Dokter umum lulusan Universitas Indonesia dr. Irwan Heriyanto dalam diskusi Indonesia Health Insight Report Q1 2026 bersama Halodoc, di Jakarta, Rabu (21/1/2026). ANTARA/Fitra Ashari

Dokter umum lulusan Universitas Indonesia dr. Irwan Heriyanto dalam diskusi Indonesia Health Insight Report Q1 2026 bersama Halodoc, di Jakarta, Rabu (21/1/2026). ANTARA/Fitra Ashari

Berandascoped-by-BerandaLifestylescoped-by-LifestyleDokter UI Ingatkan Pentingnya Kesiapan Mental Jelang Ramadhan

Dokter UI Ingatkan Pentingnya Kesiapan Mental Jelang Ramadhan

Lifestyle | Rabu, 21 Januari 2026

PIFA, Lifestyle – Dokter umum dari Universitas Indonesia, dr. Irwan Heriyanto, menekankan bahwa kesiapan mental menjadi hal pertama yang perlu dipersiapkan menjelang bulan Ramadhan agar ibadah puasa dapat dijalani dengan lancar dan optimal.

“Karena sebetulnya yang pertama kali yang harus kita siapkan itu mentalnya dulu. Kadang-kadang kita enggak siap mental puasa. Mulai banyak tuh sebetulnya harus siapin ini-itu, mentalnya siap enggak. Kalau misalnya mentalnya enggak siap nanti akan timbul kepanikan, yang ada bukannya ibadah malah stres,” kata Irwan dalam diskusi kesehatan bersama Halodoc di Jakarta, Rabu.

Anggota Board of Medical Excellence Halodoc tersebut menjelaskan, kesiapan mental sangat penting karena akan memengaruhi kemampuan seseorang dalam mengikuti fase-fase ibadah puasa, terutama yang berkaitan dengan kondisi kesehatan selama Ramadhan.

Selain mental, Irwan menyebut terdapat empat fase selama bulan Ramadhan yang juga perlu dipersiapkan dengan baik. Persiapan itu meliputi pemenuhan kebutuhan vitamin untuk menunjang kesehatan, serta memperhatikan riwayat penyakit yang biasa muncul atau diderita.

Menurut Irwan, pada minggu pertama Ramadhan tubuh akan beradaptasi dengan pola puasa. Pada fase ini, penting untuk memperhatikan gejala penyakit yang mungkin timbul dan segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan jika diperlukan. Gangguan kesehatan umumnya dipicu oleh pola makan yang tidak terjaga atau kurangnya waktu istirahat.

“Karena kita ngobrolinnya itu mengenai Ramadhan pasti akan berkaitan juga dengan masa-masa nanti di Idul Fitri-nya. Kita tahu menu makanan di Idul Fitri santan, sambal-sambal, itu juga bisa berpengaruh pada kesehatan, itu juga harus dipersiapkan,” ujar Irwan.

Ia menambahkan, kesiapan mental pada masa pasca-Idul Fitri juga penting, terutama terkait potensi kenaikan berat badan dan meningkatnya kadar kolesterol akibat perubahan pola makan saat Hari Raya. Jika hal tersebut diabaikan, ibadah puasa dikhawatirkan akan terasa berat dan kehilangan nilai ibadahnya.

Irwan pun mengingatkan agar masyarakat bijak dalam mengatur kesiapan mental dan kesehatan selama Ramadhan, termasuk dengan menjaga pola tidur dan memilih makanan yang sehat dan seimbang, sehingga ibadah puasa dapat dijalani dengan aman dan khusyuk.

Rekomendasi

Foto: Liverpool Resmi Dapatkan Kiper Baru, Freddie Woodman, untuk Musim 2025/26 | Pifa Net

Liverpool Resmi Dapatkan Kiper Baru, Freddie Woodman, untuk Musim 2025/26

Sports
| Sabtu, 28 Juni 2025
Foto:   Arsenal Umumkan Skuad Liga Champions, Gabriel Jesus Dicoret, Pemain 15 Tahun Max Dowman Masuk Daftar | Pifa Net

Arsenal Umumkan Skuad Liga Champions, Gabriel Jesus Dicoret, Pemain 15 Tahun Max Dowman Masuk Daftar

Sports
| Kamis, 4 September 2025
Foto: AS Roma Ajukan Tawaran Resmi untuk Rekrut Jadon Sancho dari Manchester United | Pifa Net

AS Roma Ajukan Tawaran Resmi untuk Rekrut Jadon Sancho dari Manchester United

Sports
| Jumat, 15 Agustus 2025
Foto: Jokowi Buka Suara Soal Dugaan Mark Up Proyek Kereta Cepat Whoosh | Pifa Net

Jokowi Buka Suara Soal Dugaan Mark Up Proyek Kereta Cepat Whoosh

Politik
| Selasa, 28 Oktober 2025
Foto: Eks Pelatih Juventus Soroti Keputusan Motta Singkirkan Vlahovic Demi Kolo Muani | Pifa Net

