Dean James Mundur, Komposisi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 Berkurang. AFP

Dean James Mundur, Komposisi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 Berkurang. AFP

Berandascoped-by-BerandaSportsscoped-by-SportsDean James Mundur, Komposisi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 Berkurang

Dean James Mundur, Komposisi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 Berkurang

Timnas | Kamis, 26 Maret 2026

PIFA, Sports - Skuad Timnas Indonesia dipastikan mengalami perubahan jelang FIFA Series 2026 setelah Dean James resmi mundur dari tim. Pemain berposisi bek kiri tersebut batal bergabung karena harus menyelesaikan urusan pribadi, termasuk sengketa statusnya di Liga Belanda.

Keputusan ini diambil setelah laga antara Go Ahead Eagles melawan NAC Breda yang berakhir dengan skor telak 6-0. Usai pertandingan, status Dean James sebagai pemain berpaspor Indonesia dipermasalahkan oleh pihak NAC Breda, yang bahkan meminta laga ulang digelar.

Hingga kini, KNVB selaku federasi sepak bola Belanda belum memberikan pernyataan resmi terkait polemik tersebut. Situasi ini membuat Dean James memanfaatkan jeda internasional untuk mencari solusi atas persoalan yang dihadapinya.

Dengan mundurnya Dean James, jumlah pemain skuad Garuda kini berkurang dari 24 menjadi 23 orang—angka yang sesuai dengan batas maksimal untuk ajang FIFA Series 2026.

Meski kehilangan satu pemain di sektor kiri, kondisi ini dinilai tidak terlalu krusial. Timnas Indonesia masih memiliki dua opsi kuat di posisi tersebut, yakni Calvin Verdonk dan Dony Tri Pamungkas. Namun, Verdonk dilaporkan belum tiba di Jakarta dan kemungkinan tidak dalam kondisi ideal untuk langsung tampil.

Untuk laga melawan Saint Kitts and Nevis pada Jumat (27/3), Dony Tri Pamungkas berpeluang besar menjadi pilihan utama di sektor bek kiri. Melihat peringkat lawan yang berada di bawah Indonesia, skuad Garuda cukup percaya diri menatap kemenangan.

Di lini pertahanan, sejumlah nama seperti Sandy Walsh, Rizky Ridho, dan Elkan Baggott diprediksi menjadi pilihan utama untuk mengawal lini belakang.

Sementara itu, posisi penjaga gawang kemungkinan besar akan dipercayakan kepada Maarten Paes, mengingat Emil Audero baru tiba dari Italia dan belum dalam kondisi optimal.

Di lini tengah, duet Ivar Jenner dan Jordi Amat berpotensi menjadi motor permainan. Sedangkan sektor sayap bisa diisi Yakon Sayuri bersama Eliano Reijnders atau Beckham Putra.

Untuk lini depan, pilihan utama mengerucut pada Ole Romeny dan Ramdhan Sananta, dengan Mauro Zijlstra juga berpeluang tampil sejak menit awal.

Dengan komposisi yang ada, Timnas Indonesia tetap optimistis mampu tampil maksimal meski kehilangan satu pemain penting di sektor pertahanan.

Rekomendasi

Foto: Studi: Tiga Menit Aktivitas Ringan Setiap Hari Bisa Turunkan Risiko Penyakit Jantung | Pifa Net

Studi: Tiga Menit Aktivitas Ringan Setiap Hari Bisa Turunkan Risiko Penyakit Jantung

Indonesia
| Selasa, 29 April 2025
Foto: Menkomdigi Sebut Indonesia Siap Jadi Pemimpin Teknologi AI di Asia Tenggara | Pifa Net

Menkomdigi Sebut Indonesia Siap Jadi Pemimpin Teknologi AI di Asia Tenggara

Asia Tenggara
| Jumat, 31 Januari 2025
Foto: Ragam Fitur NMAX “TURBO” Siap Tunjang Perjalanan Jarak Jauh Waktu Libur Lebaran | Pifa Net

