Cegah Perdagangan Orang, Pemprov Kalbar Bentuk Gugus Tugas PP TPPO

Cegah Perdagangan Orang, Pemprov Kalbar Bentuk Gugus Tugas PP TPPO

Berandascoped-by-BerandaLokalscoped-by-LokalCegah Perdagangan Orang, Pemprov Kalbar Bentuk Gugus Tugas PP TPPO

Cegah Perdagangan Orang, Pemprov Kalbar Bentuk Gugus Tugas PP TPPO

Pontianak | Kamis, 27 November 2025

PIFA, Pontianak - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Provinsi, membentuk Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (PP TPPO).

Pembentukan tersebut berlangsung dalam Rapat Koordinasi Pencegahan dan Penanganan TPPO yang digelar di Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalbar, Rabu (26/11/2025), sekaligus disertai pembacaan Deklarasi dan Komitmen Bersama Penanganan TPPO Tahun 2025.

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan diwakili oleh Staf Bidang Ahli dan Politik Pemprov Kalbar, Natalia Karyawati, menegaskan pemerintah berkomitmen untuk memberantas TPPO.

“Komitmen itu telah tertuang dalam misi ke-8 Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar, yakni menghadirkan kepastian hukum, penegakan hukum, serta keadilan dan kesetaraan gender,” ungkapnya.

Natalia menjelaskan Kalimantan Barat merupakan daerah sumber dan transit dari perdagangan orang yang tujuannya bekerja ke berbagai negara, seperti Tiongkok, Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, hingga Arab Saudi, Kamboja, dan Myanmar.

“Tapi ancaman ini tidak hanya terjadi pada warga yang bekerja di luar negeri, melainkan juga di dalam negeri, antar kabupaten maupun antar provinsi,” ujar Natalia.

Ia menjelaskan sejumlah faktor yang mendorong masyarakat bekerja ke luar negeri tanpa prosedur, mulai dari tekanan ekonomi, rendahnya pendidikan dan keterampilan, terbatasnya peluang kerja, hingga keterlibatan jaringan sindikat. Karena itu, penanganan TPPO harus dilakukan menyeluruh, dari hulu ke hilir.

“TPPO adalah kejahatan kemanusiaan yang sangat kompleks. Modusnya terus berkembang mulai dari kawin kontrak, pengantin pesanan, magang kerja, hingga eksploitasi pekerja rumah tangga, penjaga toko, tenaga IT, dan yang terbaru, perekrutan sebagai penerjemah bahasa Mandarin,” ungkapnya.

Natalia memaparkan delapan langkah strategis yang kini sedang dan akan dijalankan Pemprov Kalbar terkait memberantas perdgangan orang. Di antaranya:

1. Membentuk Gugus Tugas PP TPPO, sesuai Surat Keputusan Kapolri Selaku Ketua Harian No. 1 Tahun 2025.
2. Melakukan sosialisasi masif dan edukasi pencegahan TPPO ke seluruh kabupaten/kota serta sekolah-sekolah.
3. Mendorong pembentukan Gugus Tugas PP TPPO di tingkat kabupaten/kota.
4. Memantau korban TPPO, baik yang berasal dari Myanmar, Tiongkok, Taiwan, Malaysia, maupun korban TPPO domestik.
5. Menyusun Rencana Aksi Daerah (RAD) PP TPPO 2025–2029, sebagai pedoman jangka panjang penanganan.
6. Memberikan pelatihan, keterampilan, dan pemberdayaan bagi korban TPPO agar tidak kembali bekerja ke luar negeri tanpa prosedur.
7. Merancang pembangunan Rumah Perlindungan Terpadu melalui Dinas Sosial.
8. Membentuk Layanan Terpadu Satu Atap untuk pelatihan dan penyaluran pekerja migran Indonesia secara legal dan aman.

“Penguatan koordinasi, kerjasama, dan kolaborasi adalah kunci. Kita perlu membangun jejaring antarpemangku kepentingan untuk memastikan pencegahan dan penanganan TPPO berjalan efektif,” tutupnya.

