Bug di Samsung Galaxy S26, Play Protect Tidak Aktif di Sejumlah Unit Awal
Teknologi | Selasa, 10 Maret 2026
PIFA, Tekno - Sejumlah pembeli awal seri Samsung Galaxy S26 melaporkan adanya masalah pada sertifikasi Google Play Protect yang tidak aktif secara otomatis. Kondisi ini membuat beberapa aplikasi tidak dapat berjalan dengan normal di perangkat tersebut.
Meski baru resmi dijual pada 11 Maret, sejumlah unit Galaxy S26 telah lebih dulu diterima pelanggan yang melakukan pre-order. Dari pengguna awal inilah bug perangkat lunak tersebut mulai terungkap.
Dilansir dari 9to5Google, sejumlah pengguna melaporkan di forum Reddit bahwa perangkat mereka menampilkan pesan kesalahan bertuliskan “Perangkat ini tidak bersertifikasi Play Protect”.
Masalah ini berdampak pada beberapa aplikasi penting, termasuk aplikasi perbankan yang memerlukan sertifikasi keamanan dari Google agar dapat berfungsi dengan baik.
Play Protect sendiri merupakan sistem keamanan penting dalam ekosistem Android yang berfungsi memastikan keamanan perangkat serta kompatibilitas aplikasi. Tanpa sertifikasi tersebut, beberapa aplikasi sensitif dapat menolak untuk dijalankan.
Penyebab sertifikasi Play Protect yang tidak aktif pada sebagian unit Galaxy S26 hingga kini belum diketahui secara pasti. Namun, sejumlah pengguna melaporkan masalah tersebut tidak bersifat permanen.
Dalam beberapa kasus, bug tersebut hilang setelah perangkat di-restart atau setelah digunakan beberapa waktu. Meski begitu, gangguan ini dinilai cukup tidak biasa karena jarang terjadi pada perangkat flagship, bahkan pada ponsel kelas menengah sekalipun.
Sementara itu, Samsung diketahui telah mulai merilis pembaruan perangkat lunak pertama untuk seri Galaxy S26. Pembaruan ini diharapkan dapat mengatasi masalah sertifikasi tersebut.
Samsung sebelumnya memperkenalkan lini flagship terbaru mereka, Galaxy S26 Series, dalam acara peluncuran di San Francisco, Amerika Serikat pada 25 Januari waktu setempat.
Presiden sekaligus Head of Mobile eXperience Business Samsung, Roh Tae Moon atau TM Roh mengatakan bahwa seri Galaxy S26 menghadirkan pengalaman Galaxy AI paling intuitif, proaktif, dan adaptif sejauh ini.
Ia menambahkan bahwa ponsel AI generasi ketiga dari Samsung—Galaxy S26, S26+, dan S26 Ultra—dirancang untuk mempermudah berbagai aktivitas pengguna, mulai dari merencanakan kegiatan, mencari informasi, hingga membuat dan menyempurnakan konten secara otomatis di latar belakang.



















