Asmara Gen Z Terus Jadi Perbincangan, Kisah Cinta Fattah, Aqeela, dan Zara Makin Kompleks. (SCTV)

Asmara Gen Z Terus Jadi Perbincangan, Kisah Cinta Fattah, Aqeela, dan Zara Makin Kompleks. (SCTV)

Berandascoped-by-BerandaPifabizscoped-by-PifabizAsmara Gen Z Terus Jadi Perbincangan, Kisah Cinta Fattah, Aqeela, dan Zara Makin Kompleks

Asmara Gen Z Terus Jadi Perbincangan, Kisah Cinta Fattah, Aqeela, dan Zara Makin Kompleks

Pifabiz | Sabtu, 6 Desember 2025

PIFAbiz - Sinetron remaja Asmara Gen Z menjadi salah satu tayangan yang paling banyak dibicarakan sejak penayangan perdananya pada 9 Desember 2024. Dibintangi Fattah Syach, Nicole Rossi, Aqeela Aza Calista, serta deretan aktor muda lainnya, sinetron ini langsung mencuri perhatian penonton lewat cerita yang ringan, hangat, namun sarat konflik khas anak muda yang dekat dengan kehidupan Generasi Z.

Cerita berfokus pada sosok Fattah, remaja bermasalah yang dihadapkan pada dilema besar dalam perjalanan hidup dan asmaranya. Ia terjebak dalam kisah cinta segitiga antara Aqeela, sosok tulus yang selalu setia mendampinginya, dan Zara, gadis pendiam yang menyimpan perasaan mendalam tanpa pernah menuntut balasan. Perbedaan karakter keduanya membuat penonton terus dibuat penasaran tentang pilihan Fattah dalam mengisi masa mudanya.

Popularitas Asmara Gen Z terus meningkat seiring bertambahnya episode. Hingga saat ini, sinetron tersebut telah mencapai sekitar 380 episode dan masih terus berlanjut. Episode terbaru menampilkan momen kebersamaan Elite Squad di basecamp. Fattah, Mohan, Harry, Zara, Aqeela, dan Raisa berkumpul ketika Harry membawa kabar membanggakan terkait kepercayaan yang akhirnya ia dapatkan dari Dominique berkat perjuangan Aqeela. Reaksi hangat pun tercipta, dengan Aqeela yang tersenyum bangga serta Zara dan Raisa yang memeluknya penuh rasa terima kasih.

Di sisi lain, cerita berkembang ke arah yang lebih emosional ketika Ken mengungkapkan perasaannya kepada Catalina. Pengakuan tersebut membuka potensi konflik baru yang membuat hubungan keduanya semakin rumit. Sementara itu di sekolah, Fattah harus berpamitan lebih dulu untuk memenuhi janjinya berbicara dengan sang ibu. Pada waktu bersamaan, Amanda dan Jordan terlibat percakapan yang menyisakan tanda tanya besar terkait perasaan dan ketakutan yang belum terselesaikan.

Tak hanya soal asmara, Asmara Gen Z juga mengangkat perjalanan karakter dalam menghadapi tekanan keluarga, perubahan sikap, dan tantangan sosial. Fattah yang kerap membuat masalah akhirnya dipaksa mengikuti keputusan ayah tirinya untuk bersekolah di sebuah asrama khusus anak-anak bermasalah. Di tempat itulah ia kembali bertemu Zara, yang kerap dianggap sebagai sumber masalah karena kecerobohannya, sehingga membuatnya terasing dan sulit beradaptasi.

Dinamika hubungan Fattah, Zara, dan Aqeela menjadi kekuatan utama sinetron ini. Alur cerita yang terus berkembang, ditambah konflik emosional yang terasa dekat dengan realitas remaja, membuat penonton setia mengikuti setiap episode.

Asmara Gen Z tayang setiap hari pukul 16.45 WIB di SCTV dan juga dapat disaksikan melalui layanan streaming Vidio beberapa jam setelah penayangan televisi. Digarap oleh rumah produksi SinemArt dan disutradarai Vemmy Sagita, sinetron ini diperkuat jajaran pemain muda seperti Arya Mohan, Herry Vaughan, Flavio Zaviera, dan Raisa Marie.

Dengan visual segar dan cerita yang semakin memanas, Asmara Gen Z terus menjadi tontonan favorit. Pertanyaan besar pun masih menggantung: siapakah yang akhirnya akan dipilih Fattah, Aqeela atau Zara?