Eks Pelatih Juventus Soroti Keputusan Motta Singkirkan Vlahovic Demi Kolo Muani

Italia
| Jumat, 14 Februari 2025
Foto: Taklukkan Kolesterol Tinggi Tanpa Obat: 6 Langkah Sederhana yang Bisa Dimulai Hari Ini | Pifa Net

Taklukkan Kolesterol Tinggi Tanpa Obat: 6 Langkah Sederhana yang Bisa Dimulai Hari Ini

Lifestyle
| Kamis, 10 Juli 2025
Foto: Momen Gibran Tinjau Korban Banjir di Pondok Gede Permai, Bekasi | Pifa Net

Momen Gibran Tinjau Korban Banjir di Pondok Gede Permai, Bekasi

Bekasi
| Rabu, 5 Maret 2025
Foto: Marseille Pesta Empat Gol, Hancurkan Lorient di Stadion Velodrome | Pifa Net

Marseille Pesta Empat Gol, Hancurkan Lorient di Stadion Velodrome

Sports
| Sabtu, 13 September 2025
Foto: Seo Hyun-jin dan Yoo Yeon-seok Dipertimbangkan Bintangi Drama Baru MBC Berjudul "Liar" | Pifa Net

Seo Hyun-jin dan Yoo Yeon-seok Dipertimbangkan Bintangi Drama Baru MBC Berjudul "Liar"

Pifabiz
| Jumat, 4 Juli 2025
Foto: 2 Investor Bodong WNA Pakistan Dideportasi dari Pontianak | Pifa Net

2 Investor Bodong WNA Pakistan Dideportasi dari Pontianak

Pontianak
| Sabtu, 12 Juli 2025

Berita Terkait

Pifabiz

Foto: Trauma Berat akibat KDRT, Venna Melinda Jalani Terapi Psikologi? | Pifa Net

Trauma Berat akibat KDRT, Venna Melinda Jalani Terapi Psikologi?

PIFAbiz - Venna Melinda dikabarkan mengalami trauma berat usai menyebut dirinya mengalami Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dilakukan oleh suaminya, Ferry Irawan. Melalui akun instagramnya, Venna Melinda kini nampak menjalani terapi psikologi untuk pemulihan mental. Dalam video unggahannya tersebut, Venna Melinda terlihat tampak menuliskan sesuatu dan menggambar di atas kertas. Selain itu, Venna Melinda juga dikabarkan menjalani pemeriksaan oleh dokter. "Alhamdulilah,, Treatment pertama lancar,, Matur suwun nggih," tulis Venna Melinda dalam unggahannya dikutip Senin (23/1/2023). Venna Melinda ditemani oleh sang putra, Athalla Naufal.  Venna Melinda sendiri menjalani pemeriksaan kesehatan dan terapi itu di rumahnya. Sementara itu, laporan kasus KDRT yang dilayangkan Venna Melinda terhadap Ferry Irawan terus berlanjut. Terbaru, penyidik Polda Jatim akan kembali melakukan pemeriksaan tambahan terhadap pasangan artis tersebut. Kuasa hukum Ferry Irawan meminta difasilitasi untuk bertemu dengan Venna Melinda. "Penyidik menerima informasi dari pengacara untuk difasilitasi bertemu antara korban dan terlapor," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Dirmanto di Polda Jatim, Jumat (20/1/2023). "Nah ini Insyaallah nanti minggu depan akan dikabulkan pemeriksaan tambahan antara kedua orang tersebut, baik pelapor Venna Melinda maupun saudara terlapor Ferry Irawan," lanjutnya. Di sisi lain, pihak keluarga Ferry Irawan terus mengupayakan perdamaian dengan keluarga Venna Melinda. Namun begitu, menurut penuturan Maya selaku adik Ferry Irawan, saat ini Ibunda Venna Melinda tidak bisa diajak berkomunikasi. Pasalnya, Ibunda Venna Melinda memblokir komunikasinya oleh Ibunda Ferry Irawan. "Mamiku katanya sih mau mencoba komunikasi pas dilihat ternyata katanya sudah diblok sama mamanya kak Venna," ujar Maya melansir Detikcom. (b) 

Jakarta
| Senin, 23 Januari 2023

Nasional

Foto: Almas Tsaqibbirru Gugat Gibran Rakabuming Raka Rp 10 Juta soal Wanprestasi | Pifa Net

