Ilustrasi air pasang. [ANTARA]

Ilustrasi air pasang. [ANTARA]

Berandascoped-by-BerandaLokalscoped-by-LokalBanjir di Pontianak, BMKG Imbau Warga Waspada, Air Laut Naik hingga 1,8 Meter

Banjir di Pontianak, BMKG Imbau Warga Waspada, Air Laut Naik hingga 1,8 Meter

Pontianak | Senin, 8 Desember 2025

PIFA, Lokal - Sejumlah ruas jalan di Pontianak, Kalimantan Barat tergenang banjir. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Barat mengimbau warga untuk waspada potensi cuaca ekstrem di wilayah Kalbar pada periode 7 hingga 9 Desember 2025.

Kondisi ini berpotensi memicu banjir, khususnya di wilayah pesisir dan daerah rendah, termasuk Kota Pontianak. Diprediksi curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat.

BMKG mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi pasang air laut maksimum pada 7–9 Desember 2025. Untuk wilayah Kota Pontianak, pasang air laut diperkirakan terjadi pada pukul 09.00 hingga 11.00 WIB dengan tinggi maksimum mencapai 1,8 meter.

Sementara itu, di Kendawangan, pasang maksimum diprediksi mencapai 1,9 meter pada pukul 10.00 hingga 12.00 WIB.

BMKG menilai kombinasi hujan lebat dan pasang air laut maksimum tersebut berpotensi menimbulkan genangan hingga banjir, serta dapat mengganggu aktivitas masyarakat, khususnya di kawasan pesisir, bantaran sungai, dan dataran rendah.

BMKG juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, memantau informasi cuaca terbaru, serta menghindari aktivitas di wilayah rawan banjir dan pesisir saat pasang maksimum terjadi.

“Kami mengimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang dapat disertai dengan petir, dan angin kencang berdurasi singkat, serta kenaikan tinggi gelombang dan pasang air laut maksimum,” tukas Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Supadio, Erika Mardiyanti.

Rekomendasi

Foto: Berawal dari Makan Kelelawar, Muncul Wabah Penyakit Misterius di Kongo Tewaskan Lebih dari 50 Orang | Pifa Net

Berawal dari Makan Kelelawar, Muncul Wabah Penyakit Misterius di Kongo Tewaskan Lebih dari 50 Orang

Kongo
| Rabu, 26 Februari 2025
Foto: OpenAI Dikabarkan Kembangkan Media Sosial Saingan X dan Facebook, Tampilkan Fitur Feed dan Gambar AI | Pifa Net

OpenAI Dikabarkan Kembangkan Media Sosial Saingan X dan Facebook, Tampilkan Fitur Feed dan Gambar AI

Pontianak
| Kamis, 17 April 2025
Foto: Meta Tindak Tegas Akun Penyebar Spam di Facebook, Pembuat Konten Berisiko Kehilangan Monetisasi | Pifa Net

Meta Tindak Tegas Akun Penyebar Spam di Facebook, Pembuat Konten Berisiko Kehilangan Monetisasi

Indonesia
| Jumat, 25 April 2025
Foto: John Herdman Masuk Daftar Kandidat Pelatih Timnas Indonesia | Pifa Net

John Herdman Masuk Daftar Kandidat Pelatih Timnas Indonesia

Sports
| Selasa, 2 Desember 2025
Foto: Hati-hati! Ini Makanan yang Tak Boleh Dikonsumsi Bersamaan dengan Pisang | Pifa Net

Hati-hati! Ini Makanan yang Tak Boleh Dikonsumsi Bersamaan dengan Pisang

Indonesia
| Minggu, 23 Februari 2025
Foto: KATSEYE Batal Tampil di Summer Sonic Osaka karena Masalah Kesehatan Anggota | Pifa Net

KATSEYE Batal Tampil di Summer Sonic Osaka karena Masalah Kesehatan Anggota

Pifabiz
| Sabtu, 16 Agustus 2025
Foto: Film Pendek “Fajar dan Penjelajah Samudera” Karya Sineas Kalbar Wakili Indonesia di Malmo Film Festival | Pifa Net

Film Pendek “Fajar dan Penjelajah Samudera” Karya Sineas Kalbar Wakili Indonesia di Malmo Film Festival

Kalbar
| Minggu, 9 Februari 2025
Foto: Jokowi Tanggapi soal Penggeledahan Rumah Hasto sebagai Dugaan Pengalihan Isu OCCRP | Pifa Net

Jokowi Tanggapi soal Penggeledahan Rumah Hasto sebagai Dugaan Pengalihan Isu OCCRP

