Antara

Antara

Berandascoped-by-BerandaLifestylescoped-by-LifestyleDito Ariotedjo Turun 40 Kg, Ungkap Rahasia Perubahan Drastis Berat Badannya

Dito Ariotedjo Turun 40 Kg, Ungkap Rahasia Perubahan Drastis Berat Badannya

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026

Penampilan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo mencuri perhatian saat memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (30/6).

Datang ke Gedung KPK, Jakarta Selatan, Dito terlihat jauh lebih langsing dibandingkan saat masih menjabat sebagai Menpora. Perubahan fisiknya membuat sejumlah wartawan penasaran dengan cara yang ia lakukan hingga berhasil menurunkan berat badan puluhan kilogram.

Dito hadir untuk memberikan keterangan sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi kuota haji di Kementerian Agama periode 2023-2024. Namun, di luar agenda pemeriksaan, perubahan bentuk tubuhnya menjadi sorotan.

"Saya balik ke pola zaman saya disiplin. Makan saya batasin, maksimal 800-1.000 kalori per hari," ujar Dito.

Pria berusia 35 tahun itu mengungkapkan mulai konsisten menjalani program penurunan berat badan sejak September 2025. Selain mengatur asupan makanan, ia juga rutin melakukan olahraga setiap hari.

"Olahraga tiap hari. Camilan sangat minim. Kuncinya, asupan gizi dan nahan lapar," kata Dito.

Sempat Naik 50 Kg Saat Menjabat Menpora

Dito mengakui berat badannya sempat meningkat cukup signifikan pada periode 2020 hingga 2023.

Ia menyebut mengalami kenaikan berat badan hampir 50 kilogram sebelum akhirnya memutuskan kembali menjalani pola hidup disiplin.

"Saya kan naik berat badan 2020-2023 hampir 50 kilogram. Naik 50 kilo, turun 40 kilo. Masih ada 10 kilo lagi," ungkapnya.

Dito menjabat sebagai Menpora pada era Presiden Joko Widodo sejak 3 April 2023 hingga 8 September 2025.

Apakah Turun 40 Kg Termasuk Aman?

Berdasarkan pengakuannya, Dito berhasil menurunkan berat badan sekitar 40 kilogram dalam kurun waktu kurang lebih 9-10 bulan.

Jika dihitung rata-rata, penurunan tersebut berada di kisaran sekitar 0,9 hingga 1 kilogram per minggu. Angka tersebut masih berada dalam rentang yang dianggap wajar oleh banyak panduan kesehatan.

Namun, penurunan berat badan yang terlalu cepat dalam waktu singkat tetap perlu diperhatikan karena dapat meningkatkan risiko kehilangan massa otot, kekurangan nutrisi, hingga gangguan kesehatan tertentu.

Para ahli umumnya merekomendasikan penurunan berat badan secara bertahap, sekitar 0,45 hingga 0,9 kilogram per minggu, agar lebih mudah dipertahankan dalam jangka panjang.

Kunci Diet Bukan Sekadar Mengurangi Makan

Meski metode Dito berhasil menurunkan berat badan, kebutuhan kalori setiap orang berbeda-beda. Program diet yang terlalu rendah kalori tanpa pengawasan dapat berisiko tidak memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh.

Selain mengatur pola makan, penurunan berat badan yang sehat juga perlu didukung dengan olahraga rutin, konsumsi makanan bergizi seimbang, tidur cukup, serta pengelolaan stres.

Dengan pendekatan bertahap, tubuh lebih berpeluang mempertahankan penurunan berat badan dan menghindari efek "yo-yo diet", yaitu berat badan kembali naik setelah program diet berhenti.

