iStock

iStock

Berandascoped-by-BerandaLifestylescoped-by-LifestyleBocah 13 Tahun Kehilangan Tangan dan Kaki Setelah Flu Berubah Menjadi Infeksi Mematikan

Bocah 13 Tahun Kehilangan Tangan dan Kaki Setelah Flu Berubah Menjadi Infeksi Mematikan

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026

Tak ada yang menyangka penyakit yang sering dianggap ringan seperti flu bisa mengubah kehidupan seseorang secara drastis. Seorang bocah asal Texas, Amerika Serikat (AS), harus kehilangan satu tangan dan kedua kakinya setelah mengalami komplikasi serius akibat influenza.

Bocah bernama Kaydin Baldwin itu masih berusia 13 tahun ketika pertama kali terserang flu. Namun, kondisi yang awalnya tampak seperti penyakit biasa tersebut berkembang menjadi infeksi yang mengancam nyawa.

Kaydin kemudian harus menjalani perawatan di rumah sakit selama 117 hari. Dalam upaya menyelamatkan hidupnya, dokter terpaksa melakukan amputasi pada tiga bagian tubuhnya, yakni tangan kanan serta kedua kakinya.

Dilansir dari New York Post, kondisi Kaydin memburuk setelah flu yang dideritanya berkembang menjadi pneumonia streptokokis dan sepsis.

Pneumonia streptokokis merupakan infeksi paru yang disebabkan oleh bakteri tertentu, sedangkan sepsis adalah kondisi ketika sistem kekebalan tubuh bereaksi secara berlebihan terhadap infeksi hingga dapat menyebabkan kerusakan organ.

"Dalam sekejap, semua yang dia ketahui, seperti berlarian bersama teman, melakukan tugas sehari-hari, memimpikan masa depannya, langsung berubah total," ujar kakaknya, Arieanna Valdez.

Meski harus menghadapi perubahan besar dalam hidupnya, Kaydin disebut tetap menjadi sosok yang ceria dan kuat. Kini ia menjalani kehidupan dengan bantuan kaki palsu sambil belajar beradaptasi dengan kondisi barunya.

"Dia menghadapi tantangan yang seharusnya tidak perlu dihadapi oleh anak mana pun. Dia belajar bagaimana menjalani hidup di dunia ini sekali lagi, dengan keberanian yang menginspirasi semua orang di sekitarnya," kata Arieanna.

Flu Bisa Sebabkan Komplikasi Serius

Kasus yang dialami Kaydin memang tergolong jarang. Namun, influenza dapat memicu komplikasi serius, terutama ketika infeksi berkembang menjadi lebih parah atau tubuh mengalami penurunan daya tahan.

Salah satu komplikasi yang dialami Kaydin adalah pneumonia nekrotik, yaitu jenis pneumonia bakteri langka yang dapat menyebabkan kerusakan jaringan paru.

Kondisi ini dapat dipicu oleh bakteri seperti Streptococcus pneumoniae atau Staphylococcus aureus. Gejalanya dapat berawal seperti flu biasa, tetapi kemudian memburuk dengan cepat.

Selain pneumonia berat, komplikasi lain akibat flu yang perlu diwaspadai antara lain:

  • Miokarditis, yaitu peradangan pada otot jantung.
  • Ensefalitis, yaitu peradangan pada otak.
  • Kegagalan multi-organ, termasuk gangguan pada ginjal dan sistem pernapasan.
  • Memburuknya penyakit kronis seperti asma atau penyakit jantung.

Kenali Tanda Flu yang Mulai Berbahaya

Masyarakat disarankan segera mencari bantuan medis jika gejala flu berkembang menjadi lebih berat.

Beberapa tanda komplikasi yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Kesulitan bernapas.
  • Nyeri di dada atau perut.
  • Pusing atau kebingungan.
  • Kejang.
  • Kelemahan tubuh yang parah.
  • Nyeri otot berat.
  • Demam atau batuk yang semakin memburuk.