Ragam Fitur NMAX “TURBO” Siap Tunjang Perjalanan Jarak Jauh Waktu Libur Lebaran

Indonesia
| Kamis, 27 Maret 2025
Foto: Manchester City Siapkan Patung untuk Kevin De Bruyne di Etihad sebagai Penghargaan Perpisahan | Pifa Net

Manchester City Siapkan Patung untuk Kevin De Bruyne di Etihad sebagai Penghargaan Perpisahan

Inggris
| Rabu, 21 Mei 2025
Foto: Bulan Sutena Buka Suara Soal Video Syur Mirip Dirinya | Pifa Net

Bulan Sutena Buka Suara Soal Video Syur Mirip Dirinya

Indonesia
| Kamis, 6 Februari 2025
Foto: Pencapaian Cemerlang di Misano, Aldi Satya Mahendra Bidik Hasil Lebih Baik di World Supersport 2025 | Pifa Net

Pencapaian Cemerlang di Misano, Aldi Satya Mahendra Bidik Hasil Lebih Baik di World Supersport 2025

Otomotif
| Sabtu, 14 Juni 2025
Foto: Ini Pesan Haru Paula untuk Sang Anak Jelang Putusan Cerai dengan Baik Wong | Pifa Net

Ini Pesan Haru Paula untuk Sang Anak Jelang Putusan Cerai dengan Baik Wong

Indonesia
| Sabtu, 8 Maret 2025
Foto: Cedera dan Jalani Operasi, Musimnya Dybala Berakhir Lebih Cepat | Pifa Net

Cedera dan Jalani Operasi, Musimnya Dybala Berakhir Lebih Cepat

Italia
| Jumat, 21 Maret 2025
Foto: Kisruh Royalti Lagu: Agnez Mo vs Ahmad Dhani Saling Lempar Sindiran | Pifa Net

Kisruh Royalti Lagu: Agnez Mo vs Ahmad Dhani Saling Lempar Sindiran

Indonesia
| Rabu, 19 Februari 2025
Foto: Sananta Siap Hadapi Persaingan dengan Romeny demi Tempat di Timnas | Pifa Net

Sananta Siap Hadapi Persaingan dengan Romeny demi Tempat di Timnas

Indonesia
| Senin, 24 Februari 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: Lemang, Kuliner yang Selalu Diburu saat Ramadhan di Pontianak | Pifa Net

Lemang, Kuliner yang Selalu Diburu saat Ramadhan di Pontianak

PIFA.CO.ID, LOKAL - Lemang merupakan salah satu kuliner khas Pontianak yang selalu dicari pada saat bulan suci Ramadhan. Makanan ini memiliki cita rasa yang gurih dan berlemak, sehingga tak heran menjadi favorit banyak orang sebagai menu berbuka puasa.Di Pontianak ada begitu banyak tempat pembuat lemang, salah satunya milik Iwan yang berlokasi di jalan H Rais A Rachman, Gang Selamat, Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak.Ditemui ditempat produksinya, Iwan mengatakan, selama Ramadhan, pembuatan lemang mengalami peningkatan. Pada hari biasa memproduksi sekitar 30 sampai 40 lemang, tetapi saat ramadhan bisa mencapai 200 lemang.“Alhamdulillah kalau Ramadhan ini banyak pesan. Apalagi kalau tiga hari terakhir menjelang idul fitri bisa tiga kali lipat,” ujarnya, Rabu (5/3/25).Produksi lemang ini telah dijalaninya selama 35 tahun. Menariknya, pembeli tidak hanya berasal dari kalangan Muslim, tetapi juga dari kalangan non-Muslim yang tertarik dengan cita rasanya yang khas.“Bukan hanya untuk umat muslim, tetapi non muslim juga ikut menikmati. Berkahnya luar biasa,” ungkapnya.Untuk membuat lemang ini membutuhkan proses yang begitu panjang. Pertama mempersiapkan bambu yang dipasok dari daerah Ambawang dan Bengkayang. Setelah bambu dibersihkan, lalu memasukan daun pisang kedalam bambu.Selanjutnya masukan beras ketan yang sebelumnya telah dicuci bersih ke dalam bambu. Lalu tuang santan di dalam bambu, kemudian di bakar kurang lebih tiga jam.“dan api untuk memanggang tersebut juga harus bagus, sehingga tingkat kematangannya bagus dan merata," kata IwanIwan mengatakan produksi lemang buatannya ini dijual di pasar-pasar tradisional, seperti di kawasan Pasar Flamboyan Pontianak, Parit Haji Husin, dan Sungai Raya Dalam. Untuk harganya, satu lemang ukuran paling kecil Rp 35.000 dan ukuran paling besar Rp 45.000, yang dijual ke pengecer, kemudian dijual lagi kepada masyarakat.Soal rasa, Iwan menjamin lemang buatannya itu memiliki cita rasa uang berbeda dibanding penjual lainnya.“Salah satu khas lemang yang saya bikin yakni rasanya yang gurih dan lemak santannya sangat terasa, sehingga penikmat kuliner lemang akan ketagihan untuk menikmatinya kembali,” tukasnya.

