Warga sipil Kamboja pergi dari rumah mereka di dekat perbatasan dengan Thailand ke tempat penampungan di Siem Reap, Kamboja, 8 Desember 2025. (ANTARA/Xinhua/HO-Agence Kampucheaua Presse​​​​​​​/aa)

Warga sipil Kamboja pergi dari rumah mereka di dekat perbatasan dengan Thailand ke tempat penampungan di Siem Reap, Kamboja, 8 Desember 2025. (ANTARA/Xinhua/HO-Agence Kampucheaua Presse​​​​​​​/aa)

Berandascoped-by-BerandaInternasionalscoped-by-InternasionalBentrokan Perbatasan Thailand–Kamboja Tewaskan Tiga Tentara Thailand

Bentrokan Perbatasan Thailand–Kamboja Tewaskan Tiga Tentara Thailand

Internasional | Rabu, 10 Desember 2025

PIFA, Internasional - Sedikitnya tiga tentara Thailand dilaporkan tewas dalam bentrokan bersenjata dengan pasukan Kamboja di wilayah perbatasan kedua negara. Media Thailand menyebutkan konflik tersebut masih terus berlanjut sejak awal Desember.

Militer Thailand membenarkan bahwa tiga prajuritnya meninggal dunia dan 29 lainnya mengalami luka-luka akibat bentrokan dengan pasukan Kamboja yang terjadi sejak 7 Desember. Informasi itu dilaporkan Thai Enquirer pada Selasa (9/12).

Sehari sebelumnya, sedikitnya tujuh warga sipil di Kamboja dilaporkan tewas akibat serangan udara jet tempur F-16 milik Thailand. Serangan udara tersebut kembali berlanjut pada Selasa, setelah Tentara Kerajaan Thailand menuduh pasukan Kamboja menembakkan artileri yang merusak dua rumah warga di wilayah Ban Khok Thahan pada Senin malam.

Sementara itu, pemerintah Kamboja membantah tudingan tersebut dan justru menuduh Thailand melakukan “operasi militer agresif” di wilayah kedaulatan Kamboja.

Hubungan kedua negara Asia Tenggara yang bertetangga itu diketahui memburuk sejak Juli lalu akibat sengketa perbatasan yang memicu sejumlah bentrokan fatal. Ketegangan sempat mereda setelah pada 26 Oktober pemimpin Thailand dan Kamboja menandatangani perjanjian gencatan senjata dan kesepakatan damai di Kuala Lumpur.

Kesepakatan tersebut disaksikan langsung oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim. Namun, insiden kekerasan kembali terjadi meski gencatan senjata telah disepakati.

Pada Senin, Presiden AS Donald Trump mendesak Thailand dan Kamboja untuk sepenuhnya menghormati perjanjian gencatan senjata dan segera mengakhiri konflik. Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim juga menyerukan kepada kedua pihak agar menahan diri demi mencegah eskalasi lebih lanjut.

Rekomendasi

Foto: Mahasiswa 22 Tahun Tewas Terlindas Truk di Jalan Perdamaian, Kubu Raya | Pifa Net

Mahasiswa 22 Tahun Tewas Terlindas Truk di Jalan Perdamaian, Kubu Raya

Kubu Raya
| Minggu, 21 September 2025
Foto: 87 Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Dibatalkan Akibat Erupsi Gunung Lewotobi | Pifa Net

87 Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Dibatalkan Akibat Erupsi Gunung Lewotobi

Nasional
| Rabu, 18 Juni 2025
Foto: Banyak Perkara Vonis Bebas, Komisi III DPR Soroti Kinerja Kejati Kalbar | Pifa Net

Banyak Perkara Vonis Bebas, Komisi III DPR Soroti Kinerja Kejati Kalbar

Kalbar
| Sabtu, 15 Februari 2025
Foto: Profil Jordi Cruyff, Penasihat Teknik PSSI Legenda Belanda yang Pernah Perkuat MU & Barcelona | Pifa Net

Profil Jordi Cruyff, Penasihat Teknik PSSI Legenda Belanda yang Pernah Perkuat MU & Barcelona

Indonesia
| Rabu, 12 Maret 2025
Foto: 31 OPD Berlaga dalam Lomba Paduan Suara HUT Pemprov Kalbar ke-68 | Pifa Net

31 OPD Berlaga dalam Lomba Paduan Suara HUT Pemprov Kalbar ke-68

Kalbar
| Sabtu, 25 Januari 2025
Foto: 2 Bocah Perempuan di Serang Jadi Korban Penculikan Setelah Berkenalan Lewat Game Online | Pifa Net

2 Bocah Perempuan di Serang Jadi Korban Penculikan Setelah Berkenalan Lewat Game Online

Banten
| Selasa, 25 Maret 2025
Foto: Satu Dekade NMAX di Indonesia, Pelopor Inovasi yang Sukses Ciptakan Trend Setter di Pasar Sepeda Motor Nasional | Pifa Net

