Ayu Ting Ting Dikabarkan Punya Pacar Baru, Sosok Pria Ini Jadi Sorotan. Instagram

Ayu Ting Ting Dikabarkan Punya Pacar Baru, Sosok Pria Ini Jadi Sorotan. Instagram

Berandascoped-by-BerandaPifabizscoped-by-PifabizAyu Ting Ting Dikabarkan Punya Pacar Baru, Sosok Pria Ini Jadi Sorotan

Ayu Ting Ting Dikabarkan Punya Pacar Baru, Sosok Pria Ini Jadi Sorotan

Pifabiz | Senin, 18 Mei 2026

Ayu Ting Ting kembali menjadi sorotan publik setelah muncul video dan foto yang memperlihatkan dirinya tengah menggandeng seorang pria di bioskop.

Momen tersebut ramai dibahas di media sosial dan memicu spekulasi netizen soal kehidupan asmara pedangdut pelantun “Sambalado” itu. Banyak yang menduga Ayu kini telah memiliki kekasih baru.

Saat dimintai tanggapan, Ayu Ting Ting merespons santai kabar tersebut. Ia mengaku heran aktivitas pribadinya bisa menjadi perbincangan luas.

"Saya jalan ramai [dibicarakan], saya ngapain ramai. Bingung saya itu," ujar Ayu di studio Trans TV, Jakarta Selatan.

Belakangan, netizen menduga pria yang bersama Ayu tersebut adalah Muhammad Kevin Gusnadi. Sosok itu dikenal sebagai akademisi dan sempat maju sebagai calon legislatif pada Pemilu 2024.

Meski begitu, Ayu Ting Ting tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai identitas pria tersebut maupun status hubungan mereka.

Alih-alih menjawab secara langsung, Ayu hanya meminta doa dari masyarakat.

"Doain aja," kata Ayu singkat.

Kehidupan asmara Ayu Ting Ting memang kerap menjadi perhatian publik sejak dirinya bercerai dan menjalani kehidupan sebagai ibu tunggal.

Sebelumnya, Ayu sempat menjalani hubungan serius yang juga menjadi sorotan publik, meski akhirnya kandas di tengah jalan.

Kabar kedekatan terbaru ini kembali membuat banyak penggemar penasaran mengenai sosok pria yang diduga dekat dengan Ayu Ting Ting.

Rekomendasi

Foto: BLACKPINK Mulai Syuting Video Musik untuk Album Terbaru, Dirilis Akhir Tahun Ini | Pifa Net

BLACKPINK Mulai Syuting Video Musik untuk Album Terbaru, Dirilis Akhir Tahun Ini

Pifabiz
| Selasa, 21 Oktober 2025
Foto: 5 Proyektor Mini untuk HP yang Praktis Dibawa Bepergian | Pifa Net

5 Proyektor Mini untuk HP yang Praktis Dibawa Bepergian

Indonesia
| Sabtu, 11 Januari 2025
Foto: Diikuti Idol K-pop, Ini Arti Velocity yang Jadi Tren TikTok | Pifa Net

Diikuti Idol K-pop, Ini Arti Velocity yang Jadi Tren TikTok

Indonesia
| Selasa, 25 Maret 2025
Foto: Duduk Berjam-jam saat Bekerja Bisa Sebabkan Nyeri Punggung Kronis, Ini Tips Mencegahnya | Pifa Net

Duduk Berjam-jam saat Bekerja Bisa Sebabkan Nyeri Punggung Kronis, Ini Tips Mencegahnya

Indonesia
| Minggu, 20 April 2025
Foto: Resmikan Kopi Asiang Kubu Raya, Sujiwo: Dunia Usaha adalah Asetnya Pemerintah yang Harus Dijaga | Pifa Net

Resmikan Kopi Asiang Kubu Raya, Sujiwo: Dunia Usaha adalah Asetnya Pemerintah yang Harus Dijaga

Kubu Raya
| Jumat, 11 April 2025
Foto:   Cedera Pergelangan Tangan, Aldi Satya Mahendra Absen Dua Seri World Supersport 2025 | Pifa Net

Cedera Pergelangan Tangan, Aldi Satya Mahendra Absen Dua Seri World Supersport 2025

Sports
| Selasa, 9 September 2025
Foto: Warga Singkawang Geger, Mayat Pemuda Ditemukan di Kebun Alpukat | Pifa Net

