BI Kalbar Hadirkan Layanan Penukaran Uang SERUNAI 2025 Sambut Natal dan Tahun Baru

BI Kalbar Hadirkan Layanan Penukaran Uang SERUNAI 2025 Sambut Natal dan Tahun Baru

Berandascoped-by-BerandaLokalscoped-by-LokalBI Kalbar Hadirkan Layanan Penukaran Uang SERUNAI 2025 Sambut Natal dan Tahun Baru

BI Kalbar Hadirkan Layanan Penukaran Uang SERUNAI 2025 Sambut Natal dan Tahun Baru

Lokal | Jumat, 19 Desember 2025

PIFA, Lokal - Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat menghadirkan layanan penukaran uang bertajuk Semarak Rupiah di Hari Natal Penuh Damai (SERUNAI) 2025 guna memenuhi kebutuhan masyarakat akan uang Rupiah layak edar menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat, Doni Septadijaya, mengatakan program SERUNAI 2025 dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia pada 8 hingga 23 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan Bank Indonesia untuk memastikan ketersediaan uang Rupiah yang cukup, aman, dan berkualitas di tengah meningkatnya kebutuhan transaksi masyarakat.

“Kegiatan SERUNAI 2025 dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia pada 8 hingga 23 Desember 2025. Program ini merupakan agenda tahunan Bank Indonesia dalam rangka menjaga ketersediaan uang Rupiah yang cukup, aman, dan berkualitas selama periode meningkatnya kebutuhan transaksi masyarakat,” ujar Doni di Pontianak, Kamis.

Ia menjelaskan, SERUNAI 2025 diselenggarakan sebagai bagian dari amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang serta Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia, yang telah diperbarui melalui Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK). Melalui regulasi tersebut, Bank Indonesia ditugaskan menyediakan uang Rupiah bagi masyarakat sekaligus menjaga kelancaran sistem pembayaran nasional.

Tahun ini, SERUNAI mengusung tema “Rupiah Terjaga untuk Natal Penuh Kasih” dengan tujuan memastikan terpenuhinya kebutuhan uang Rupiah yang tepat jumlah, tepat pecahan, dan tepat lokasi. Selain itu, kegiatan ini juga diarahkan untuk meningkatkan literasi, kepedulian, serta kebanggaan masyarakat terhadap Rupiah.

“Untuk wilayah Kalimantan Barat, SERUNAI 2025 dilaksanakan melalui empat bentuk kegiatan utama, yakni layanan penukaran uang melalui 33 perbankan dan empat kas titipan, kas keliling ritel yang difokuskan pada rumah ibadah dan aktivitas keagamaan, layanan penukaran bagi mitra kerja utama daerah, serta kegiatan edukasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah,” tuturnya.

Kas keliling ritel menjadi salah satu layanan utama yang menyasar langsung jemaat gereja. Layanan ini hadir di sejumlah rumah ibadah, seperti Gereja Katedral Santo Yosef, Gereja Katolik Keluarga Kudus, GBI El-Shadai Pontianak, dan Gereja HKBP Pontianak, sehingga masyarakat dapat menukarkan uang baru secara mudah, dekat, dan nyaman.

Secara nasional, Bank Indonesia menyiapkan uang tunai sebesar Rp283,1 miliar untuk mendukung layanan penukaran SERUNAI 2025, meningkat 32,86 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, untuk wilayah Kalimantan Barat disiapkan uang tunai sebesar Rp3,43 miliar atau naik 15,5 persen dibandingkan periode Natal dan Tahun Baru 2024.

Layanan penukaran diberikan melalui paket senilai Rp5 juta per orang dengan komposisi pecahan Rp100.000 hingga Rp5.000. Skema ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap uang pecahan kecil dan menengah selama perayaan Natal dan Tahun Baru.

Selain penukaran uang, SERUNAI 2025 juga diisi dengan edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah (CBPR). Edukasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai ciri keaslian Rupiah, cara merawat uang, serta penggunaan Rupiah secara bijak.

