Debut Full Musim Yamaha R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship, Sabian Fathul Ilmi Juara Race di Australia

Debut Full Musim Yamaha R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship, Sabian Fathul Ilmi Juara Race di Australia

Berandascoped-by-BerandaTeknologiscoped-by-TeknologiDebut Full Musim Yamaha R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship, Sabian Fathul Ilmi Juara Race di Australia

Debut Full Musim Yamaha R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship, Sabian Fathul Ilmi Juara Race di Australia

Yamaha | Selasa, 5 Mei 2026

Yamaha Racing Indonesia kembali menuai hasil gemilang dari pembinaan pembalap muda melalui prestasi yang ditorehkan oleh Sabian Fathul Ilmi. Rider berusia 13 tahun itu menjuarai race seri 2 Yamaha R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship yang digelar di The Bend Motorsport Park, Australia, 1-3 Mei 2026. Sabian Fathul Ilmi telah menunjukkan kemampuannya memenangkan persaingan di level Asia Pasifik dalam penampilan full musim di tahun ini.

Di tahun 2025 dia sempat ambil bagian sebagai wild card rider mengikuti seri 6 di Buriram Thailand dengan hasil finish ke-4 race 1 dan ke-6 race 2. Kembali ke ajang yang sama, rangkaian race weekend putaran 2 Yamaha R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship 2026 dijalani Sabian Fathul Ilmi dengan progress positif. Dua kali free practice Jumat yang dilakoninya menempatkannya di urutan 8 lalu meningkat ke posisi 4. Hal ini pun berpengaruh pada penampilannya di sesi kualifikasi yang menghasilkan starting grid 2.

Puncaknya, rider asal Berau Kalimantan Timur itu naik podium pertama race 1 yang berlangsung Sabtu. Dia mengungguli pembalap-pembalap lainnya yang berasal dari berbagai negara seperti Australia, China, Vietnam, Thailand, Filipina, Malaysia, Selandia Baru. Setelah mendapatkan poin sempurna pada race 1, Sabian Fathul Ilmi menyelesaikan race 2 yang juga berlangsung dalam 9 lap dengan finish ke-6.

”Senang sekali bisa juara race 1 seri 2 ini. Rasanya beda menang pertama kali di Yamaha R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship. Saya jadi lebih percaya diri menjalani musim ini dan berharap mengulang lagi kemenangan seperti di seri 2. Pencapaian ini sangat berarti untuk langkah saya selanjutnya di kejuaraan ini,” ungkap Sabian Fathul Ilmi.

Sebelumnya dia tidak dapat mengikuti seri 1 yang dihelat di Sydney Motorsport Park Australia 27-28 Maret 2026 karena terganjal visa. Hambatan itu ditebusnya dengan prestasi kemenangan race round 2, sekaligus menunjukkan skill mumpuni di level Asia Pasifik. Berkat penampilan gemilangnya dia berhasil menempati posisi 6 klasemen sementara mengantongi 35 poin.

”Kemajuan berharga diperlihatkan Sabian Fathul Ilmi karena mampu langsung memenangi race dalam penampilan debut full musim di Yamaha R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship. Result ini sangat membantu mendapatkan peringkat 6 di klasemen setelah absen pada seri pertama. Kami harapkan dia tetap mempertahankan performa impresif pada 4 seri berikutnya termasuk di Mandalika nanti,” tutur Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Rekomendasi

Foto: Aktor Figuran Asal Pontianak Diduga Memeras Pacar Sesama Jenis dengan Video Syur | Pifa Net

Aktor Figuran Asal Pontianak Diduga Memeras Pacar Sesama Jenis dengan Video Syur

Nasional
| Jumat, 4 Juli 2025
Foto: WhatsApp Tambahkan Fitur Baru untuk Stiker dan Efek Kamera | Pifa Net

WhatsApp Tambahkan Fitur Baru untuk Stiker dan Efek Kamera

Indonesia
| Rabu, 15 Januari 2025
Foto: 6 Perusahaan di Kalbar Disegel karena Karhutla, Pemerintah Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi | Pifa Net

6 Perusahaan di Kalbar Disegel karena Karhutla, Pemerintah Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi

Kalbar
| Minggu, 3 Agustus 2025
Foto: Indonesia Gagal di Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Usai Kalah dari Irak 0-1 | Pifa Net

Indonesia Gagal di Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Usai Kalah dari Irak 0-1

Timnas Indonesia
| Minggu, 12 Oktober 2025
Foto: Putar Lagu di Kafe Wajib Bayar Royalti, Lagu Luar dan Instrumental Juga Kena | Pifa Net

Putar Lagu di Kafe Wajib Bayar Royalti, Lagu Luar dan Instrumental Juga Kena

Politik
| Kamis, 7 Agustus 2025
Foto: Guardiola dalam Krisis Usai Tersingkir di UCL, Musim Terburuknya di Man City? | Pifa Net

Guardiola dalam Krisis Usai Tersingkir di UCL, Musim Terburuknya di Man City?

