Arsip - Suasana forum Debat Terbuka Dewan Keamanan PBB di Markas Besar PBB New York, Amerika Serikat, Rabu (25/09/2024). ANTARA/Suwanti.

Arsip - Suasana forum Debat Terbuka Dewan Keamanan PBB di Markas Besar PBB New York, Amerika Serikat, Rabu (25/09/2024). ANTARA/Suwanti.

Berandascoped-by-BerandaInternasionalscoped-by-InternasionalAS Veto Resolusi DK PBB Usulan Rusia soal Gencatan Senjata di Timur Tengah

AS Veto Resolusi DK PBB Usulan Rusia soal Gencatan Senjata di Timur Tengah

Internasional | Kamis, 12 Maret 2026

PIFA, Internasional - Pemerintah Amerika Serikat pada Rabu (11/3) memveto rancangan resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang diajukan Rusia, yang menyerukan gencatan senjata di kawasan Timur Tengah serta mengecam serangan terhadap warga sipil.

Laporan RIA Novosti menyebut Latvia juga menolak resolusi tersebut. Sementara sembilan negara memilih abstain dan empat negara lainnya memberikan dukungan terhadap dokumen tersebut.

Rancangan resolusi yang diajukan Rusia meminta semua pihak segera menghentikan permusuhan di Timur Tengah dan wilayah sekitarnya. Dokumen itu juga mengecam seluruh serangan terhadap warga sipil serta menyerukan pihak-pihak yang terlibat untuk kembali menempuh jalur diplomasi, meskipun tidak menyebutkan negara tertentu.

Selain itu, rancangan resolusi tersebut menekankan pentingnya menjamin keamanan seluruh negara di kawasan Timur Tengah dan sekitarnya.

Dalam pembukaannya, Dewan Keamanan PBB menyatakan duka atas jatuhnya korban jiwa dalam konflik tersebut serta menegaskan kembali larangan penggunaan kekerasan terhadap integritas wilayah suatu negara.

Sebelumnya pada hari yang sama, Dewan Keamanan PBB telah mengadopsi resolusi lain yang dirancang oleh Bahrain. Resolusi tersebut menuntut Iran untuk menghentikan serangan terhadap negara-negara Teluk.

Namun, laporan koresponden RIA Novosti menyebut resolusi tersebut tidak menyinggung serangan militer yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Sebanyak 13 negara memberikan suara mendukung resolusi tersebut, sementara Rusia dan China memilih abstain.

Resolusi itu mengecam serangan Iran terhadap sejumlah negara di kawasan, termasuk Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, serta Yordania, dan menuntut agar serangan tersebut segera dihentikan.

Meski demikian, resolusi tersebut tidak menyebutkan agresi militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, serta tidak menyerukan kedua negara itu untuk menghentikan serangan mereka.

Rekomendasi

Foto: Gebyar Idemitsu BLU CRU Yamaha Sunday Race di Sirkuit Mandalika, Makin Jadi Magnet Passion Balap | Pifa Net

Gebyar Idemitsu BLU CRU Yamaha Sunday Race di Sirkuit Mandalika, Makin Jadi Magnet Passion Balap

Otomotif
| Jumat, 4 Juli 2025
Foto: Mohamed Salah Pecahkan Rekor dan Bawa Liverpool Juara Lagi | Pifa Net

Mohamed Salah Pecahkan Rekor dan Bawa Liverpool Juara Lagi

Inggris
| Selasa, 29 April 2025
Foto: Komisi X Setujui Proses Naturalisasi Ole, Dion dan Tim | Pifa Net

Komisi X Setujui Proses Naturalisasi Ole, Dion dan Tim

Indonesia
| Selasa, 4 Februari 2025
Foto: Cegah Tawuran Remaja, Wakil Ketua DPRD Pontianak Desak Pemkot Terapkan Jam Malam | Pifa Net

Cegah Tawuran Remaja, Wakil Ketua DPRD Pontianak Desak Pemkot Terapkan Jam Malam

Pontianak
| Jumat, 31 Januari 2025
Foto: 26 Remaja Pontianak Diamankan Polisi saat Hendak Tawuran, 2 Diantaranya Perempuan | Pifa Net