Indonesia
| Kamis, 9 Januari 2025
Foto: Film Animasi Panji Tengkorak Usung Gaya 2D untuk Tangkap Kekuatan Pencak Silat | Pifa Net

Film Animasi Panji Tengkorak Usung Gaya 2D untuk Tangkap Kekuatan Pencak Silat

Film
| Jumat, 22 Agustus 2025
Foto: Ruben Onsu Tanggapi Rumor Kedekatannya dengan Desy Ratnasari | Pifa Net

Ruben Onsu Tanggapi Rumor Kedekatannya dengan Desy Ratnasari

Indonesia
| Jumat, 17 Januari 2025

Berita Terkait

Sports

Foto: Ranieri Ungkap Klub Milik Pengusaha Indonesia, Como Bisa Jadi Seperti Parma Era 1990-an | Pifa Net

Ranieri Ungkap Klub Milik Pengusaha Indonesia, Como Bisa Jadi Seperti Parma Era 1990-an

PIFA.CO.ID, SPORTS - Pelatih AS Roma, Claudio Ranieri, memberikan apresiasi kepada Como dan pelatih mereka, Cesc Fabregas. Menurutnya, Como memiliki potensi besar untuk berkembang seperti Parma di era 1990-an.Pada pertandingan lanjutan Liga Italia yang digelar Senin (3/3) dini hari WIB, AS Roma berhasil mengalahkan Como dengan skor 2-1. Meskipun menang, Ranieri tetap melontarkan pujian untuk lawan mereka."Ini adalah tim hebat dengan penuh para pemain muda. Mereka bisa seperti Parma di era 1990-an," ujar Ranieri seperti dikutip dari Tribuna.Pada masa kejayaannya, Parma menjadi kekuatan besar di Serie A. Klub tersebut sukses meraih berbagai gelar bergengsi, termasuk Scudetto, serta trofi Eropa seperti Piala UEFA, Piala Winners, dan Piala Super Eropa."Saya pun tahu betul, bagaimana karakter seorang Fabregas sebagai pelatih," tambah Ranieri.Cesc Fabregas kini memimpin Como sebagai pelatih utama. Di bawah asuhannya, Como berhasil promosi ke Serie A musim ini. Pelatih berusia 37 tahun tersebut dikontrak hingga musim panas 2028.Saat ini, Como berada di peringkat ke-13 dengan 28 poin dari 27 pertandingan. Meski masih berjuang di papan bawah, Fabregas diyakini memiliki masa depan cerah di dunia kepelatihan."Fabregas akan punya karier yang hebat sebagai pelatih, seperti hebatnya dulu dia menjadi pemain. Fabregas dan timnya punya banyak potensi, saling melengkapi," tutup Ranieri.Como masih harus bekerja keras untuk bertahan di Serie A musim ini dan menghindari degradasi. Namun, dengan semangat dan strategi yang tepat, bukan tidak mungkin Como bisa mengejutkan sepakbola Italia dalam beberapa tahun ke depan.

Italia
| Senin, 3 Maret 2025

Nasional

Foto: PN Jakpus Ganti Hakim Anggota dalam Sidang Korupsi Gula yang Seret Tom Lembong | Pifa Net

PN Jakpus Ganti Hakim Anggota dalam Sidang Korupsi Gula yang Seret Tom Lembong

PIFA.CO.ID, NASIONAL - Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat resmi mengganti hakim anggota dalam perkara dugaan korupsi importasi gula yang menyeret mantan Menteri Perdagangan periode 2015–2016, Thomas Trikasih Lembong alias Tom Lembong, sebagai terdakwa.Pergantian ini dilakukan setelah hakim anggota sebelumnya, Ali Muhtarom, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap dan/atau gratifikasi terkait putusan lepas perkara korupsi ekspor crude palm oil (CPO). Penetapan tersangka terhadap Ali dilakukan pada Senin (14/4) dini hari."Karena hakim anggota atas nama Ali Muhtarom sedang berhalangan tetap dan tidak dapat bersidang lagi, untuk mengadili perkara ini perlu ditunjuk hakim anggota untuk menggantikan," ujar Hakim Ketua Dennie Arsan Fatrika dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta pada PN Jakarta Pusat.Sebagai pengganti, Ketua PN Jakarta Pusat telah menetapkan Alfis Setiawan untuk mendampingi hakim Purwanto Abdullah dalam memeriksa perkara ini lebih lanjut.Setelah penetapan penggantian hakim, sidang kasus dugaan korupsi yang menjerat Tom Lembong langsung dilanjutkan dengan agenda pemeriksaan saksi.Dugaan Korupsi Rp578 MiliarDalam perkara ini, Tom Lembong didakwa merugikan keuangan negara sebesar Rp578,1 miliar. Dugaan korupsi tersebut berkaitan dengan penerbitan surat pengakuan impor atau persetujuan impor gula kristal mentah pada periode 2015–2016 kepada 10 perusahaan. Penerbitan itu dilakukan tanpa melalui rapat koordinasi antarkementerian dan tanpa rekomendasi dari Kementerian Perindustrian.Parahnya, perusahaan-perusahaan yang mendapat izin impor tersebut disebut tidak berhak mengolah gula kristal mentah menjadi gula kristal putih, karena statusnya sebagai perusahaan gula rafinasi.Selain itu, Tom Lembong juga diduga tidak menunjuk perusahaan milik negara (BUMN) untuk menangani stabilisasi harga dan ketersediaan gula. Sebagai gantinya, ia menunjuk sejumlah koperasi, seperti Induk Koperasi Kartika (Inkopkar), Inkoppol, Puskopol, serta SKKP TNI/Polri.Atas perbuatannya, Tom Lembong dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 juncto Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001, serta Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Jakarta
| Senin, 14 April 2025