Meski sebagian besar kasus flu dapat pulih dengan perawatan sederhana, cerita Kaydin menjadi pengingat bahwa influenza tetap dapat berbahaya, terutama ketika muncul komplikasi akibat infeksi yang menyerang tubuh secara agresif.

Rekomendasi

Foto: Anggota DPRD Singkawang Divonis 12 Tahun Penjara atas Kasus Pencabulan Anak di Bawah Umur | Pifa Net

Anggota DPRD Singkawang Divonis 12 Tahun Penjara atas Kasus Pencabulan Anak di Bawah Umur

Sambas
| Sabtu, 24 Mei 2025
Foto: UGM Pecat Guru Besar Fakultas Farmasi Terbukti Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Mahasiswa | Pifa Net

UGM Pecat Guru Besar Fakultas Farmasi Terbukti Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Mahasiswa

Yogyakarta
| Senin, 7 April 2025
Foto: Cak Imin Tegaskan Fokus Pemberdayaan Usai Angka Kemiskinan Ekstrem Turun Signifikan | Pifa Net

Cak Imin Tegaskan Fokus Pemberdayaan Usai Angka Kemiskinan Ekstrem Turun Signifikan

Politik
| Kamis, 31 Juli 2025
Foto: Evakuasi Penumpang Saudi Airlines di Bandara Kualanamu Usai Teror Bom, Kopasgat dan Jihandak Dikerahkan | Pifa Net

Evakuasi Penumpang Saudi Airlines di Bandara Kualanamu Usai Teror Bom, Kopasgat dan Jihandak Dikerahkan

Nasional
| Selasa, 17 Juni 2025
Foto: Shin Tae-yong: Selamat Tahun Baru, Indonesia Jaya Menuju Piala Dunia!   | Pifa Net

Shin Tae-yong: Selamat Tahun Baru, Indonesia Jaya Menuju Piala Dunia!

Indonesia
| Kamis, 2 Januari 2025
Foto: P Diddy Divonis Bersalah dalam Kasus Prostitusi, Bebas dari Dakwaan Perdagangan Seks | Pifa Net

P Diddy Divonis Bersalah dalam Kasus Prostitusi, Bebas dari Dakwaan Perdagangan Seks

Pifabiz
| Kamis, 3 Juli 2025
Foto: Kejuaraan Balap Ikonik Yamaha Cup Race Sambangi Tasikmalaya, Siap Hadirkan Euforia yang Tak Terlupakan | Pifa Net

Kejuaraan Balap Ikonik Yamaha Cup Race Sambangi Tasikmalaya, Siap Hadirkan Euforia yang Tak Terlupakan

Teknologi
| Rabu, 3 Desember 2025
Foto: Usai Bukber, Nikmati 17 Karya Seniman Kalbar di Pameran Nugal Vol. 2 Yuk | Pifa Net

Usai Bukber, Nikmati 17 Karya Seniman Kalbar di Pameran Nugal Vol. 2 Yuk

Pontianak
| Kamis, 20 Maret 2025
Foto: Sekda Kapuas Hulu Ajak Masyarakat Peduli Sampah di Peringatan HPSN 2025 | Pifa Net

Sekda Kapuas Hulu Ajak Masyarakat Peduli Sampah di Peringatan HPSN 2025

Kapuas Hulu
| Sabtu, 22 Februari 2025
Foto: Liga Champions: Madrid Kalahkan Marseille, Tottenham Menang Tipis atas Villarreal | Pifa Net

Liga Champions: Madrid Kalahkan Marseille, Tottenham Menang Tipis atas Villarreal

Sports
| Rabu, 17 September 2025

Berita Terkait

Nasional

Foto: Membanggakan, Atlet Renang PRSI Landak Bawa Pulang 12 Emas pada Kejuaraan KRAP se-Indonesia | Pifa Net

Membanggakan, Atlet Renang PRSI Landak Bawa Pulang 12 Emas pada Kejuaraan KRAP se-Indonesia

