Sunu Wibowo. (ist)

Sunu Wibowo. (ist)

Berandascoped-by-BerandaNasionalscoped-by-NasionalBupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Terjaring OTT KPK, Langsung Dibawa ke Jakarta

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Terjaring OTT KPK, Langsung Dibawa ke Jakarta

Tulungagung | Sabtu, 11 April 2026

PIFA, Tulungagung — Gatut Sunu Wibowo dibawa ke Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat (10/4) malam.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa Gatut langsung diterbangkan ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Pagi ini (Sabtu), tim membawa Bupati Tulungagung ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Budi.

Gatut Sunu Wibowo diketahui belum lama menjabat sebagai Bupati Tulungagung untuk periode 2025–2030. Ia memenangkan Pilkada 2024 bersama wakilnya, Ahmad Baharudin, dengan perolehan suara sebesar 50,72 persen berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Keduanya telah resmi menjalani serah terima jabatan dan memimpin pemerintahan di Kabupaten Tulungagung untuk masa bakti lima tahun ke depan.

Sebelum menjabat sebagai bupati, Gatut memiliki rekam jejak di pemerintahan daerah sebagai Wakil Bupati Tulungagung periode 2019–2023. Dalam perjalanan politiknya, ia sempat menjadi kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sebelum kemudian bergabung dengan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) menjelang Pilkada 2024.

Selain karier politik, Gatut juga dikenal memiliki latar belakang sebagai pengusaha, khususnya di bidang toko bangunan, sebelum aktif di pemerintahan.

Dari sisi pendidikan, ia merupakan lulusan Sarjana Ekonomi dari Universitas Merdeka Malang serta meraih gelar Magister Ekonomi dari UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung.

Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Gatut tercatat memiliki total kekayaan sebesar Rp20,33 miliar per 31 Desember 2025. Nilai tersebut meningkat dibanding laporan sebelumnya pada September 2024 yang mencapai Rp18,07 miliar.

Penangkapan ini kembali menempatkan nama Gatut Sunu Wibowo dalam sorotan publik. Hingga saat ini, KPK masih melakukan pemeriksaan intensif untuk mendalami kasus yang menjeratnya.

Rekomendasi

Foto: Xiaomi 16 Dirumorkan Usung Baterai Jumbo 7.000 mAh, Jadi Gebrakan Baru di Kelas Flagship | Pifa Net

Xiaomi 16 Dirumorkan Usung Baterai Jumbo 7.000 mAh, Jadi Gebrakan Baru di Kelas Flagship

Dunia
| Senin, 14 April 2025
Foto: Ahok Tanggapi Skandal Korupsi Pertamina Rp193 Triliun: Saya Gak Bisa Apa-apa | Pifa Net

Ahok Tanggapi Skandal Korupsi Pertamina Rp193 Triliun: Saya Gak Bisa Apa-apa

Indonesia
| Sabtu, 1 Maret 2025
Foto: Indonesia Resmi Bergabung dengan New Development Bank BRICS | Pifa Net

Indonesia Resmi Bergabung dengan New Development Bank BRICS

Indonesia
| Rabu, 26 Maret 2025
Foto: Google Siapkan Search Jadi Asisten AI, Bakal Lebih Interaktif dan Canggih? | Pifa Net

Google Siapkan Search Jadi Asisten AI, Bakal Lebih Interaktif dan Canggih?

Dunia
| Kamis, 6 Februari 2025
Foto: KPK Optimis Pulihkan Kerugian Negara Rp988,5 Miliar dalam Kasus Korupsi LPEI | Pifa Net

KPK Optimis Pulihkan Kerugian Negara Rp988,5 Miliar dalam Kasus Korupsi LPEI

Indonesia
| Selasa, 4 Maret 2025
Foto: 5 Cara Goreng Bawang Merah agar Renyah dan Tahan Lama, Cocok untuk Stok Selama Ramadhan | Pifa Net

5 Cara Goreng Bawang Merah agar Renyah dan Tahan Lama, Cocok untuk Stok Selama Ramadhan

Indonesia
| Senin, 24 Februari 2025
Foto: Derby Milan di Leg Kedua Semifinal Coppa Italia 2025, Siapa ke Final? | Pifa Net

Derby Milan di Leg Kedua Semifinal Coppa Italia 2025, Siapa ke Final?

