Ilustrasi - Buah-buahan banyak mengandung vitamin C. ANTARA/Shutterstock/am.

Ilustrasi - Buah-buahan banyak mengandung vitamin C. ANTARA/Shutterstock/am.

Berandascoped-by-BerandaLifestylescoped-by-LifestyleDokter UI: Vitamin C dan Zinc Cukup Jaga Daya Tahan Tubuh Selama Puasa Ramadhan

Dokter UI: Vitamin C dan Zinc Cukup Jaga Daya Tahan Tubuh Selama Puasa Ramadhan

Lifestyle | Kamis, 22 Januari 2026

PIFA, Lifestyle - Dokter umum lulusan Universitas Indonesia, dr. Irwan Heriyanto, mengatakan suplemen yang mengandung vitamin C dan zinc baik dikonsumsi selama bulan puasa Ramadhan untuk membantu menjaga daya tahan tubuh.

“Untuk pertahanan tubuh, mencegah infeksi dan sebagainya, biasanya vitamin C dan yang banyak mengandung zinc juga itu sebetulnya sudah cukup,” kata Irwan dalam diskusi kesehatan bersama Halodoc di Jakarta, Rabu.

Irwan menjelaskan, bulan puasa Ramadhan yang akan datang diperkirakan masih berada dalam periode musim hujan. Kondisi tersebut dinilai cukup menguntungkan bagi umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa, karena suhu udara yang lebih sejuk dapat mengurangi risiko dehidrasi.

Menurutnya, cuaca hujan dan suhu yang lebih dingin juga berpotensi menurunkan risiko gangguan kesehatan seperti vertigo atau pusing berputar secara tiba-tiba, yang kerap dialami sebagian orang selama menjalankan puasa.

“Kalau di bulan puasanya itu musim hujan, itu memang lebih enak katanya, lebih tidak panas, tidak terlalu dehidrasi, tidak keluar keringat terlalu banyak. Sehingga tadi yang hidrasi terkait dengan vertigo dan lain sebagainya itu mungkin bisa reduksi,” ujar Board of Medical Excellence Halodoc tersebut.

Selain menjaga daya tahan tubuh, Irwan menyebut bulan puasa juga menjadi waktu bagi sel-sel tubuh untuk melakukan proses “self cleaning” atau pembersihan dari racun yang mungkin menumpuk selama sekitar 12 bulan terakhir.

Meski demikian, ia mengingatkan pentingnya menjaga pola makan saat Ramadhan, khususnya dengan membatasi konsumsi makanan manis saat berbuka puasa. Asupan gula berlebihan, kata dia, dapat memicu peradangan, meningkatkan risiko lonjakan gula darah, hingga menimbulkan berbagai penyakit kronis dan masalah kesehatan kulit seperti jerawat.

Irwan menekankan bahwa gula tidak hanya berasal dari makanan atau minuman manis, tetapi juga dari makanan pokok seperti nasi yang dikonsumsi sehari-hari. Karena itu, masyarakat diimbau lebih bijak dalam memilih makanan dan mengatur pola pikir terkait konsumsi rasa manis.

“Itu sebenarnya rasanya cuma yang di mulut aja. Lewat dari leher sini udah nggak ada rasanya. Rasanya enaknya cuma di sini (di mulut). Jadi itu yang mungkin dicamkan di kita bahwa sebetulnya apa yang kita makan itu hanya untuk cukup saja, jangan terlalu berlebihan,” tutup Irwan.

Rekomendasi

Foto: Beda Nasib 2 Raksasa Spanyol di UCL: Real Madrid Loyo Terbantai, Barcelona Ganas Menang Besar! | Pifa Net

Beda Nasib 2 Raksasa Spanyol di UCL: Real Madrid Loyo Terbantai, Barcelona Ganas Menang Besar!

Spanyol
| Kamis, 10 April 2025
Foto: Rekomendasi HP Rp2 Jutaan untuk Hadiah Akhir Semester: Kamera Jernih, RAM Besar, dan Cocok untuk Belajar | Pifa Net

Rekomendasi HP Rp2 Jutaan untuk Hadiah Akhir Semester: Kamera Jernih, RAM Besar, dan Cocok untuk Belajar

Tekno
| Rabu, 19 November 2025
Foto: Tumblr Rilis Fitur Video, Siap jadi Pesaing TikTok? | Pifa Net

Tumblr Rilis Fitur Video, Siap jadi Pesaing TikTok?

