Momen debat Pilpres Amerika Serikat antara Joe Biden dan Donald Trump. (AFP)

PIFA, Internasional - Dalam debat capres AS yang digelar di Atlanta, suasana memanas terjadi antara Joe Biden dan Donald Trump. Biden, yang tampil sebagai capres petahana, memilih untuk menyerang Trump secara pribadi terkait skandal dengan bintang porno.

Pernyataan kontroversial Biden mencuat ketika dia menyoroti hukuman perdata yang diduga dihadapi Trump atas kasus menganiaya seorang wanita dan hubungannya dengan bintang porno, sambil menambahkan bahwa insiden tersebut terjadi saat istri Trump sedang hamil.

"Dan pikirkan semua hukuman perdata yang Anda hadapi. Berapa miliaran dolar yang harus Anda tanggung sebagai hukuman perdata karena menganiaya seorang wanita di depan umum? Untuk melakukan berbagai macam hal? Berhubungan seks dengan bintang porno di malam hari - saat istri Anda sedang hamil?" ujar Biden dengan nada tajam di panggung debat, sebagaimana dilansir CNN.

Trump, dalam responsnya, menolak tudingan tersebut dengan keras. Dia menegaskan bahwa dia tidak terlibat dalam hubungan seksual dengan bintang porno dan menyalahkan kejaksaan yang menurutnya tidak adil.

"Saya tidak berhubungan seks dengan bintang porno. Itu (poin) nomor satu. Nomor dua, ada kasus yang kita mulai dan mereka melimpahkan kasusnya dari pejabat tinggi di Departemen Kehakiman ke Kejaksaan Wilayah Manhattan untuk memulai kasusnya. Kasus itu bakal naik banding. Ada jaksa yang buruk sekali dari Demokrat," kata Trump menepis tudingan Biden di panggung debat.

Debat yang dipandu oleh Dana Bash dan Jake Tapper dari CNN tersebut juga memperdalam berbagai isu kebijakan seperti luar negeri, imigrasi, aborsi, pajak, dan ekonomi. Pertarungan antara Biden dan Trump tidak hanya menguras energi politik, tetapi juga memperlihatkan ketegangan personal yang mendalam antara kedua calon presiden tersebut. (ad)

PIFA, Internasional - Dalam debat capres AS yang digelar di Atlanta, suasana memanas terjadi antara Joe Biden dan Donald Trump. Biden, yang tampil sebagai capres petahana, memilih untuk menyerang Trump secara pribadi terkait skandal dengan bintang porno.

Pernyataan kontroversial Biden mencuat ketika dia menyoroti hukuman perdata yang diduga dihadapi Trump atas kasus menganiaya seorang wanita dan hubungannya dengan bintang porno, sambil menambahkan bahwa insiden tersebut terjadi saat istri Trump sedang hamil.

"Dan pikirkan semua hukuman perdata yang Anda hadapi. Berapa miliaran dolar yang harus Anda tanggung sebagai hukuman perdata karena menganiaya seorang wanita di depan umum? Untuk melakukan berbagai macam hal? Berhubungan seks dengan bintang porno di malam hari - saat istri Anda sedang hamil?" ujar Biden dengan nada tajam di panggung debat, sebagaimana dilansir CNN.

Trump, dalam responsnya, menolak tudingan tersebut dengan keras. Dia menegaskan bahwa dia tidak terlibat dalam hubungan seksual dengan bintang porno dan menyalahkan kejaksaan yang menurutnya tidak adil.

"Saya tidak berhubungan seks dengan bintang porno. Itu (poin) nomor satu. Nomor dua, ada kasus yang kita mulai dan mereka melimpahkan kasusnya dari pejabat tinggi di Departemen Kehakiman ke Kejaksaan Wilayah Manhattan untuk memulai kasusnya. Kasus itu bakal naik banding. Ada jaksa yang buruk sekali dari Demokrat," kata Trump menepis tudingan Biden di panggung debat.

Debat yang dipandu oleh Dana Bash dan Jake Tapper dari CNN tersebut juga memperdalam berbagai isu kebijakan seperti luar negeri, imigrasi, aborsi, pajak, dan ekonomi. Pertarungan antara Biden dan Trump tidak hanya menguras energi politik, tetapi juga memperlihatkan ketegangan personal yang mendalam antara kedua calon presiden tersebut. (ad)

0

0

You can share on :

0 Komentar