Warga sipil melarikan diri dari distrik Srei Snam menyusul ketegangan militer Thailand dan Kamboja di provinsi Siem Reap, Kamboja, Senin (15/12/2025). ANTARA/Xinhua/HO-Agence Kampuchea Presse/aa.

Warga sipil melarikan diri dari distrik Srei Snam menyusul ketegangan militer Thailand dan Kamboja di provinsi Siem Reap, Kamboja, Senin (15/12/2025). ANTARA/Xinhua/HO-Agence Kampuchea Presse/aa.

Berandascoped-by-BerandaInternasionalscoped-by-InternasionalASEAN Serukan Menahan Diri dan Deeskalasi Konflik Thailand–Kamboja

ASEAN Serukan Menahan Diri dan Deeskalasi Konflik Thailand–Kamboja

Internasional | Selasa, 23 Desember 2025

PIFA, Internasional - ASEAN menyerukan sikap saling menahan diri serta langkah deeskalasi terkait konflik yang melibatkan Thailand dan Kamboja, usai digelarnya Pertemuan Para Menteri Luar Negeri ASEAN Khusus.

Dalam pernyataan resmi, ASEAN menyebut para menteri luar negeri menyambut baik diskusi mengenai pemberlakuan kembali gencatan senjata dan penghentian perseteruan antara kedua negara.

“Para Menteri Luar Negeri ASEAN menyambut baik diskusi terkait diberlakukannya kembali gencatan senjata dan penghentian perseteruan,” demikian bunyi pernyataan tersebut.

Pertemuan itu juga mendesak Thailand dan Kamboja untuk memulihkan kepercayaan dan keyakinan satu sama lain, serta kembali menempuh jalur dialog secara konstruktif. Upaya dialog tersebut diharapkan dapat dilakukan melalui berbagai mekanisme, termasuk mekanisme bilateral.

Selain itu, ASEAN mendorong agar kesepakatan gencatan senjata dapat diimplementasikan dan diverifikasi secara efektif. Terkait hal tersebut, Komite Perbatasan Umum (General Border Committee) dijadwalkan menggelar pertemuan pada 24 Desember untuk membahas langkah-langkah implementasi dan verifikasi gencatan senjata.

Pertemuan Para Menteri Luar Negeri ASEAN Khusus ini digelar pada Senin di Kuala Lumpur, Malaysia. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya kelompok regional Asia Tenggara untuk meredakan ketegangan dan mendorong penyelesaian damai atas konflik Thailand–Kamboja.

Rekomendasi

Foto: Jenggot Naga Jadi Rebutan Penonton Cap Go Meh di Pontianak, Ini Maknanya | Pifa Net

Jenggot Naga Jadi Rebutan Penonton Cap Go Meh di Pontianak, Ini Maknanya

Pontianak
| Senin, 10 Februari 2025
Foto: Diduga Kabur, Polisi Korsel Masih Melacak Keberadaan Yoon Suk Yeol  | Pifa Net

Diduga Kabur, Polisi Korsel Masih Melacak Keberadaan Yoon Suk Yeol

Korea Selatan
| Rabu, 8 Januari 2025
Foto: Polres Kayong Utara Gelar Panen Raya Jagung untuk Dukung Ketahanan Pangan Nasional | Pifa Net

Polres Kayong Utara Gelar Panen Raya Jagung untuk Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Polres Kalbar
| Selasa, 3 Juni 2025
Foto: Indonesia Lolos ke Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, Usai Taklukkan China 1-0 | Pifa Net

Indonesia Lolos ke Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, Usai Taklukkan China 1-0

Timnas Indonesia
| Jumat, 6 Juni 2025
Foto: Malaysia Setop Penjualan Permen Gummy Bentuk Bola Mata Usai Picu Insiden Kematian Anak | Pifa Net

Malaysia Setop Penjualan Permen Gummy Bentuk Bola Mata Usai Picu Insiden Kematian Anak

Malaysia
| Selasa, 25 Februari 2025
Foto: Bolehkah Minum Air Es Saat Berbuka Puasa? Ini Penjelasannya | Pifa Net

Bolehkah Minum Air Es Saat Berbuka Puasa? Ini Penjelasannya

Indonesia
| Selasa, 18 Maret 2025
Foto: Garuda Pertiwi Taklukkan Arab Saudi 1-0 di Jeddah | Pifa Net