Berita Nasional, PIFA - Kabar gembira untuk kabupaten Landak berhasil meraih 12 medali emas, di Kejuaraan Renang Antar Perkumpulan (KRAP) se-Indonesia.    Turnamen ini diselenggarakan oleh Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Kota Magelang bekerja sama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Magelang yang diselenggarakan pada tanggal 4 - 6 Maret 2022 kemarin di Samapta Aquatic kompleks Gelora Sanden Kota Magelang, Jawa Tengah.   Kejuaraan Renang Antar Perkumpulan (KRAP) se-Indonesia ini diikuti oleh 94 perkumpulan renang dan 530 atlet renang dari seluruh wilayah Indonesia.   Pada ajang ini, atlet-atlet renang yang menjadi binaan PRSI Kabupaten Landak melalui Pontianak Swimming Club (PSC) berhasil menyabet 12 medali emas, 2 medali perak serta 1 medali perunggu  dan menempati klasemen ke-4 di turnamen ini.    Adapun medali emas disumbangkan oleh Gusti Ayu Made Nadya Saraswati pada 10 nomor lomba serta 2 medali emas lainnya disumbangkan oleh Elsa Anasya. Selain medali emas, Nadya juga menyumbangkan 1 medali perak serta Elsa menyumbangkan 1 medali perak dan 1 medali perunggu.   Pengurus PRSI Kabupaten Landak  Yulianus Edo Natalaga menyebutkan, prestasi yang ditorehkan pada ajang KRAP di Magelang ini sangat membanggakan dan merupakan hasil kerja keras dari atlet dan pelatih serta asisten pelatih yang mempersiapkan diri dengan latihan keras yang dimulai sejak bulan Januari 2022 yang lalu.    "Proses latihan dan persiapan keras yang dijalani ditengah keterbatasan dan suasana pandemic yang belum selesai," sebut Edo.    Pelatih Kepala PSC, Juanda,  mengatakan ajang Kejuaraan Renang Antar Perkumpulan (KRAP) se-Indonesia yang berlangsung di Magelang ini merupakan ajang try-out bagi para atlet renang kita untuk menyongsong Pekan Olah Raga Provinsi (PORPROV) Kalimantan Barat yang rencananya akan dilaksanakan pada bulan November akhir tahun ini.    Salah satu atlet kita yaitu Nadya pada tanggal 10-12 Maret 2022 mendatang juga akan menjalani test untuk masuk Pelatnas di Jakarta.   "Selain mengikuti KRAP di Magelang, atlet-atlet renang kita sehabis ini akan tetap mempersiapkan diri dengan latihan rutin dan mengikuti kejuaraan lain yang akan diadakan dalam waktu dekat ini, " kata Juanda. (ja)

Magelang
| Senin, 7 Maret 2022

Sports

Foto: Chelsea Incar Paulo Dybala, Sang Pelatih Mourinho Turut Komentari Kontraknya | Pifa Net

Chelsea Incar Paulo Dybala, Sang Pelatih Mourinho Turut Komentari Kontraknya

PIFA, Sports - Kabar menarik datang dari dunia sepak bola saat ini, dengan Chelsea dilaporkan mengincar Paulo Dybala pada musim panas ini. Pelatih AS Roma, Jose Mourinho, juga ikut membahas masalah kontrak sang pemain Argentina tersebut. Chelsea dikabarkan memasukkan Dybala dalam radar transfer mereka untuk memperkuat lini serang The Blues. Kabarnya, Chelsea akan mendapatkan keuntungan dalam perburuan ini karena terdapat rumor bahwa Dybala memiliki klausul khusus dalam kontraknya.  Menurut rumor yang beredar, pemain berusia 29 tahun itu dapat meninggalkan tim di luar Serie A dengan biaya transfer sebesar hanya 12 juta Euro.  Menanggapi spekulasi ini, Mourinho mengungkapkan bahwa ia tidak memiliki pengetahuan yang pasti tentang kontrak Dybala. Ia menegaskan bahwa ia tidak mengetahui detailnya, namun tetap berkomunikasi dengan semua pemainnya. "Saya tidak tahu apa-apa tentang kontraknya," kata Jose Mourinho seperti yang dilaporkan oleh Metro. "Tapi yang jelas, saya berbicara dengan Paulo seperti yang saya lakukan dengan semua pemain saya," tambahnya. Seperti diketahui. Paulo Dybala bergabung dengan AS Roma pada musim sebelumnya setelah meninggalkan Juventus. Penyerang yang dikenal dengan julukan La Joya ini telah mencetak 18 gol dalam 38 pertandingan di berbagai kompetisi, membantu Giallorossi menjadi runner-up Liga Europa. Apakah Chelsea benar-benar berhasil mendapatkan tanda tangan Dybala? Apakah mereka akan memanfaatkan klausul khusus dalam kontraknya untuk mengamankan jasanya? Atau apakah kabar ini hanya menjadi angin lalu dalam bursa transfer musim panas ini? Para penggemar sepak bola di seluruh dunia akan terus menantikan perkembangan selanjutnya, dengan harapan untuk melihat apakah salah satu klub terbesar di Inggris ini akan memperkuat lini serang mereka dengan kehadiran pemain berbakat seperti Dybala. Hanya waktu yang akan memberikan jawabannya, sementara para penggemar terus tertarik dan penuh harapan dalam menanti keputusan akhir ini. (hs)