Rekomendasi

Foto: Hotman Paris Tegaskan Nadiem Makarim Tak Terima Uang dari Kasus Chromebook | Pifa Net

Hotman Paris Tegaskan Nadiem Makarim Tak Terima Uang dari Kasus Chromebook

Nasional
| Jumat, 5 September 2025
Foto: Nikita Mirzani Kapok Bekerja Sama Tanpa Perjanjian Bermaterai Usai Jadi Tersangka | Pifa Net

Nikita Mirzani Kapok Bekerja Sama Tanpa Perjanjian Bermaterai Usai Jadi Tersangka

Pifabiz
| Sabtu, 22 Februari 2025
Foto: Terjebak Asap saat Padamkan Api, Seorang Pria di Ketapang Ditemukan Tewas di Kebunnya | Pifa Net

Terjebak Asap saat Padamkan Api, Seorang Pria di Ketapang Ditemukan Tewas di Kebunnya

Ketapang
| Kamis, 31 Juli 2025
Foto: Bahlil dan Raja Juli Tanggapi Ajakan “Tobat Nasuha” Cak Imin Terkait Banjir dan Longsor di Sumatra | Pifa Net

Bahlil dan Raja Juli Tanggapi Ajakan “Tobat Nasuha” Cak Imin Terkait Banjir dan Longsor di Sumatra

Politik
| Jumat, 5 Desember 2025
Foto: Abizar Minta Maaf Usai Film A Business Proposal Terancam Diboikot | Pifa Net

Abizar Minta Maaf Usai Film A Business Proposal Terancam Diboikot

Indonesia
| Selasa, 4 Februari 2025
Foto: 5 Rekomendasi Drama Korea Bertabur Bintang di Awal 2025 | Pifa Net

5 Rekomendasi Drama Korea Bertabur Bintang di Awal 2025

Indonesia
| Sabtu, 4 Januari 2025
Foto: WhatsApp Tambahkan Fitur Baru untuk Stiker dan Efek Kamera | Pifa Net

WhatsApp Tambahkan Fitur Baru untuk Stiker dan Efek Kamera

Indonesia
| Rabu, 15 Januari 2025
Foto: Waspadai Tantrum karena Gawai, Psikolog: Bisa Jadi Tanda Awal Anak Kecanduan | Pifa Net

Waspadai Tantrum karena Gawai, Psikolog: Bisa Jadi Tanda Awal Anak Kecanduan

Lifestyle
| Jumat, 4 Juli 2025
Foto: Cegah Perdagangan Orang, Pemprov Kalbar Bentuk Gugus Tugas PP TPPO | Pifa Net

Cegah Perdagangan Orang, Pemprov Kalbar Bentuk Gugus Tugas PP TPPO

Pontianak
| Kamis, 27 November 2025
Foto: 154 Sekolah di Kalbar Telah Nikmati Program Makan Bergizi Gratis | Pifa Net

154 Sekolah di Kalbar Telah Nikmati Program Makan Bergizi Gratis

Pontianak
| Selasa, 18 Februari 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: Suami di Sekadau Dipenjara Gara-gara Kerap Pukuli Istri | Pifa Net

Suami di Sekadau Dipenjara Gara-gara Kerap Pukuli Istri

PIFA, Lokal – Seorang suami di Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau, Kalbar harus menghadapi konsekuensi hukum setelah memukuli istrinya. Kejadian ini disebabkan oleh pertengkaran di antara mereka. Sang suami berinisial FP (48), saat ini sudah diamankan di Mapolres Sekadau. Kapolres Sekadau, AKBP Suyono, melalui Kasi Humas, IPTU Agus Junaidi menjelaskan bahwa peristiwa KDRT ini terjadi pada Minggu, 17 September 2023, sekitar pukul 17.00 Wib. Sebelumnya, suami dan istri tersebut sejak pagi pergi ke ladang untuk menanam secara gotong royong bersama warga lain, tetapi di lokasi yang berbeda. Kemudian, sekitar pukul 17.00 Wib, pelaku pulang ke rumahnya terlebih dahulu. Beberapa saat kemudian, sang istri juga tiba di rumah mereka. “Ketika suami pulang ke rumah, ia tiba-tiba marah tanpa alasan dan memukul istrinya di bagian kepala dan punggung. Anak mereka mencoba melerai, tetapi juga ditarik oleh pelaku. Setelah kejadian tersebut, korban pergi ke rumah saudaranya untuk merawat luka di pelipisnya,” jelas IPTU Agus, Kamis (21/9/2023). Atas peristiwa tersebut, korban yang tak lain adalah sang istri berinisial YR (45), telah melaporkan kejadian ini ke Polres Sekadau. Dari pengakuan korban, sang suami memang sudah sering kali melakukan kekerasan dalam rumah tangga terhadap korban. “Saat ini, pelaku sudah diamankan dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku, dan dikenakan Undang-undang RI Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, dengan hukuman maksimal 5 tahun penjara,” kata IPTU Agus. (ap)

