Ilustrasi - Sepak bola. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/foc.

Ilustrasi - Sepak bola. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/foc.

Berandascoped-by-BerandaSportsscoped-by-SportsBali United Menang Tipis 1-0 atas Persita, Naik ke Peringkat Tujuh

Bali United Menang Tipis 1-0 atas Persita, Naik ke Peringkat Tujuh

Sports | Kamis, 23 April 2026

Serang – Bali United berhasil membawa pulang tiga poin penting setelah menaklukkan Persita Tangerang dengan skor 1-0 pada pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026 di Banten International Stadium, Kamis sore WIB.

Kemenangan tim tamu ditentukan oleh gol penalti dari Diogo Campos pada babak kedua.

Dengan hasil ini, Bali United naik ke peringkat tujuh klasemen sementara dengan koleksi 42 poin. Sementara Persita Tangerang tertahan di posisi sembilan dengan 41 poin.

Pada babak pertama, kedua tim kesulitan menciptakan peluang berbahaya meski sempat saling menekan. Intensitas pertandingan baru meningkat setelah jeda turun minum.

Gol tunggal tercipta pada menit ke-61 setelah wasit menunjuk titik putih akibat bola mengenai tangan pemain Persita di kotak penalti. Campos yang menjadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan baik melalui sepakan mendatar ke arah pojok gawang.

Tertinggal satu gol, Persita yang dilatih Carlos Pena mencoba meningkatkan tekanan dan menciptakan beberapa peluang, termasuk melalui tembakan jarak jauh Pablo Ganet yang berhasil diamankan kiper Bali United, Mike Hauptmeijer.

Drama terjadi pada menit ke-85 ketika Persita sempat mendapat penalti setelah Ricky Fajrin dianggap melakukan handball. Namun, keputusan tersebut dibatalkan setelah tinjauan VAR karena bola dinilai mengenai dada.

Hingga tambahan waktu 10 menit berakhir, skor 1-0 untuk keunggulan Bali United tetap bertahan dan memastikan kemenangan penting bagi Serdadu Tridatu dalam persaingan klasemen.

Rekomendasi

Foto: Kebun Binatang China Jual Kencing Harimau untuk Obat Rematik, Minat Beli? | Pifa Net

Kebun Binatang China Jual Kencing Harimau untuk Obat Rematik, Minat Beli?

China
| Minggu, 2 Februari 2025
Foto: Dokter: Paparan Gawai Berlebihan Bisa Picu Gejala Autisme Virtual pada Anak Usia Dini | Pifa Net

Dokter: Paparan Gawai Berlebihan Bisa Picu Gejala Autisme Virtual pada Anak Usia Dini

Indonesia
| Jumat, 18 April 2025
Foto: Jisoo BLACKPINK dan Seo In-Guk Akan Bintangi Drakor Romantis "Boyfriend on Demand" | Pifa Net

Jisoo BLACKPINK dan Seo In-Guk Akan Bintangi Drakor Romantis "Boyfriend on Demand"

Korea Selatan
| Kamis, 20 Februari 2025
Foto: Lebih dari 250 Mantan Agen Mossad Serukan Penghentian Perang di Gaza dan Pembebasan Sandera | Pifa Net

Lebih dari 250 Mantan Agen Mossad Serukan Penghentian Perang di Gaza dan Pembebasan Sandera

Israel
| Senin, 14 April 2025
Foto: Firsta Yufi Amarta Putri Dinobatkan sebagai Puteri Indonesia 2025 | Pifa Net

Firsta Yufi Amarta Putri Dinobatkan sebagai Puteri Indonesia 2025

Indonesia
| Minggu, 4 Mei 2025
Foto: Ijazah Disita Penyidik, Jokowi: Saya Hormati Proses Hukum | Pifa Net