Teknologi
| Jumat, 24 Januari 2025
Foto: Manfaat Durian untuk Kesehatan, Bisa Bantu Turunkan Kolesterol | Pifa Net

Manfaat Durian untuk Kesehatan, Bisa Bantu Turunkan Kolesterol

Indonesia
| Jumat, 10 Januari 2025
Foto: Siswa SMPN 19 Tangsel Diduga Jadi Korban Bullying, Meninggal Usai Sepekan Koma di ICU | Pifa Net

Siswa SMPN 19 Tangsel Diduga Jadi Korban Bullying, Meninggal Usai Sepekan Koma di ICU

Nasional
| Senin, 17 November 2025
Foto: Pengamat: Komunikasi Patrick Kluivert dengan Pemain Timnas Indonesia akan Mudah | Pifa Net

Pengamat: Komunikasi Patrick Kluivert dengan Pemain Timnas Indonesia akan Mudah

Indonesia
| Sabtu, 11 Januari 2025
Foto: Laga Lawan Filipina Jadi Penentu, Gerald Vanenburg: Jika Gagal, Indonesia Tersingkir | Pifa Net

Laga Lawan Filipina Jadi Penentu, Gerald Vanenburg: Jika Gagal, Indonesia Tersingkir

Sports
| Jumat, 18 Juli 2025
Foto: Presiden Prabowo Minta Harga Tiket Pesawat Turun | Pifa Net

Presiden Prabowo Minta Harga Tiket Pesawat Turun

Indonesia
| Sabtu, 15 Februari 2025
Foto: Ole Romeny Tak Sabar Bela Timnas Indonesia, Siap Kontribusi di Kualifikasi Piala Dunia | Pifa Net

Ole Romeny Tak Sabar Bela Timnas Indonesia, Siap Kontribusi di Kualifikasi Piala Dunia

Indonesia
| Senin, 10 Februari 2025
Foto: 5 Rekomendasi Teh Premium yang Cocok untuk Dinikmati saat Santai | Pifa Net

5 Rekomendasi Teh Premium yang Cocok untuk Dinikmati saat Santai

Indonesia
| Senin, 17 Februari 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: 100 Kali Donorkan Darah, Dosen di Pontianak Dapat Penghargaan dari Presiden Jokowi | Pifa Net

100 Kali Donorkan Darah, Dosen di Pontianak Dapat Penghargaan dari Presiden Jokowi

PIFA, Lokal - Meski usianya tak lagi muda tak menyurutkan dosen di Pontianak bernama Paulus Agustinus Sunardi mendonorkan darahnya secara sukarela. Bahkan saat ini tercatat telah lebih dari 100 kali ia donorkan darahnya. Ditemui wartawan PIFA, Paulus menceritakan pertama kali mendonorkan darahnya saat menjadi mahasiswa sekitar tahun 1980-an. Waktu itu ia melihat sebuah kecelakaan dan korban tersebut membutuhkan banyak kantong darah. Pria yang saat ini berusia 64 tahun itu pun tergerak untuk mendonorkan darahnya meski ia takut dengan jarum suntik. “Pertama kali saya tertarik untuk mendonorkan darah, saya melihat orang kecelakaan memerlukan sekali darah di rumah sakit. Saya terpanggil untuk mendonorkan darah padahal saya takut dengan jarum suntik. Sejak itu saya rutin donor darah,” ujarnya, Jumat (2/8/224). Paulus bilang donor darah ini diniatkan sepenuhnya hanya untuk ibadah. Selama menjadi pendonor darah Paulus merasa kesehatan tubuhnya semakin membaik bahkan ia jarang sakit. "Biasanya setelah donor badan terasa enak, jarang sakit juga, itulah manfaat donor darah," tuturnya sambil tersenyum. Paulus bilang dirinya sempat vakum selama dua tahun mendonorkan daranya. Hal tersebut  karena ia ditugaskan ke Nusa Tenggara Timur (NTT), dan tempat kerjanya terlalu jauh dari lokasi PMI.  Setiba kembali ke Pontianak,  Paulus kembali rutin mendonorkan darahnya. Hingga sampai saat ini dia tak pernah absen berdonor dan sudah membukukan lebih dari 100 kali donor. “Saya pernah berhenti donor darah selama 2 tahun, waktu ditugaskan ke NTT. Karena tempat tinggal jauh dari PMI saya tidak mendonorkan darah. Pernah juga karena tensi tinggi jadi tidak bisa donor darah, tapi setelah itu banyak istirahat saya mendonorkan darah dan bisa,” ungkapnya. Kesukarelaan Paulus itu pun berbuah manis, ia akan mendapatkan penghargaan dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi). Paulus beserta 14 warga Pontianak lainnya akan berangkat ke Jakarta untuk menerima penghargaan Satyalencana Kebaktian Sosial Donor Darah Sukarela 100 kali, pada 5 Agustus 2024 mendatang. “Sebetulnya bukan ini yang saya inginkan, karena saya mendonorkan darah secara sukarela. Tetapi saya merasa terpuji dengan adanya program pemerintah untuk menghargai setiap orang donor darah,” tukasnya. (ly)

