Mbappe. AFP

Mbappe. AFP

Berandascoped-by-BerandaSportsscoped-by-SportsDeschamps Bela Mbappe yang Terus Dikritik di Piala Dunia 2026

Deschamps Bela Mbappe yang Terus Dikritik di Piala Dunia 2026

Sports | Rabu, 17 Juni 2026

Pelatih France national football team, Didier Deschamps, memberikan pembelaan kepada sang kapten, Kylian Mbappé, yang masih menjadi sasaran kritik meski tampil gemilang pada laga pembuka Piala Dunia 2026.

Mbappe menjadi bintang kemenangan Prancis saat menundukkan Senegal national football team dengan skor 3-1 di MetLife Stadium, Selasa (16/6) waktu setempat atau Rabu (17/6) WIB. Dalam pertandingan tersebut, penyerang berusia 27 tahun itu mencetak dua gol.

Meski tampil menentukan, Deschamps menilai masih banyak pihak yang terus meragukan kualitas Mbappe.

"Masih ada orang-orang di luar sana yang akan mengkritiknya, tetapi dia adalah pemain yang luar biasa," kata Deschamps.

Menurut pelatih yang membawa Prancis menjuarai 2018 FIFA World Cup itu, Mbappe memiliki kemampuan untuk mengubah jalannya pertandingan hanya dalam satu momen.

"Tidak semuanya berjalan sesuai rencana, tetapi dia bisa memenangkan pertandingan dalam satu momen," ujarnya dalam konferensi pers usai laga.

Selain performa di lapangan, Deschamps juga membela keputusannya menunjuk Mbappe sebagai kapten tim. Penunjukan tersebut sebelumnya sempat menuai kritik dari sebagian kalangan yang menilai sang pemain terlalu individualistis.

Deschamps menepis anggapan tersebut dan menegaskan bahwa Mbappe memberikan kontribusi besar bagi tim, baik di dalam maupun di luar lapangan.

"Sebagai kapten, dia melakukan banyak hal untuk tim di dalam dan di luar lapangan meskipun beberapa orang berpikir dia egois," kata Deschamps.

Ia juga mengaku senang melihat Mbappe mampu menjawab keraguan dengan penampilan impresif di turnamen terbesar dunia. Sebelumnya, Mbappe gagal mencetak gol dalam laga-laga uji coba menjelang Piala Dunia 2026.

"Saya sangat senang untuknya. Dia tidak mencetak gol di pertandingan persahabatan pemanasan, tetapi memecahkan rekor di Piala Dunia memberikan dampak yang lebih besar," ujarnya.

Selain memuji Mbappe, Deschamps juga memberikan apresiasi kepada Michael Olise yang menjalani debut Piala Dunia. Pemain FC Bayern Munich itu dinilai mampu menunjukkan kualitasnya meski sempat mengalami kesulitan pada awal pertandingan.

"Kami mengalami beberapa kesulitan, kami juga terkadang kurang efektif, tetapi dengan sedikit lebih presisi, kami bisa menciptakan lebih banyak peluang," tutur Deschamps.

Kemenangan atas Senegal menjadi modal penting bagi Prancis dalam upaya mereka mengejar gelar juara dunia ketiga, sekaligus memperkuat posisi Mbappe sebagai sosok sentral dalam skuad Les Bleus di Piala Dunia 2026.

Rekomendasi

Foto: Jisoo BLACKPINK dan Seo In-Guk Akan Bintangi Drakor Romantis "Boyfriend on Demand" | Pifa Net

Jisoo BLACKPINK dan Seo In-Guk Akan Bintangi Drakor Romantis "Boyfriend on Demand"

Korea Selatan
| Kamis, 20 Februari 2025
Foto: Thariq Halilintar Ultah ke-26, Dapat Kado Terindah Jadi Seorang Ayah! | Pifa Net

Thariq Halilintar Ultah ke-26, Dapat Kado Terindah Jadi Seorang Ayah!