Almas Tsaqibbirru Gugat Gibran Rakabuming Raka Rp 10 Juta soal Wanprestasi

PIFA, Nasional - Mahasiswa Fakultas Hukum yang juga pelopor gugatan terkait syarat batas usia capres-cawapres, Almas Tsaqibbirru, kembali membuat geger dengan menggugat calon wakil presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka. Gugatan ini terdaftar dalam Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) pada Rabu (31/1). Menurut informasi yang dihimpun dari laman SIPP, Almas Tsaqibbirru mengajukan dua kali gugatan terhadap Gibran Rakabuming Raka. Gugatan pertama tercatat pada 22 Januari 2024 dengan nomor perkara 2/Pdt.G.S/2024.PN Skt. Gugatan ini berkaitan dengan wanprestasi, dan status perkara tersebut memasuki pemberitahuan putusan dalam waktu 9 hari. Gugatan kedua dilakukan pada 29 Januari 2024 dengan nomor perkara 25/Pdt.G/2024/PN Skt. Almas juga menggugat Gibran terkait wanprestasi, dan status perkara kedua ini mencapai sidang pertama dengan lama proses selama 2 hari. Dalam gugatan pertama, Almas mengklaim dirugikan oleh Gibran sebesar Rp10 juta. Pada gugatan tersebut, Almas meminta Majelis Hakim Pengadilan Negeri Surakarta untuk memerintahkan Gibran membayar Rp10 juta, dengan denda keterlambatan sebesar Rp1 juta apabila tidak dibayarkan dalam waktu 14 hari setelah putusan berkekuatan hukum tetap. Namun, amar putusan yang diambil oleh Pengadilan Negeri Surakarta menyatakan bahwa wanprestasi yang dimaksud oleh penggugat tidak dapat dibuktikan dengan adanya perjanjian tertulis maupun tidak tertulis. Oleh karena itu, Pengadilan menetapkan bahwa gugatan penggugat bukan merupakan gugatan sederhana, dan memerintahkan panitera untuk mencoret perkara nomor 2/Pdt.G.S/2024/PN Skt dari register perkara. “Menimbang, bahwa wanprestasi yang dimaksud Penggugat di dalam gugatannya setelah Hakim pelajari tidak ditemukan adanya perjanjian tertulis maupun tidak tertulis sifatnya masih persangkaan adanya perjanjian dari pihak Penggugat (bersifat abstrak) sehingga pembuktiannya tidak sebagaimana pembuktian yang di syaratkan dalam gugatan sederhana,” tulis amar putusan itu yang dikutip dari situs SIPP PN Surakarta. “Menetapkan, menyatakan gugatan penggugat bukan gugatan sederhana. Kedua, memerintahkan panitera untuk mencoret perkara nomor 2/Pdt.G.S/2024/PN Skt dalam register perkara,” lanjut putusan tersebut. (ad)

Surakarta
| Kamis, 1 Februari 2024

Lokal

Foto: Soroti Warga Marak Berobat ke Kuching, Komisi I Minta Pemprov Kalbar Benahi Pelayanan Rumah Sakit Daerah | Pifa Net

Soroti Warga Marak Berobat ke Kuching, Komisi I Minta Pemprov Kalbar Benahi Pelayanan Rumah Sakit Daerah

Berita Lokal, PIFA - Jajaran Komisi I DPRD Kalbar melakukan kunjungan kerja ke Kantor Imigrasi Entikong, Kamis (3/11/2022). Kunjungan kerja tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I, Angeline Fremalco. Angeline menerangkan, salah satu agenda kunjungan kerja tersebut untuk memantau dan pengawasan pembuatan paspor di kantor yang terletak di Kabupaten Sanggau tersebut. Selain memantau fasilitas, dari hasil kunjungan kerja itu, Komisi I mendapati angka jomplang keluar masuk orang di perlintasan batas negara tersebut. "Mengejutkan kita data masuk dan keluar jomplang. Kalau tidak salah ada 15 ribu orang Indonesia ke Malaysia, sementara WNA ke Kalbar hanya 1.000 orang," kata Angeline, kemarin. Angel menerangkan, mayoritas masyarakat Kalbar ke Malaysia untuk berobat. Atas kondisi tersebut, dia meminta Pemerintah Provinsi Kalbar agar memberikan perhatian khusus. Terlebih menurutnya, Kalbar memiliki RSUD Soedarso yang sudah dibangun pemerintah dengan nilai fantastis. Tapi, pada kenyataannya, masyarakat Kalbar masih memilih berobat ke luar. "Ada sesuatu yang kurang dari kita, mungkin dari aspek pelayanan atau mungkin warga kurang percaya dengan tenaga kesehatan kita," terangnya. Kendati demikian, Angel juga meyakini tak semua yang berobat ke Kuching tersebut punya penyakit berat. Bisa saja, hanya pengecekan kesehatan. "Harus menjadi perhatian masyarakat ke depan," ujarnya.  "Berkaitan pelayanan dan fasilitas Imigrasi juga baik," katanya. Legislator PDIP tersebut, juga menyempatkan diri berdialog dengan masyarakat yang tengah membuat paspor. Mereka memberikan masukan-masukan agar pelayanan Imigrasi ke depan lebih baik. (ap)

Kalbar
| Sabtu, 5 November 2022
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5