Satu Dekade NMAX di Indonesia, Pelopor Inovasi yang Sukses Ciptakan Trend Setter di Pasar Sepeda Motor Nasional

Indonesia
| Senin, 28 April 2025
Foto: Donald Trump Berseloroh Ingin Jadi Pengganti Paus Fransiskus | Pifa Net

Donald Trump Berseloroh Ingin Jadi Pengganti Paus Fransiskus

Amerika Serikat
| Rabu, 30 April 2025
Foto: Razman Nasution Tetap Dampingi Vadel Badjideh Meski BAS Advokatnya Dibekukan, Hotman Paris Bilang Begini | Pifa Net

Razman Nasution Tetap Dampingi Vadel Badjideh Meski BAS Advokatnya Dibekukan, Hotman Paris Bilang Begini

Pifabiz
| Sabtu, 15 Februari 2025
Foto: Idzes Tampil Solid saat Venezia Tahan Imbang Napoli Tanpa Gol | Pifa Net

Idzes Tampil Solid saat Venezia Tahan Imbang Napoli Tanpa Gol

Italia
| Minggu, 16 Maret 2025

Berita Terkait

Pifabiz

Foto: MKD DPR Bakal Panggil Uya Kuya Setelah Kontroversi Rekaman di Lokasi Kebakaran LA | Pifa Net

MKD DPR Bakal Panggil Uya Kuya Setelah Kontroversi Rekaman di Lokasi Kebakaran LA

PIFAbiz - Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI akan memanggil anggota DPR dari Fraksi PAN, Surya Utama, atau yang akrab dikenal Uya Kuya, terkait kontroversi rekaman di lokasi kebakaran di Los Angeles, Amerika Serikat. Ketua MKD Nazaruddin Dek Gam mengungkapkan bahwa MKD akan meminta klarifikasi dari Uya Kuya setelah DPR kembali aktif pasca-reses.Nazaruddin menyesalkan tindakan Uya Kuya, yang dianggap tidak peka terhadap musibah. "Ini jadi pembelajaran agar menjaga situasi di mana konten bisa dibuat tanpa mengganggu orang yang sedang berduka," ujarnya.Sebelumnya, Uya Kuya viral karena merekam kebakaran di Los Angeles, yang menuai protes dari warga setempat yang merasa terganggu dan menuduhnya melakukan "nirempati" atau memanfaatkan kesulitan orang lain untuk keuntungan pribadi. Uya pun telah meminta maaf dan menghapus video tersebut. Ia menjelaskan bahwa konten itu dibuat atas permintaan wartawan Indonesia, untuk mengklarifikasi hoaks terkait kebakaran.

Jakarta
| Selasa, 21 Januari 2025

Sports

Foto: Semifinal Piala Dunia: Kroasia vs Argentina, Maroko vs Prancis, Siapa Jagoanmu? | Pifa Net

Semifinal Piala Dunia: Kroasia vs Argentina, Maroko vs Prancis, Siapa Jagoanmu?

Berita Sports, PIFA - Laga perempat final Piala Dunia 2022 di Qatar sudah rampung, Maroko dan Prancis menjadi 2 tim terakhir yang lolos ke semifinal. Sesuai jadwal, laga semi final akan dimainkan pada tanggal 14 dan 15 Desember mendatang. Kroasia menjadi tim pertama yang memastikan diri lolos ke semifinal Piala Dunia 2022. Selanjutnya disusul Argentina, Maroko dan Prancis. Kroasia, lolos setelah mengalahkan Brasil lewat adu penalti, pada Jumat (9/12) malam WIB.  Duel Kroasia vs Brasil berlangsung di Education City Stadium, Al Rayyan, berakhir 1-1 hingga babak perpanjangan waktu. Setelahnya, Luka Modric dkk berhasil menundukkan skuad Brasil lewat babak adu penalti, dengan skor kemenangan. Capaian yang baik untuk Timnas Kroasia, sebelumnya mereka juga melaju ke babak semi final pada gelaran Piala Dunia di Rusia 2018 lalu.  Argentina menjadi tim kedua yang melaju ke perempat final. Laga Belanda vs Argentina yang digelar di Lusail Iconic Stadium, Lusail dini hari ini (10/12) juga diakhiri dengan babak adu penalti, skornya 4-3. Kiper, Emiliano Martinez menjadi salah satu aktor kemenangan Argentina, ia sukses menepis dua penalti pertama Belanda. Tim ketiga yang lolos adalah Maroko, rekor baru untuk Piala Dunia tahun ini. Maroko menjadi negara Afrika pertama yang lolos ke semi final Piala Dunia. Lebih lanjut, tim keempat yakni Prancis. Mereka menundukkan Inggris dengan skor tipis 2-1 di babak perempat final, Minggu (11/12) dini hari WIB. Pada babak semifinal nanti, Kroasia akan berhadapan dengan Argentina di Lusail Stadium, Rabu (14/12) pukul 02.00 WIB. Sementara laga lainnya, mempertemukan Maroko dan Prancis pada Kamis (15/12) pukul 02.00 WIB. Maroko menjadi tim kuda hitam yang sejauh ini tampil apik di Piala Dunia Qatar. Tim berjuluk "Singa Atlas" ini bahkan clean sheets kala melawan Kroasia, Belgia, Spanyol, dan Portugal. Dari 4 tim itu, siapa yang kamu jagokan tembus ke babak final?