“Edukasi disampaikan dengan pendekatan ringan dan interaktif kepada berbagai kelompok usia, baik secara langsung saat layanan penukaran di rumah ibadah dan Rumah Adat Radakng Pontianak, maupun melalui media sosial,” kata Doni.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Bank Indonesia berharap dapat menumbuhkan literasi keuangan dan perilaku positif sejak dini, sekaligus memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara.

SERUNAI 2025 terselenggara berkat sinergi Bank Indonesia dengan pemerintah daerah, perbankan, tokoh agama, serta para mitra kerja. Kolaborasi ini menjadi wujud komitmen bersama dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas.

“Dalam semangat Natal yang penuh kasih, Bank Indonesia berharap SERUNAI 2025 dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mendukung kelancaran aktivitas ekonomi, serta memperkuat kehangatan perayaan Natal dan Tahun Baru. Kami juga mengajak masyarakat untuk menggunakan Rupiah secara bijak dan merawatnya sebagai simbol persatuan dan kedaulatan bangsa,” pungkas Doni.

Rekomendasi

Foto: KPK Periksa Politikus Senior PPP Djan Faridz dalam Kasus Suap Harun Masiku | Pifa Net

KPK Periksa Politikus Senior PPP Djan Faridz dalam Kasus Suap Harun Masiku

Indonesia
| Rabu, 26 Maret 2025
Foto:   Google Akan Mengajukan Banding Terhadap Putusan Pengadilan AS dalam Kasus Monopoli Mesin Pencari | Pifa Net

Google Akan Mengajukan Banding Terhadap Putusan Pengadilan AS dalam Kasus Monopoli Mesin Pencari

Tekno
| Selasa, 3 Juni 2025
Foto: Jelang Final Coppa Italia, Sergio Conceicao Tekankan Mentalitas Bertarung Rossoneri | Pifa Net

Jelang Final Coppa Italia, Sergio Conceicao Tekankan Mentalitas Bertarung Rossoneri

Italia
| Rabu, 14 Mei 2025
Foto: BGN Ungkap Penyebab Maraknya Keracunan pada Program Makan Bergizi Gratis di Jawa Barat | Pifa Net

BGN Ungkap Penyebab Maraknya Keracunan pada Program Makan Bergizi Gratis di Jawa Barat

Nasional
| Kamis, 20 November 2025
Foto: OPPO A5i Resmi Hadir di Indonesia, Tawarkan Ketahanan Militer dan Harga Terjangkau Rp1,5 Jutaan | Pifa Net

OPPO A5i Resmi Hadir di Indonesia, Tawarkan Ketahanan Militer dan Harga Terjangkau Rp1,5 Jutaan

Tekno
| Rabu, 11 Juni 2025
Foto: Spotify Rayakan Hari Anak Nasional 2025 dengan Playlist Khusus Karakter Film "Jumbo" | Pifa Net

Spotify Rayakan Hari Anak Nasional 2025 dengan Playlist Khusus Karakter Film "Jumbo"

Pifabiz
| Rabu, 23 Juli 2025
Foto: Musisi Fariz RM Kembali Ditangkap untuk Keempat Kalinya Terkait Dugaan Penyalahgunaan Narkoba | Pifa Net

Musisi Fariz RM Kembali Ditangkap untuk Keempat Kalinya Terkait Dugaan Penyalahgunaan Narkoba

Jakarta
| Kamis, 20 Februari 2025
Foto: Irfan Hakim Berbagi Kisah Keseruan Lepas 30 Ekor Arwana Super Red di Danau Sentarum untuk Konservasi | Pifa Net

Irfan Hakim Berbagi Kisah Keseruan Lepas 30 Ekor Arwana Super Red di Danau Sentarum untuk Konservasi

Indonesia
| Rabu, 12 Februari 2025
Foto:  Timnas Indonesia Tiba di Jepang, Siap Hadapi Laga Penutup Kualifikasi Piala Dunia 2026 | Pifa Net

Timnas Indonesia Tiba di Jepang, Siap Hadapi Laga Penutup Kualifikasi Piala Dunia 2026

Timnas Indonesia
| Senin, 9 Juni 2025
Foto: IRGC: Operasi terhadap Israel Akan Terus Berlanjut hingga Kehancuran Total Rezim Zionis | Pifa Net