Rekomendasi

Foto: Manfaat Menulis Jurnal Sebelum Tidur, Bisa Bikin Lebih Nyenyak  | Pifa Net

Manfaat Menulis Jurnal Sebelum Tidur, Bisa Bikin Lebih Nyenyak

Indonesia
| Jumat, 21 Maret 2025
Foto: KPK Tetapkan Sekjen DPR RI Indra Iskandar sebagai Tersangka Korupsi Pengadaan Sarana Rumah Jabatan | Pifa Net

KPK Tetapkan Sekjen DPR RI Indra Iskandar sebagai Tersangka Korupsi Pengadaan Sarana Rumah Jabatan

Indonesia
| Sabtu, 8 Maret 2025
Foto: Jurnalis Perempuan di Banjarbaru diduga Dibunuh TNI, Polisi Terus Selidiki | Pifa Net

Jurnalis Perempuan di Banjarbaru diduga Dibunuh TNI, Polisi Terus Selidiki

Indonesia
| Sabtu, 29 Maret 2025
Foto: Sidang Kasus Bocah Digorok di Kolaka Ricuh, Keluarga Protes Tuntutan Ringan Jaksa | Pifa Net

Sidang Kasus Bocah Digorok di Kolaka Ricuh, Keluarga Protes Tuntutan Ringan Jaksa

Nasional
| Kamis, 2 Oktober 2025
Foto: Polda Kalbar Gelar Salat Ghoib untuk 3 Polisi di Lampung yang Gugur Saat Gerebek Judi Sabung Ayam | Pifa Net

Polda Kalbar Gelar Salat Ghoib untuk 3 Polisi di Lampung yang Gugur Saat Gerebek Judi Sabung Ayam

Pontianak
| Rabu, 19 Maret 2025
Foto: Prabowo Ajukan Permintaan Bertemu Presiden AS Donald Trump, Ada Apa? | Pifa Net

Prabowo Ajukan Permintaan Bertemu Presiden AS Donald Trump, Ada Apa?

Indonesia
| Sabtu, 12 April 2025
Foto: Tutup Kemeriahannya di Cilacap, Yamaha Grebek Pasar Rame Ajak Para Pelaku UMKM Full Gaspol Sambut 2025 Bersama Generasi 125 Yamaha | Pifa Net

Tutup Kemeriahannya di Cilacap, Yamaha Grebek Pasar Rame Ajak Para Pelaku UMKM Full Gaspol Sambut 2025 Bersama Generasi 125 Yamaha

Cilacap
| Kamis, 13 Februari 2025
Foto: Mabuk Lem, Anak di Mempawah Tusuk Ayah Kandung | Pifa Net

Mabuk Lem, Anak di Mempawah Tusuk Ayah Kandung

Mempawah
| Selasa, 15 April 2025
Foto: Rayakan Satu Dekade NMAX, Ratusan Biker Sulsel Riding ke Puncak Malino | Pifa Net

Rayakan Satu Dekade NMAX, Ratusan Biker Sulsel Riding ke Puncak Malino

Indonesia
| Selasa, 6 Mei 2025
Foto: Resmi: Luka Modric Gabung AC Milan, Teken Kontrak hingga 2026 | Pifa Net

Resmi: Luka Modric Gabung AC Milan, Teken Kontrak hingga 2026

Sports
| Selasa, 15 Juli 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: Puan Maharani Janji Bangunkan Rusun dan Beri Bantuan Bus untuk Ponpes Darul Ulum Kubu Raya | Pifa Net

Puan Maharani Janji Bangunkan Rusun dan Beri Bantuan Bus untuk Ponpes Darul Ulum Kubu Raya

