REUTERS

REUTERS

Berandascoped-by-BerandaInternasionalscoped-by-InternasionalBelgia Kirim 30 Tentara ke Greenland, Jaga Arktik dari Ambisi Trump

Belgia Kirim 30 Tentara ke Greenland, Jaga Arktik dari Ambisi Trump

Internasional | Sabtu, 8 Agustus 2026

Belgia akan mengirim sekitar 30 personel militernya ke Greenland sebagai bagian dari misi NATO untuk memperkuat keamanan di kawasan Arktik. Pengerahan pasukan ini dilakukan di tengah pernyataan berulang Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang ingin menguasai Greenland.

Pasukan Belgia dijadwalkan dikerahkan pada awal September dalam misi baru NATO bernama "Arctic Sentry". Misi tersebut bertujuan memperkuat kehadiran aliansi di kawasan Arktik, termasuk Greenland, Islandia, dan wilayah Samudra Arktik.

Personel yang dikirim Belgia berasal dari Brigade ke-1 yang bermarkas di Leopoldsburg serta anggota Pasukan Khusus Belgia, dikutip dari Anadolu Agency.

Dalam misi tersebut, pasukan Belgia akan menjalankan berbagai kegiatan pencegahan dan pelatihan. Mereka antara lain akan mengoperasikan pesawat nirawak atau drone serta menguji sistem untuk menangkal ancaman drone.

Otoritas keamanan Belgia menyebut kondisi geografis Greenland yang luas menyediakan lingkungan yang sesuai untuk menjalankan berbagai latihan tersebut.

Belgia akan memimpin operasi bersama sejumlah negara NATO lainnya, yakni Kanada, Denmark, Prancis, Finlandia, Belanda, Slovenia, dan Swedia.

Menurut VTM, keterlibatan sejumlah negara tersebut juga dimaksudkan untuk mengirimkan pesan bahwa NATO memiliki kemampuan untuk menjaga keamanan kawasan Arktik, termasuk Greenland.

Penguatan kehadiran NATO di Greenland berlangsung ketika isu mengenai masa depan wilayah otonom Denmark tersebut kembali menjadi sorotan setelah Trump berulang kali menyatakan keinginannya untuk mengambil alih Greenland.

Trump bahkan menyebut penguasaan Greenland sebagai kepentingan historis dan strategis bagi Amerika Serikat.

Greenland sendiri merupakan wilayah otonom Kerajaan Denmark. Letaknya yang strategis di kawasan Arktik membuat wilayah tersebut memiliki nilai penting bagi pertahanan dan keamanan negara-negara NATO.

Selain kepentingan Amerika Serikat, NATO juga menilai kawasan Arktik semakin strategis seiring meningkatnya aktivitas dan kepentingan Rusia serta China di wilayah tersebut.

Melalui misi Arctic Sentry, NATO berupaya meningkatkan pemantauan, kesiapsiagaan, serta kemampuan pertahanan di kawasan yang semakin penting secara geopolitik tersebut.

Rekomendasi

Foto: Kartu Merah Jadi Petaka, AC Milan Tersingkir dari Liga Champions | Pifa Net

Kartu Merah Jadi Petaka, AC Milan Tersingkir dari Liga Champions

Italia
| Rabu, 19 Februari 2025
Foto: Elkan Baggott Beri Assist, Blackpool Raih Kemenangan di League One | Pifa Net

Elkan Baggott Beri Assist, Blackpool Raih Kemenangan di League One

Inggris
| Kamis, 30 Januari 2025
Foto: Arda Guler Tetap Optimistis Bersinar di Real Madrid A | Pifa Net

Arda Guler Tetap Optimistis Bersinar di Real Madrid A

Spanyol
| Rabu, 26 Maret 2025
Foto: Didampingi Hotman Paris, Nadiem Makarim Diperiksa Kejagung Terkait Kasus Korupsi Laptop | Pifa Net

Didampingi Hotman Paris, Nadiem Makarim Diperiksa Kejagung Terkait Kasus Korupsi Laptop

Nasional
| Selasa, 15 Juli 2025
Foto: Oknum Polisi Curi Mobil Perwira Mabes Polri di Bandar Lampung, Ditangkap Setelah 4 Hari | Pifa Net

Oknum Polisi Curi Mobil Perwira Mabes Polri di Bandar Lampung, Ditangkap Setelah 4 Hari

Nasional
| Jumat, 31 Oktober 2025
Foto: KPK Panggil Lima Pejabat Kemenag dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji | Pifa Net

KPK Panggil Lima Pejabat Kemenag dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

Nasional
| Rabu, 17 September 2025
Foto: Oasis Resmi Reuni Lengkap Setelah 16 Tahun, Noel Gallagher Puji Liam di Atas Panggung | Pifa Net

