DPR Soroti Pelimpahan Kasus Air Keras Andrie Yunus ke Puspom TNI
Politik | Selasa, 31 Maret 2026
DPR Soroti Pelimpahan Kasus Air Keras Andrie Yunus ke Puspom TNI. CNN Indonesia
Politik | Selasa, 31 Maret 2026









Politik

PIFA, Politik - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya dugaan aliran dana dari pungutan fee atau commitment fee calon jemaah haji khusus yang digunakan untuk mengkondisikan Panitia Khusus (Pansus) penyelenggaraan haji di DPR RI.Kasus ini berkaitan dengan dugaan manipulasi kuota haji tambahan pada penyelenggaraan haji tahun 2023 dan 2024. KPK menyebut komposisi pembagian kuota yang seharusnya 92 persen untuk haji reguler dan 8 persen untuk haji khusus diduga diubah menjadi masing-masing 50 persen.Perubahan komposisi tersebut membuat kuota untuk jalur haji khusus bertambah dan dapat diisi oleh calon jemaah melalui Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) atau travel haji.Dalam pengisian kuota tambahan haji khusus tahun 2023, KPK menduga Menteri Agama saat itu, Yaqut Cholil Qoumas, meminta fee kepada PIHK sekitar USD 4.000 hingga USD 5.000 atau setara Rp67,5 juta hingga Rp84,4 juta. Fee tersebut kemudian dibebankan kepada para jemaah haji.Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menjelaskan bahwa uang fee tersebut dikumpulkan melalui forum asosiasi travel haji.Ketika muncul rencana DPR membentuk Panitia Khusus (Pansus) Haji sekitar Juli 2024, staf khusus Yaqut, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, disebut memerintahkan agar uang fee yang telah dikumpulkan dikembalikan kepada asosiasi atau PIHK.Namun, menurut KPK, sebagian uang tersebut diduga masih disimpan dan digunakan untuk kepentingan pribadi.“Uang hasil pengumpulan fee tersebut juga diduga digunakan untuk mengkondisikan Pansus Haji yang diketahui oleh YCQ,” kata Asep dalam konferensi pers di kantor KPK, Kamis (12/3).KPK juga mengungkap adanya upaya pemberian uang kepada Pansus Haji DPR sekitar USD 1 juta. Namun upaya tersebut gagal karena Pansus menolak uang yang ditawarkan.“Jadi ada upaya untuk memberikan sesuatu tetapi ditolak. Jumlahnya sekitar USD 1 juta, tapi ditolak,” ujar Asep.Uang yang tidak berhasil diberikan kepada Pansus tersebut akhirnya disimpan oleh Yaqut dan kini menjadi salah satu barang bukti dalam perkara tersebut.Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan Yaqut Cholil Qoumas dan staf khususnya, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, sebagai tersangka. Yaqut juga telah ditahan KPK selama 20 hari untuk kepentingan penyidikan.Selama proses penyidikan, KPK telah menggeledah sejumlah lokasi, termasuk rumah Yaqut di Condet, Jakarta Timur, kantor agen perjalanan haji dan umrah di Jakarta, rumah aparatur sipil negara Kementerian Agama di Depok, hingga ruang Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama.Dari penggeledahan tersebut, penyidik menyita berbagai barang bukti seperti dokumen, barang bukti elektronik, kendaraan roda empat, serta sejumlah aset properti.Berdasarkan perhitungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), negara diperkirakan mengalami kerugian sebesar Rp622.090.207.166,41 atau sekitar Rp622 miliar dari dugaan korupsi kuota haji tambahan tersebut.
Teknologi