Ijazah Disita Penyidik, Jokowi: Saya Hormati Proses Hukum

Nasional
| Kamis, 24 Juli 2025
Foto: Motor Tetap Gaspol Usai Perjalanan Jauh, Ini Dia 7 Item yang Perlu Diperiksa dan Diservis Secara Rutin | Pifa Net

Motor Tetap Gaspol Usai Perjalanan Jauh, Ini Dia 7 Item yang Perlu Diperiksa dan Diservis Secara Rutin

Indonesia
| Kamis, 17 April 2025
Foto: Presiden Prabowo Kembali Ingatkan Menteri: Yang Tak Bisa Cepat, Tinggal di Pinggir Jalan | Pifa Net

Presiden Prabowo Kembali Ingatkan Menteri: Yang Tak Bisa Cepat, Tinggal di Pinggir Jalan

Politik
| Senin, 30 Juni 2025
Foto: Inter Milan Bungkam Feyenoord 2-0 di Leg Pertama 16 Besar UCL | Pifa Net

Inter Milan Bungkam Feyenoord 2-0 di Leg Pertama 16 Besar UCL

Italia
| Kamis, 6 Maret 2025
Foto: BPKN Desak Aturan Khusus soal Kuota Internet Hangus | Pifa Net

BPKN Desak Aturan Khusus soal Kuota Internet Hangus

Teknologi
| Jumat, 1 Agustus 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: Edy Mulyadi Dituntut Hukum Adat dan Positif oleh Masyarakat Dayak Kalimantan Barat | Pifa Net

Edy Mulyadi Dituntut Hukum Adat dan Positif oleh Masyarakat Dayak Kalimantan Barat

Berita Kalbar, PIFA – Gabungan Masyarakat Dayak Kalimantan Barat melakukan pernyataan Sikap menuntut hukum Adat dan hukum Positif Nasional Edy Mulyadi terkait beredarnya video dimedia sosial yang berisi penghinaan dan pelecehan terhadap penduduk Kalimantan. Tuntutan disampaikan langsung saat Konfirmasi Pers di Rumah Adat Betang, Jl. Letnan Jendral Sutoyo Kelurahan, Kota Pontianak, pada Selasa (25/01/ 2022).   Masyarakat Adat Dayak Kalimantan Barat yang tergabung dalam aksi ini terdiri dari  DAD Kalimantan Barat, PDKB, Sekber Kesda Kalbar, FKKM – KB, HMPPDK, GMKI Pontianak, Kamuda’ Dayak Kalbar, Forum Pemuda Dayak Landak, dan Bala Adat Dayak Kabupaten Kubu Raya.   Ketua Umum Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Barat, Ir. Jakius Sinyor mengatakan bahwa Masyarakat Adat Dayak Kalimantan Barat selain menyatakan sikap, pihaknya juga membuat laporan polisi terhadap Edy Mulyadi melalui Polda Kalimantan Barat yang juga ditembuskan ke Majelis Adat Dayak Nasional.   “Selain hukum Positif atau hukum Nasional, kita juga meminta hukum Adat yang berlaku di Kalimantan diberlakukan,” tegasnya.   Dalam kesempatan ini, Ketua DAD Kalimantan Barat juga berharap tidak ada lagi pihak-pihak lain seperti apa yang sudah dilakukan oleh Edy Mulyadi.   Ketua DAD Kalimantan Barat juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap tenang dalam menyikapi persoalan ini.   “Sikapi dengan tenang, prosedur sudah kita jalankan,” pesannya.   Jakius Sinyor secara tegas juga meminta kepada pihak keamanan Kepolisian Republik Indonesia segera melakukan proses hukum terkait pernyataan Edy Mulyadi tersebut, sebelum menimbulkan pertanyaan dari masyarakat.   “Harapan kami juga ini cepat segera diproses, jangan sampai masyarakat bertanya kenapa tidak diproses, kita jaga keamanan bersama,” pungkasnya.   Sementara itu, Teofelus Boni Ketua Pemuda Dayak Kalimantan Barat (PDKB) menyampaikan, bahwa penduduk asli pulau Kalimantan sangat mengecam keras dan sangat menyayangkan pernyataan Edy Mulyadi yang telah merendahkan harkat dan martabat penduduk Kalimantan dengan kata-kata yang tidak pantas, yaitu dengan menyebut Kalimantan sebagai tempat Jin buang anak dan sebagai pasar Kuntilanak Genderuwo. “Bahkan terdengar seseorang yang berada di samping Edy Mulyadi yang mengatakan Kalimantan sebagai tempat tinggal monyet, yang sama artinya menganggap kami sebagai penduduk Kalimantan seperti monyet,” katanya.   Bahwa pernyataan Edy Mulyadi telah mengucilkan pulau Kalimantan sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.   “Pernyataan Edy Mulyadi sangat-sangat produktif dan bisa mengarah pada perpecahan antar sesama kelompok anak Bangsa,” ujarnya.   Pernyataan Edy Mulyadi dan kawan-kawannya tersebut telah mengusik kedamaian di pulau Kalimantan yang selama ini telah terbina cukup baik.   “Kami meminta kepada Presiden Majelis Adat Dayak Nasional untuk menghukum adat Edy Mulyadi dan kawan-kawannya dengan ketentuan hukum adat yang berlaku di Kalimantan,” tegasnya. (ja)