Inggris
| Kamis, 20 Februari 2025
Foto: Cara Balik Nama Sertifikat Tanah jika Pemilik Lama Telah Meninggal Dunia | Pifa Net

Cara Balik Nama Sertifikat Tanah jika Pemilik Lama Telah Meninggal Dunia

Indonesia
| Selasa, 11 Februari 2025
Foto: Mbappe Dukung Zidane Gantikan Deschamps sebagai Pelatih Timnas Prancis | Pifa Net

Mbappe Dukung Zidane Gantikan Deschamps sebagai Pelatih Timnas Prancis

Sports
| Kamis, 11 September 2025
Foto: Indonesia vs Brunei di Piala AFF U-23 2025, Garuda Muda Siap Tempur di Laga Perdana | Pifa Net

Indonesia vs Brunei di Piala AFF U-23 2025, Garuda Muda Siap Tempur di Laga Perdana

Sports
| Selasa, 15 Juli 2025
Foto:   Kisah Heroik Nelayan Jembrana Selamatkan Korban KMP Tunu, Seorang Anak Peluk Jasad Ayahnya | Pifa Net

Kisah Heroik Nelayan Jembrana Selamatkan Korban KMP Tunu, Seorang Anak Peluk Jasad Ayahnya

Nasional
| Senin, 7 Juli 2025

Berita Terkait

Nasional

Foto: Prabowo Maklumi Pejabat Keseleo Bicara | Pifa Net

Prabowo Maklumi Pejabat Keseleo Bicara

PIFA.CO.ID, NASIONAL - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menilai wajar jika jajaran menteri ataupun pejabat di Kabinet Merah Putih, termasuk juru bicara kepresidenan, melakukan kesalahan dalam berbicara atau "keseleo", terutama jika mereka masih baru menjabat.Penilaian tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat memberikan arahan dalam Sidang Kabinet Paripurna yang membahas evaluasi enam bulan kinerja pemerintahan Kabinet Merah Putih, di Kantor Presiden, Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (5/5).“Ada menteri-menteri yang sudah senior, sudah lama pengalaman, ada yang baru. Ya kan? Baru menjabat. Saya aja baru menjabat beberapa hari (sebagai) Presiden, salah jalan di Istana Merdeka, benar, cari 'WC dimana WC?' Wajar,” ujar Prabowo disambut tawa sejumlah peserta sidang.Pernyataan tersebut disampaikan dalam konteks bahwa kesalahan dari pejabat baru bukan hal yang luar biasa. Bahkan dirinya sebagai Presiden, kata Prabowo, pernah merasa kebingungan saat pertama kali menjabat dan mencari toilet di kompleks Istana Merdeka.“Jadi kita sudahlah. Saya, ada mungkin juru bicara saya keseleo, yang namanya manusia dia juga baru menjabat, bener gak? Kalau yang senior salah bicara, ya salah, yang senior (misalnya) Airlangga, salah bicara, enggak bisa ya,” tambah Prabowo dengan nada berseloroh.Pernyataan ini disampaikan di hadapan seluruh anggota Kabinet Merah Putih, termasuk Hasan Nasbi, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), yang hadir dalam sidang tersebut.Hasan Nasbi, yang sebelumnya sempat mengumumkan pengunduran dirinya dari posisi Kepala PCO pada 29 April 2025, terlihat mengikuti jalannya sidang kabinet. Ia duduk diapit oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji di sebelah kirinya, serta Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq di sisi kanannya.Presiden Prabowo yang didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, sempat menyapa dan menyalami Hasan Nasbi sambil melemparkan senyuman.Hasan hadir dengan mengenakan kemeja putih, seperti anggota kabinet lainnya. Di hadapannya terpampang papan nama bertuliskan "KKK/PCO"—jabatan yang sebelumnya ia emban sebelum mengajukan pengunduran diri.Kehadiran Hasan dalam sidang tersebut sekaligus mengonfirmasi arah baru dari dinamika internal komunikasi kepresidenan, apalagi sehari setelahnya Hasan menyatakan dirinya kembali aktif memimpin PCO atas instruksi langsung Presiden Prabowo. (ad)

Indonesia
| Selasa, 6 Mei 2025

Lokal

Foto: Kebakaran Hebat di Ketapang: Nenek Lumpuh Selamat dari Kepungan Api | Pifa Net

