Ditahan Singapura 1-1, Timnas Indonesia Gagal Lolos ke Semifinal Piala AFF 2026
Timnas Indonesia | Sabtu, 8 Agustus 2026
Antara
Timnas Indonesia | Sabtu, 8 Agustus 2026










Lifestyle

PIFA.CO.ID, LIFESTYLE - Tahun Baru Imlek merupakan salah satu momen yang paling ditunggu-tunggu warga Tionghoa. Sebab, Imlek menjadi ajang silaturahmi dan momen berkumpul keluarga dan para kerabat dekat. Pada moment tersebut, selain berbagi angpao, perayaan imlek juga identik dengan sajian berbagai makanan khas yang penuh filosofi. Salah satunya, Yee sang salad atau Yu sheng yakni salad keberuntungan.Yee Sang merupakan salad segar yang disajikan spesial saat Imlek. Rasa Yee Sang yang manis, pedas, asam dan asin melambangkan 'rasa' kehidupan. Makanan ini disajikan sebagai makanan pembuka dan dimakan pada hari ke-7 bulan pertama kalender Imlek. Berikut ini adalah resep Yu sheng yang mudah dan praktis dari Chef Acong, salah satu Chef di PontianakBahan-bahan yang diperlukan1 buah wortel1 buah lobak putih1 buah timun2 sendok makan jahe50 gram jeruk bali1 pak kerupuk Pok ChuiPewarna makanan merah dan hijau500 ml minyak sayurBahan pelengkap:1 sdm biji wijen panggang1 sdm kacang panggang yang dicincang halus1 sdt rempah bubuk1 sdt kayu manis bubukSedikit lada putih1 sdm minyak zaitunBahan saus:2 1/2 sendok makan saus plum1 sdt minyak wijen1 sdm air panasBahan Ikan Mentah (opsional) :Irisan ikan salmon sashimi mentahIrisan AbaloneLangkah-langkah :1. Cuci bersih seluruh bahan, kemudian pisahkan bahan-bahan.2. Serut panjang lobak putih lalu bagi lobak yang telah diserut menjadi 3 bagian. Sisihkan 1 bagian berwarna putih. Dan warnai 2 bagian lainnya dengan pewarna merah dan hijau. Sisihkan.3. Kemudian panaskan minyak sayur dalam wajan untuk menggoreng potong dadu 1 cm kulit pangsit hingga kering dan renyah, angkat, tiriskan.Penyajian: 1. Setelah semua bahan siap. Susun lobak putih, merah dan hijau yang telah diserut tadi secara melingkar dalam piring besar. Tambahkan wortel dan timun serut. Bentuk irisan salmon seperti mawar, lalu taruh di bagian tengah.2. Letakkan, kulit pangsit goreng dan kacang tanah di sekeliling salmon.3. Untuk saus, cukup mencampur semua bahan saus ke dalam mangkuk kecil lalu aduk sampai rata kemudian letakkan dalam mangkuk khusus saus.
Internasional