Pontianak
| Jumat, 2 Agustus 2024

Lokal

Foto: Momen Petugas Bandara Supadio Mengejar Biawak yang Masuk ke Area Parkiran Pesawat | Pifa Net

Momen Petugas Bandara Supadio Mengejar Biawak yang Masuk ke Area Parkiran Pesawat

PIFA.CO.ID, KUBU RAYA - Momen lucu terjadi di Bandara Supadio, di Kubu Raya, Kalimantan Barat, seekor biawak masuk ke area runaway atau parkiran pesawat dan membuat petugas kewalahan.Melansir dari video tiktok yang diunggah oleh akun @lukmanahmad3547 pada Minggu lalu (27/4/25) terlihat beberapa petugas tampak kewalahan mengejar biawak tersebut. Gerakannya yang cepat membuat petugas ketar-ketir untuk menangkapnya.Beruntung biawak tersebut berhasil ditangkap dan diamankn sebelum menghilang ke rerumputan.Video ini pun viral di media sosial, dan mengundang gelak tawa netizen.“akhirnya bisa lihat manusia ngejar biawak ???? biasanya kebalik,” komen netizen.“Gua kira mereka main kejar” an ternyata tangkap biawak,” tulis warganet.“biawak:tak dapat tangkap tak dapat tangkap,” komentar lainnya.

Kubu Raya
| Selasa, 29 April 2025

Nasional

Foto: Eks Aktivis BEM Se-Jabodetabek Bentuk Organisasi PANDAWA Nusantara | Pifa Net

Eks Aktivis BEM Se-Jabodetabek Bentuk Organisasi PANDAWA Nusantara

Nasional - Mantan Presiden Mahasiswa Universitas Trisakti Maman Abdurrahman dan alumni  Aktivis intra kampus  membentuk organisasi PANDAWA Nusantara (Persatuan Aktivis & Warga Nusantara). Maman Abdurrahman yang juga merupakan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dapil Kalbar ini ditunjuk menjadi Ketua Umum (Ketum) dari organisasi PANDAWA Nusantara, Jakarta, Sabtu (28/8/2021) Dilansir dari Detikcom (30/8/2021), Organisasi PANDAWA Nusantara terdiri dari dari eks presiden mahasiswa dan eks aktivis intra kampus dari tahun 2000 hingga 2019  di Jabodetabek yang tergabung dalam BEM Nusantara dan BEM Seluruh Indonesia (SI) yang sudah yang sudah menjadi alumni Maman Abdurrahman selaku ketua terpilih menyampaikan kegiatan ini merupakan sebagai wadah bersama untuk bersilahturahmi dimana dulu pernah bergerak secara bersama-sama. “Pada hari ini mantan aktivis intra kampus yang terdiri dari 25 kampus se-Jabodetabek yang sudah berkarir di bidangnya masing-masing  bersilahturahmi mengenang romantisme pergerakan  masa lalu  berkumpul bersama dengan bersepakat membentuk sebuah organisasi PANDAWA Nusantara,” ungkapnya.  Ketua Umum berharap, dengan dibentuknya PANDAWA Nusantara ini dalam konteks kepentingan harus bisa memberikan manfaat untuk bersama. Organisasi itu nantinya akan berfokus pada narasi-narasi mewarnai politik politik dikancah Nasional . “Terbentuknya PANDAWA Nusantara dalam rangka mempunyai komitmen untuk mewarnai kembali panggung estalase politik nasional dengan fokus narasi isu besar yaitu demokrasi  dan ekonomi,’ tutupnya

Tim Redaksi
| Senin, 30 Agustus 2021
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5