Cerita Chelsie Monica Sekakmat Magnus Carlsen: Grogi, Senang, dan Tak Menyangka Menang
Sports | Kamis, 18 Juni 2026
Pecatur Indonesia, Chelsie Monica Ignesias Sihite, membagikan kisah di balik kemenangan mengejutkannya atas pecatur nomor satu dunia, Magnus Carlsen, dalam laga ekshibisi di Hong Kong, Selasa (16/6).
Pertandingan tersebut berlangsung dalam rangkaian acara FIDE World Rapid Team Championship 2026. Sehari sebelum kejuaraan resmi dimulai, Carlsen menjalani pertandingan catur kilat simultan melawan 24 pecatur dari berbagai negara.
Dari seluruh peserta yang dihadapi, Chelsie menjadi satu-satunya pemain yang berhasil mengalahkan Carlsen, yang selama ini dianggap sebagai GOAT (Greatest of All Time) dalam dunia catur.
Chelsie mengaku kesempatan menghadapi Carlsen datang secara tak terduga. Awalnya, ia datang ke Hong Kong untuk memperkuat tim Indonesia dalam ajang World Rapid and Blitz.
"Saya berhubungan dengan Seth dari Annie Chess karena kami sudah pernah bekerja bersama sebelumnya di Bali, Indonesia. Jadi kemarin dia bilang ke saya kalau saya bisa bermain hari ini dan saya sangat senang," ujar Chelsie dalam wawancara yang diunggah akun YouTube ChessBase India.
"Saya benar-benar antusias karena saya sebenarnya ke Hong Kong untuk bermain di World Rapid and Blitz membela tim Indonesia," lanjutnya.
Meski antusias, Chelsie mengakui dirinya sempat diliputi rasa gugup ketika mengetahui akan berhadapan langsung dengan idolanya tersebut.
"Bisa bermain dengan Magnus membuat saya bahagia dan ya ada rasa grogi karena dia adalah pecatur terbaik sepanjang masa [GOAT], dan salah satu idola saya juga," kata Chelsie.
Menurutnya, rasa gugup semakin besar karena pertandingan itu juga disaksikan banyak orang.
"Saya semakin grogi karena banyak anak-anak yang bermain. Jadi saya berharap saya tidak kalah dengan cepat, lima atau sepuluh menit. Saya hanya berusaha bertahan, tetapi saya beruntung," ujarnya sambil tertawa.
Dalam pertandingan tersebut, Chelsie menggunakan pembukaan Italia (Italian Game), salah satu variasi yang sudah cukup akrab baginya.
"Pada saat pembukaan semua berjalan normal dan saya cuma berupaya menahan posisi saya, hanya mengembangkan apa yang saya ingat dan hati-hati menghadapi ancaman dari dia," tuturnya.
Chelsie kemudian melihat peluang ketika Carlsen dinilai kurang memperhatikan salah satu ancaman di papan. Kesempatan itu dimanfaatkan dengan baik melalui serangan balik yang berujung sekakmat.
Kemenangan ini menjadi pencapaian bersejarah bagi Chelsie. Selain mengalahkan pemain peringkat satu dunia, ia juga menjadi satu-satunya peserta yang mampu menumbangkan Carlsen dalam sesi catur kilat simultan tersebut.
Hasil tersebut sekaligus menambah daftar prestasi membanggakan bagi pecatur Indonesia di kancah internasional dan menunjukkan bahwa pemain Indonesia mampu bersaing dengan nama-nama terbesar dalam dunia catur.



















