Dituding Danai Isu Ijazah Palsu Jokowi Rp5 Miliar, Jusuf Kalla Bakal Lapor ke Bareskrim
Politik | Senin, 6 April 2026
Dituding Danai Isu Ijazah Palsu Jokowi Rp5 Miliar, Jusuf Kalla Bakal Lapor ke Bareskrim. CNN Indonesia
Politik | Senin, 6 April 2026










Lokal

Berita Landak, PIFA - Sebanyak 622 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Landak telah menerima SK Pengangkatan dari Bupati Landak yang dilaksanakan dalam Aula Kantor Bupati Landak, Kamis (28/04/2022). Hadir dalam kegiatan ini Ketua DPRD Landak diwakili Ketua Komisi A, Sekda Landak, Staf Ahli Bupati Landak, Asisten Sekda Landak, Sekretaris DPRD, para kepala OPD, serta perwakilan camat. Dalam pidato Bupati Landak yang disampaikan Sekda Landak, Vinsensius menyampaikan bahwa penerimaan ASN dilakukan sangat ketat dan pastinya memiliki kebanggan tersendiri namun memiliki tugas dan tanggungjawab yang besar. "Menjadi seorang Aparatur Sipil Negara merupakan sebuah kebanggan karena telah berhasil mengikuti seleksi penerimaan yang ketat, namun harus diingat bahwa tanggungjawab kita sangat dituntut terutama menjunjung tinggi nilai-nilai kehormatan sebagai ASN," kata Sekda Landak. Selain itu dirinya juga meminta para pegawai untuk belajar supaya memiliki kemampuan terutama di era teknologi saat ini. "Saudara juga harus terus belajar supaya kemampuan dan kompetensi saudara dapat berkembang seiring era teknologi saat ini. Walaupun demikian, ada juga batasannya seperti media sosial yakni jangan semaunya memposting foto atau hal-hal yang akan menjadi perbincangan masyarakat karena dianggap berlebihan bahkan menimbulkan masalah tetapi jadilah contoh dimasyarakat. Ingat kita seorang abdi negara telah diatur untuk mentaati aturan," pesannya. Vinsensius juga berpesan bahwa sebagai guru maka wajib melaksanakan tugas dengan penuh tanggungjawab meski ditempatkan pada daerah terpencil. "Secara khusus pesan dari Bupati Landak yakni saudara-saudari yang diangkat sebagai guru maka harus bertugas ditempat masing-masing secara konsisten dan penuh pengabdian, karena kalianlah yang menjadi orang-orang terdepan dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Landak," kata Vinsensius. Sementara itu Sekretaris BKPSDM, Ahian mewakili Kepala BKPSDM dalam laporannya mengatakan bahwa 622 orang ASN ini terdiri dari CPNS dan PPPK Guru Tahap I formasi tahun 2021. "Penerimaan CPNS formasi 2021 sebanyak 566 dengan pendaftar 3.776 orang. Namun pada seleksi akhir yakni SKB hanya sebanyak 917 yang mengikuti seleksi dengan peserta lulus sebanyak 458, kemudian saat akan diusulkan penetapan NIP nya ke BKN terdapat 2 orang yang mengundurkan diri sehingga tersisa 456 orang yang diusulkan NIP nya. Sedangkan untuk PPPK Guru Tahap I yang diadakan langsung Kementerian Pendidikan hanya sebanyak 166 orang, sehingga total dari keseluruhan ASN ini sebanyak 622 orang," ujar Ahian. (rs)
Lokal

PIFA, Lokal - Seorang ibu asal Desa Sungai Tengar, Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang terpaksa melahirkan di dalam mobil ambulance. Tindakan tersebut dilakukan karena saat menuju rumah sakit, jalan rusak parah. Informasi itu diketahui lewat unggahan video dari akun Instagram @ketapangterkini. Terekam detik-detik sang ibu tengah mendapat tindakan persalinan di dalam mobil ambulance. Dibantu oleh bidan dengan peralatan seadanya, proses melahirkan tersebut berjalan dengan lancar. Ibu dan bayi yang diketahui berjenis perempuan itu dalam keadaan sehat. Kejadian itu terjadi pada Jumat (10/5/2024) sekitar pukul 13.30 WIB. Mengutip dari suarakalbar, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Erna Yulianti menyebutkan kejadian tersebut memang benar terjadi. Sebelumnya ibu hamil tersebut diketahui memang sengaja dirujuk dari puskesmas ke rumah sakit karena kondisinya yang tak bisa melahirkan di puskesmas. "Jadi kasus soal pasien yang melahirkan itu memang pasien ini mempunyai indikasi untuk dirujuk karena hasil diagnosa pertama di puskesmas dengan USG pasien ini memang tidak bisa melahirkan di puskesmas. Pasien ini kan setelah diperiksa, kondisinya ketuban pecah dini dan plasentanya tinggi," ujar Erna. Meskipun demikian, Erna menjelaskan bahwa ada indikasi bahwa ibu hamil tersebut akan melahirkan di jalan sehingga telah disiapkan dua bidan untuk turut serta mengantar pasiennya. "Pihak puskesmas sudah menyiapkan segala macam untuk kondisi jika pasien tersebut melahirkan di jalan, jadi dua bidan sudah mendampingi," tambahnya. Erna berharap kondisi jalan yang menghubungkan antar kota Ketapang dapat memiliki akses yang layak agar mempermudah transportasi. "Kita berharap akses kita bagus, semua akan tepat pada waktunya," pungkasnya. (ly)
Lokal