Pontianak
| Rabu, 26 Januari 2022

Lokal

Foto: Pansus DPRD Sintang Konsultasi ke Pemkab Kubu Raya untuk Tingkatkan PAD, Disambut Bupati Muda | Pifa Net

Pansus DPRD Sintang Konsultasi ke Pemkab Kubu Raya untuk Tingkatkan PAD, Disambut Bupati Muda

PIFA, Lokal - Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan, menerima kunjungan kerja Panitia Khusus (Pansus) III DPRD Kabupaten Sintang di Kantor Bupati Kubu Raya pada Jumat (8/9). Kunjungan Pansus DPRD tersebut bertujuan untuk berkonsultasi terkait pembahasan Raperda Kabupaten Sintang tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, serta Raperda tentang Keterbukaan Informasi Publik. Bupati Muda Mahendrawan menyambut kunjungan tersebut dengan gembira dan menganggap bahwa pertemuan antardaerah sangat penting dalam upaya bersama untuk mencapai kemajuan dan memberikan dampak positif. Dia mengungkapkan terima kasih atas kunjungan tersebut, mengakui bahwa kerja sama dan pertukaran informasi antarwilayah sangat diperlukan.  “Kami juga berterima kasih atas kunjungan ini sehingga kita bisa berdiskusi dan sharing informasi. Karena sebenarnya kita sama-sama butuh. Hubungan antardaerah memang harus berlangsung dengan upaya untuk sama-sama mendapatkan dampak,” sambut Muda Mahendrawan.  Terkait upaya Pemerintah Kabupaten Sintang untuk meningkatkan pendapatan daerah, Bupati Muda Mahendrawan menekankan pentingnya pelayanan publik yang prima sebagai kunci peningkatan pendapatan daerah. Baginya, pendapatan daerah sangat tergantung pada kualitas pelayanan yang dapat meningkatkan produktivitas masyarakat dan kesejahteraan mereka. Selain itu, dalam konteks keterbukaan informasi publik, Bupati Muda Mahendrawan menganggapnya sebagai aspek penting dalam penyelenggaraan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan partisipatif. hs Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya telah mengutamakan sistem data berbasis geospasial untuk memastikan informasi yang tersedia lengkap, mudah diakses, dan berbasis peta ruang kebumian. Hal ini dianggap penting agar kebijakan pembangunan daerah dapat sesuai dengan kebutuhan masyarakat. (hs)

Kubu Raya
| Minggu, 10 September 2023

Nasional

Foto: Lantik Muhammad Ali Gantikan Yudo, Presiden: Rekam Jejak Jadi Dasar Penunjukan KSAL | Pifa Net