Teknologi

Foto: Realme GT Neo 3 Miliki Pengisian Daya Tercepat di Dunia, 50 Persen hanya 5 Menit! | Pifa Net

Realme GT Neo 3 Miliki Pengisian Daya Tercepat di Dunia, 50 Persen hanya 5 Menit!

Berita Teknologi, PIFA - Ponsel dengan pengisian daya tercepat di dunia akan hadir di Indonesia. Pasar smartphone Tanah Air akan kehadiran ponsel dengan pengisian daya tercepat di dunia, yakni Realme GT Neo 3.  Smartphone tersebut dibekali UltraDart Charge 150W, tertinggi saat ini. Selain itu, ada juga model realme GT Neo 3T dengan 80W SuperDart Charge. Kedua ponsel tersebut dirancang untuk kelas flagship. Sebelumnya, pengisian daya tercepat berada di angka 120W.  Demi mengetahui kecepatan pengisian baterainya, pihak Realme mengklaim bahwa untuk mengisi daya 0%-50% hanya butuh waktu 5 menit. Sedangkan untuk 80W SuperDart Charge, butuh waktu 12 menit untuk mengisi 0%-50%.  Marketing Director realme Indonesia Palson Yi menegaskan bahwa realme ingin menjadi trendsetter di pasar ponsel.  ”Kami tidak hanya pamer teknologi terbaru. Tapi, benar-benar membawanya ke pasar komersial. Sehingga bisa digunakan langsung oleh konsumen,” ucap Palson.  Palson menyebut bahwa 150W UltraDart Charge yang dimiliki realme GT Neo 3 adalah yang tercepat di dunia. Selain itu, realme GT Neo 3 juga membawa inovasi baru yaitu triple chip. Feature baru ini adalah ponsel memiliki tiga jenis chip yaitu chip prosesor, chip layar, dan chip pengisian daya. Maisng-masing chip memiliki tugas khusus.  Chip pertama melakukan pemrosesan layar, di mana sistem secara pintar akan memberi pengalaman bermain game di high frame rate secara stabil dan menghindari penurunan frame rate. Juga, mengurangi naiknya suhu panas di area inti dan menurunkan daya.  Chip kedua yaitu chip MediaTek Dimensity 8100 5G yang memiliki skor AnTuTu Benchmark lebih dari 800,000 untuk performa. Ketiga adalah chip yang terdedikasi untuk menangani 150W UltraDart Charge, sehingga tidak hanya bisa memastikan arus daya pengisian yang cepat tapi juga aman. Ponsel Realme GT Neo 3 juga sudah disertifikasi oleh TÜV Rheinland untuk kategori Safe Fast-Charge System, berkat 38 aksi perlindungan yang diberikan.  Kecepatan pengisian dayanya juga berhasil meraih skor tinggi oleh DxOMark. DxOMark merupakan perusahaan teknologi independen dan diakui kinerjanya dalam penilaian kualitas kamera, layar, dan baterai smartphone. Dalam pengujian, realme GT NEO 3 mencapai skor 121, merupakan skor tertinggi yang pernah diberikan dalam kategori kecepatan pengisian daya.  Demi memperkuat citra pengisian daya baterai ultra cepat kelas flagship, realme berkolaborasi dengan Jakarta E-Prix pada 4 Juni 2022 mendatang. realme GT Neo 3 dan realme GT Neo 3T akan dirilis bersamaan dengan TWS realme Buds Air 3 Nitro Blue pada 7 Juni 2022 pukul 13:00 WIB secara live streaming di kanal YouTube realme Indonesia. (b)

Indonesia
| Rabu, 1 Juni 2022
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5