Bad Bunny Guncang Super Bowl dengan Pertunjukan Bersejarah Penuh Identitas Puerto Riko
Internasional | Selasa, 10 Februari 2026
Foto: Getty Images
Internasional | Selasa, 10 Februari 2026










Lokal

PIFA, LOKAL – Dukungan kuat terhadap pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) nomor urut 1, Sutarmidji dan Didi Haryono, terus mengalir menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada 27 November 2024. Warga Desa Wajok Hulu, Kecamatan Siantan, Pontianak, dengan tegas menyatakan komitmen mereka untuk memenangkan pasangan ini. “Kami siap memenangkan pasangan Gubernur Kalbar nomor urut 1,” ujar salah satu warga Desa Wajok Hulu di hadapan Didi Haryono pada Rabu, 13 November 2024, dalam pertemuan yang diadakan untuk bersilaturahmi dan mendengar aspirasi masyarakat. Mantan Kapolda Kalbar yang akrab disapa Bang Didi mengungkapkan pentingnya kehadirannya di tengah warga. “Insya Allah semuanya bisa kita selesaikan. Insya Allah, saya polisi, tugas saya adalah mengawasi sekaligus mengawal dalam melaksanakan tugas kenegaraan untuk mencerdaskan masyarakat Kalbar,” tegasnya. Dalam kesempatan tersebut, Bang Didi menegaskan komitmen pasangan nomor urut 1 untuk melanjutkan program pembangunan yang telah dimulai pada periode pertama kepemimpinan Sutarmidji. Salah satu fokus utama adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kalbar melalui berbagai program pendidikan. Bang Didi memaparkan program unggulan yang akan mereka laksanakan jika terpilih, di antaranya adalah pemberian beasiswa bagi minimal 5.000 anak Kalbar untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Program ini merupakan lanjutan dari keberhasilan Sutarmidji dalam menyediakan sekolah gratis pada periode pertama, yang kini ingin ditingkatkan dengan menyediakan kuliah gratis.Selain itu, pasangan ini berencana melanjutkan program bedah rumah untuk warga kurang mampu di Kalbar, sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dukungan dari warga Wajok Hulu menunjukkan antusiasme tinggi terhadap visi dan misi pasangan Sutarmidji-Didi Haryono. Dengan Pilkada yang tinggal menghitung hari, pasangan nomor urut 1 ini optimis dapat meraih kemenangan berkat dukungan luas masyarakat.
Lokal

Berita Kapuas Hulu, PIFA-Sebanyak 17 orang dilantik oleh Sekretaris Pengurus Wilayah (PW) Pimpinan Cabang Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kalimantan Barat H.Masri, Senin (25/10/2021). Secara bersamaan, berlangsung juga pelantikan pengurus Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam (FKPAI) Kabupaten Kapuas Hulu yang dilantik oleh Ketua FKPAI Provinsi H.Kartono, di Gedung MABM Kedamin Hilir, Kec.Putussibau Selatan. Hadir dalam acara tersebut, Wakil Bupati Kapuas Hulu Wahyudi Hidayat, yang menyampaikan harapannya agar para Penghulu dan Penyuluh Agama Islam dapat memberi contoh baik kepada masyarakat. "Saya menyambut baik atas pelaksanaan kegiatan pelantikan dan pengukuhan Pimpinan Cabang Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kabupaten Kapuas Hulu masa bakti 2021-2025, serta pelantikan Pengurus Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam (FKPAI) Kapuas Hulu tahun 2021 ini, hal ini diharapkan nantinya para Penghulu dan Penyuluh Agama Islam dapat memberi contoh kepada masyarakat untuk lebih mengetahui dan memeperkenalkan agama dan budaya," terangnya. Hal itu, agar nantinya masyarakat dapat menjaga dan memelihara nilai-₩nilai budaya yang berlandaskan agama di Kabupaten Kapuas Hulu. Menurutnya, Penghulu dan Penyuluh Agama merupakan profesi yang berperan penting karena berhadapan langsung dengan masyarakat. "Penghulu bukan hanya untuk melakukan pelayanan pengesahan akad nikah dan rujuk semata, namun lebih dari itu, para penghulu berada di garis depan dalam membimbing, membina dan memberikan penyuluhan kepada masyarakat," ungkapnya. Dengan begitu, Ia berharap masyarakat semakin paham dan mempunyai kesadaran dalam menjalankan nilai dan perintah agama dengan baik dan benar. Begitu juga dengan para Penyuluh Agama Islam, menurut Wahyudi Penyuluh agama Islam memiliki fungsi informatif, edukatif, dan fungsi advokatif. Oleh karena itu, menurutnya Penyuluh Agama harus bersedia membuka mata dan telinga terhadap persoalan yang dihadapi oleh umat. "Penyuluh agama menjadi tempat bertanya dan tempat mengadu bagi masyarakat untuk memecahkan dan menyelesaikan masalah dengan nasehatnya. maka dalam hal ini penyuluh agama berperan sebagai psikolog, teman curhat dan teman," katanya.
Lokal

Berita Sekadau, Kalbar - Pifa, Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Sekadau, menanggapi sejumlah keluhan Perwakilan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kabupaten Sekadau tentang kendala pembelajaran secara daring. Sekadau, Selasa (05/10/2021). Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Sekadau Paulus Subarno, memastikan akan ditindak lanjuti ke Bupati Sekadau selaku kepala daerah mengenai, keluhan yang disampaikan MKKS. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menemukan solusi permasalahan tersebut. "Kami sudah memanggil dinas terkait terutama dinas pendidikan mengenai pembelajaran tatap muka, saat itu alasannya karena masih banyak siswa yang belum di vaksin," tandasnya. Sementara itu Hasan, yang juga merupakan Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Sekadau menuturkan DPRD menyetujui jika pembelajaran tatap muka (PTM) dilaksanakan. Namun dengan syarat hanya untuk sekolah-sekolah yang sudah melaksanakan vaksinasi bagi guru maupun siswanya. Selain itu pihak sekolah juga diminta untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Hasan meminta kepada pihak sekolah yang belum melaksanakan vaksinasi agar sesegera mungkin melaporkan diri baik ke Dinas Pendidikan maupun Dinas Kesehatan Kabupaten Sekadau agar segera mendapatkan kuota vaksin. "Bagi sekolah yang belum melaksanakan vaksin jangan dulu melakukan tatap muka. Terkait surat ijin, kita akan bersurat kepada Bupati untuk melaksanakan tatap muka," jelasnya.