Pontianak
| Rabu, 5 Maret 2025

Sports

Foto: Real Madrid Menang di El Clasico, Kokoh di Puncak Klasemen Liga Spanyol | Pifa Net

Real Madrid Menang di El Clasico, Kokoh di Puncak Klasemen Liga Spanyol

PIFA, Sports - Real Madrid memperkokoh posisinya di puncak klasemen Liga Spanyol setelah memenangi laga El Clasico dengan skor 2-1 atas Barcelona, Minggu waktu setempat. Kemenangan ini membuat Los Blancos unggul lima poin dari rival utamanya tersebut. Gol-gol Real Madrid dicetak oleh Kylian Mbappe dan Jude Bellingham, sementara Barcelona hanya mampu membalas lewat Fermin Lopez. Hasil ini sekaligus menjadi kemenangan pertama Madrid atas Barca pada musim ini. Dengan tambahan tiga poin, klub ibu kota kini mengoleksi total 27 poin. Di posisi ketiga, Villarreal mempertahankan tren positif setelah menang 2-0 atas Valencia di laga tandang. The Yellow Submarine kini mengantongi 20 poin dari 10 pertandingan. Sementara itu, Espanyol naik ke posisi keempat berkat kemenangan tipis 1-0 atas Elche melalui gol tunggal Carlos Romero. Namun, posisi Espanyol masih bisa tergeser oleh Atletico Madrid yang baru akan menghadapi Real Betis pada Selasa (28/10) dini hari WIB. Dari papan bawah klasemen, Real Sociedad berhasil keluar dari zona merah setelah menaklukkan Sevilla 2-1. Tim asal Basque itu kini menempati posisi ke-17 dengan sembilan poin. Adapun Valencia turun ke posisi ke-18 meski memiliki poin sama, karena kalah selisih gol dengan catatan minus enam. Sementara dua posisi terbawah masih ditempati oleh Real Oviedo dan Girona. Kedua tim harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 3-3 pada laga pekan kesepuluh.

Sport
| Senin, 27 Oktober 2025

Teknologi

Foto: Kacamata Pintar Digadang Jadi Pengganti Smartphone, Era Baru Komputasi Mulai Terbentuk | Pifa Net

Kacamata Pintar Digadang Jadi Pengganti Smartphone, Era Baru Komputasi Mulai Terbentuk