Sekadau
| Kamis, 21 September 2023

Pifabiz

Foto: Dibully Netizen, Anisa Bahar Lakukan Diet Hingga Berat Badannya Turun 28 kg | Pifa Net

Dibully Netizen, Anisa Bahar Lakukan Diet Hingga Berat Badannya Turun 28 kg

Pifabiz - Pedangdut Anisa Bahar, berhasil menurunkan berat badannya sebanyak 28 kilogram setelah melakukan diet selama satu tahun. Kini wajah perempuan berusia 45 tahun itu tampak lebih tirus dan juga tubuhnya yang memang lebih kurus dari sebelumnya. "(Turun) 28 kilo, dari 78 sekarang 50. Kalau dibilang bulan pastinya aku nggak tahu pasti ya, tapi yang saat ini aku jalanin sudah 1 tahunan," ungkap Anisa Bahar, melansir detik.com, Minggu (14/8/2022).  Pelantun Ratu Goyang itu mengatakan, dirinya melakukan diet, karena ia merasa sudah tidak nyaman dengan bentuk badan yang sebelumnya.  Bahkan, Anisa mengaku mendapatkan bully-an dari netizen akibat badannya. Hal itulah yang membuatnya semakin termotivasi untuk melakukan program dietnya. "Tujuan aku sehat, selain di-bully sama netizen juga tujuan aku sehat, karena aku sudah nggak nyaman saja dengan badanku," tuturnya.  Namun Ia mengaku butuh kerja keras dan kesabaran demi menurunkan berat hingga 28 kilogram. Ia harus berolahraga secara rutin dan meminum obat secara rutin yang diberikan oleh dokter demi menurunkan berat badannya tersebut. "Olahraga, aku ada obat juga, cuma obatnya, aku nggak mau share kalau belum ada izin," ucap Anisa Bahar. (b) 