Rekomendasi

Foto: Atletico Madrid Permanenkan Clement Lenglet hingga 2028 | Pifa Net

Atletico Madrid Permanenkan Clement Lenglet hingga 2028

Sports
| Rabu, 11 Juni 2025
Foto: Guru SMAN 9 Pontianak Laporkan Riezky Kabah ke Polda Kalbar atas Pencemaran Nama Baik | Pifa Net

Guru SMAN 9 Pontianak Laporkan Riezky Kabah ke Polda Kalbar atas Pencemaran Nama Baik

Pontianak
| Rabu, 5 Maret 2025
Foto:   Oxford United dan Port FC Ramaikan Piala Presiden 2025, Cetak Sejarah Baru | Pifa Net

Oxford United dan Port FC Ramaikan Piala Presiden 2025, Cetak Sejarah Baru

Sports
| Senin, 16 Juni 2025
Foto: Jisoo BLACKPINK dan Seo In-Guk Akan Bintangi Drakor Romantis "Boyfriend on Demand" | Pifa Net

Jisoo BLACKPINK dan Seo In-Guk Akan Bintangi Drakor Romantis "Boyfriend on Demand"

Korea Selatan
| Kamis, 20 Februari 2025
Foto: Nova Arianto Bangga Bawa Timnas U-17 Cetak Sejarah di Piala Dunia, Meski Gagal Lolos Grup | Pifa Net

Nova Arianto Bangga Bawa Timnas U-17 Cetak Sejarah di Piala Dunia, Meski Gagal Lolos Grup

Timnas
| Rabu, 12 November 2025
Foto: Samsung Galaxy S25 Series: Inovasi AI untuk Pembuatan Konten Berkualitas Tinggi | Pifa Net

Samsung Galaxy S25 Series: Inovasi AI untuk Pembuatan Konten Berkualitas Tinggi

Indonesia
| Sabtu, 8 Februari 2025
Foto: Klasemen Liga Italia: Papan Atas Sengit, Inter Gagal Kudeta Napoli Usai Ditekuk Juventus | Pifa Net

Klasemen Liga Italia: Papan Atas Sengit, Inter Gagal Kudeta Napoli Usai Ditekuk Juventus

Italia
| Senin, 17 Februari 2025
Foto: Platform X Gugat Pemerintah India atas Dugaan Penyalahgunaan Aturan TI | Pifa Net

Platform X Gugat Pemerintah India atas Dugaan Penyalahgunaan Aturan TI

India
| Minggu, 23 Maret 2025
Foto: Antony Siap Hajar Real Madrid Setelah Banding Kartu Merah Diterima | Pifa Net

Antony Siap Hajar Real Madrid Setelah Banding Kartu Merah Diterima

Spanyol
| Kamis, 27 Februari 2025
Foto: Didampingi Hotman Paris, Nadiem Makarim Diperiksa Kejagung Terkait Kasus Korupsi Laptop | Pifa Net

Didampingi Hotman Paris, Nadiem Makarim Diperiksa Kejagung Terkait Kasus Korupsi Laptop

Nasional
| Selasa, 15 Juli 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: Peringati Hari PGRI Ke-76, Pemkab Kubu Raya Gelar Donor Darah | Pifa Net

Peringati Hari PGRI Ke-76, Pemkab Kubu Raya Gelar Donor Darah

Berita Kubu Raya, PIFA – Peringati Hari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Ke-76, Pemkab Kubu Raya bekerja sama PMI Kubu Raya gelar donor darah massal di aula Kantor Bupati, Rabu 24 November 2021. Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo menjelaskan, donor darah ini bukan hanya untuk pegawai ASN. "Untuk semua warga umum lainnya juga bisa dapat mendonorkan darahnya agar lebih bermanfaat untuk warga yang membutuhkan," jelasnya. Selain itu Sujiwo mengungkapkan, di PMI darah sangat-sangat dibutuhkan. "Kita berharap teman-teman bisa menyumbangkan darahnya, semoga kegiatan ini bisa di gelar setiap tahun," ungkapnya. Dikatakan lagi, dulunya donor darah 3 bulan baru bisa donor lagi, sekarang sudah 2 bulan sekali sudah boleh. Dengan catatan HB, tekanan darahnya memenuhi syarat. Ia menghimbau seluruh ASN Kabupaten Kubu Raya agar bisa mendonorkan darahnya di event-event selanjutnya. "Jadi donor darah ini bisa di masukan dalam rangkaian event-event yang ada di Kubu Raya, dari acara ulang tahun KOPRI, PGRI, Pemda dan lainnya," ujarnya.