Italia
| Selasa, 22 April 2025
Foto: Apple Siapkan iPhone 17 Ultra, Pengganti Pro Max dengan Fitur Baru | Pifa Net

Apple Siapkan iPhone 17 Ultra, Pengganti Pro Max dengan Fitur Baru

Indonesia
| Minggu, 16 Maret 2025
Foto: Mulai Bertugas, Wagub Krisantus akan Tertibkan Perusahaan Tambang yang Tak Berdampak untuk Kalbar   PIFA, Lokal  | Pifa Net

Mulai Bertugas, Wagub Krisantus akan Tertibkan Perusahaan Tambang yang Tak Berdampak untuk Kalbar PIFA, Lokal

Kalbar
| Selasa, 25 Februari 2025
Foto: Polisi Jadwalkan Pemeriksaan DJ Panda Terkait Dugaan Ancaman ke Erika Carlina | Pifa Net

Polisi Jadwalkan Pemeriksaan DJ Panda Terkait Dugaan Ancaman ke Erika Carlina

Pifabiz
| Senin, 13 Oktober 2025

Berita Terkait

Internasional

Foto: AS Kecewa Skala Serangan Israel ke Depot Bahan Bakar Iran, Picu Perbedaan Pendapat | Pifa Net

AS Kecewa Skala Serangan Israel ke Depot Bahan Bakar Iran, Picu Perbedaan Pendapat

PIFA, Internasional - Pemerintah Amerika Serikat dilaporkan kecewa dengan skala serangan udara Israel terhadap depot bahan bakar di Iran pada akhir pekan. Perbedaan pandangan tersebut disebut menjadi ketidaksepakatan menonjol pertama antara kedua sekutu sejak dimulainya serangan terhadap Iran. Laporan media Axios, yang mengutip sejumlah sumber yang mengetahui situasi tersebut, menyebut serangan pada Sabtu menargetkan sekitar 30 depot bahan bakar di berbagai wilayah Iran. Jumlah tersebut disebut jauh lebih besar dari perkiraan pejabat AS setelah Israel sebelumnya memberi tahu Washington mengenai operasi tersebut. Kebakaran besar dilaporkan terjadi di ibu kota Iran, Teheran, setelah serangan itu. Asap tebal terlihat membubung dari tangki penyimpanan bahan bakar dan kawasan industri di kota tersebut. Militer Israel menyatakan depot bahan bakar yang diserang digunakan pemerintah Iran untuk memasok bahan bakar kepada berbagai pihak, termasuk unit-unit militernya. Meski Israel telah memberi tahu militer AS sebelum operasi dilakukan, para pejabat di Washington tetap terkejut dengan luasnya cakupan serangan tersebut. Salah seorang penasihat Presiden AS Donald Trump mengatakan pemimpin AS itu tidak menyukai serangan terhadap fasilitas minyak. “Presiden tidak menyukai serangan terhadap fasilitas minyak. Ia ingin menyelamatkan minyak itu, bukan membakarnya. Dan hal itu mengingatkan orang pada kenaikan harga bensin,” kata penasihat tersebut. Pejabat AS juga khawatir serangan terhadap infrastruktur yang melayani masyarakat Iran dapat menimbulkan dampak strategis yang berbalik arah, termasuk memperkuat dukungan publik terhadap kepemimpinan Iran serta memicu kenaikan harga minyak global. “Kami tidak berpikir itu adalah ide yang baik,” ujar seorang pejabat senior AS. Walau fasilitas yang diserang bukan lokasi produksi minyak, pejabat di Washington khawatir rekaman depot bahan bakar yang terbakar dapat mengguncang pasar energi dunia. Di sisi lain, pejabat Iran memperingatkan bahwa serangan terhadap infrastruktur energi dapat memicu pembalasan. Juru bicara Markas Khatam al-Anbiya yang mengawasi operasi militer Iran menyatakan Teheran dapat merespons dengan serangan serupa jika serangan terhadap fasilitas energi terus berlanjut. Ia juga memperingatkan bahwa Iran sejauh ini menghindari menargetkan infrastruktur energi di kawasan. Namun jika langkah itu diambil, harga minyak global bisa melonjak hingga 200 dolar AS per barel. Peringatan serupa disampaikan Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf, yang menyatakan Teheran akan melakukan pembalasan “tanpa penundaan” jika serangan terhadap infrastruktur terus terjadi. Ketegangan di kawasan meningkat sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari 2026. Menurut otoritas Iran, serangan tersebut menewaskan lebih dari 1.200 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei, serta melukai lebih dari 10.000 lainnya. Sebagai respons, Iran melancarkan serangan balasan menggunakan rudal dan drone yang menargetkan wilayah Israel serta beberapa negara di kawasan seperti Irak dan Yordania, serta negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer Amerika Serikat.

