Demokrat Sebut SBY Serahkan Sikap Partai soal Pilkada via DPRD ke AHY. (Demokrat)

Demokrat Sebut SBY Serahkan Sikap Partai soal Pilkada via DPRD ke AHY. (Demokrat)

Berandascoped-by-BerandaPolitikscoped-by-PolitikDemokrat Sebut SBY Serahkan Sikap Partai soal Pilkada via DPRD ke AHY

Demokrat Sebut SBY Serahkan Sikap Partai soal Pilkada via DPRD ke AHY

Politik | Rabu, 14 Januari 2026

PIFA, Politik - Wakil Ketua Komisi II DPR dari Fraksi Demokrat, Dede Yusuf, mengungkap respons Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), usai partainya berubah sikap dan kini mendukung usul pilkada tak langsung melalui DPRD.

Dede mengatakan Presiden kelima RI itu telah menyerahkan sepenuhnya sikap partai kepada putra sulungnya yang juga Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Bukan hanya soal pilkada, kata Dede, tetapi juga keputusan politik partai secara umum.

"Ya sudah diserahkan kepada Ketua Umum kami, Mas AHY, untuk melakukan keputusan terkait dengan, katakanlah, kebijakan-kebijakan Partai Demokrat," kata Dede di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (13/1).

"Termasuk [pilkada]," imbuhnya.

Dede mengatakan perubahan sikap Partai Demokrat soal pilkada tak langsung telah didasari atas kajian data dan fakta.

Menurut dia, banyak calon kepala daerah dari partainya di Pilkada 2024 mengeluh. Bahkan, sambungnya, para calon kepala daerah dari partainya di Pilkada 2024 menyebutnya sebagai pemilu yang paling brutal dengan ongkos politik yang tinggi.

"Pilkada yang kemarin, 2024, itu juga biayanya sangat tinggi. PSU (Pemungutan Suara Ulang)-nya saja berkali-kali. Jadi oleh karena itu semua data ini akan kita masukkan dan tentu akan kita kaji bersama-sama," katanya.

Namun, Dede menyebut wacana tersebut tidak akan dibahas secara terburu-buru. Saat ini, RUU Pilkada belum masuk dalam agenda legislasi nasional 2026.

Dia mengatakan sejauh ini ada dua opsi pembahasan RUU Pilkada.

Pertama, dibahas bersama RUU Pemilu melalui metode kodifikasi atau omnibus law. Kedua, dibahas secara terpisah setelah RUU Pemilu.

"Atau apakah kita sepakat RUU Pemilu dulu baru Pilkada. Jadi kawan-kawan jangan terlalu terburu-buru karena prosesnya masih panjang. Biarkan nanti panja yang melakukan pembahasan demi pembahasan," kata mantan Wakil Gubernur Jawa Barat itu.

Rekomendasi

Foto:  TNI AD Selidiki Keterlibatan Warga Sipil dalam Insiden Ledakan Amunisi di Garut, 13 Orang Tewas | Pifa Net

TNI AD Selidiki Keterlibatan Warga Sipil dalam Insiden Ledakan Amunisi di Garut, 13 Orang Tewas

Nasional
| Rabu, 14 Mei 2025
Foto: Gebyar Sobek Label Yamalube di Fortuna Jaya Motor Sintang Edukasi Konsumen Tentang Oli Asli | Pifa Net

Gebyar Sobek Label Yamalube di Fortuna Jaya Motor Sintang Edukasi Konsumen Tentang Oli Asli

Sintang
| Selasa, 25 Februari 2025
Foto:   3 Mahasiswa Ditangkap usai Bentangkan Poster Omon-omon di Kunjungan Wapres Gibran | Pifa Net

3 Mahasiswa Ditangkap usai Bentangkan Poster Omon-omon di Kunjungan Wapres Gibran

Politik
| Rabu, 18 Juni 2025
Foto: 5 Kebiasaan Buruk yang Bisa Memicu Kecemasan, Salah Satunya Konsumsi Kopi | Pifa Net

5 Kebiasaan Buruk yang Bisa Memicu Kecemasan, Salah Satunya Konsumsi Kopi

Indonesia
| Sabtu, 11 Januari 2025
Foto: Indonesia Terdampak Pembekuan Bantuan Medis AS, Apa Efeknya? | Pifa Net

Indonesia Terdampak Pembekuan Bantuan Medis AS, Apa Efeknya?