Pifabiz
| Rabu, 29 Januari 2025
Foto: Tom Lembong Bantah Bersalah dalam Kasus Dugaan Korupsi Impor Gula | Pifa Net

Tom Lembong Bantah Bersalah dalam Kasus Dugaan Korupsi Impor Gula

Nasional
| Rabu, 2 Juli 2025
Foto: Mendagri akan Tanyakan Kebijakan Poligami ASN di DKI | Pifa Net

Mendagri akan Tanyakan Kebijakan Poligami ASN di DKI

Jakarta
| Sabtu, 18 Januari 2025
Foto: Jokowi Buka Suara Soal Dugaan Mark Up Proyek Kereta Cepat Whoosh | Pifa Net

Jokowi Buka Suara Soal Dugaan Mark Up Proyek Kereta Cepat Whoosh

Politik
| Selasa, 28 Oktober 2025
Foto: Studi di Finlandia: Gaya Hidup Sehat Turunkan Risiko Demensia | Pifa Net

Studi di Finlandia: Gaya Hidup Sehat Turunkan Risiko Demensia

Lifestyle
| Selasa, 12 Agustus 2025
Foto: Akibat Konsumsi Daging Babi, Ratusan Telur Cacing Pita Hidup di Tubuh Pasien Ini | Pifa Net

Akibat Konsumsi Daging Babi, Ratusan Telur Cacing Pita Hidup di Tubuh Pasien Ini

Lifestyle
| Sabtu, 25 Januari 2025
Foto: 10 Besar Klasemen Liga Inggris Tahun 2024: Arsenal Teratas, MU Paling Buntut | Pifa Net

10 Besar Klasemen Liga Inggris Tahun 2024: Arsenal Teratas, MU Paling Buntut

Inggris
| Rabu, 1 Januari 2025
Foto:   Lebih Dari Sekedar Stylish! Grand Filano Stylish On The Road Season 2 Hadirkan Aktivitas Sporty Elegant Populer | Pifa Net

Lebih Dari Sekedar Stylish! Grand Filano Stylish On The Road Season 2 Hadirkan Aktivitas Sporty Elegant Populer

Otomotif
| Rabu, 18 Juni 2025
Foto: Pencuri Gereja di Kubu Raya Ditangkap, Polisi Ringkus RT Setelah Aksi Kejar-kejaran | Pifa Net

Pencuri Gereja di Kubu Raya Ditangkap, Polisi Ringkus RT Setelah Aksi Kejar-kejaran

Kubu Raya
| Selasa, 2 September 2025

Berita Terkait

Nasional

Foto: BREAKING NEWS: Ferdy Sambo Divonis Mati Dalam Kasus Pembunuhan Brigadir J | Pifa Net

BREAKING NEWS: Ferdy Sambo Divonis Mati Dalam Kasus Pembunuhan Brigadir J

PIFA, Nasional – Mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo dijatuhkan hukuman mati oleh hakim dalam sidang vonis kasus pembunuhan Yosua Hutabaratn alias Brigadir J. Vonis tersebut dibacakan ketua majelis hakim Wahyu Iman Santoso di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (13/2/2023). “Menjatuhkan hukuman terdakwa dengan pidana mati,” katanya saat membacakan amar putusan. Ferdy Sambo juga dinilai terbukti melakukan obstruction of justice atau perintangan penyidikan pembunuhan Brigadir J. Ada sejumlah hal yang menjadi pertimbang majelis hakim dalam putusannya, yakni sejumlah keadaan yang memberatkan dan meringankan untuk Sambo. Hal memberatkan Sambo di antaranya telah mencoreng institusi Polri di mata Indonesia dan dunia. Majelis hakim juga menilai Sambo telah berbelit-belit dan tak mau mengakui perbuatannya. Untuk itu, hakim pun memutuskan tak ada satu pun hal yang meringankan bagi Sambo. Ia dinilai terbukti melanggar Pasal 340 jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP dan Pasal 49 jo Pasal 33 UU ITE jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Seperti diketahui, putusan tersebut jauh lebih berat daripada tuntutan jaksa penuntut umum yang menginginkan Sambo dihukum dengan pidana penjara seumur hidup. Pembunuhan terhadap Brigadir J terjadi pada Jumat, (8/7/2022) lalu. Tragedi yang awalnya disebut Sambo karena aksi pelecehan terhadap istrinya ini terjadi di rumah dinas Sambo nomor 46 di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan. (yd)

