Foto: Maluku Terkini

Berita Nasional, PIFA - Hujan deras pada Sabtu (30/7) dini hari lalu mengakibatkan sejumlah desa di Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, diterjang banjir. Berdasarkan laporan terkini, seperti dilansir dari CNNIndonesia.com (31/7), sebanyak 260 rumah penduduk di tiga desa Pulau Haruku terendam dan mengalami kerusakan, yang terparah dua rumah dilaporkan hanyut. 

Sekretaris Desa Haruku, Cliff Kissya, menyampaikan bahwa berdasarkan pendataan yang telah dilakukan pihaknya, didesanya ada 200 rumah yang terendam banjir. Seratus rumah mengalami rusak ringan dan lima puluh  lainnya rusak berat.

Cliff Kissya mengatakan warga yang terdampak banjir bandang akibat tanggul penahan sungai jebol sebanyak 176 KK, dan sekitar 750 orang mengungsi.

"Jumlah rumah yang terdampak 200, rumah yang terendam parah 150 rumah, 100 rumah rusak ringan, 50 rusak berat, pengungsi 750 orang," terang dia kepada CNNIndonesia.com.

Diberitakan juga, selain ratusan rumah, banjir juga menerjang sebuah jembatan penghubung antardesa mengalami rusak parah. Fasilitas pendidikan seperti bangunan Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) juga ikut terendam. (yd)

Berita Nasional, PIFA - Hujan deras pada Sabtu (30/7) dini hari lalu mengakibatkan sejumlah desa di Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, diterjang banjir. Berdasarkan laporan terkini, seperti dilansir dari CNNIndonesia.com (31/7), sebanyak 260 rumah penduduk di tiga desa Pulau Haruku terendam dan mengalami kerusakan, yang terparah dua rumah dilaporkan hanyut. 

Sekretaris Desa Haruku, Cliff Kissya, menyampaikan bahwa berdasarkan pendataan yang telah dilakukan pihaknya, didesanya ada 200 rumah yang terendam banjir. Seratus rumah mengalami rusak ringan dan lima puluh  lainnya rusak berat.

Cliff Kissya mengatakan warga yang terdampak banjir bandang akibat tanggul penahan sungai jebol sebanyak 176 KK, dan sekitar 750 orang mengungsi.

"Jumlah rumah yang terdampak 200, rumah yang terendam parah 150 rumah, 100 rumah rusak ringan, 50 rusak berat, pengungsi 750 orang," terang dia kepada CNNIndonesia.com.

Diberitakan juga, selain ratusan rumah, banjir juga menerjang sebuah jembatan penghubung antardesa mengalami rusak parah. Fasilitas pendidikan seperti bangunan Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) juga ikut terendam. (yd)

0

0

You can share on :

0 Komentar