Berita Kalbar, PIFA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Barat memprakirakan hujan lebat akan terjadi di wilayah Laut hingga pesisir barat Kalbar tanggal 2 hingga 8 Desember 2021. "Hujan lebat diprakirakan terjadi pada banyak wilayah Kalbar pada periode tanggal 04 – 06 Desember 2021," ujar Kepala Stasiun BMKG Supadio Pontianak, Nanang Buchori, Kamis 2 Desember 2021. Nanang Buchori mengatakan, adapun beberapa wilayah Kalbar yang berpotensi terjadi hujan lebat. "Terdapat di Sambas, Singkawang, Bengkayang, Mempawah, Pontianak, Kubu Raya, Kayong Utara, Ketapang, Landak, Sintang dan Kapuas Hulu. Selain di wilayah darat, diprakirakan hujan lebat justru akan lebih masif terjadi di Laut ataupun perairan sebelah barat Kalbar," katanya. Ia menuturkan, pasang air laut diprakirakan akan berada pada periode maksimum. Pasang maksimum di sekitar Kota Pontianak diprakirakan terjadi pada tanggal 7 hingga 10 Desember 2021 Pukul 08.00 – 12.00 WIB. Lanjutannya, Sementara pasang maksimum ≥ 1.7 meter di sekitar wilayah Kendawangan, Kab. Ketapang diprakirakan terjadi tgl 04 sd 09 Desember 2021 pukul 07.00 sd 13.00 wib. "Gelombang di Perairan dan Laut sebelah barat Kalbar seminggu ke depan secara umum gelombang berkisar antara 0.1 sampai 6 meter kategori tenang hingga sangat tinggi," ungkapnya. Dalam paparannya, pada Periode tanggal 1 - 3 Desember 2021 terjadi tinggi gelombang 2.5 - 4 meter Kategori Tinggi. "Berpeluang terjadi di Perairan utara Kep Anambas, Perairan barat Kep. Natuna, Perairan selatan Kep. Natuna, Perairan Kep. Subi - Serasan, dan Perairan Utara Sambas. Tinggi gelombang 4 hingga 6 meter Kategori Sangat Tinggi berpeluang terjadi di Laut Natuna Utara dan Perairan utara Kep. Natuna," jelasnya. Sementara untuk periode tanggal 4 hingga 7 Desember 2021, Tinggi gelombang 2.5 hingga 4 meter (Kategori Tinggi) berpeluang terjadi di beberapa perairan dan kelautan. "Laut Natuna, Perairan Kep. Anambas, Perairan selatan Kep. Natuna, dan Perairan Singkawang - Sambas. Tinggi gelombang 4 hingga 6 meter Kategori Sangat Tinggi berpeluang terjadi di Laut Natuna Utara, Perairan barat Kep. Natuna, Perairan utara Kep. Natuna, dan Perairan Kep. Subi - Serasan," ujarnya. Nanang menghimbau perlunya peningkatan kewaspadaan menghadapi dampak yang dipicu dari potensi terjadinya cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat tanggal 03 – 08 Desember 2021 di di wilayah Laut hingga pesisir barat Kalbar. "Perlunya peningkatan kewaspadaan potensi terjadi gelombang laut kategori Kategori Sangat Tinggi di Laut Natuna Utara, Perairan barat Kep. Natuna, Perairan utara Kep. Natuna, dan Perairan Kep. Subi – Serasan. Waspadai potensi terjadi genangan banjir di wilayah pesisir barat Kalbar akibat gelombang tinggi, hujan lebat dan fase pasang air laut maksimum," imbaunya. (RS)