Qatar
| Minggu, 11 Desember 2022

Lokal

Foto: Hadiri FGD Lintas Agama Songsong Pemilu 2024, Kabinda Kalbar Ingatkan Soal Dinamika Sosial Politik | Pifa Net

Hadiri FGD Lintas Agama Songsong Pemilu 2024, Kabinda Kalbar Ingatkan Soal Dinamika Sosial Politik

Berita Lokal, PIFA - Kepala Badan Intelijen Daerah (BINDA) Brigjen Pol Rudy Tranggono, ST, MK menghadiri Focus Group Discussion (FGD) di Aula Kantor FKUB Kalimantan Barat di Pontianak, Selasa (16/8/2022). Dalam kesempatan itu, Kabinda memaparkan kondisi sosial politik yang terjadi dilingkungan masyarakat dan mengingatkan dampak serta penanganannya. FGD yang mengangkat tema ‘Kontribusi Strategi Tokoh Lintas Agama Dalam Merawat Kerukunan Songsong Pesta Demokrasi 2024’ itu, Kabinda bersama Ketua FKUB Kalimantan Barat Ismail Ruslan, Ketua KPU Kalbar Ramdan, S.pdi, M.pd, Ketua Bawaslu Kalbar Ruhermansyah, SH serta Perwakilan Polda Kalbar Hasbullah tampil sebagai pembicara. “Saat ini, dinamika sosial politik di Kalbar yakni terjadinya penggunaan politik identitas yang membentuk polarisasi masyarakat. Sehingga meningkatkan potensi konflik SARA, beredar hoax hingga ujaran kebencian,” kata Kabinda dihadapan peserta FGD FKUB Kalbar.  Bahkan, lanjut Kabinda potensi konflik pasca perhitungan suara Pilpres serta munculnya berbagai gugatan Pemilu, termasuk permasalahan administrasi pemilih menjadi permasalahan kompleks di masyarakat Kalbar. “Semua ini merupakan gambaran dari Pemilu 2019 lalu. Maka, saya berharap berbagai persoalan yang terjadi dimasa lalu tidak terulang lagi di Pemilu 2024,” harap Kabinda. Kabinda pun mengungkapkan potensi instabilitas keamanan di Kalbar pada pemilu 2024 mendatang. Saat ini, lanjut Kabinda telah muncul kelompok-kelompok di masyarakat yang mendeklarasikan dukungan terhadap calon Presiden.  “Kemudian, muncul pula ormas-ormas kesukuan yang menggunakan simbol-simbol atau istilah yang di larang dalam undang-undang menjelang tahun politik Pemilu 2024,” sebut Kabinda.  Bahkan, masih menurut Kabinda, meningkatnya sentimen premodial. Hal itu terlihat dari meningkatnya kasus sengketa perburuhan maupun perkebunan. Dan yang terjadi dilapangan, persoalan demonstrasi menyangkut sengketa lahan, namun massa aksi justru kelompok kesukuan. “Sudah muncul konflik sosial bernuansa SARA di masyarakat. Sehingga, kita sulit menikmati toleransi antar umat beragama. Tidak seperti dulu, kita masih bisa merasakan nikmatnya kerukunan dan toleransi beragama di masyarakat,” tuturnya. Maka, Kabinda mengingatkan semua pihak untuk mewaspadai ancaman laten pada pelaksanaan Pemilu 2024. Terutama menyangkut penggunaan politik identitas yang menjadi ancaman konflik di masyarakat. “Praktik politik identitas ini mencakup radikalisme penyesatan masyarakat, hancurnya konstruksi sosial, dan konflik horizontal. Bicara konflik horizontal, saya punya pengalaman keitka di Poso. Maka, saya tidak ingin hal itu terjadi di Kalbar,” tegasnya. Terakhir, Kabinda mengatakan peran para tokoh lintas agama sebagai influenser mampu memberikan pengaruh positif di masyarakat. Supaya, tercipta stabilitas kamtibmas yang kondusif. “Disamping itu, tokoh lintas agama juga menjadi komunikator umat beragama, stabilisator keharmonisan hubungan bermasyarakat, mediator penghubung dalam upaya penangan konflik sosilal, gete keeper mencegah masuknya pengaruh negatif, hoax, ujaran kebencian dan provokasi,” pungkasnya. 

Kalbar
| Selasa, 16 Agustus 2022
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5