Garuda Pertiwi Taklukkan Arab Saudi 1-0 di Jeddah

Arab Saudi
| Jumat, 21 Februari 2025
Foto: Grand Filano Hybrid Bergaya Vintage Rally, Modifikasi Khas Maison Moto yang Auto Curi Perhatian | Pifa Net

Grand Filano Hybrid Bergaya Vintage Rally, Modifikasi Khas Maison Moto yang Auto Curi Perhatian

Otomotif
| Rabu, 9 Juli 2025
Foto: Komedian Mpok Alpa Meninggal Dunia di Usia 38 Tahun | Pifa Net

Komedian Mpok Alpa Meninggal Dunia di Usia 38 Tahun

Pifabiz
| Jumat, 15 Agustus 2025
Foto: Perdana Digelar di Titik Nol Tanjung Bira, Ribuan Masyarakat Sulsel Nikmati Event Akbar Yamaha Cup Race | Pifa Net

Perdana Digelar di Titik Nol Tanjung Bira, Ribuan Masyarakat Sulsel Nikmati Event Akbar Yamaha Cup Race

Otomotif
| Selasa, 12 Agustus 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: Kios Telur di Parit Baru Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsliting Listrik | Pifa Net

Kios Telur di Parit Baru Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsliting Listrik

Berita Kubu Raya, PIFA – Kebakaran terjadi pada kios telur di Jalan Adisucipto Dusun Nurul Huda, Desa Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Minggu 22/05/2022 sekira pukul 18.20 WIB. Kios tersebut dalam kondisi tutup dan bangunan berbahan kayu digunakan sebagai warung berjualan telur satu unit kios ludes terbakar, tidak korban jiwa, sementara kerugian materil belum dapat diperhitungkan. Kemudian api dapat dipadamkan sekira pukul 19.00 WIB, oleh beberapa pemadam kebakaran datang. Kapolsek Sungai Raya, Kompol Charles Sitorus menyampaikan  musibah terjadinya kebakaran di duga sementara yakni adanya korsleting pada arus pendek listrik,  mengingat kondisi bangunan yang sudah lumayan tua dan berbahan kayu, dan juga kondisi kabel listrik sudah lama, sehingga api dengan cepat membakar bangunan tersebut, ucapnya. Kejadian ini akan ditangani oleh Polsek Sungai Raya guna penyelidikan lebih lanjut, serta petugas PLN langsung melakukan perbaikan instalasi listrik. Dirinya mengimbau kepada masyarakat agar waspada dan mengecek instalasi, jika ada kabel terbuka, segera menggantinya instalasi listrik, dan mengecek terlebih dahulu jika akan bepergian keluar. (rs)

Kubu Raya
| Senin, 23 Mei 2022

Lokal

Foto: Terekam CCTV Pengeroyokan Dilakukan Para Oknum Mahasiswa, Merasa Dirugikan Korban Tempuh Jalur Hukum | Pifa Net

Terekam CCTV Pengeroyokan Dilakukan Para Oknum Mahasiswa, Merasa Dirugikan Korban Tempuh Jalur Hukum

Berita Pontianak, PIFA - Seorang pemuda  melaporkan ke Polsek Pontianak Selatan atas peritiwa pengeroyokan yang dialami, terjadi di Lingkungan Kampus Sekretariat Mahasiswa (Sema) Fisip Untan, pada Rabu (02/03/2022) subuh.   Hendro yang merupakan korban pengeroyokan tersebut, mendatangi Polsek Pontianak Selatan sekitar pukul 15.30 WIB untuk membuat laporan pengeroyokan yang dia alami, yang dimana diduga pelaku adalah para oknum dari Mahasiswa Fakultas Hukum Untan.   Kepada PIFA, Hendro menyampaikan bahwa kejadian tersebut terekam jelas dari CCTV, yang bermulai ketika dia bersama satu rekannya berada di Sema  Fisip Untan, namun mereka mendengarkan ada keributan yang terjadi di luar.   “Jadi kita mendengarkan teriakan diluar, kemudian rekan saya pergi keluar untuk mengecek dan menanyakan keluar namun itikad baik menanyakan ditanggapi dengan serangan dan pemukulan oleh sekelompok  mahasiswa tersebut,” ujarnya.   Hendro yang merupakan alumni Fisip Untan menyampaikan melihat kejadian tersebut dia berusaha untuk meredam beberapa  oknum mahasiswa   yang menyerang rekannya tersebut dan menanyakan perihal permasalahannya, namun kembali serangan pengeroyokan itu juga menimpa dia hingga menyebabkan beberapa bagian tubuhnya yang luka.   “saya coba melerai mereka, namun saya malah mendapatkan pengeroyokan juga dari sekelompok okmum mahasiswa tersebut, hingga menyebakan beberapa luka dibagian tubuh saya,” tambahnya.   Atas kejadian tersebut Hendro pun membawa kasus yang iya alami ke jalur hukum dan memberikan keterangan serta melakukan pemeriksaan visum disalah satu Rumah Sakit di Pontianak.   “ Kita masih nunggu tahapan dari Polsek Pontianak selatan, dimana nanti akan disurati ke Dekan Fakultas Hukum dan akan dipanggil lagi terduga pelaku pengeroyokan  akan diperoses secara hukum, damai kita tetap berlaku namun proses hukum tetap berjalan,” jelasnya.   Namun berdasarkan pantaun PIFA, pada Rabu (02/03/2022) malam, sekelompok terduga pengeroyokan tersebut mendatangi Polsek Pontianak Selatan dan menemui korban untuk meminta maaf, dari korban memaafkan namun tetap menunggu proses hukum yang akan berjalan. (ja) 

