Byeon Woo-seok dan IU Minta Maaf soal Kontroversi Perfect Crown
Pifabiz | Rabu, 20 Mei 2026
Dua pemeran utama Perfect Crown, yakni Byeon Woo-seok dan IU, menyampaikan permintaan maaf terbuka menyusul kontroversi dugaan ketidakakuratan sejarah dalam drama tersebut.
Permintaan maaf itu disampaikan pada Senin (18/5) setelah drama tersebut menuai kritik publik terkait penggambaran tradisi kerajaan yang dianggap tidak tepat.
Byeon Woo-seok, yang memerankan Grand Prince I-An, mengunggah surat tulisan tangan melalui akun Instagram pribadinya. Ia mengaku sengaja menunda memberikan pernyataan karena khawatir justru memperburuk situasi.
"Dengan berat hati, saya menulis kepada mereka yang merasa tidak nyaman dan khawatir karena serial ini," tulis Byeon Woo-seok.
Ia juga mengakui kurang mendalami konteks sejarah selama proses produksi drama berlangsung.
"Selama proses syuting dan akting, saya tidak berpikir cukup dalam tentang konteks sejarah dan signifikansinya terhadap acara tersebut atau bagaimana penonton dapat menerima kesalahan tersebut," lanjutnya.
Menurut Byeon Woo-seok, kritik dari publik membuat dirinya menyadari tanggung jawab seorang aktor tidak hanya terbatas pada penampilan di layar, tetapi juga pesan dan konteks dari proyek yang dibintanginya.
Ia kemudian menyampaikan permohonan maaf kepada penonton serta berjanji akan lebih berhati-hati dalam memilih dan memahami proyek di masa mendatang.
Permintaan maaf serupa juga disampaikan IU yang memerankan karakter Seong Hui-ju.
Melalui unggahan Instagram, IU mengaku merasa sangat menyesal karena gagal memahami sensitivitas isu sejarah yang dipermasalahkan publik.
"Sebagai salah satu aktor utama, saya sangat menyesal dan merasa berat hati karena gagal bertanggung jawab dan telah menyebabkan kekecewaan yang besar," tulis IU.
Ia mengatakan telah membaca berbagai respons dan kritik dari penonton selama beberapa hari terakhir dan menyadari dirinya seharusnya mempelajari naskah lebih mendalam sebelum terlibat dalam proyek tersebut.
"Tidak ada alasan atas fakta bahwa saya gagal berpikir lebih dalam tentang berbagai ketidakakuratan sejarah sebelum berakting dalam proyek ini," katanya.
IU juga menyebut dirinya malu karena tidak menyadari persoalan tersebut sejak awal, terutama karena drama itu menggunakan dunia fiksi yang tetap berakar pada sejarah Korea.
Kontroversi Perfect Crown sebelumnya juga membuat pihak sutradara memberikan klarifikasi dan permintaan maaf terkait sejumlah adegan yang dinilai tidak sesuai dengan sejarah dan tradisi kerajaan Korea.


