IRGC: Operasi terhadap Israel Akan Terus Berlanjut hingga Kehancuran Total Rezim Zionis

Internasional
| Senin, 16 Juni 2025

Berita Terkait

Nasional

Foto: Meita Irianty Ngaku Khilaf Aniaya 2 Balita di Wensen School | Pifa Net

Meita Irianty Ngaku Khilaf Aniaya 2 Balita di Wensen School

PIFA, Nasional - Meita Irianty, kepala Wensen School, mengaku kepada polisi bahwa tindakannya menganiaya dua balita di sekolahnya dilakukan karena khilaf. Pernyataan ini disampaikan Kapolres Metro Depok Kombes Arya Perdana dalam konferensi pers di Polres Metro Depok pada Kamis (1/8). Kapolres Arya menjelaskan bahwa motif penganiayaan tersebut masih dalam penyelidikan lebih lanjut.  "Sementara ini, yang bersangkutan mengaku khilaf. Namun, kami akan mendalami motifnya secara lebih mendalam saat pemeriksaan, termasuk pemeriksaan psikologis yang akan dilakukan," ujar Arya. Dua balita yang menjadi korban adalah MK yang berusia dua tahun dan HW yang berusia sembilan bulan. Arya menjelaskan bahwa MK dalam kondisi baik namun mengalami trauma. Polisi akan melakukan visum psikiatrikum untuk mendalami kondisi psikologis MK. Sementara itu, HW diduga mengalami dislokasi kaki akibat dibanting oleh Meita. Korban HW akan menjalani visum dan rontgen untuk pemeriksaan lebih lanjut. "Video CCTV menunjukkan HW dibanting," tambah Arya. Meita Irianty diketahui adalah pemilik sekaligus pengasuh di Wensen School. Ia rutin hadir setiap hari di daycare tersebut, yang saat ini menampung sepuluh anak. Meita dijerat dengan Pasal 80 Ayat (1) Jo Pasal 80 Ayat 2 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara. (ad)

Depok
| Kamis, 1 Agustus 2024

Lokal

Foto: Komisi I DRPD Kalbar Monitoring Persoalan Sengketa Lahan di Sanggau | Pifa Net

Komisi I DRPD Kalbar Monitoring Persoalan Sengketa Lahan di Sanggau

Berita Lokal, PIFA – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Barat, menggelar monitoring di Kabupaten Sanggau, Jumat (19/8/2022). Monitoring itu membahas persoalan sengketa lahan Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan dan masyarakat. Rombongan DPRD Kalbar dipimpin Wakil Ketua DPRD Kalbar, Syarif Amin Muhammad dan Ketua Komisi I, Angeline Fremalco. Agenda tersebut dilaksanakan di Kantor Bupati Sanggau dihadiri pejabat daerah setempat. “Kegiatan yang kami laksanakan ini, untuk memperoleh masukan terkait sengketa lahan pada HGU perkebunan dengan masyarakat setempat,” kata Angeline. Selain mendapat masukan terkait sengketa lahan HGU, hal lain yang menjadi fokus adalah pengumpulan informasi persoalan sengketa di hutan lindung. Sebab memang tak dipungkiri, masalah ini masih terus bergulir. “Juga sengketa terkait pemukiman masyarakat yang masuk kawasan hutan lindung, serta hal-hal terkait lainnya,” ujar Angeline. Sementara itu, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengenal tiga terminologi kasus pertanahan. Yaitu sengketa, konflik dan perkara pertanahan.  Sengketa tanah adalah perselisihan pertanahan antara orang perseorangan, badan hukum atau lembaga yang tidak berdampak luas.  Lalu, perkara tanah diartikan sebagai perselisihan pertanahan yang penanganan dan penyelesaian melalui lembaga peradilan.  Untuk konflik tanah, sedikit berbeda dengan sengketa tanah, namun mempunyai dampak yang luar biasa. Disebut konflik, apabila permasalahan tersebut mempunyai kecenderungan atau sudah berdampak luas.  Konflik inilah yang menjadi keributan besar karena melibatkan banyak pihak, mulai dari masyarakat, korporasi, dan melibatkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Bahkan tak jarang, konflik tanah juga menimbulkan keresahan sosial, keamanan, dan kerugian ekonomi yang tidak sedikit. Kabupaten Sanggau sendiri, pada medio 2019 lalu, menjadi wilayah percontohan reforma agraria dan moratorium sawit. Selain itu, daerah ini juga menjadi percontohan penyelesaian konflik. Pada tahun ini, sebanyak 1.900 bidang lahan di Kabupaten Sanggau masuk dalam redistribusi tanah. 500 bidang diantaranya merupakan tanah berstatus Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan yang dilepaskan untuk masyarakat. Pihak terkait setempat, tengah mengidentifikasi dan menginventarisir lokasi tanah bersama perangkat desa dan pihak perusahaan. 500 bidang tanah HGU perusahaan tersebut berada di Desa Pana, Kecamatan Kapuas dan Desa Melenggang di Kecamatan Sekayam. Pelepasan tanah HGU dari perusahaan ke masyarakat, ditargetkan selesai pada September mendatang. Beberapa bulan belakangan ini, BPN Sanggau mempersiapkan syarat-syarat pelepasan status HGU tersebut.