Indonesia
| Kamis, 30 Januari 2025
Foto: Kejagung Buka Peluang Periksa Ahok dalam Kasus Korupsi Minyak Mentah Pertamina | Pifa Net

Kejagung Buka Peluang Periksa Ahok dalam Kasus Korupsi Minyak Mentah Pertamina

Indonesia
| Kamis, 27 Februari 2025
Foto: Arsenal Capai Kesepakatan Boyong Christian Norgaard dari Brentford | Pifa Net

Arsenal Capai Kesepakatan Boyong Christian Norgaard dari Brentford

Sports
| Kamis, 26 Juni 2025
Foto: Muzani Klaim Hubungan Gerindra-PDIP Tetap Baik Meski Retret Kepala Daerah Sempat Diboikot | Pifa Net

Muzani Klaim Hubungan Gerindra-PDIP Tetap Baik Meski Retret Kepala Daerah Sempat Diboikot

Indonesia
| Selasa, 25 Februari 2025
Foto: Badai Cedera Madrid Berlanjut, Mendy Harus Absen hingga Sebulan | Pifa Net

Badai Cedera Madrid Berlanjut, Mendy Harus Absen hingga Sebulan

Spanyol
| Jumat, 14 Maret 2025
Foto: Kabar Baik! Jalan Komyos Sudarso Pontianak Akan Dilebarkan, Target Rampung 2026 | Pifa Net

Kabar Baik! Jalan Komyos Sudarso Pontianak Akan Dilebarkan, Target Rampung 2026

Pontianak
| Jumat, 17 Oktober 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: Nurhayati Dilantik Jadi PAW atas Almarhum Zulkifli dari Fraksi Demokrat | Pifa Net

Nurhayati Dilantik Jadi PAW atas Almarhum Zulkifli dari Fraksi Demokrat

Berita Bengkayang, PIFA - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bengkayang melaksanakan pelantikan anggota DPRD Pengganti Antar Waktu (PAW) sisa masa jabatan 2019-2024, yang dilaksanakan di Aula DPRD Rabu ( 09/03/2022).   Pelantikan Nurhayati dari Fraksi Partai Demokrat Daerah Pemilihan III atau Dapil III yang meliputi Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Capkala dan Sungai Raya yang mengganti Almarhum Pak Zulkipli.   Hadir  Bupati Bengkayang, Kapolres Bengkayang, Kepala Kejaksaan Negeri Bengkayang, direktur Perumdam Tirta Bengkayang, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan sejumlah Kepala OPD lainnya , serta 27 anggota DPRD Bengkayang periode 2019-2024.   Ketua DPRD Bengkayang Fransiskus,M.Pd Selaku pimpinan sidang, pada kesempatan tersebut Ketua DPRD Bengkayang Fransiskus menyebut apa yang diucapkan punya konsekuensinya terutama untuk bangsa dan negara.   “Perlu saya ingatkan kepada Ibu Nurhayati Pengganti Antar Waktu (PAW) bahwa sumpah janji untuk menyelamatkan Pancasila, undang – undang dasar 1945 serta kesejahteraan rakyat Indonesia disamping diri sendiri, yang hadir ini dan yang paling penting disaksikan oleh Tuhan Yang Maha Esa,” jelas Fransiskus   PAW Fraksi Partai Demokrat terhadap almarhum Zulkifli oleh Nurhayati ini berdasarkan akta kematian Nomor : 07 107-2907-2021-202 dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bengkayang.   Kemudian pantauan media ini, Nurhayati PAW atas almarhum Zulkifli mengucapkan Sumpah dan Janjinya.   “Demi Allah saya bersumpah akan memenuhi kewajiban saya. Sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bengkayang, dengan sebaik- baiknya dan seadil-adilnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dengan berpedoman pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 bahwa saya dalam menjalankan tugas akan bekerja dengan sungguh-sungguh demi tegaknya kehidupan demokrasi serta mengutamakan kepentingan bangsa dan negara,” ucapnya saat pelantikan.   Sementara itu ditempat yang sama Riyadi, anggota DPRD Bengkayang dari Fraksi Demokrat saat dimintai keterangan menerangkan, selama proses pergantian antar waktu (PAW) kegiatan berjalan aman lancar dan hikmat, dan tentunya dengan dilantiknya Ibu Nurhayati sebagai PAW keanggotaan Fraksi Demokrat di DPRD Bengkayang sudah lengkap kembali.   “Dengan dilantiknya ibu Nurhayati menggantikan almarhum Zulkifli di Fraksi Demokrat keanggotaannya sudah lengkap kembali lima kursi,” tutup Riyadi. (ja) 