Kebakaran Hebat di Ketapang: Nenek Lumpuh Selamat dari Kepungan Api

PIFA, Lokal - Malam yang seharusnya tenang berubah menjadi bencana menegangkan bagi warga Jalan Gajah Mada, Gang Usaha, Desa Sukabangun, Kabupaten Ketapang. Pada Senin (23/12/2024) dini hari pukul 00.27 WIB, api dengan cepat melahap rumah milik nenek Agustana, mengancam nyawa sang pemilik yang terjebak dalam kobaran api.Di tengah gelapnya malam, api yang mulai membakar bagian belakang rumah segera menarik perhatian tetangga. Begitu api membesar, mereka menyadari ada seorang nenek lanjut usia di dalam rumah tersebut. Nenek yang lumpuh dan tak bisa bergerak terperangkap sendirian. Dalam detik-detik penuh ketegangan itu, kehidupannya bergantung pada keberanian tetangga.“Saat saya lihat api membesar, saya langsung berlari ke rumah itu. Begitu tahu dia terjebak, Pak Mawi dengan cepat mengangkat nenek itu dan membawanya keluar,” ujar Karyadi, petugas TRC BPBD Ketapang yang turut membantu.Upaya warga untuk memadamkan api dengan alat seadanya tidak membuahkan hasil. Kobaran api yang cepat merembet ke seluruh rumah kayu semakin sulit dikendalikan. Rumah itu akhirnya terbakar habis, menyisakan puing-puing yang hancur lebur.Beruntung, nyawa sang nenek berhasil diselamatkan meskipun ia kehilangan seluruh harta bendanya.Tim pemadam kebakaran dari BPBD Ketapang, dipimpin langsung oleh Kalak BPBD, bersama BPK dan BPAS Ketapang, tiba di lokasi untuk mengendalikan api. Setelah sekitar setengah jam berjuang melawan si jago merah, tim akhirnya berhasil memadamkan kebakaran tersebut.“Kami bersyukur tak ada korban jiwa. Tapi kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah,” ujar Karyadi dengan raut wajah lelah namun lega.Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. BPBD Ketapang mengingatkan warga untuk selalu waspada terhadap bahaya kebakaran, yang bisa terjadi kapan saja.Sumber: Suarakalbar.co.id

Ketapang
| Selasa, 24 Desember 2024

Nasional

Foto: Terima Perwakilan Petani Sawit Swadaya di Istana, Jokowi Dorong Koperasinya Produksi Minyak agar Tak Langka | Pifa Net

Terima Perwakilan Petani Sawit Swadaya di Istana, Jokowi Dorong Koperasinya Produksi Minyak agar Tak Langka

Berita Nasional, PIFA - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menerima kedatangan sejumlah petani sawit swadaya di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu (23/3/2022) kemarin.  Pada kesempatan tersebut, Presiden mendorong koperasi-koperasi petani sawit swadaya untuk memproduksi minyak goreng agar tidak langka serta bisa diakses secara murah dan mudah oleh masyarakat luas lantaran 45 persen dari total produksi minyak sawit di Indonesia berasal dari petani swadaya. Merujuk rilis Humas Setkab RI, perwakilan petani, Rukaiyah Rafik menyampaikan, dalam pertemuan tersebut para petani mengutarakan sejumlah hal mulai dari persoalan petani sawit hingga inovasi-inovasi yang telah dikembangkan oleh para petani sawit swadaya. “Kami menyampaikan beberapa inovasi-inovasi yang telah dikembangkan oleh petani swadaya. Alhamdulillah sambutan beliau cukup baik dan responsnya cukup baik terutama yang terkait dengan bagaimana nanti pendanaan BPDPKS (Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit) itu bisa dikontribusikan kepada petani swadaya secara maksimal,” katanya selepas pertemuan, dikutip dari laman setkab.go.id (24/3) Kemudian terkait BPDPKS, para petani sawit swadaya juga mengusulkan agar ada perwakilan petani swadaya yang duduk di dalam struktur BPDPKS. Hal ini diharapkan agar kepentingan para petani swadaya dari seluruh Indonesia dapat terlayani. Sementara terkait program biodiesel, lanjut Rukaiyah, para petani sawit swadaya mengusulkan agar perusahaan-perusahaan biodiesel bisa menjalin kemitraan dengan para petani swadaya melalui kerja sama secara langsung. Menurutnya, hal tersebut cukup membahagiakan bagi para petani swadaya di seluruh Tanah Air. “Ini cukup, menurut kami cukup membahagiakan karena kami sendiri di sini adalah perwakilan dari petani swadaya seluruh Indonesia," ungkapnya. Dia meyakini, jika ini terjadi maka petani swadaya akan lebih sejahtera dan mandiri di masa depan. “Kami berterima kasih kepada Bapak Presiden atas sambutan hangatnya dan juga beberapa arahan-arahan dari Bapak. Nanti Bapak menyampaikan akan mencoba juga untuk berdiskusi dengan koperasi-koperasi di mana nanti akan kita bikin satu model untuk petani bisa memproduksi minyak goreng,” timpalnya. Tampak hadir mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut, Sekretaris Kabinet Pramono Anung. 

Jakarta
| Kamis, 24 Maret 2022
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5