Kubu Raya
| Rabu, 24 November 2021

Nasional

Foto: Sultan HB X Datangi Polda DIY di Tengah Aksi Demonstrasi Memanas | Pifa Net

Sultan HB X Datangi Polda DIY di Tengah Aksi Demonstrasi Memanas

PIFA, Nasional – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X mendatangi Markas Polda DIY pada Jumat (31/8) malam, di tengah aksi demonstrasi yang masih berlangsung ricuh.Sultan tiba sekitar pukul 22.40 WIB dengan mobil yang melintas dari arah barat menuju timur Ring Road hingga masuk ke area Mapolda DIY. Ia tampak didampingi Kepala Pelaksana BPBD DIY Noviar Rahmad, Penjabat Sekda DIY Aria Nugrahadi, serta dua putrinya, GKR Hayu dan GKR Condrokorono.Kedatangan Sultan berlangsung di tengah kondisi massa yang masih bertahan di sekitar markas kepolisian, meski aparat telah berulang kali menembakkan gas air mata untuk membubarkan kerumunan. Hingga pukul 23.00 WIB, situasi di lokasi masih tegang.Sebelumnya, unjuk rasa yang dimulai sejak sore hari memanas sekitar pukul 18.00 WIB setelah dua mobil yang terparkir di halaman Mapolda DIY dibakar massa. Sejumlah fasilitas turut mengalami kerusakan, termasuk ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), mesin ATM, dan pagar markas.Tak hanya itu, sebuah pos polisi di simpang empat Condongcatur, Sleman, yang berlokasi tak jauh dari Mapolda DIY, juga dirusak oleh peserta aksi.Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah daerah maupun aparat kepolisian terkait kerusuhan yang terjadi.

Nasional
| Jumat, 29 Agustus 2025

Lokal

Foto: Bejat, Pria 40 Tahun di Kayong Utara Cabuli Seorang Anak yang Sedang Memancing | Pifa Net

Bejat, Pria 40 Tahun di Kayong Utara Cabuli Seorang Anak yang Sedang Memancing

Berita Kayong Utara, PIFA - Seorang pelajar di Kayong Utara, Kalimantan Barat mengalami pencabulan saat sedang mancing ikan bersama teman. Pelaku adalah pria berusia 40 tahun yang merupakan orang dekat korban. Kasus pencabulan ini ditangani oleh Polres Kayong Utara dan telah menangkap pelakunya. Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kayong Utara mendampingi korban dan para saksi yang juga masih anak-anak selama proses pemeriksaan. "Kami melakukan pendampingan terhadap korban maupun saksi selama kasus tersebut dalam masih ditangani pihak kepolisian," kata Komisioner KPAD Kayong Utara, Warjani di Sukadana, Kamis (9/6/2022).  Menurut Warjani, KPAD telah mendampingi korban mulai dari visum hingga pemeriksaan di kepolisian. Selain mendampingi dalam proses hukum, KPAD juga mengupayakan pemulihan korban dan para saksi di lingkungan tempat tinggal mereka. Warjani mengatakan, KPAD menyayangkan tingginya kasus pencabulan anak di Kayong Utara. Bahkan tak jarang pelakunya merupakan orang terdekat korban. "Ke depan kami akan lebih gencar lagi melakukan sosialisasi ke desa-desa dan ke sekolah agar masalah seperti ini tidak terulang kembali," ujarnya.  Kasus pencabulan ini bermula saat korban dan beberapa orang teman pergi mancing ikan di suatu tempat. Pelaku mendatangi korban dan meminta semua temannya pergi untuk membeli umpan dan mata pancing. "Setelah teman-teman korban pergi, pelaku langsung melakukan aksi bejatnya itu," ujar Warjani.  Menurut Warjani, KPAD berharap dalam persidangan nanti hakim menghukum pelaku dengan vonis berat agar bisa menimbulkan efek jera. (ja)

Kayong Utara
| Jumat, 10 Juni 2022
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5