Italia
| Senin, 10 Juli 2023

Lokal

Foto: Demi Sekolah Gratis, Warga Sungai Kunyit Solid Dukung Sutarmidji di Pilgub Kalbar | Pifa Net

Demi Sekolah Gratis, Warga Sungai Kunyit Solid Dukung Sutarmidji di Pilgub Kalbar

PIFA, LOKAL – Calon Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) nomor urut 1, Sutarmidji, melanjutkan kampanye dialogisnya di Dusun Sekip II, Desa Sungai Kunyit Hulu, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Sabtu (12/10). Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Kalbar periode 2018-2023 itu berinteraksi langsung dengan ratusan warga, menjawab pertanyaan seputar masalah kesejahteraan, salah satunya terkait kepesertaan BPJS Kesehatan bagi masyarakat kurang mampu. Dalam dialog, Midji menekankan pentingnya BPJS Kesehatan untuk masyarakat, terutama mereka yang kurang mampu."Soal BPJS harus segera diurus, jangan menunggu sakit baru diurus. Orang kaya pun bisa jatuh miskin jika sakit, jadi kita perlu BPJS untuk mendapatkan pengobatan gratis," kata Sutarmidji. Ia juga menjelaskan bahwa Pemprov Kalbar setiap tahunnya menganggarkan Rp40 hingga Rp50 miliar untuk membantu masyarakat kurang mampu melalui program Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan. Warga setempat, Imamah, menyampaikan harapannya agar Sutarmidji bisa melanjutkan kepemimpinannya sebagai Gubernur Kalbar. Ia juga berharap program sekolah gratis yang telah dijalankan bisa diperluas, termasuk bagi pelajar Madrasah Aliyah. "Mudah-mudahan Bapak Sutarmidji terpilih lagi menjadi gubernur Kalbar, dan program beasiswa bagi pelajar tidak mampu semakin diperluas," ujarnya. Menanggapi hal tersebut, Sutarmidji menjelaskan bahwa program sekolah gratis sudah berlaku bagi SMA/SMK dan SLB negeri di seluruh Kalbar, serta ada bantuan seragam dari Pemprov Kalbar bagi siswa kurang mampu. Namun, untuk sekolah Madrasah Aliyah yang berada di bawah Kementerian Agama, Midji menyampaikan bahwa belum ada skema bantuan dari pemerintah daerah."Ke depan, kita akan buat aturan agar Madrasah Aliyah negeri maupun swasta bisa dibantu secara legal, sehingga anak-anak Kalbar tak perlu membayar SPP lagi," tuturnya. Melalui kampanye ini, Sutarmidji kembali menegaskan komitmennya dalam memajukan pendidikan di Kalbar dan memastikan masyarakat mendapatkan akses kesehatan yang lebih baik, terutama bagi yang kurang mampu. Warga yang hadir tampak mendukung penuh dan berharap Sutarmidji dapat kembali memimpin Kalbar untuk periode selanjutnya. (Adl)

Mempawah
| Minggu, 13 Oktober 2024
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5