PIFA, Lokal - Ketua DPR RI Puan Maharani melakukan kunjungan kerja ke Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ulum di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Senin (20/3/2023). Dalam kunjungan yang dihadiri oleh ribuan warga ini, Puan menerima sejumlah permintaan dari pimpinan pesantren tersebut.  Kiai Haji Nurul Mawalid, Pengasuh Ponpes Darul Ulum meminta kepada Puan agar membangun rusunawa untuk tempat tinggal santri. Selain rusunawa, Kiai Nurul juga meminta agar diberikan bantuan bus.  "Asrama di tempat kami ada, Bu, cuma kondisinya terlalu penuh. Kemudian, santri-santri kami di sini sering ikut kompetisi dan kegiatan-kegiatan lain di luar pesantren. Nah, kadang kami kebingungan mau memberangkatkan mereka ini pakai apa karena kami tidak punya alat transportasi yang memadai. Mumpung ada Ibu (Puan) di sini, mudah-mudahan apa yang menjadi keluhan kami tadi dapat direspons," kata K.H. Nurul Mawalid.  Permintaan dari pengasuh Ponpes Darul Ulum ini lantas direspons Puan dengan seketika. Di depan ribuan warga yang hadir, Ketua DPR RI itu memastikan akan memperjuangkan permintaan dari Kiai Nurul. Puan juga menambahkan bahwa beberapa waktu, dirinya bersama Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI dari daerah pemilihan Kalimantan Barat telah membantu memperjuangkan bantuan serupa untuk Kampus Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Kalbar.  "Alhamdulillah, berkat gotong-royong teman-teman (Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan dapil Kalbar) di sini, kita sudah membangun satu rusunawa dan memberikan satu bis untuk Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Kalbar. Karena tadi Pak Kiai (Nurul) juga minta dibangunkan, maka insyaallah akan saya bangunkan juga rusunawa dan berikan satu unit bis," ujar Puan dalam sambutannya yang lantas disambut dengan tepuk tangan meriah dari hadirin.  Puan menuturkan bahwa rusunawa yang dijanjikannya ini tidak sekadar bangunan fisiknya semata. Rusunawa tersebut, lanjut dia, juga akan dilengkapi barang-barang furnitur seperti tempat tidur, lemari, dan perabotan lainnya sehingga nantinya santri bisa langsung menempati rusun tersebut.  "Jadi nanti santri tinggal menempati. Lengkaplah pokoknya isinya. Nanti kalau lama dibangun, Pak Lasarus (Ketua Komisi V DPR RI) yang saya kasi tanggung jawab," tuturnya.  Dalam kunjungannya ke Pesantren Darul Ulum, putri Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri ini juga secara simbolis menyerahkan vocer bantuan senilai Rp600 juta dari Kementerian Agama RI. Tidak cuma itu, Ketua DPR perempuan pertama ini juga menyerahkan bantuan alsintan berupa 1 unit traktor roda empat, 2 traktor roda dua, 2 unit cultivator, dan 5 unit handsprayer untuk pondok pesantren.  Kunjungan silaturahmi Puan Maharani ke Pondok Pesantren Darul Ulum dengan didampingi Ketua Komisi V DPR RI Lasarus. Turut hadir pula pada agenda tersebut Wakil Gubernur beserta pejabat forkopimda Kalbar, Wakil Bupati dan pejabat forkopimda Kubu Raya, serta para tokoh agama. (ap)

Kubu Raya
| Senin, 20 Maret 2023

Politik

Foto: Demokrat Harap SBY-Megawati Segera Ketemu, Ikut Jejak Anak-anaknya | Pifa Net

Demokrat Harap SBY-Megawati Segera Ketemu, Ikut Jejak Anak-anaknya

PIFA, Politik - Ketua Dewan Kehormatan DPP Partai Demokrat, Hinca Panjaitan, mengharapkan agar Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dapat segera bertemu dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Hinca menyatakan bahwa kedua tokoh tersebut belum pernah bertemu dalam kesempatan khusus,  pertemuan antara Mega dan SBY juga sangat dinantikan oleh banyak pihak. "Masyarakat Indonesia menanti dan menunggu memang pertemuan antara Pak SBY dan Ibu Mega yang kelihatannya lama enggak pernah bertemu secara full," kata Hinca, mengutip CNN Indonesia, Selasa (20/6). Hinca mengenang pertemuan antara Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dengan Ketua DPP PDIP, Puan Maharani. Ia berharap SBY dan Mega dapat melakukan pertemuan seperti anak-anak mereka. Hinca mengaku telah berkomunikasi dengan beberapa tokoh PDIP mengenai pertemuan tersebut. Ia telah berdiskusi dengan beberapa rekannya di Komisi III DPR yang berasal dari PDIP. Namun, ia belum dapat memastikan apakah pertemuan tersebut akan terjadi. Hinca hanya berharap agar pertemuan antara Mega dan SBY dapat segera terwujud.   "Mudah-mudahan semuanya berjalan baik dna lancar pertemuan Mas AHY dan Mbak Puan juga kan juga enggak ujug-ujug butuh waktu yang panjang waktu kesibukan masing-masing kan," harap dia. Sebelumnya, AHY dan Puan telah bertemu di Plataran Hutan Kota, Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Minggu (18/6). Pertemuan tersebut menarik perhatian karena hubungan antara Partai Demokrat dan PDIP selama ini tidak selaras. Setelah pertemuan tersebut, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, SBY, mengaku bermimpi. Ia bercerita tentang mimpi naik satu kereta dengan Presiden Jokowi, Megawati, dan Presiden ke-8.   "Saya bermimpi, di suatu hari Pak Jokowi datang ke rumah saya di Cikeas untuk kemudian bersama-sama menjemput Ibu Megawati di kediamannya. Selanjutnya kami bertiga menuju Stasiun Gambir," cuit SBY melalui akun Twitter-nya, Senin (19/6).

