BMKG Laporkan Ada Tiga Siklon Kepung Indonesia Kepada Prabowo Subianto
Nasional | Selasa, 16 Desember 2025
BMKG Laporkan Ada Tiga Siklon Kepung Indonesia Kepada Prabowo Subianto. (Ist)
Nasional | Selasa, 16 Desember 2025










Lifestyle

PIFA, Lifestyle - Nafsu makan yang baik dianggap sebagai tanda kesejahteraan, sehingga wajar jika Anda merasa khawatir ketika mengalami penurunan nafsu makan selama berhari-hari. Menurut Dr. Rajesh Kumar Budhiraja dari Asian Hospital Faridabad, ada beberapa alasan yang perlu diperhatikan jika Anda kehilangan nafsu makan, dan pemantauan kesejahteraan secara keseluruhan serta konsultasi dengan profesional kesehatan dapat membantu mendiagnosis dan mengelola potensi risiko kesehatan yang efektif. Tantangan Gastrointestinal Penurunan nafsu makan secara tiba-tiba mungkin disebabkan oleh masalah pencernaan. Kondisi seperti penyakit radang usus (IBD), maag, dan tukak lambung dapat mempengaruhi saluran pencernaan, menyebabkan nyeri dan berkurangnya nafsu makan. Perhatian cepat terhadap masalah ini penting untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. Kerusakan Tiroid Tiroid yang kurang aktif, atau hipotiroidisme, dapat menyebabkan berkurangnya nafsu makan. Kelenjar tiroid memainkan peran penting dalam mengatur metabolisme, dan ketidakseimbangan dapat mengakibatkan gejala, termasuk hilangnya nafsu makan. Diagnosis dan pengobatan yang cepat sangat penting untuk penanganan gangguan tiroid yang efektif. Kesejahteraan Mental Hubungan rumit antara kesehatan mental dan fisik terlihat dalam kondisi seperti depresi, kecemasan, dan stres yang dapat memanifestasikan gejala fisik, termasuk berkurangnya nafsu makan. Kesadaran terhadap hubungan ini penting untuk mengatasi akar permasalahan dan mencari dukungan yang tepat. Infeksi yang Persisten Infeksi jangka panjang, seperti TBC atau HIV/AIDS, dapat menyebabkan hilangnya nafsu makan. Respon imun tubuh terhadap infeksi ini dapat mengganggu fungsi normal sistem pencernaan, sehingga penting untuk mengidentifikasi dan mengobati infeksi yang mendasarinya. Waspada Kanker Hilangnya nafsu makan yang tidak dapat dijelaskan dan berkepanjangan dapat meningkatkan kekhawatiran mengenai kanker tertentu. Pemeriksaan dan pemeriksaan kesehatan rutin sangat penting untuk deteksi dini dan pengobatan kanker, terutama kanker yang mempengaruhi sistem pencernaan seperti kanker lambung atau pankreas. Dr. Budhiraja menekankan bahwa tubuh sering memberikan sinyal yang harus diperhatikan sebagai langkah menjaga kesehatan yang optimal. Memantau kesejahteraan secara keseluruhan dan mengatasi perubahan nafsu makan yang terus-menerus dengan profesional kesehatan dapat berkontribusi terhadap diagnosis dini dan pengelolaan potensi risiko kesehatan yang efektif. Jangan ragu untuk mencari bantuan medis jika Anda mengalami perubahan nafsu makan yang mencurigakan. (b)
Nasional

Berita Nasional, PIFA - Polri melalui Ditreskrimum Polda Jawa Timur (Jatim) dan Polres Mojokerto telah mengungkap kasus bunuh diri NWR (23) yang merupakan seorang mahasiswi di area pemakaman di Mojokerto. Wakapolda Jatim, Brigjen Pol. Slamet Hadi Supraptoyo, melalui keterangan tertulis menyatakan bahwa pihaknya telah mengamankan oknum polisi berinisial RB sebagai tersangka. "RB merupakan seorang polisi berpangkat Bripda yang saat ini bertugas di Polres Pasuruan," keterangan dalam rilisnya, Sabtu (4/12) malam. Menurut Slamet, tersangka dan korban