Lantik Muhammad Ali Gantikan Yudo, Presiden: Rekam Jejak Jadi Dasar Penunjukan KSAL

Berita Nasional, PIFA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Laksamana TNI Muhammad Ali sebagai Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL). Presiden mengatakan, rekam jejak menjadi alasan penunjukkan Muhammad Ali menggantikan Laksamana Yudo Margono yang diamanahkan jadi Panglima TNI. “Selalu, selalu saya melihat rekam jejak. Beliau ini kan pernah di Gubernur Akademi Angkatan Laut, pernah di Pangkoarmada, pernah di Pangkogabwilhan,” kata Presiden Jokowi dalam keterangannya usai pelantikan KSAL, Rabu (28/12/2022) di Istana Negara, Jakarta. Alasan lainnya adalah kepemimpinan Laksamana TNI Muhammad Ali yang baik. “Jadi pengalaman rekam jejak itu menjadi selalu saya lihat dan beliau memiliki leadership yang baik,” tambah Presiden. Presiden mengatakan dengan luas wilayah Indonesia yang 2/3 adalah perairan, maka menjaga kedaulatan negara di laut utamanya menjadi tanggung jawab dari Laksamana TNI Muhammad Ali. “Ya kita tahu dua per tiga Indonesia ini adalah air, adalah laut. Jadi konsentrasi untuk kedaulatan negara, utamanya di laut itu yang menjadi tanggung jawab besar dari KSAL yang baru, Bapak Muhammad Ali. Utamanya juga yang berkaitan dengan pulau-pulau terdepan, perbatasan, harus menjadi titik perhatian,” pesan Kepala Negara. Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menyatakan, sesuai arahan Presiden Jokowi bahwa penegakan kedaulatan di wilayah perbatasan harus terus ditingkatkan. “Jadi dari Bapak Presiden sudah ditekankan bahwa penegakan kedaulatan dan penegakan hukum di laut terutama di wilayah perbatasan, di mana saja, tidak hanya di Laut China Selatan, pokoknya di seluruh perbatasan laut harus ditingkatkan, ya baik penegakan kedaulatan maupun penegakan hukum. Jadi tidak memandang-mandang. Dan sekarang kondisi sudah relatif aman, lebih aman dari beberapa tahun sebelumnya,” ujarnya usai pelantikan. Berkaitan dengan alat utama sistem pertahanan (alutsista), penguatan alutsista akan dikembangkan. “Kekuatan alutsista dari Bapak Presiden utamakan atau kembangkan industri perkapalan dalam negeri untuk Angkatan Laut, terutama dalam pembangunan kekuatan yang berupa KRI,” sambung Laksamana TNI Muhammad Ali. Dia menambahkan, Presiden menekankan untuk pencegahan dan penghentian penyelundupan. “Kalau bulan-bulan ini kan cuaca ya, cuaca yang kurang bersahabat di bulan-bulan Desember ini. Tapi kalau masalah kerawanan lain adalah penyelundupan. Bapak Presiden juga menekankan untuk mencegah atau menghentikan kegiatan penyelundupan maupun kegiatan ilegal di laut atau lewat laut lainnya,” tambahnya. Ali menegaskan, dirinya akan melanjutkan kebijakan dari KSAL terdahulu Laksamana TNI Yudo Margono yang saat ini menjabat Panglima TNI. “Ya, saya pasti akan melanjutkan apa yang telah dibuat oleh beliau. Beliau sudah banyak mengembangkan atau membangun kekuatan Angkatan Laut dan ini saya teruskan, kebijakan beliau akan saya teruskan. Dan mungkin ada sedikit pengembangan, itu kita lihat hal-hal yang belum selesai kita selesaikan,” tutupnya. (yd)

Indonesia
| Rabu, 28 Desember 2022
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5