Warga Singkawang Geger, Mayat Pemuda Ditemukan di Kebun Alpukat

Singkawang
| Minggu, 14 September 2025
Foto: Kekayaan Elon Musk Anjlok USD 52 Miliar di 2025 Gegara Tesla | Pifa Net

Kekayaan Elon Musk Anjlok USD 52 Miliar di 2025 Gegara Tesla

Amerika Serikat
| Rabu, 26 Februari 2025
Foto: Akhir Tahun 2024 Yamaha Rilis WR155R dengan Sentuhan Grafis Terbaru | Pifa Net

Akhir Tahun 2024 Yamaha Rilis WR155R dengan Sentuhan Grafis Terbaru

Indonesia
| Kamis, 6 Februari 2025
Foto: Ruben Amorim Ungkap Liga Europa Lebih Berat Dibanding Liga Champions | Pifa Net

Ruben Amorim Ungkap Liga Europa Lebih Berat Dibanding Liga Champions

Inggris
| Sabtu, 8 Maret 2025

Berita Terkait

Internasional

Foto: Netanyahu Klaim Israel Sudah Kuasai 60 Persen Wilayah Gaza | Pifa Net

Netanyahu Klaim Israel Sudah Kuasai 60 Persen Wilayah Gaza

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengklaim pasukan Israel kini telah menguasai sekitar 60 persen wilayah Jalur Gaza di tengah terus berlangsungnya konflik dengan Hamas. Pernyataan itu disampaikan Netanyahu dalam acara peringatan Jerusalem Day pada Kamis (14/5/2026). Ia menegaskan Israel tidak akan menghentikan operasi militernya di Gaza meski mendapat tekanan internasional. “Ada yang mengatakan: keluar, keluar! Kami tidak keluar. Hari ini kami menguasai 60 persen; besok kita akan lihat,” ujar Netanyahu seperti dikutip AFP. Pernyataan tersebut dinilai memperkuat dugaan bahwa pasukan Israel terus memperluas wilayah kontrolnya melebihi batas yang ditetapkan dalam kesepakatan gencatan senjata Oktober lalu yang dimediasi Amerika Serikat. Berdasarkan ketentuan gencatan senjata itu, pasukan Israel seharusnya mundur ke belakang “Garis Kuning” dan hanya menguasai sekitar 50 persen wilayah Gaza. Namun berbagai laporan media menyebut militer Israel terus bergerak maju ke area yang disebut “Garis Oranye”. Dalam pidatonya, Netanyahu juga mengklaim Israel telah berhasil memulangkan seluruh sandera yang sebelumnya ditahan Hamas. Sementara itu, kekerasan di Gaza dilaporkan masih terus terjadi meski gencatan senjata telah berlaku. Data Kementerian Kesehatan Gaza yang berada di bawah pemerintahan Hamas menyebut lebih dari 850 warga Palestina tewas sejak gencatan senjata Oktober lalu. Selain di Gaza, situasi di Tepi Barat juga terus memanas. Otoritas Palestina menyebut pasukan Israel menewaskan seorang remaja Palestina berusia 15 tahun bernama Fahd Zidan Oweis di wilayah Nablus pada Jumat (15/5/2026). Menurut data yang dihimpun AFP dari Kementerian Kesehatan Palestina, sedikitnya 1.072 warga Palestina di Tepi Barat telah tewas sejak perang Gaza pecah pada Oktober 2023. Sementara pihak Israel menyebut sedikitnya 46 warga Israel tewas dalam serangan Palestina atau operasi militer selama periode yang sama.

Internasional
| Jumat, 15 Mei 2026

Lokal

Foto: Bertepatan Bulan Ramadan, Ketum MABT Indonesia Pastikan Cap Go Meh 2026 di Kalbar Tetap Meriah | Pifa Net

Bertepatan Bulan Ramadan, Ketum MABT Indonesia Pastikan Cap Go Meh 2026 di Kalbar Tetap Meriah