Indonesia
| Selasa, 20 Juni 2023

Lokal

Foto: ASN di Singkawang Jual Konten Penyiksaan Monyet ke Grup Psikopat Luar Negeri | Pifa Net

ASN di Singkawang Jual Konten Penyiksaan Monyet ke Grup Psikopat Luar Negeri

PIFA, Lokal - Tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Barat, menangkap seorang pelaku penyiksaan monyet yang kemudian dijadikan konten untuk dijual ke psikopat di luar negeri. Pelaku berinisial RS itu, merupakan seorang PNS di kantor kelurahan di Kota Singkawang. RS diamankan di salah satu warung kopi dengan sejumlah barang bukti serta 58 video penyiksaan monyet ekor panjang, Kamis (8/2/2024). Direktur Kriminal Khusus Polda Kalbar, Kombes Pol Sardo Mangatur Pardamaian Sibarani mengutarakan, kasus ini terbongkar berawal dari laporan pecinta satwa di luar negeri yang mendapati video-video penyiksaan monyet. "Informasi ini didapat dari beredarnya video-video penyiksaan binatang ini di luar negeri terutama di Australia yang membuat pemerhati hewan di sana terusik rasa kemanusiaannya," kata Sardo dalam pers rilis di Mapolda Kalbar, Kota Pontianak, Jumat (9/2/2024). Berdasarkan informasi awal itu, pemerhati hewan luar negeri tersebut berkomunikasi dengan pemerhati yang ada di Indonesia. Hal tersebut kemudian dilaporkan ke Polda Kalbar, dan ditindaklanjuti dengan penyelidikan mendalam. "Kami lidik secepatnya dan melakukan pengungkapan pelaku penyiksaan. Dari video yang beredar kami cepat bertindak sehingga dengan cuplikan plat nomor kita berhasil mendeteksi pelaku berada di Singkawang," papar Sardo. Setelah berhasil mengamankan pelaku di sebuah warung kopi, polisi melanjutkan penggeledahan di rumah pelaku. Di sana didapati sejumlah barang bukti berupa alat-alat yang digunakan saat menyiksa monyet tersebut. "Kita temukan dua unit HP. Dan bukti-bukti sesuai dengan video yang beredar yaitu kompor yang digunakan untuk menggoreng dan merebus sebagian tubuh anak monyet hidup-hidup. Kemudian alat solder untuk menyiksa, dan palu untuk memukul serta bangkai monyet," jelasnya. Sardo menerangkan, pelaku RS telah menyiksa sedikitnya 58 monyet yang kemudian dibikin konten sesuai pesanan dari orang-orang di luar negeri. Konten itu dipasarkan di sebuah grup yang diduga berisi orang-orang psikopat. "Dijual ke anggota grup telegram yang berisi rata-rata memiliki gangguan, psikopat hobi menyiksa binatang. Sementara pelaku, sebelum membuat video penyiksaan, terlebih dahulu  mengonsumsi sabu," ujarnya. Menurut Sardo berdasarkan pengakuan pelaku, video penyiksaan hewan tersebut dijualnya dengan harga berkisar antara Rp700 ribu hingga Rp1 juta. Pembayaran tersebut dilakukan melalui transfer ke rekening. "Kami akan terus mendalami, memeriksakan ke ahli dan segera melimpahkan ke kejaksaan serta berkoordinasi dengan Direktorat Narkoba untuk memperberat hukuman," katanya. RS kini ditetapkan sebagai tersangka dan dikenakan Pasal 91B ayat 1, Undang-undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Kini Romy diancam dengan pidana kurungan paling singkat satu bulan dan paling lama enam bulan. “Pasal ini ancaman hukumannya terlalu ringan. Maka sangkaan pasal kami lapis dengan Pasal 302 ayat 2 KUHP dengan ancaman pidana penjara sembilan bulan,” pungkas Sardo. (ap)

Singkawang
| Sabtu, 10 Februari 2024
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5