Internasional
| Senin, 9 Maret 2026

Teknologi

Foto: Platform Digital Terancam Sanksi Jika Tak Lindungi Anak, Komdigi Bisa Putus Akses | Pifa Net

Platform Digital Terancam Sanksi Jika Tak Lindungi Anak, Komdigi Bisa Putus Akses

PIFA, Tekno - Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menegaskan bahwa platform digital yang tidak memenuhi kewajiban perlindungan anak dapat dikenai berbagai sanksi administratif, mulai dari teguran hingga pemutusan akses. Ketentuan tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026 yang merupakan aturan turunan dari Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggara Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas). Dalam Pasal 33 aturan tersebut disebutkan bahwa dugaan pelanggaran kewajiban perlindungan anak oleh penyelenggara sistem elektronik (PSE) dapat ditemukan melalui hasil pemantauan dan penelusuran pemerintah maupun laporan dan aduan dari masyarakat. Temuan tersebut kemudian akan ditindaklanjuti melalui proses pemeriksaan terhadap platform yang diduga melakukan pelanggaran. Jika terbukti melanggar, PSE dapat dikenakan sanksi administratif. Berdasarkan ketentuan dalam PP Tunas Pasal 38, sanksi administratif yang dapat dijatuhkan meliputi teguran tertulis, denda administratif, penghentian sementara layanan, hingga pemutusan akses terhadap platform. Pengenaan sanksi akan mempertimbangkan tingkat berat atau ringannya pelanggaran kewajiban perlindungan anak yang dilakukan oleh platform. Selain itu, pemerintah juga akan melihat tingkat kerja sama platform selama proses pemeriksaan serta sejumlah faktor lain sebagai bahan pertimbangan dalam penjatuhan sanksi. Penilaian berat atau ringannya pelanggaran antara lain ditentukan oleh lamanya pelanggaran berlangsung, jumlah anak yang terdampak, serta dampak yang ditimbulkan dari pelanggaran tersebut. Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengesahkan Permenkomdigi Nomor 9 Tahun 2026 pada 6 Maret 2026. Aturan ini akan mulai diterapkan pada 28 Maret 2026. Melalui kebijakan tersebut, pemerintah berencana menunda akses anak di bawah usia 16 tahun pada platform digital berisiko tinggi, termasuk media sosial dan layanan jejaring. “Melalui peraturan ini, pemerintah menunda akses akun anak di bawah 16 tahun pada platform digital berisiko tinggi,” ujar Meutya. Selain itu, platform digital juga diwajibkan menyediakan mekanisme verifikasi usia untuk menyaring pengguna anak serta melakukan penilaian mandiri terhadap produk, layanan, dan fitur yang mereka sediakan. Hasil penilaian tersebut harus dilaporkan kepada pemerintah paling lambat tiga bulan setelah aturan ditetapkan, yaitu sejak 6 Maret 2026.