PIFA, Lokal - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) MABT Indonesia terpilih periode 2025–2030, Suyanto Tanjung, menegaskan Perayaan Cap Go Meh tahun 2026 di Kalimantan Barat khususnya di Pontianak dan Singkawang dipastikan tetap berlangsung meriah meski jatuh bertepatan dengan Bulan Ramadan.Tanjung mengatakan, Cap Go Meh merupakan bagian penting dari warisan budaya Tionghoa yang harus dijaga dan dirawat. “Dalam waktu dekat ini ada Imlek kemudian Cap Go Meh. Itu budaya kita yang wajib kita pelihara. Kita berharap tahun 2026 bisa lebih meriah dibanding sebelumnya,” ujar Tanjung saat ditemui, Rabu (26/11/25).Ia menegaskan kemeriahan Cap Go Meh tidak hanya bertujuan menghidupkan tradisi, tetapi juga mendorong sektor pariwisata Kalbar, untuk dapat menarik wisatawan dari berbagai daerah hingga mancanegara. “Kita ingin membuat Cap Go Meh dinikmati oleh semuanya, tidak hanya etnis Tionghoa, tapi membawa manfaat untuk Pontianak, Singkawang, dan sekitarnya,” katanya.Bertepatan pada bulan Suci Ramadan, Tanjung menyebut pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah agar kegiatan budaya itu dapat berjalan harmonis dan saling menghormati. Salah satunya pengaturan waktu dan pelaksanaan kegiatan agar tidak mengganggu umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa.“Walaupun kita ingin meriah, kita tidak boleh melupakan teman-teman Muslim. Ini harus kita atur sedemikian rupa agar semua merasa nyaman. Kita cari waktu yang pas untuk pawai Naga dan Barongsai agar tidak ada yang dirugikan,” katanya.Dalam kesempatan itu, Tanjung juga menegaskan komitmennya untuk memperbaiki tata kelola pelaksanaan Cap Go Meh. Salah satunya, pendaftaran kelompok Naga dan Barongsai pada tahun 2026 wajib gratis.“Selama ini yang memeriahkan Cap Go Meh adalah pawai Naga dan Barongsai. Mereka sudah bekerja keras, tapi masih dimintai biaya. Kasihan. Jadi ke depan wajib gratis, tidak boleh ada pungutan apa pun,” tegasnya.Ia menambahkan bahwa peserta yang ikut memeriahkan kegiatan juga harus mendapatkan apresiasi dari panitia. “Tanpa mereka, acara ini tidak akan meriah. Jadi pengelolaan harus lebih baik, dan mereka pun harus mendapat sesuatu dari jerih payahnya,” ujarnya.Tanjung menegaskan MABT Indonesia sebagai organisasi berbadan hukum memiliki tanggung jawab untuk memberikan kontribusi dalam pembangunan, termasuk menjaga harmoni sosial serta memperkuat hubungan antaretnis di Kalimantan Barat.

Pontianak
| Rabu, 26 November 2025

Lokal

Foto: Gunung Semeru Empat Kali Erupsi, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak | Pifa Net

Gunung Semeru Empat Kali Erupsi, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak

PIFA, Malang - Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, tercatat mengalami empat kali erupsi pada Kamis (12/3). Tinggi kolom letusan tertinggi mencapai sekitar 600 meter di atas puncak.Erupsi pertama terjadi pada pukul 00.27 WIB, namun visual letusan tidak teramati. Beberapa menit kemudian, tepatnya pukul 00.31 WIB, gunung tertinggi di Pulau Jawa itu kembali mengalami erupsi dengan kondisi visual letusan yang juga tidak terlihat.Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto, menjelaskan erupsi kembali terjadi pada pukul 05.28 WIB dengan kolom letusan setinggi sekitar 600 meter di atas puncak atau sekitar 4.276 meter di atas permukaan laut (mdpl).“Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah utara,” ujarnya.Tidak lama berselang, tepatnya pukul 05.46 WIB, Semeru kembali mengalami erupsi untuk keempat kalinya. Pada letusan ini, kolom abu teramati setinggi sekitar 300 meter di atas puncak atau sekitar 3.976 mdpl dengan warna abu putih hingga kelabu dan intensitas sedang ke arah utara.Liswanto menjelaskan status aktivitas vulkanik Gunung Semeru saat ini berada pada Level III atau Siaga. Oleh karena itu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah rekomendasi bagi masyarakat.Masyarakat dilarang melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga jarak 13 kilometer dari puncak yang merupakan pusat erupsi. Selain itu, warga juga diminta tidak beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terdampak perluasan awan panas dan aliran lahar hingga sejauh 17 kilometer dari puncak.Warga juga diminta tidak beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru karena berisiko terkena lontaran batu pijar.Selain itu, masyarakat diimbau mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu dari puncak Semeru, terutama di wilayah Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, termasuk sungai-sungai kecil yang menjadi anak aliran Besuk Kobokan.

Lokal
| Kamis, 12 Maret 2026
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5