Kalbar
| Sabtu, 20 Agustus 2022

Politik

Foto: Ketua DPR RI Tegas Tolak Relokasi Rakyat Gaza ke Indonesia : Gaza Milik Palestina | Pifa Net

Ketua DPR RI Tegas Tolak Relokasi Rakyat Gaza ke Indonesia : Gaza Milik Palestina

PIFA.CO.ID, POLITIK - Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan penolakannya terhadap gagasan relokasi rakyat Palestina dari Gaza ke negara lain, termasuk Indonesia. Pernyataan ini disampaikan Puan saat membuka Konferensi ke-19 Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC) di Gedung Nusantara, DPR RI, Jakarta, pada Rabu malam, 14 Mei 2025. Sikap tegas Puan tersebut mendapat sambutan hangat dan tepuk tangan dari para delegasi negara anggota OKI yang hadir dalam forum tersebut.Dalam pidatonya, Puan menyoroti situasi kemanusiaan di Gaza yang semakin memburuk akibat agresi militer Israel. Ia menegaskan bahwa Gaza adalah hak dan milik rakyat Palestina, sehingga relokasi bukanlah solusi yang adil. "Kita harus menolak gagasan merelokasi rakyat Palestina dari wilayah Gaza. Gaza adalah milik rakyat Palestina. Gaza harus dibangun kembali tidak hanya dengan gedung dan tembok, namun juga dengan harga diri, keadilan, dan harapan," tegas Puan di hadapan ratusan delegasi dari 37 negara anggota dan negara pengamat PUIC.Puan juga mengajak parlemen negara-negara anggota OKI untuk memperkuat advokasi internasional demi pengakuan kemerdekaan Palestina secara resmi. Ia menekankan pentingnya membangun kembali Gaza, tidak hanya secara fisik, tetapi juga dengan memulihkan martabat dan harapan rakyat Palestina."Kita harus dapat membantu dengan berbagai cara dan pengaruh yang kita miliki untuk mengakhiri situasi yang tidak berperikemanusiaan di Gaza," tambah Puan.Sikap Puan ini juga sejalan dengan posisi pemerintah Indonesia yang menolak relokasi permanen warga Gaza ke luar Palestina. Pemerintah hanya siap mengevakuasi sementara warga Palestina yang terluka untuk dirawat di Indonesia, dan setelah pulih mereka akan dipulangkan kembali ke Gaza. Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Mardani Ali Sera, menegaskan bahwa penolakan relokasi oleh Puan tidak bertentangan dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan evakuasi bersifat sementara dan kemanusiaan.Dengan sikap tegas ini, Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung hak-hak rakyat Palestina dan menolak segala bentuk upaya pengusiran atau relokasi yang bertentangan dengan prinsip keadilan dan kemerdekaan bangsa Palestina.

Indonesia
| Jumat, 16 Mei 2025
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5