Disinggung Bupati soal Status Mantan Narapidana saat Halalbihalal, Wabup Lebak Merasa Terhina
Banten | Selasa, 31 Maret 2026
KPU Lebak
Banten | Selasa, 31 Maret 2026










Nasional

Berita Nasional, PIFA - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat internal terkait perkembangan kasus obat penyebab gagal ginjal dengan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju, Senin (24/10/2022), di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Pada kesempatan tersebut, Presiden memberikan sejumlah arahan kepada jajarannya, salah satunya untuk mengutamakan keselamatan masyarakatmasyarakat dan meminta agar tak anggap remeh kasus itu. “Jangan menganggap ini masalah kecil. Ini adalah masalah besar,” tegasnya, mengutip Setkab RI. Presiden sudah memberikan instruksi kepada Menteri Kesehatan (Menkes( Budi Gunadi Sadikin untuk menghentikan sementara peredaran obat yang diduga menjadi penyebab kasus gagal ginjal. Kebijakan ini diambil pemerintah sambil menunggu hasil investigasi yang dilakukan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) “Lakukan ini secara terbuka, transparan, tapi juga hati-hati dan objektif,” tambah Presiden. Lebih lanjut, Presiden Jokowi juga meminta BPOM untuk menarik dan menghentikan peredaran obat sirup yang secara eviden terbukti mengandung bahan obat penyebab gangguan ginjal. “Saya kira akan lebih bagus lagi kalau diumumkan, diinformasikan secara luas mengenai nama produknya,” tegasnya lagi. Kepala Negara juga meminta Kementerian Kesehatan untuk melakukan eksplorasi terhadap seluruh faktor risiko penyebab kasus gagal ginjal, baik dari sumber obat-obatan maupun potensi penyebab lainnya. “Ini harus kita pastikan betul. Uji klinis harus dilakukan. Laboratorium seluler pada organ ginjal yang terdampak juga betul-betul dilihat betul sehingga kita bisa memastikan apa yang menjadi penyebab dari gagal ginjal terutama pada anak,” pungkasnya. Terakhir, Presiden menginstruksikan jajarannya untuk menyiapkan pelayanan kesehatan termasuk pengadaan obat-obatan yang dapat mengatasi dan menangani masalah gagal ginjal di tanah air. Presiden juga meminta agar pengobatannya digratiskan. “Saya minta diberikan pengobatan gratis kepada pasien-pasien yang dirawat. Saya kira ini penting sekali,” tutupnya. (yd)
Lokal

Berita Kalbar, PIFA - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pontianak menghimbau, kepada masyarakat Kota Pontianak untuk mewaspadai potensi banjir yang dipengaruhi pasang surut air laut, Selasa (7/12/2021). Syarifah Nadya Soraya selaku Prakiraaan di Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak menyampaikan ketinggian tercatat untuk hari ini, Selasa (7/12/2021) dengan maksimal banjir 278 CM. “jadi apabila ketinggian tempat pemungkiman rumah warganya kurang dari 3 M dipastikan tergenang,” ujarnya. Dia menjelaskan tiga hari kedepan diprediksi terdapat gelombang dengan kategori sangat tinggi di Perairan Laut Natuna Utara, kemudian masuk dalam kategori tinggi itu di sekitaran perairan kepulaaun natuna dan anambas, Laut Natuna serta perairan Laut Karimata. “Sedangkan perairan Pontianak, Mempawah, Ketapang, dan Kendawangan itu masuk kategori rendah, namun kalau gelombang masuk kerah muara maka bisa berpengaruh terhadap pasang surut di kota Pontianak,” ujarnya. Dia menyampaikan untuk mewaspadai, akan ada dampak potensi banjir rob yang dapat masuk ke pemukiman penduduk terutama wilayah penduduk yang dekat dengan laut atau wilayah yang terpengaruh pasang surut air laut. “Kepada masyarakat untuk mengatisipasi terjadinya banjit rob, agar memindah barang ketempat lebih tinggi dan memastikan renase bagus apabila terjadi air pasang,” tutupnya.
Lokal

Berita Singkawang, PIFA - Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, SE, MH menerima kunjungan puteri sulung Wakil Presiden ibu Dr. Hj. Siti Ma’rifah, MM, MH, puteri Wakil Presiden Republik Indonesia di Kota Singkawang, Jumat (24/12/2021). Ibu Siti Ma’rifah telah berada di Kalimantan Barat Pontianak sejak 23 Desember 2021 dan melaksanakan beberapa agenda di Pontianak. Ia mengatakan bahwa ia sangat tertarik untuk datang ke Kota Singkawang, Kota Toleran di Indonesia. Kedatangan ibu Siti Ma’rifah juga untuk menepati janjinya kepada Tjhai Chui Mie untuk bisa berkunjung ke Kota Singkawang. Tepat pada saat kedatangan beliau, Kota Singkawang sedang dalam suasana malam natal. Tjhai Chui Mie mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas kedatangan ibu Siti Ma’rifah di Kota Singkawang. "Tentu ini akan menjadi nilai baik bagi kita semua, dimana kita kedatangan figur penting di momen penghujung tahun yakni momen natal dan tahun baru,” katanya dalam rilis yang di dapat Senin, 27 Desember 2021. Tjhai Chui Mie mengajak ibu Siti Ma’rifah melihat suasana malam Kota Singkawang, salah satunya yaitu meninjau Beringin Corner dimana kegiatan Singkawang Christmas Day dipusatkan tahun ini. “Semoga walaupun sebentar, Kota Singkawang bisa memberikan kesan yang positif bagi beliau dan bisa membagikan cerita tentang Kota Singkawang kepada rekan-rekan disana.” ucapnya.