26 Remaja Pontianak Diamankan Polisi saat Hendak Tawuran, 2 Diantaranya Perempuan

Pontianak
| Sabtu, 18 Januari 2025
Foto: Pelaku Begal di Kobar Berhasil Ditangkap, Rampas Handphone dan Jual Rp 500 untuk Beli Narkoba | Pifa Net

Pelaku Begal di Kobar Berhasil Ditangkap, Rampas Handphone dan Jual Rp 500 untuk Beli Narkoba

Pontianak
| Rabu, 12 Maret 2025
Foto: ‘Garuda Academy’, Program Terbaik untuk Membangun Pemimpin Masa Depan Industri Olahraga | Pifa Net

‘Garuda Academy’, Program Terbaik untuk Membangun Pemimpin Masa Depan Industri Olahraga

Indonesia
| Selasa, 22 April 2025
Foto: Messi Belum Putuskan Tampil di Piala Dunia 2026 | Pifa Net

Messi Belum Putuskan Tampil di Piala Dunia 2026

Sports
| Jumat, 5 September 2025
Foto: Jakarta Bergetar, Ribuan Biker AEROX Banjiri Ruas Jalan Kota di Malam Hari | Pifa Net

Jakarta Bergetar, Ribuan Biker AEROX Banjiri Ruas Jalan Kota di Malam Hari

Jakarta
| Kamis, 13 Maret 2025
Foto: Musisi Fariz RM Kembali Ditangkap untuk Keempat Kalinya Terkait Dugaan Penyalahgunaan Narkoba | Pifa Net

Musisi Fariz RM Kembali Ditangkap untuk Keempat Kalinya Terkait Dugaan Penyalahgunaan Narkoba

Jakarta
| Kamis, 20 Februari 2025

Berita Terkait

Sports

Foto: PSSI Umumkan Naturalisasi Emil Audero, Dean James, dan Joey Pelupessy | Pifa Net

PSSI Umumkan Naturalisasi Emil Audero, Dean James, dan Joey Pelupessy

PIFA.CO.ID, SPORTS — Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah mempercepat proses naturalisasi tiga pemain keturunan Indonesia, yakni Emil Audero Mulyadi, Dean James, dan Joey Pelupessy. Ketiganya diharapkan dapat memperkuat Timnas Indonesia dalam waktu dekat.Emil Audero, kiper berusia 27 tahun yang saat ini bermain untuk Palermo dengan status pinjaman dari Como 1907, disebut telah bersedia mengganti kewarganegaraan dari Italia menjadi Indonesia. Emil sendiri sempat memperkuat Inter Milan, Juventus dan Sampdoria di Liga Ita Italia. Sebelumnya, pemain berdarah Lombok ini sempat menolak naturalisasi, tetapi pendekatan yang dilakukan Erick Thohir akhirnya membuahkan hasil."Proses Emil Audero berjalan sangat baik. Dia bisa menjadi pilihan utama bersama Maarten Paes. Emil punya pengalaman panjang di Serie A dan Serie B bersama Juventus, Inter, Sampdoria, Como, dan Palermo," ujar Erick di GBK Arena Senayan, Sabtu (22/2), mengutip CNN Indonesia.Sementara itu, Dean James, bek kiri berusia 24 tahun yang membela Go Ahead Eagles, juga tengah dalam proses naturalisasi. Erick menyebut bahwa Dean memiliki darah Indonesia dari kedua orang tuanya."Kakeknya berasal dari Semarang, sementara ibunya dari Surabaya. Berkasnya sudah aman. Dean adalah starter di Go Ahead Eagles dan bisa menambah kedalaman skuat di posisi left back," jelasnya.Joey Pelupessy, gelandang 31 tahun yang kini bermain untuk klub Belgia, Lommel, juga menyatakan kesediaannya untuk menjadi WNI. Pemain keturunan Maluku ini disebut telah melalui diskusi panjang sebelum akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan Timnas Indonesia."Joey sudah berpikir matang dan siap bergabung. Ia sebelumnya menjadi kapten di klubnya dan memiliki pengalaman bermain di Eredivisie serta Inggris. Ini akan menjadi tambahan kekuatan bagi lini tengah kita," tambah Erick.Dengan proses yang berjalan lancar, PSSI berharap ketiga pemain ini bisa segera memperkuat Timnas Indonesia di kompetisi mendatang.