Jakarta
| Senin, 13 Februari 2023

Sports

Foto: Serba-serbi Olimpiade Paris 2024, Upacara Pembukaan Dikritik hingga Kasur dari Kardus | Pifa Net

Serba-serbi Olimpiade Paris 2024, Upacara Pembukaan Dikritik hingga Kasur dari Kardus

PIFA, Sports - Olimpiade Paris 2024 resmi dibuka pada Sabtu (27/7). Kemeriahan upacara pembukaan mendapat sorotan dunia. Mulai dari pawai atlet yang siap bertanding hingga pertunjukan dari sejumlah artis mengisi acara. Hanya saja upacara pembukaan itu turut diikuti banyak kritik lantaran penampilan yang ditunjukkan. Misalnya saja penampilan menyerupai lukisan The Last Supper oleh Leonardo Da Vinci yang ditampilkan oleh para drag queen. Tak terbatas pada upacara pembukaan saja, masih ada hal menarik lainnya dari Olimpiade Paris 2024 walaupun baru saja dimulai. Berikut rekapnya. 1. Penampilan “The Last Supper”  Pada upacara pembukaan, sebuah penampilan oleh drag queens membawakan parodi yang disebut mirip lukisan The Last Supper karya Leonardo Da Vinci. Parodi ini seketika tuai kritikan publik, terutama penganut agama Kristen dan Katolik yang merasa tersinggung. Pasalnya, lukisan The Last Supper terinspirasi dari Perjamuan Malam Terakhir yang terdapat dalam Alkitab. Kabar terbaru terkait hal ini, panitia upacara pembukaan Olimpiade Paris memberikan klarifikasi serta permintaan maaf atas kesalahpahaman yang terjadi. Melalui akun X, pihak panitia menyampaikan bahwa parodi tersebut dimaksudkan untuk menginterpretasi Dionisius dan meningkatkan kesadaran akan “tentang absurditas kekerasan antar manusia”.  2. Korea Selatan Disebut Korea Utara Hal menarik juga terdapat saat acara pawai. Saat kontingen Korea Selatan melintas di Sungai Seine menggunakan kapal ferry, ada kesalahan penyebutan nama negara. Korea Selatan diperkenalkan sebagai "Democratic People's Republic of Korea" yang merupakan nama resmi dari Korea Utara. Saat kontingen dari Korea Utara melintas, nama ini kembali disebutkan dengan benar. Walaupun begitu, pada siaran yang ditampilkan, subtitle menunjukan nama negara dengan benar.  3. Tempat Tidur Atlet Kasur atlet yang bertanding di Olimpiade Paris 2024 terbuat dari cardboard atau kardus. Tempat tidur ini pun langsung menuai perhatian. Panitia menggunakan kardus sebagai bahan pembuatan agar lebih ramah lingkungan karena dapat didaur ulang saat sudah tidak dipakai.  Kabar yang beredar bahwa kasur ini bertujuan agar atlet tidak berhubungan intim karena tidak kuat menampung dua orang merupakan hal yang salah. Kasur ini cukup kokoh karena dapat menahan beban hingga 440 pound (199 kilogram).  4. Cabor Baru Bernama “Breaking” Olimpiade Paris menjadi debut bagi cabor baru, “breaking”. Breaking sendiri merupakan gaya menari urban yang berasal dari budaya hip-hop. Kompetisi ini akan dibagi menjadi dua kategori, yaitu laki-laki dan perempuan. Breaking akan diadakan pada tanggal 9-10 Agustus di Paris–setelah sebelumnya berhasil diadakan pada Summer Youth Olympic Games di Buenos Aires pada tahun 2018. 5. Surfing Lomba di Tahiti Meskipun menggunakan nama “Paris”, faktanya olimpiade ini diadakan di 16 kota berbeda di seluruh Prancis–karena Paris hanya berperan sebagai kota tuan rumah utama. Cabang olahraga (cabor) paling unik jatuh pada berselancar. Cabor ini akan dilaksanakan di Tahiti–salah satu pulau di polinesia Prancis–yang berjarak 15.000 km dari Paris. Karenanya, tempat ini akan memecahkan rekor “kompetisi medali terjauh yang diselenggarakan di luar kota tuan rumah Olimpiade”. Wilayah ini terkenal dengan ombak legendarisnya, Teahupo'o. (ly)