PIFA, Teknologi - Sejumlah perusahaan teknologi global mulai memosisikan kacamata pintar sebagai perangkat komputasi generasi berikutnya yang berpotensi menggantikan sebagian peran smartphone. Perkembangan ini sejalan dengan prediksi para pemimpin industri teknologi yang menilai ponsel pintar tidak akan selamanya menjadi perangkat utama manusia. CEO Meta Mark Zuckerberg menjadi salah satu tokoh yang sejak beberapa tahun terakhir menyampaikan keyakinannya bahwa smartphone suatu saat akan ditinggalkan. Dalam ajang Meta Connect 2024, Zuckerberg memprediksi miliaran orang yang saat ini menggunakan kacamata konvensional akan beralih ke kacamata pintar dalam satu dekade ke depan. “Sama seperti semua orang yang beralih ke telepon pintar, saya pikir semua orang yang berkacamata akan segera beralih ke kacamata pintar dalam dekade berikutnya,” ujar Zuckerberg, dikutip dari Forbes. Tahun 2026 dipandang sebagai titik penting kebangkitan kacamata pintar. Perangkat wearable ini dinilai mampu menghadirkan interaksi yang lebih alami dengan kecerdasan buatan (AI), sekaligus memberikan akses informasi secara instan tanpa harus terus menatap atau menggenggam layar ponsel. Namun, adopsi massal kacamata pintar masih menghadapi sejumlah tantangan. CEO Rokid, Misa Zhu, menyebut industri harus memecahkan persoalan mendasar yang ia sebut sebagai “segitiga mustahil”, yakni keseimbangan antara kualitas tampilan, daya tahan baterai, dan kenyamanan pemakaian. “Tantangan tersebut mencakup keseimbangan antara kualitas tampilan, daya tahan baterai, dan kenyamanan pemakaian,” kata Zhu dalam wawancara yang dikutip dari Android Police, Selasa (20/1). Menurut Zhu, terobosan signifikan di tiga aspek tersebut kemungkinan baru tercapai dalam tiga hingga lima tahun ke depan. Jika berhasil, kacamata pintar tidak hanya berfungsi sebagai layar saat dibutuhkan, tetapi juga sebagai asisten AI yang selalu aktif tanpa mengorbankan kenyamanan pengguna. Meski sering disebut sebagai calon pengganti smartphone, Zhu menilai kacamata pintar belum akan sepenuhnya menggantikan ponsel dalam waktu dekat. Dalam beberapa tahun ke depan, perangkat ini masih berperan sebagai pelengkap. “Mereka mungkin masih menjadi aksesori dalam tiga tahun ke depan, tetapi akan ada perubahan setelah tiga hingga lima tahun, dan sangat mungkin mereka tidak akan lagi menjadi aksesori setelah lima tahun,” ujarnya. Tanda-tanda pergeseran ke era pasca-smartphone mulai terlihat dari produk komersial yang telah dipasarkan. Rokid, perusahaan teknologi asal China, resmi membawa AI Glasses Style ke pasar Amerika Serikat dan Jerman melalui Amazon pada Januari lalu. Perangkat ini dibekali baterai 210mAh, bobot 38,5 gram, kamera 12 megapiksel dengan perekaman video 3K, serta speaker dan mikrofon terintegrasi. AI Glasses Style mendukung panggilan telepon hingga lima jam dan pemutaran musik hingga enam jam. Kacamata pintar ini juga dilengkapi ChatGPT 5.2 untuk perintah audio dan visual, serta Microsoft Translator dengan dukungan terjemahan offline lebih dari 100 bahasa. Produk tersebut dipasarkan dengan harga US$299 atau sekitar Rp5 juta. Di sisi lain, raksasa teknologi China Alibaba juga bersiap meramaikan pasar kacamata pintar. Alibaba mengumumkan Quark AI Glasses yang akan diluncurkan di China pada akhir 2025. Perangkat ini ditenagai model bahasa besar Qwen dan asisten AI bernama Quark. Melalui Quark AI Glasses, pengguna dapat melakukan panggilan tanpa tangan, streaming musik, terjemahan bahasa secara real-time, hingga transkripsi rapat. Kacamata ini juga dilengkapi kamera serta terintegrasi dengan ekosistem Alibaba, seperti navigasi, pembayaran Alipay, dan layanan belanja Taobao. Masuknya Alibaba memperketat persaingan di pasar kacamata pintar yang sebelumnya telah diisi Meta melalui kolaborasi dengan Ray-Ban, serta produsen China lainnya seperti Xiaomi. Dalam waktu dekat, Google dan Samsung juga disebut-sebut akan meluncurkan produk serupa. Dengan semakin banyaknya pemain besar yang terjun ke kategori ini, sinyal pergeseran dari era smartphone menuju perangkat wearable kian menguat. Meski ponsel pintar belum akan sepenuhnya ditinggalkan, kacamata pintar dinilai menjadi wujud awal teknologi pengganti yang perlahan mulai mengambil bentuk.

Teknologi
| Selasa, 3 Februari 2026
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5