diketahui berkenalan pada Oktober 2019 dan berpacaran. Berdasarkan hasil introgasi terhadap RB, keduanya melakukan hubungan layaknya suami istri mulai tahun 2020 hingga 2021, sehingga mengakibatkan NWR dua kali hamil dan diaborsi bersama RB. "Korban selama pacaran, yang terhitung mulai bulan Oktober 2019 sampai bulan Desember 2021 melalukan tindakan aborsi bersama yang mana dilakukan pada bulan Maret tahun 2020 dan bulan Agustus 2021,” tuturnya. Slamet menyatakan bahwa Polri akan menindak tegas oknum RB atas perbuatan melanggar hukum yang ia lakukan, dalam hal ini dengan sengaja menggugurkan kandungan (aborsi). Perbuatan RB telah melanggar hukum internal Polri yang diatur dalam Perkap nomor 14 tahun 2011 tentang kode etik yaitu dijerat dengan Pasal 7 dan 11 dengan hukuman terberat yakni Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH). "Selain itu, tersangka juga akan dijerat Pasal 348 KUHP jo Pasal 55 KUHP," pungkasnya.
Lokal

PIFA.CO.ID, LOKAL – PT Chery Sales Indonesia secara resmi mengadakan regional launching Chery J6 untuk masyarakat Kota Pontianak dan sekitarnya pada Jumat (20/12). Sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Barat, Pontianak memiliki karakteristik geografis yang unik dengan dilewati garis khatulistiwa dan dilalui Sungai Kapuas, sungai terpanjang di Indonesia.Karakteristik ini menciptakan tantangan sekaligus peluang bagi SUV listrik seperti Chery J6, dimana kemampuan offroad dan ketahanan terhadap berbagai kondisi cuaca menjadi penting. Pontianak menjadi destinasi selanjutnya dalam rangkaian peluncuran regional Chery J6, karena potensi pasar yang menarik dan kebutuhan akan kendaraan yang tangguh dan ramah lingkungan. Hadir dengan desain 'Fashion Cube Box' yang unik, Chery J6 diharapkan menjadi trendsetter bagi konsumen di Pontianak dan sekitarnya sebagai SUV listrik yang iconic, stylish, dan modern.“Peluncuran Regional Chery J6 ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan SUV listrik berkemampuan offroad kepada pecinta otomotif di Kalimantan Barat, sekaligus mengajak masyarakat Pontianak dan sekitarnya untuk memasuki masa depan yang lebih hijau dengan kendaraan listrik yang fashionable dan trendy seperti Chery J6. Kami optimis dengan kehadiran Chery J6 di Pontianak, akan dapat memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat yang menginginkan kendaraan tangguh untuk berbagai kondisi jalan dan tantangan geografis setempat. Sekaligus menjadi solusi mobilitas yang berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan, serta dapat mendorong pertumbuhan industri otomotif nasional,” ujar Rifkie Setiawan, Head of Brand Department PT Chery Sales Indonesia.Chery melihat potensi besar J6 di Pontianak karena kebutuhan mobilitas masyarakat Kalimantan Barat yang unik. Sebagai daerah yang memiliki kondisi jalan yang bervariasi dan berdekatan langsung dengan jalur sungai terpanjang di Indonesia, masyarakat Pontianak membutuhkan kendaraan yang handal dan adaptif. Chery J6 hadir untuk memenuhi kebutuhan tersebut, didukung oleh riset dan pengembangan mendalam serta semangat teknologi listrik yang inovatif 'E-Cube', yakni Eco-Friendly (komitmen pada keberlanjutan), Exploration (kemampuan menjelajah berbagai medan), dan Entertainment (pengalaman berkendara yang menyenangkan). Kombinasi ini menjadikan J6 sebagai pilihan ideal bagi masyarakat Pontianak yang mencari kendaraan tangguh, ramah lingkungan, dan mendukung gaya