Bengkayang
| Kamis, 10 Maret 2022

Politik

Foto: Yusril Ihza Mahendra Mengundurkan Diri sebagai Ketua Umum PBB | Pifa Net

Yusril Ihza Mahendra Mengundurkan Diri sebagai Ketua Umum PBB

PIFA, Politik - Yusril Ihza Mahendra resmi mengundurkan diri sebagai Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB). Keputusan ini telah disampaikan dalam Musyawarah Dewan Partai (MDP) yang digelar pada Sabtu (18/5). Sebagai penggantinya, MDP menunjuk Fahri Bachmid sebagai Penjabat Ketua Umum yang baru. Yusril, dalam keterangan tertulisnya, menjelaskan bahwa keinginannya untuk mundur telah disampaikan dalam sidang MDP. MDP, yang merupakan lembaga tertinggi dalam struktur organisasi PBB, memiliki wewenang untuk mengambil keputusan penting, termasuk perubahan terbatas Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dan pemilihan Penjabat Ketua Umum jika Ketua Umum yang dipilih Muktamar berhalangan tetap. "Permintaan Yusril mengundurkan diri diterima oleh peserta MDP yang terdiri atas DPP PBB, Dewan Pimpinan Wilayah, serta badan-badan khusus dan otonom PBB yang seluruhnya berjumlah 49 suara dalam pengambilan keputusan," ujar Yusril dalam keterangan tertulisnya. Dalam pemungutan suara untuk memilih Penjabat Ketua Umum, Fahri Bachmid yang juga menjabat sebagai Ketua Mahkamah Partai, mendapatkan dukungan 29 suara, sementara Sekjen Afriansyah Noor memperoleh dukungan 20 suara. Yusril mengungkapkan alasan pengunduran dirinya adalah karena dirinya sudah terlalu lama memimpin sejak PBB berdiri di awal Reformasi tahun 1998. "Sudah saatnya terjadi regenerasi dalam kepemimpinan PBB," ujar dia. Meskipun mundur dari posisi Ketua Umum, Yusril menyatakan akan tetap aktif dalam dunia politik sebagai pribadi dengan latar belakang akademisi dan pengalaman panjang dalam politik di tanah air. Dengan berada di luar partai, ia merasa akan lebih leluasa menyumbangkan tenaga dan pikiran untuk turut serta memecahkan persoalan-persoalan bangsa dan negara, khususnya dalam membangun hukum dan demokrasi di Indonesia. "Pengunduran diri Yusril dan pergantiannya dengan Fahri Bachmid telah berjalan secara demokratis, sah, dan konstitusional dengan menjunjung tinggi semangat kekeluargaan dan kebersamaan," tambah Yusril. Selanjutnya, perubahan terbatas AD/ART PBB dan terpilihnya Penjabat Ketua Umum akan dituangkan dalam Akta Notaris untuk kemudian diajukan pengesahannya kepada Menteri Hukum dan HAM sesuai ketentuan Undang-Undang Partai Politik. (ad)

Indonesia
| Senin, 20 Mei 2024

Lokal

Foto: Wagub Ria Norsan Terima Audiensi DPC PMKRI Kota Pontianak | Pifa Net

Wagub Ria Norsan Terima Audiensi DPC PMKRI Kota Pontianak

Berita Pontianak, PIFA - Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Drs. H. Ria Norsan M.M., M.H., menerima audiensi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Pontianak Santo Thomas More di ruang kerjanya, Kantor Gubernur Kalbar, Selasa (15/2/2022). Dalam audiensi tersebut, DPC PMKRI Kota Pontianak bertujuan menjalin komunikasi dan sinergitas yang baik bersama Pemerintah Provinsi Kalbar. "Kami tadi menyampaikan hasil dari rekomendasi Konferensi Studi Regional (KSR) yang diadakan di kabupaten Melawi beberapa waktu lalu. Dimana kegiatan ini merupakan pengkajian isu-isu strategis yang ada di Kalbar dan kita juga sudah membuat forum dan mendapatkan hasil rekomendasi yang kita perlu dibahas dan sudah disampaikan kepada Wakil Gubernur Kalbar," ungkap Ketua DPC PMKRI Kota Pontianak Albertus Trio Kusuma. Adapun beberapa rekomendasi tersebut antara lain yaitu: Meminta Pemerintah lebih memaksimalkan program CSR di setiap perusahaan yang diatur dalam UU  No. 40 tahun 2007 tentang perseroan terbatas (UU PT) menyebut Corporate Social Responsibility (CSR) dengan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL). Meminta Pemerintah membuka lapangan pekerjaan sebesar-besarnya kepada masyarakat dengan memanfaatkan potensi yang ada di daerah. Meminta Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui aparat penegak hukum untuk menindak tegas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) serta tambang bauksit yang tidak bertanggung jawab atas dampak negatif yang terjadi kepada masyarakat yang terdampak di Kalimantan Barat. Pemerintah bekerjasama dengan lembaga yang berwenang dalam usaha meningkatkan mutu dan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendampingan terhadap masyarakat di Kalimantan Barat yang terdapat peti. (rs)

Pontianak
| Rabu, 16 Februari 2022
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5