DPR Setujui Penerimaan Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi dari Italia
Politik | Selasa, 21 Juli 2026
Jakarta – DPR RI resmi menyetujui penerimaan hibah satu unit kapal induk Giuseppe Garibaldi dari Pemerintah Italia dalam rapat paripurna yang digelar pada Selasa (21/7).
Persetujuan tersebut disahkan setelah Ketua DPR RI Puan Maharani meminta persetujuan seluruh anggota dewan yang hadir dalam sidang.
"Sidang dewan yang kami hormati, selanjutnya kami menanyakan kepada sidang dewan yang terhormat, apakah laporan Komisi I DPR RI atas persetujuan penerimaan hibah 1 unit kapal induk Giuseppe Garibaldi dari Pemerintah Republik Italy dapat kita setujui?" tanya Puan.
"Setuju," jawab peserta rapat.
Sebelumnya, Komisi I DPR RI bersama Kementerian Pertahanan telah lebih dahulu menyetujui rencana penerimaan hibah kapal induk tersebut dalam rapat yang berlangsung pada Senin (20/7).
Lanal Lampung Disiapkan Jadi Tempat Sandar
Seiring rencana kedatangan Giuseppe Garibaldi ke Indonesia, TNI Angkatan Laut telah menyiapkan Pangkalan TNI AL (Lanal) Lampung sebagai lokasi sandar kapal induk tersebut.
Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana Pertama Tunggul mengatakan pembangunan berbagai fasilitas pendukung di Lanal Lampung masih terus dilakukan agar siap ketika kapal tiba di Indonesia.
"Terkait fasilitas labuh dan fasilitas sandar Garibaldi, Lampung merupakan salah satu pangkalan yang disiapkan untuk mengakomodir Garibaldi. Hingga saat ini, pembangunan fasilitas terus berjalan, sehingga harapannya sebelum Garibaldi tiba di Indonesia seluruh fasilitas sudah siap dan terdukung," kata Tunggul.
Personel TNI AL Jalani Pelatihan di Italia
Selain menyiapkan infrastruktur, TNI AL juga tengah mempersiapkan personel yang akan mengoperasikan kapal induk tersebut.
Sejumlah prajurit TNI AL saat ini telah berada di Italia untuk mengikuti pelatihan sebelum kapal dibawa ke Indonesia.
Menurut Tunggul, pelayaran Giuseppe Garibaldi menuju Indonesia nantinya dilakukan dengan konsep joint crew, yakni pengawakan bersama antara personel TNI AL dan Angkatan Laut Italia.
"Setelah itu akan melaksanakan penyeberangan lintas laut dengan konsep joint crew. Jadi joint crew itu merupakan personel pengawak di mana sebagian dari personel TNI AL dan sebagian lagi dari personel Angkatan Laut Italia," ujarnya.
Setelah kapal tiba di Indonesia, akan dilakukan proses serah terima secara bertahap hingga seluruh pengoperasian kapal sepenuhnya berada di bawah kendali prajurit TNI Angkatan Laut.



















