Belgia Kirim 30 Tentara ke Greenland, Jaga Arktik dari Ambisi Trump
Internasional | Sabtu, 8 Agustus 2026
REUTERS
Internasional | Sabtu, 8 Agustus 2026










Teknologi

PIFA, Tekno - Polytron memastikan akan menghadirkan laptop pertamanya di Indonesia, menandai langkah baru perusahaan elektronik lokal yang telah berdiri sejak 1975. Kehadiran perangkat ini juga menjadi bagian dari perayaan 50 tahun Polytron pada September mendatang. Commercial Director Polytron, Tekno Wibowo, mengatakan bahwa peluncuran laptop ini lahir dari aspirasi konsumen agar Polytron melengkapi lini produknya untuk mendukung produktivitas sehari-hari. “Kami ingin menghadirkan perangkat yang praktis dan dapat diandalkan, baik untuk bekerja, belajar, maupun berkreasi,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (29/7/2025). Menurut Tekno, langkah ini menjadi bukti bahwa Polytron terus adaptif terhadap perubahan zaman sekaligus menjaga kepercayaan konsumen yang telah terbangun hampir lima dekade. Polytron sendiri dikenal lewat beragam produk audio, video, dan elektronik rumah tangga, serta baru-baru ini merambah pasar kendaraan listrik melalui motor dan mobil listrik yang mendapat sambutan positif. Kini, Polytron siap menantang pasar laptop yang selama ini didominasi merek global. “Apakah laptop Polytron mampu bersaing dan menjawab tantangan teknologi di Tanah Air? Semua akan terjawab pada 5 Agustus 2025, saat laptop pertama Polytron resmi diluncurkan,” tutup Tekno.
Lokal

PIFA, Lokal - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat, telah mengambil langkah yang signifikan dalam mendukung perkembangan koperasi di wilayahnya. Upaya ini bertujuan untuk memberikan dukungan kepada koperasi lokal agar mereka dapat menghasilkan produk unggulan yang siap bersaing di pasar internasional. Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan, dengan tegas menegaskan komitmennya terhadap pengembangan koperasi dengan fokus pada meningkatkan kualitas produk dan potensi ekspor. "Dalam waktu dekat, kami akan mengklaster koperasi-koperasi yang memiliki manajemen yang baik dan telah sukses dalam pemasaran, dan kami akan memisahkan mereka yang sudah siap untuk berfokus pada ekspor," ujarnya dalam pernyataannya pada Jumat (29/9/23) di Sungai Raya. Muda Mahendrawan sangat menekankan pentingnya mendorong koperasi untuk menciptakan produk yang mampu bersaing di pasar global. "Saat ini, fokus kami adalah untuk memperkuat ekspor, sehingga koperasi kita dapat 'menanjak ekspor'," katanya. Bupati Kubu Raya juga memberikan tanggapan terhadap persepsi masyarakat tentang kesulitan dalam melakukan ekspor, dengan menekankan bahwa di Kalimantan Barat terdapat peluang besar untuk melakukan ekspor ke negara-negara tetangga. "Mempelajari peluang ini dan mempersiapkan diri adalah langkah penting bagi koperasi," tegasnya. Prestasi koperasi di Kubu Raya pada tahun 2022 juga memberikan kontribusi positif yang signifikan. Tingkat serapan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di wilayah ini mencapai tingkat tertinggi se-Kalimantan Barat, dan kontribusi terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kubu Raya mencapai 36,2 persen, menjadikannya yang tertinggi di Kalimantan Barat. Bupati Muda Mahendrawan menyatakan optimisme untuk tahun 2023, merasakan semakin kuatnya dukungan dari sektor perbankan, Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan, dan kemudahan dalam mengurus perizinan. "Kami akan terus mendukung koperasi agar dapat menciptakan produk unggulan yang dapat bersaing di pasar internasional," katanya dengan semangat. Dalam mendukung perkembangan koperasi di Kubu Raya, pemerintah kabupaten juga menekankan pentingnya pengelolaan data yang baik. Saat ini, wilayah ini memiliki sekitar 568 unit koperasi yang aktif, dan pemerintah akan terus memantau perkembangan masing-masing koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan sistem data yang baik. "Kami akan terus mengawal perkembangan setiap koperasi dan UMKM di sini, karena kami ingin mengembangkan koperasi bukan hanya sebagai lembaga simpan pinjam atau konsumtif, tetapi juga sebagai lembaga yang produktif. Ini akan mendorong pertumbuhan usaha mikro di antara anggotanya," jelas Muda Mahendrawan. Bupati Muda juga menekankan pentingnya konsep kebersamaan dalam koperasi. "Setiap anggota koperasi memiliki hak untuk memiliki peran. Konsep ini harus terus diperkuat melalui pemahaman yang lebih fokus pada peningkatan kualitas produk. Koperasi adalah wadah di mana semua anggotanya merasa memiliki, sehingga tidak boleh ada ego yang mengganggu," tambahnya. (yd)
Lokal