PIFA, Internasional - Indonesia akan memimpin pelaksanaan Sidang ke-61 Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 23 Februari hingga 31 Maret 2026. Momentum ini menjadikan Indonesia sebagai negara yang untuk pertama kalinya memimpin sidang Dewan HAM sejak badan tersebut dibentuk pada 2006. Menurut Perutusan Tetap Republik Indonesia (PTRI) di Jenewa, sidang akan diawali dengan segmen tingkat tinggi pada 23–25 Februari 2026. Menteri Luar Negeri RI Sugiono dijadwalkan menyampaikan pernyataan nasional pada hari pertama. “Wakil Tetap RI untuk PBB di Jenewa, selaku Presiden Dewan HAM, Duta Besar Sidharto R. Suryodipuro, akan membuka Sidang Tingkat Tinggi tersebut,” demikian pernyataan tertulis PTRI Jenewa yang dikonfirmasi di Jakarta, Jumat. Sidang tahun ini digelar bertepatan dengan peringatan 20 tahun berdirinya Dewan HAM PBB, di tengah situasi global yang semakin kompleks akibat meningkatnya ketegangan geopolitik dan tekanan finansial terhadap ekosistem PBB. Di bawah kepemimpinan Indonesia, Dewan HAM PBB ditegaskan akan tetap menjalankan mandatnya secara konsisten, menjaga ruang dialog yang inklusif, serta memperkuat kerja sama demi pemajuan HAM yang setara bagi semua pihak. Sebagai Presiden Dewan HAM PBB, Indonesia mengusung tema “Presidensi untuk Semua”. Tema tersebut mencerminkan komitmen untuk memastikan badan HAM yang inklusif, mampu menjembatani perbedaan melalui dialog konstruktif, serta memperkuat kolaborasi sebagai fondasi utama perlindungan HAM. Indonesia juga akan mempromosikan penguatan akses anak terhadap makanan bergizi, sejalan dengan agenda Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah menegaskan bahwa pemenuhan hak atas pangan dan hak anak merupakan bagian esensial dari perlindungan HAM sekaligus investasi strategis bagi pembangunan sumber daya manusia berkelanjutan. Sepanjang masa kepemimpinan RI di Dewan HAM PBB, sejumlah isu tematik akan diangkat, antara lain pencegahan sunat perempuan, promosi budaya perdamaian, pembiayaan pembangunan berkelanjutan, hak penyandang disabilitas, dan hak anak. Selain itu, Dewan HAM PBB juga akan membahas kerja sama teknis dan penguatan kapasitas dengan sejumlah negara mitra seperti Ukraina, Haiti, dan Republik Afrika Tengah. Perkembangan HAM di beberapa negara, termasuk Afghanistan, Sudan, dan Palestina, juga akan menjadi perhatian dalam sidang tersebut. PTRI Jenewa menyebutkan lebih dari 100 pejabat negara telah mengonfirmasi kehadiran dalam Sidang ke-61 Dewan HAM PBB. Dua kepala negara yang dijadwalkan hadir langsung yakni Presiden Timor Leste Jose Ramos-Horta dan Presiden Kolombia Gustavo Petro.
Lokal

PIFA, Lokal - Bupati Kubu Raya Kalimantan Barat, Muda Mahendrawan, menggarisbawahi peran penting Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi Kubu Raya yang menjadi yang tertinggi di Kalimantan Barat. Dalam pernyataannya pada Senin (13/3/2023), ia menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi mencapai 5,48 persen tidak lepas dari kontribusi signifikan yang diberikan oleh sektor UMKM. "Pertumbuhan ekonomi Kubu Raya yang mencapai 5,48 persen menjadi yang tertinggi di Kalbar tidak lepas dari peran UMKM. Percepatan dan peningkatan UMKM ketika COVID-19, berasal dari sektor pertanian, olahan makanan, dan sebagainya ini adalah hal yang luar biasa," kata Muda di Sungai Raya, beberapa waktu lalu. Selama masa pandemi COVID-19, pertumbuhan UMKM mengalami peningkatan yang luar biasa, terutama di sektor pertanian dan olahan makanan. Hal ini telah berdampak positif pada penyerapan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp667 miliar pada tahun 2022, menjadikan Kubu Raya sebagai kabupaten dengan penyerapan KUR terbesar di Kalimantan Barat. Selain itu, peningkatan ini juga berhasil mengurangi tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Kubu Raya menjadi sekitar 15,62 ribu jiwa pada tahun yang sama. Muda menyoroti bahwa pertumbuhan UMKM yang pesat memberikan dorongan bagi daya serap ekonomi di masyarakat, yang pada gilirannya meningkatkan perputaran uang secara signifikan. Dengan serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kubu Raya mencapai angka 95,79 persen dan dikelola dengan efisien, tidak mengherankan jika pertumbuhan ekonomi Kubu Raya menjadi yang tertinggi di Kalimantan Barat. Terkait dengan infrastruktur, Muda juga mencatat bahwa sekitar 70,37 persen kondisi jalan di Kubu Raya dalam kondisi baik dan sedang, menunjukkan percepatan dalam pembangunan infrastruktur. Ia mengharapkan bahwa masuknya Instruksi Presiden (Inpres) tentang Percepatan Pembangunan Jalan Daerah akan lebih memperkuat DAK (Dana Alokasi Khusus) dari pusat. Selain itu, dengan adanya Perda ODOL (Over Dimention Over Loading), kualitas jalan juga dapat terjaga dengan baik. (ad)