Indonesia
| Minggu, 23 Februari 2025

Lokal

Foto: Pangdam XII/Tpr Ikuti Vicon dengan Panglima TNI Tentang Percepatan Vaksinasi Selama Ramadhan | Pifa Net

Pangdam XII/Tpr Ikuti Vicon dengan Panglima TNI Tentang Percepatan Vaksinasi Selama Ramadhan

Berita Kubu Raya, PIFA - Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Sulaiman Agusto, S.I.P., M.M., mengikuti video conference (Vicon) bersama Panglima TNI, Jenderal TNI Andika Perkasa tentang percepatan vaksinasi selama bulan Ramadhan bertempat di Ruang Rapat Puskodalopsdam XII/Tpr, pada Sabtu (2/4/2022).   Dalam kegiatan rapat secara daring tersebut Mayjen TNI Sulaiman Agusto didampingi Asops Kasdam XII/Tpr, Aster Kasdam XII/Tpr dan Kakesdam XII/Tpr. Selain Pangdam XII/Tpr, rapat kali ini juga diikuti oleh para Pangkotama, Pangkoopsud dan Pangkoarmada.   Panglima TNI dalam kesempatan tersebut menegaskan, bahwa TNI dan jajarannya mendapatkan tugas dari Presiden untuk terus membantu dalam upaya percepatan vaksinasi.    "Intinya kita membantu menyiapkan vaksinasi bagi mereka yang belum vaksin atau yang ingin vaksin lagi," tegasnya.   Selanjutnya Panglima TNI mengatakan, vaksinasi ini sifatnya tidak memaksa. Vaksinasi diberikan kepada masyarakat yang secara sukarela mau divaksin untuk menambah tingkat imunitas mereka.    "Karena antibodinya dibangun sehingga imunitasnya akan meningkat, kemudian apabila  melaksanakan ibadah Tarawih tiap harinya serta saat Idul Fitri nantinya punya tingkat imunitas yang lebih bagus," kata Jenderal Andika Perkasa. (ja) 

Kubu Raya
| Sabtu, 2 April 2022

Teknologi

Foto: Waspada! Aplikasi Berbahaya Bisa Curi Data dan Kuras Rekening | Pifa Net

Waspada! Aplikasi Berbahaya Bisa Curi Data dan Kuras Rekening

PIFA.CO.ID, TEKNO - Sejumlah aplikasi berbahaya ditemukan bisa mencuri data pribadi dan bahkan menguras rekening pengguna. Investigasi McAfee Mobile Security mengungkap 15 aplikasi berjenis SpyLoan telah diunduh lebih dari 8 juta kali, termasuk tiga aplikasi asal Indonesia: KreditKu, Dana Kilat, dan RupiahKilat.Aplikasi ini menyamar sebagai layanan pinjaman online (pinjol) dengan tampilan profesional, namun diam-diam mengakses kontak, SMS, hingga foto pengguna untuk tujuan yang tidak etis. Modus operandi mereka mencakup iklan menyesatkan, persetujuan privasi palsu, dan permintaan akses data berlebihan.Dampaknya bisa berupa eksploitasi finansial, pelanggaran privasi, hingga ancaman psikologis bagi korban. Beberapa korban bahkan mendapat ancaman pemerasan.Untuk melindungi diri, pengguna disarankan untuk memeriksa izin aplikasi, memastikan keabsahan pengembang, menggunakan antivirus, serta mewaspadai tawaran pinjaman yang terlalu menggiurkan. Jika menemukan aplikasi mencurigakan, segera laporkan ke pihak berwenang.

Indonesia
| Minggu, 19 Januari 2025
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5