Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan berdampak hingga ke Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau (Kepri).
Kondisi kualitas udara yang dinilai tidak sehat membuat ratusan siswa di Kecamatan Serasan dan Serasan Timur terpaksa tidak belajar secara langsung di sekolah.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Natuna menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau belajar dari rumah bagi peserta didik mulai tingkat Kelompok Bermain (KB), Taman Kanak-kanak (TK), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Sekretaris Disdikbud Natuna Nasria membenarkan kebijakan tersebut. Menurutnya, kabut asap yang sampai ke wilayah Natuna membuat kondisi udara tidak memungkinkan bagi siswa untuk beraktivitas seperti biasa di sekolah.
"Iya benar, anak-anak kita tidak bisa belajar langsung ke sekolah akibat kiriman asap karhutla di Kalimantan yang tidak sehat," kata Nasria saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Selasa (2/9).
Kebijakan belajar dari rumah tersebut diberlakukan sejak 31 Agustus hingga 5 September 2026.
Nasria mengatakan, kegiatan belajar tatap muka akan kembali dilaksanakan apabila kondisi kualitas udara sudah membaik dan dinyatakan sehat.
"Kita lihat nanti perkembangannya ya, kalau udaranya sudah sehat, anak-anak kita akan belajar seperti biasa di sekolahnya," ujarnya.
Untuk jenjang SMA, kebijakan pembelajaran berada di bawah kewenangan Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau.
Puluhan Satuan Pendidikan Terdampak
Berdasarkan data Disdikbud Natuna, sejumlah satuan pendidikan di Kecamatan Serasan dan Serasan Timur terdampak kabut asap kiriman dari Kalimantan.
Di Kecamatan Serasan, sekolah yang terdampak antara lain:
SMP:
- SMP Negeri 1 Serasan
- SMP Negeri 2 Satu Atap Serasan
- SMP Negeri 3 Satu Atap Serasan
SD:
- SD Negeri 001 Serasan
- SD Negeri 002 Serasan
- SD Negeri 003 Tanjung Balau
- SD Negeri 004 Jermalik
- SD Negeri 005 Pangkalan
- SD Negeri 006 Batu Berian
- SD Negeri 007 Hilir
KB/TK/MTs:
- KB Intan Permata
- KB Permata Bunda
- MTs Swasta Ibnu Hajar
Sementara untuk jenjang SMA, terdapat SMAN 1 Serasan yang berada dalam kewenangan pemerintah provinsi.
Sedangkan di Kecamatan Serasan Timur, sekolah yang terdampak meliputi:
SMP:
- SMP Negeri 1 Serasan Timur
SD:
- SD Negeri 001 Arung Ayam
- SD Negeri 002 Air Nusa
- SD Negeri 003 Payak
- SD Negeri 004 Air Ringau
KB/TK/PKBM:
- TK Negeri Serasan Timur
- KB Batam Permata
- KB Bintang Permata
- PKBM Bunga Mawar
Kondisi ini menunjukkan dampak karhutla di Kalimantan tidak hanya dirasakan oleh masyarakat di wilayah yang menjadi sumber asap. Kabut asap juga dapat terbawa angin hingga ke daerah lain dan mengganggu aktivitas warga, termasuk kegiatan pendidikan di Natuna.