Paris
| Senin, 29 Juli 2024

Lokal

Foto: Musda DPD LSKM Kota Pontianak, Ajang Pemersatu Kader Untuk Solid | Pifa Net

Musda DPD LSKM Kota Pontianak, Ajang Pemersatu Kader Untuk Solid

Berita Pontianak, PIFA - Ketua Bidang Markas Besar DPP LSKM Kalimantan Barat , Muhlas, S.H mengatakan Musda DPD Laskar Sakera menjadi ajang pemersatu para kader agar bisa saling bersinergi dan menumbuhkan solidaritas.  “Musda DPD LSKM Kota Pontianak  ini merupakan pemersatu para kader agar bisa saling bersinergi dan menumbuhkan solidaritas.  Setiap kader memiliki kesempatan untuk berkembang, dan berkontribusi bagi organisasi maupun bagi masyarakat luas,” terangnya, Sabtu (17/12/2021).   Muhlas juga mengatakan, bahwa musda DPD LSKM Kota Pontianak ini me jadi transformasi kepemimpinan untuk Laskar Sakera yang lebih baik.   “Musda LSKM akan menjadi momen transformasi kepemimpinan dan diharapkan mampu membawa perbaikan untuk LSKM  di di kota Pontianak ” lanjutnya.   Selain menjadi ajang transformasi kepemimpinan, Muhlas juga menyampaikan bahwa lewat Musda LSKM  persatuan antar kader Laskar akan semakin menguat. "Sehingga dapat saling bersinergi dan berkolaborasi membangun Laskar Sakera kedepan yang membawa manfaat positif bagi sesama anggota maupun masyarakat," katanya. Saat ini, DPD Laskar Sakera Kota Pontianak memiliki hampir 4000 anggota yang terdiri dari berbagai macam latar belakang Kelembagaan, dan pemahaman yang berbeda-beda mengenai cara pandang dalam berkader, dan berorganisasi.  Namun, dengan semangat kebhinekaan, Muhlas mengimbau kepada seluruh kader agar dapat saling berkolaborasi dan memiliki niatan mulia untuk saling mendukung dan membangun.   “Inilah yang selalu kita inginkan dengan semangat kebhinekaan kita ingin membawa suasana baru tidak lagi memandang perbedaan, melainkan bahu membahu menciptakan perubahan yang lebih baik dan berkontribusi lebih lagi bagi organisasi maupun bagi perkembangan kader Laskar Sakera Pontianak ,” pungkasnya.   Seperti diketahui, DPD LSKM Kota Pontianak akan melakukan pemilihan Ketua Umum yang baru untuk periode 2021-2026. Sudah ada dua kandidat yang yang muncul untuk maju dalam ketua umum Laskar Sakera Kota Pontianak, siapapun ketua nantinya benar-benar Menjadi Pemimpin Bagi Semua.

Pontianak
| Rabu, 6 Juli 2022
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5