di Korea Selatan. Dia menjelaskan, alasannya melakukan prosedur itu karena untuk membetulkan bentuk hidungnya yang sedikit bengkok. 3. Jessica Iskandar Sama halnya dengan Angel Karamoy, Jessica Iskandar juga melakukan operasi plastik di area hidung. Alasannya pun hampir serupa, yaitu untuk memperbaiki area rongga hidung yang miring. 4. Amanda Manapo Amanda Manopo, yang dikenal lewat perannya dalam sinetron-sinetron populer, juga pernah menjalani operasi plastik. Ia mengakui bahwa melakukan perbaikan pada beberapa bagian wajahnya, termasuk operasi hidung untuk memberikan penampilan yang lebih proporsional. Amanda menegaskan bahwa keputusan ini diambil demi mendukung kariernya di dunia hiburan dan bukan semata-mata untuk mengikuti tren. 5. Nikita Mirzani Artis sensasional satu ini melakukan oplas di beberapa area wajah, salah satunya di bagian hidung. Dia sempat mengungkapkan, bahwa alasannya melakukan prosedur kecantikan tersebut untuk memperbaiki kerusakan yang berasal dari prosedur sebelumnya. (ly)

Jakarta
| Senin, 15 Juli 2024

Lokal

Foto: KWH Dicabut PLN, Warga Mempawah Ini Diminta Bayar Rp57 juta untuk Pemasangan Baru | Pifa Net

KWH Dicabut PLN, Warga Mempawah Ini Diminta Bayar Rp57 juta untuk Pemasangan Baru

PIFA, Lokal - Seorang pemilik rumah di Perumahan Navara, Mempawah, Kalimantan Barat, sedang mencari keadilan setelah KWH listrik rumahnya dicabut tanpa pemberitahuan pada 2 Mei 2024 lalu dan kini diminta membayar Rp57 juta jika ingin melakukan pemasangan baru. "Tepatnye tanggal 2 mei 2024 saye pulang kerumah Kwh saye sudah nda ade, saye lngsung ngubungi developer," kata pemiliki rumah seperti dikutip dari Instagram Mempawahmediainformasi, Jumat. Developer mengatakan bahwa PLN mencabut KWH karena ada sambungan ilegal yang dilakukan oleh tukang untuk keperluan pembangunan unit baru di sekitar rumah. Pemilik rumah mengaku tidak diberitahu oleh pihak PLN maupun developer mengenai pencabutan ini dan sekarang harus membayar denda Rp57 juta untuk memasang kembali KWH.  "Saye berjuang untuk dapatkan hak saya kembali min, saya bolak balik ke PLN untuk nyarik kejelasan, Yang pada akhirnya saya tetap harus bayar denda senilai 57 juta jika untuk melakukan pemasangan kembali," katanya. Meski sudah berusaha keras mencari kejelasan terkait kejadian tersebut, namun hingga kini tidak ada pihak yang mau bertanggung jawab, baik developer maupun tukang. Tukang tersebut bahkan meminta bukti bahwa ia yang melakukan tindakan ilegal itu.  "Mereka masing masing menghindar, sekarang malah merase tertuduh," ungkapnya. Pemilik rumah berharap ada solusi adil dan meminta bantuan publik untuk mendapatkan keadilan.

Mempawah
| Jumat, 12 Juli 2024
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5