Oasis Resmi Reuni Lengkap Setelah 16 Tahun, Noel Gallagher Puji Liam di Atas Panggung

Pifabiz
| Senin, 25 Agustus 2025
Foto: Tambang Emas di Tanah Sendiri, Dua Warga Sukabumi Terancam 5 Tahun Penjara dan Denda Rp100 Miliar | Pifa Net

Tambang Emas di Tanah Sendiri, Dua Warga Sukabumi Terancam 5 Tahun Penjara dan Denda Rp100 Miliar

Nasional
| Senin, 27 Oktober 2025
Foto: Pelatih Oxford United Ungkap Cedera Ole Romeny Cukup Serius, Diragukan Tampil di Final Piala Presiden 2025 | Pifa Net

Pelatih Oxford United Ungkap Cedera Ole Romeny Cukup Serius, Diragukan Tampil di Final Piala Presiden 2025

Timnas Indonesia
| Sabtu, 12 Juli 2025
Foto: Kebun Binatang China Jual Kencing Harimau untuk Obat Rematik, Minat Beli? | Pifa Net

Kebun Binatang China Jual Kencing Harimau untuk Obat Rematik, Minat Beli?

China
| Minggu, 2 Februari 2025

Berita Terkait

Nasional

Foto: DPR RI Minta Pemerintah Tak Sembrono Buka Larangan Ekspor Pasir Laut | Pifa Net

DPR RI Minta Pemerintah Tak Sembrono Buka Larangan Ekspor Pasir Laut

PIFA, Nasional -  Anggota Komisi VI DPR RI, Luluk Nur Hamidah, meminta pemerintah untuk mengkaji ulang Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 26 Tahun 2023 tentang Pengelolaan Hasil Sedimentasi di Laut. Aturan ini membuka kembali larangan ekspor pasir laut yang telah ditutup selama 20 tahun. "Saya harap pemerintah tidak sembrono menerbitkan kebijakan. Maka, saya minta PP ini perlu dikoreksi, dikaji ulang, bahkan kalau perlu dibatalkan," kata Luluk dalam keterangan tertulisnya yang dimuat dalam laman DPR RI, Rabu (7/6) kemarin. Sejak tahun 2003, Indonesia telah melarang ekspor pasir laut dengan pertimbangan lingkungan. Presiden pada saat itu, Megawati Soekarnoputri, setuju dengan penghentian ekspor pasir laut melalui Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 117 Tahun 2003. Larangan tersebut bertujuan untuk menghentikan kerusakan lingkungan, mencegah pelanggaran batas maritim, dan menghentikan kerusakan pulau-pulau kecil. Namun, larangan ini juga menimbulkan masalah, termasuk adanya kegiatan pengiriman pasir secara ilegal. Luluk mendorong pemerintah untuk memperkuat larangan tersebut, bukan membuat aturan yang membuka kembali izin ekspor pasir laut. Ia khawatir bahwa langkah ini dapat melegalkan pengiriman pasir laut ke luar negeri. Luluk juga meminta pemerintah mencabut Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2023. Menurutnya, aturan yang membuka kembali izin ekspor pasir laut lebih berbahaya daripada bermanfaat. Ia mengingatkan bahwa kebocoran penyelundupan pasir laut yang melibatkan oknum aparat dan pejabat telah terjadi sebelumnya, dan tidak ada jaminan bahwa hal ini tidak akan terulang jika peluang ini dibuka. Luluk juga mengingatkan pemerintah untuk mempertimbangkan dampak jangka panjang dari pengerukan pasir laut, karena dapat merusak kelestarian lingkungan. Selain itu, ekspor pasir laut dapat mengurangi sumber daya lingkungan dan mengancam eksistensi ekosistem pesisir dan pulau-pulau kecil di Indonesia. "Menurut saya, pemerintah terkesan mengulang kembali kebijakan yang pernah dilarang karena membahayakan ekologi demi kepentingan ekonomi semata. Padahal kondisi ekologi laut kita sedang tidak baik-baik saja, ditandai dengan kerusakan serius mangrove di sejumlah wilayah dan abrasi yang terus berlangsung," papar Luluk. Luluk menegaskan bahwa ia akan mengawal kebijakan pengerukan pasir laut ini. Ia menolak kebijakan tersebut dan berharap pemerintah mendengarkan masukan dari berbagai pihak, terutama dengan banyaknya kritik terhadap aturan ini. Pasir laut merupakan isu yang krusial yang melibatkan ekologi dan kedaulatan negara. (yd)