Jakarta
| Senin, 9 Maret 2026

Politik

Foto: Warga Desa Merapi Kompak: Satukan Hati, Menangkan Midji-Didi! | Pifa Net

Warga Desa Merapi Kompak: Satukan Hati, Menangkan Midji-Didi!

PIFA, Lokal - Dukungan terhadap calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat nomor urut 1, Sutarmidji-Didi Haryono (Midji-Didi), di Kabupaten Sekadau kian bertambah. Kali ini, dukungan datang dari Tim Pemenangan Pasangan Aron-Subandrio (PAS) Desa Merapi saat Sutarmidji menggelar kampanye dialogis di Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Rabu (30/10).Koordinator Tim Pemenangan PAS Desa Merapi, Abang Sahri, mengapresiasi kehadiran Sutarmidji yang dianggapnya sebagai kandidat terbaik bagi Kalbar. "Kami, Koordinator Desa Tim Pemenangan PAS, mendapat mandat untuk menyelaraskan koalisi mulai dari pemilihan bupati sampai gubernur. Kepemimpinan perlu linier agar koordinasi lebih mudah ke depannya," ujar Abang Sahri.Abang Sahri menambahkan bahwa pasangan Midji-Didi juga didukung koalisi partai yang sama dengan pasangan PAS. Ia mengajak masyarakat Merapi untuk bersatu dan memilih nomor urut 1 dalam Pilgub Kalbar pada 27 November 2024. "Satukan hati, satukan kekompakan pada 27 November nanti. Kita coblos nomor 1," serunya.Lebih lanjut, Abang Sahri menyoroti kinerja Sutarmidji di periode pertama yang telah menghasilkan banyak program pembangunan, khususnya di Sekadau. Ia berharap Desa Merapi bisa semakin maju dengan perbaikan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta kebutuhan sosial masyarakat.“Kami berharap Desa Merapi ini semakin maju dan bisa bersaing dengan desa lainnya di Sekadau,” tambahnya. Selain itu, ia berharap Sutarmidji dapat memberi perhatian lebih pada Desa Merapi di masa mendatang, terutama dalam aspek sosial dan ekonomi.Desa Merapi sendiri didominasi oleh usaha perkebunan dan pertanian, khususnya kelapa sawit. Abang Sahri mengungkapkan keinginannya agar ke depan ada program yang mendukung kebutuhan para petani, seperti bantuan bibit sawit. "Pendapatan per kapita masyarakat di sini belum sesuai harapan," katanya.Di sisi lain, Sutarmidji dalam kampanye dialogisnya berpesan kepada para orang tua di Desa Merapi agar tetap menyekolahkan anak-anak meski dalam kondisi ekonomi sulit. Menurutnya, pendidikan adalah kunci utama untuk mengubah ekonomi keluarga."Tanpa pendidikan mustahil. Kita tidak tahu tantangan anak-anak 20 tahun yang akan datang, dan mereka hanya bisa siap jika pendidikannya bagus," pesan Sutarmidji yang akrab disapa Midji.Sutarmidji menambahkan, sejak awal menjabat, ia telah membebaskan biaya pendidikan bagi pelajar SMA/SMK dan SLB Negeri se-Kalbar. Dengan jumlah siswa lebih dari 160 ribu, mereka kini tidak perlu lagi membayar iuran sekolah karena ditanggung oleh pemerintah provinsi.“Jika kembali dipercaya, saya akan menyiapkan 5.000 hingga 10.000 beasiswa kuliah, agar tidak ada mahasiswa yang putus kuliah karena tidak mampu membayar semester,” pungkas Sutarmidji.

Kalbar
| Kamis, 31 Oktober 2024
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5