Pontianak
| Kamis, 3 Maret 2022

Sports

Foto: Erick Thohir Tegaskan Komitmen PSSI Kembangkan Pelatih Lokal Bersama Patrick Kluivert | Pifa Net

Erick Thohir Tegaskan Komitmen PSSI Kembangkan Pelatih Lokal Bersama Patrick Kluivert

PIFA.CO.ID, SPORTS - Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi membuka peluang bagi pelatih lokal yang telah mengantongi lisensi untuk menjadi bagian dari tim kepelatihan Timnas Indonesia Putra Senior sebagai asisten pelatih. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelatih lokal melalui transfer pengetahuan dari pelatih internasional, sejalan dengan komitmen PSSI dalam pengembangan sepak bola nasional.Seleksi asisten pelatih akan dilakukan oleh Patrick Kluivert, pelatih kepala Timnas Indonesia Senior yang baru, bersama dua asisten pelatih yang telah ditunjuk sebelumnya oleh PSSI. Diharapkan, pelatih terpilih dapat memperoleh pengalaman berharga dan wawasan strategis yang berguna untuk kemajuan sepak bola Indonesia di masa depan.Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang organisasi untuk membangun sumber daya pelatih lokal. "Hasil diskusi saya dengan Patrick Kluivert dan tim, sejak awal saya ingin ada transfer knowledge untuk pelatih-pelatih kita. Ini bagian dari upaya kita dalam mengembangkan talent pool," ujar Erick Thohir.Erick menjelaskan, PSSI telah menjalankan hampir 200 program pelatihan bagi pelatih di berbagai tingkat lisensi, mulai dari D hingga Pro. Hingga kini, lebih dari 5.000 pelatih telah mengikuti program tersebut, dengan peningkatan jumlah pelatih sebesar 40% selama masa kepemimpinannya. Hal ini tercapai melalui kolaborasi dengan FIFA dan AFC dalam mendukung peningkatan kualitas pelatih di Indonesia.Dalam seleksi asisten pelatih, PSSI akan memanfaatkan database internal untuk menyaring sekitar 10 kandidat terbaik. "Kami akan mencoba menyeleksi sekitar 10 calon asisten pelatih dari database yang ada. Kemudian, nama-nama tersebut akan kami usulkan kepada Patrick Kluivert dan timnya untuk menentukan dua asisten pelatih terbaik yang dapat bekerja sama dengan timnas," tambah Erick.Lebih lanjut, Erick menegaskan pentingnya memperluas peluang bagi pelatih lokal untuk berkembang. "Kita harus memberikan kesempatan maksimal kepada pelatih kita. Contohnya, di Timnas U17 ada coach Nova Arianto, di Timnas U20 ada coach Indra Sjafri, dan di Liga 2 pun kita melarang adanya pelatih asing agar pelatih Indonesia dapat lebih berkembang," jelasnya.PSSI juga terus berupaya memperkuat jenjang karier pelatih di seluruh Indonesia, termasuk di level daerah, sebagai bagian dari langkah strategis membangun ekosistem sepak bola yang berkelanjutan.

Indonesia
| Selasa, 21 Januari 2025
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5