Indonesia
| Kamis, 8 Juni 2023

Lifestyle

Foto: 6 Ide Olahan Menu Daging Kurban Selain Sate dan Rendang | Pifa Net

6 Ide Olahan Menu Daging Kurban Selain Sate dan Rendang

PIFA, Lifestyle - Hari Raya Idul Adha identik dengan hidangan spesial berbahan utama daging hewan kurban, baik sapi maupun kambing. Berbagai menu biasanya dihadirkan pada hari tersebut. Sate biasanya menjadi olahan yang paling banyak dibuat dari daging kurban tersebut. Nah, jika kamu bosan mengolah sate tiap tahunnya, ada beberapa ide olahan daging kurban. Apa saja berikut di antaranya: 1. Rawon Kuliner kebanggaan masyarakat Surabaya ini merupakan hidangan berkuah dengan warna hitam pekat, yang berasal dari kluwek, yang terasa sedikit asam. Rawon biasanya dihidangkan dengan pelengkap seperti kecambah, telur asin, sambal terasi hingga kerupuk udang. 2. Semur Daging Semur daging sapi merupakan salah satu referensi untuk mengolah daging hasil kurban nanti. Hidangan daging berkuah yang manis dan gurih ini biasanya dilengkapi dengan isian telur dan kentang rebus. Semangkuk semur sangat lezat jika disantap dengan nasi hangat.  3. Oseng Mercon Bagi para pencinta masakan pedas, oseng mercon dapat menjadi pilihan yang tepat. Daging sapi kurban dapat dijadikan olahan oseng mercon yang pedas dan gurih. Makanan asal Yogyakarta ini terdiri dari tumisan yang menggunakan tetelan, daging dan koyor sapi yang diracik dengan cabe rawit merah sebagai bahan utamanya. Meskipun menyajikan hidangan super pedas, oseng mercon masih menjadi favorit masyarakat, khususnya para pencinta pedas. 4. Asem-asem Daging Asem-asem daging merupakan menu daging berkuah cenderung bening, yang diberi bumbu cabai, tomat muda atau belimbing, sayur hingga cabai. Bumbu yang meresap hingga ke daging kambing atau sapi menghadirkan cita rasa yang asam, pedas dan menyegarkan. 5. Daging Bumbu Pindang Bumbu pindang yang diolah bersama dengan daging menjadikan olahan daging berkuah yang gurih, asam dan segar. Bumbu rempah dan cabai dapat semakin melengkapi cita rasa masakan ini. Selain itu, tambahan kluwek membuat rasa dari daging bumbu pindang semakin pekat. 6. Daging Rica-rica Menu asal Sulawesi ini juga dapat menjadi referensi dalam mengolah daging kurban agar semakin bervariasi. Rica-rica merupakan bumbu masakan yang super pedas. Warna bumbunya merah menyala karena didominasi oleh cabai merah, bawang merah, bawang putih, daun bawang, dan daun kemangi, dan juga tomat. Tak hanya pedas, tapi rica-rica juga memiliki aroma yang menggugah selera. detikers dapat menggunakan daging kambing maupun sapi sebagai bahan utamanya. (ly)

Indonesia
| Jumat, 14 Juni 2024

Lokal

Foto: Bupati Kapuas Hulu Hadiri Perayaan Syukur Atas Panen Padi di Desa Tanjung Karang | Pifa Net

Bupati Kapuas Hulu Hadiri Perayaan Syukur Atas Panen Padi di Desa Tanjung Karang

PIFA, Lokal - Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, menghadiri acara Dange atau Gawai Dayak di Desa Tanjung Karang, Kecamatan Putussibau Utara, pada Senin pagi, 13 Mei 2024. Kegiatan tersebut dilaksanakan di rumah adat Idaa Beraan dan merupakan bentuk syukur atas hasil pekerjaan pada tahun sebelumnya. Pada kesempatan tersebut, Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, menyampaikan agar para orang tua bisa menyalurkan pengetahuan tentang adat dan budaya Kayaan Mendalam kepada generasi muda. "Boleh saja kita mengikuti perkembangan zaman, seperti teknologi, pendidikan, dan lainnya. Tetapi jangan lupakan adat dan budaya kita," ucap Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan. Bupati Kapuas Hulu yang karib disapa Bang Sis juga mengingatkan bahwa menyalurkan dan mempertahankan adat dan budaya Kayaan Mendalam merupakan tugas bersama. "Saya bangga melihat Dange/Gawai Dayak di Desa Tanjung Karang, karena banyak pemuda/i dan anak-anak ikut terlibat bahkan mengisi acara seperti menyanyi lagu daerah, menari, bahkan membawa syair," pungkasnya.

Kapuas Hulu
| Kamis, 4 Juli 2024
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5