Jakarta
| Senin, 15 Agustus 2022

Lokal

Foto: Ragam Julukan Kota Pontianak yang Wajib Kamu Ketahui | Pifa Net

Ragam Julukan Kota Pontianak yang Wajib Kamu Ketahui

Pontianak - Setiap daerah di Ibu Pertiwi Indonesia punya nama unik yang seringkali dijadikan panggilan untuk julukannya. Pontianak Kota Seribu Parit, begitulah bunyi salah satu julukan Kota Pontianak yang disematkan sejak masa penjajahan Kolonial Belanda. Lantas, apa saja julukan Kota Pontianak?  Pontianak merupakan ibu kota Provinsi Kalimantan Barat. Melansir dari situs resmi Kota Pontianak, kota tersebut didirikan pada 23 Oktober 1771 oleh Sultan Syarief Abdurrahman Alkadrie di daerah tiga cabang sungai, yakni Sungai Landak, Sungai Kapuas Kecil, dan Sungai Kapuas Secara geografis, luas wilayah Kota Pontianak mencapai 107,82 km2 dengan total 6 kecamatan dan 29 kelurahan. Menariknya, hampir sebagian kecamatan di Pontianak memiliki bantaran sungai dan parit yang keseluruhannya berjumlah 61 sungai/parit. "Sebagian masyarakat masih memanfaatkan sungai/parit untuk kebutuhan sehari-hari dan sungai/parit tersebut juga sebagai penunjang sarana dan prasarana," seperti dikutip dari pontianakkota.go.id. Kota Pontianak juga memiliki julukan yang cukup banyak, unik, sangat menggambarkan sejarah dan peradaban kotanya. Berikut adalah ragam Julukan Kota Pontianak yang wajib kamu ketahui: 1. Khuntien Kota Pontianak dikenal juga dengan sebutan “Khun Tien”. Julukan itu diberikan oleh Etnis Tionghoa Pontianak yang sudah lama menetap sejak kerajaan Sultan Syarief Abdurrahman Alkadrie. Etnis tersebut pada awalnya menjajaki Pontianak untuk berdagang. Nama "Pontianak" yang horor karena diambil dari salah satu hantu (kuntilanak) memicu kedatangan pedagang-pedagang Tiongkok. Kala itu, mereka berlabuh dari pelataran Tiongkok selatan menuju daerah Pontianak dan Singkawang.  Khuntien yang terus bertumbuh juga andil dari masyarakat Tionghoa itu, akulturasi budaya yang terjadi selama berabad-abad telah melahirkan kebudayaan dan peradaban yang unik hingga sekarang. Merujuk dari data Badan Pusat Statistika Pontianak, dari 655.017 total penduduk Kota Pontianak, 18,09 persennya berasal dari Etnis Tionghoa. 2. Pontianak Kota Seribu Parit Salah satu julukan yang populer untuk Kota Pontianak adalah Kota Seribu Parit. Bila diulik jauh ratusan tahun lalu, parit-parit di Pontianak ada sejarahnya.  Parit-parit tersebut diduga sudah ada sejak sebelum masa Kesultanan Pontianak. Kemudian, berlanjut di masa Kolonial Belanda. Melansir dari Platform Interaktif Kompas, menurut Ketua Pontianak Urban Forest Deman Huri, sejak dulu, parit-parit yang ada di Pontianak terdiri atas parit alam dan buatan. Lebarnya 6 hingga 20 meter dan terdiri dari parit primer, sekunder, dan tersier. "Parit-parit dibangun untuk menjaga stabilitas dan sirkulasi air serta saling terhubung satu dengan lainnya. Tidak hanya itu, parit juga memiliki fungsi ekologis yang penting. Jika tidak ada parit, kota Pontianak yang dibelah oleh Sungai Kapuas, Landak, dan Punggur bisa terancam tenggelam," ulas Kompas.id (9/1/2021). 3. Pontianak Kota Khatulistiwa Kota Pontianak juga dikenal dengan julukan Kota Khatulistiwa karena dilalui garis khatulistiwa. Di utara Kota Pontianak, tepatnya Siantan, terdapat Tugu Khatulistiwa yang dibangun yang dibangun pada titik dilalui garis lintang nol derajat bumi. 4. Pontianak Kota Seribu Warung Kopi Minum kopi sudah jadi budaya masyarakat Kota Pontianak, ada banyak sekali warung kopi di kota ini. Bila berkunjung ke Pontianak, kamu mungkin kebingungan mencari lokasi ngopi. Sebab di setiap sudut kota dan jalan ada banyak pilihan warung kopinya, mulai dari yang tradisional hingga modern dengan konsep Coffe Shop kekinian. Banyaknya warung kopi itu membuat Pontianak dijuluki sebagai Kota Seribu Warung Kopi. Menariknya, Pontianak juga memiliki Coffe Street yang terletak di Jalan Gajah Mada. Jalan tersebut telah diresmikan dan dijadikan sebagai kawasan wisata warung kopi oleh Pemerintah Pontianak. Dari sekian banyak warung kopi yang ada gak afdol dan sah rasanya bila kamu belum minum kopi di Warung Kopi Asiang dan Warung Kopi Aming saat beranjak ke Pontianak. Keduanya memiliki ciri khas yang berbeda dalam penyajian minumannya. 5. Pontianak Kota Bersinar Julukan ini diambil dari slogan Pemerintah Kota Pontianak, yakni "Pontianak Kota Bersinar". Bersinar tak serta merta diartikan sebagai cahaya yang menyinari kota tersebut, melainkan sebuah singkatan yang menggambarkan Pontianak dan citanya. Adapun kepanjangan dari Bersinar adalah Bersih, Sehat, Indah, Aman, dan Ramah. Dirangkum dari berbagai sumber, itulah ragam julukan Kota Pontianak yang bergema hingga sejauh ini. Ada lagi julukan Kota Pontianak yang belum dipaparkan? Kalau ada yang ketinggalan, tulis di kolom komentar di bawah yah..!!

Tim Redaksi
| Minggu, 29 Agustus 2021
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5