hidup aktif.Sebagai SUV listrik kedua Chery yang dirakit secara lokal (CKD) di Indonesia, Chery J6 hadir dengan memadukan kenyamanan premium dan kemampuan offroad yang tangguh. SUV listrik ini juga memiliki performa yang mumpuni di berbagai medan jalan. Ditenagai oleh baterai berkapasitas besar, Chery J6 menawarkan jarak tempuh yang mengesankan hingga 426 km untuk varian Rear-Wheel Drive (RWD) dan 418 km untuk varian Intelligent Wheel Drive (iWD) berdasarkan metode pengujian New European Driving Cycle (NEDC). Adapun untuk Chery J6 Varian iWD dengan sistem penggerak semua roda yang cerdas, mampu berakselerasi dari 0-100 km/jam hanya dalam 6,5 detik, memberikan sensasi berkendara yang lebih sporty dan responsif di jalan raya maupun medan offroad menengah.Guna memanjakan pengemudi dan penumpang saat berada di dalam kabin, Chery J6 dilengkapi dengan berbagai fitur premium yang meningkatkan kenyamanan serta kemewahan dalam berkendara. Seperti hadirnya Large Panoramic Sunroof yang memberikan kesan lapang dan pencahayaan alami di dalam kabin, serta sistem audio premium dengan 12 Infinity Speaker by Harman menghadirkan kualitas suara yang jernih dan detail, memanjakan telinga selama perjalanan. Fitur kursi pijat di baris depan dan ventilated seats di semua baris kursi pun memastikan kenyamanan optimal saat digunakan untuk perjalanan jauh, dengan mengurangi kelelahan dan memberikan sirkulasi udara yang baik. Pengoperasian berbagai fitur canggih yang ada di Chery J6 juga semakin mudah, berkat hadirnya head unit berukuran besar 15,6 inci yang responsif ketika disentuh.Chery J6 juga dirancang dengan memprioritaskan keselamatan dan performa offroad yang mumpuni. Dilengkapi dengan 14 sistem ADAS canggih, SUV listrik 5-Seater ini memberikan perlindungan maksimal bagi pengendara dan seluruh penumpang. Dengan 8+X mode berkendara, Chery J6 siap menaklukkan berbagai medan, termasuk jalanan yang sering tergenang air di Pontianak. Sistem Armor Battery yang tahan air dan debu (IP67, IPX8, IPX9K) serta velg 19 inci yang kokoh semakin menguatkan kemampuannya dalam kondisi ekstrem. Fitur Vehicle-to-Load (V2L) turut melengkapi, memungkinkan Chery J6 berfungsi sebagai sumber daya listrik portabel untuk mendukung gaya hidup ramah lingkungan.Semua keunggulan yang ditawarkan tersebut, kemudian dikemas oleh Chery dengan harga yang sangat kompetitif dan value for money. Untuk wilayah Pontianak dan sekitarnya, Chery J6 ditawarkan dengan harga on-the-road (OTR) mulai dari Rp 500 jutaan. Harga yang diumumkan juga sudah termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) bersubsidi yang diberikan oleh pemerintah Indonesia untuk kendaraan listrik yang memenuhi persyaratan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) minimal 40%, sehingga memberikan keuntungan lebih bagi konsumen.Sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan, Chery turut memberikan kemudahan bagi 1.000 konsumen pertama J6 dengan manfaat khusus berupa asuransi kendaraan selama satu tahun dan garansi seumur hidup untuk baterai, motor penggerak serta pengontrol motor. Selain mendapatkan harga yang kompetitif, tambahan menarik lainnya adalah Chery juga memberikan garansi kendaraan selama enam tahun atau 160.000 km, termasuk layanan jasa dan suku cadang gratis selama lima tahun atau 75.000 km. Untuk wilayah Pontianak dan sekitarnya, Chery telah menetapkan waktu pengiriman kepada konsumen Chery J6 pada Januari 2025.