Berita Kubu Raya, PIFA - Babinsa Desa Kapur, dari Koramil 05/Sungai Raya, Serda Santo melaksanakan monitoring kegiatan vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 Tahun yang bertempat di Sekolah Dasar Negeri 60 Sungai Raya Desa Kapur, Kabupaten Kubu Raya pada Rabu (26/01/2022). Pada kesempatan tersebut Serda Santo memantau langsung pemberian Vaksin untuk Siswa/Siswi yang ber umur 6-11 Tahun, kegiatan tersebut melibatkan pihak TNI dan POLRI dalam hal ini Babinsa dan Bhabinkamtibmas, tenaga medis dari Puskesmas Sungai Raya Dalam sebanyak 10 orang, dan Relawan/atau Staf SDN 60 sebanyak 5 orang. Adapun jenis vaksin yang diberikan yaitu Pfizer-Vial. Sinovac DD Vial, Vaksin tahap 1-2 dengan sasaran 100 orang, sebelum menerima vaksi setiap siswa/siswi dilakukan screening kemudian dilakukan penyuntikan vaksin. Menurut Serda Santo, kegiatan serbuan Vaksinasi Covid 19 di fokuskan untuk anak usia 6-11 Tahun agar bisa memberikan kekebalatan tubuh dalam rangka memutuskan rantai penyebaran Covid-19 terlebih lagi untuk anak-anak, beliau juga sekaligus menghimbau kepada masyarakat untuk tetap mengikuti anjuran yang ditetapkan pemerintah terkait vaksinasi. ‘’Selaku pihak keamanan menghimbau kepada masyarakat Desa Kapur pada umumnya untuk mengikuti anjuran pemerintah , agar kepada warga masyarakat yang memiliki anak usia 6-11 untuk segera mengikuti vaksinasi dalam rangka menyelamatkan anak-anak dari paparan Covid-19,” ungkapnya. Selanjutnya Serda Santo menambahkan pemberian vaksinasi yang dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri 60 Sungai Raya menyasar sebanyak 100 orang siswa/siswi yang sudah terdaftar. “Untuk target sasaran vaksin hari ini ada 100 siswa/siswi, namun sasaran yang hadir hanya 65 orang terdiri dari vaksin pertama sebanyak 64 orang, dan 1 orang untuk vaksin ke dua ditunda karena ada masalah kesehatan, jadi yang berhasil divaksin hanya 64 siswa saja,” ujarnya. Sebagai penutup beliau sebagai aparat keamanan di wilayah desa kapur mengapresiasi dan menyampaikan terimakasih kepada pihak sekolah dasar negeri 60 sungai raya yang telah berhasil menyeleggarakan vaksinasi untuk anak umur 6-11 Tahun dengan tertib. “Kami dari pihak TNI dan POLRI sekali lagi berterimakasih kepada pihak sekolah yang telah menyelenggarakan kegiatan vaksinasi ini, dengan tertib, aman,dan lancar ini merupakan bentuk keseriusan dan kesadaran dari kita semua sebagai warga masyarakat untuk terus menerus mengikuti aturan dari pemerintah agar kita segera keluar dari masalah pandemi,’’ pungkasnya. (ja)