Berita Teknologi, PIFA - Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menjelaskan bakal meniadakan gerbang tol seiring penggunaan transaksi tanpa sentuh jalan tol atau disebut Multi Lane Free Flow (MLFF). BPJT menyebut kebijakan ini bagian dari implementasi tema G20 terkait transformasi digital. Kebijakan itu juga diperkirakan berdampak pada hilangnya antrean mobil di gerbang tol. "Dalam upaya mendorong dan mewujudkan tema tersebut [Transformasi Digital], salah satu yang kami soroti sebagai tuan rumah adalah soal transaksi MLF ini yang akan mengubah seluruh pola pikir atau mindset transaksi dari yang awalnya manual menggunakan e-toll kemudian masuk ke ranah teknologi," kata Kepala BPJT, Danang Parikesit seperti dilansir Antara. Lanjut Danang, pengalaman pengguna harus lebih banyak ditingkatkan. Sistem MLFF juga dipercaya dapat memberikan kenyamanan dan pengalaman lebih baik dalam menggunakan jalan tol. Pasalnya, pengendara dapat menggunakan jalan tol tanpa perlu menginjak rem atau berhenti di gerbang tol. Selain itu MLFF juga mengurangi kontak fisik dengan alat transaksi tol. "Masyarakat yang menggunakan tol tidak akan lagi mendapati gerbang-gerbang tol. Secara bertahap gerbang tol akan ditiadakan, sehingga betul-betul masyarakat mendapati teknologi mengambilalih peran monitoring, transaksi, pengawasan, dan sebagainya," jelas Danang. Di sisi lain, kebijakan MLFF dikatakan dapat memberikan keuntungan bagi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT). "Tentu saja harus menjadi catatan penting bagaimana sistem ini memberikan efisiensi yang lebih baik bagi BUJT. Jadi, biaya-biaya yang dikeluarkan untuk menyelenggarakan sistem transaksi akan diefisiensikan dengan pelaksanaan MLFF oleh Badan Usaha Pelaksana Sistem Transaksi Tol, yakni PT. Roatex Indonesia Toll System (RITS)," jelas Danang. Satu hal yang disebut menjadi sisi minus dari penerapan kebijakan MLFF yakni membuat ketergantungan teknologi. Selain itu diperkirakan ada potensi konsumen tidak membayar saat masuk jalan tol tanpa gerbang tol. (ja)
Nasional

Berita Kalbar, PIFA - Lea Candra Putra terbaik asal Kabupaten Kapuas Hulu berhasil terpilih sebagai perwakilan Provinsi Kalimantan Barat dalam ajang pemilihan Mister Miss Grand Tourism Indonesia. Lea Candra akan mewakili Kalbar melaju ke tingkat nasional. Lea Candra merupakan mahasiswa Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Muhammadiyah Pontianak yang akan mengikuti pemilihan mister dan miss Grand tourism pada bulan Februari 2022 mendatang. Candra mengatakan dalam mengikuti ajang ini berbagai tahapan-tahapan saat di tingkat Kalbar sudah dilewati. “Tahapan sudah dilewati baik dari segi pemberian materi, pematangan program kerja, maupun persiapan bakat untuk ke depan sudah dilakukan,” ujarnya saat diwawancara PIFA, Senin (29/11/2021). Selanjutnya Candra mengatakan, akan bersaing di tingkat nasional. “Lebih tepatnya di semarang pada Februari 2022 mendatang. Di mana karantina akan dilakukan selama beberapa hari. Untuk memperebutkan juara dan kategori yang tersedia. Seperti kategori friendship, talent, elegance, intelegensia, best tourism video, favorite, grand culture Indonesia, grand tourism Indonesia, grand education Indonesia, dan grand tourism teen Indonesia,” ungkapnya. Candra mengatakan, akan menyuguhkan program kerja, di mana bertujuan untuk menumbuhkan rasa suka dan cinta, serta promosi pariwisata yang ada di Kalimantan Barat. “Saya akan memanfaatkan teknologi di era 4.0 untuk mewujudkan program kerja tersebut, Menurut saya kurangnya sorotan serta kepedulian terhadap pariwisata yang ada di daerah masing-masing, dikarenakan kurangnya informasi serta promosi yang di dapatkan oleh masyarakat Indonesia, khususnya Kalbar sendiri,” sampainya. Kemudian candra mengatakan di masa pandemi seperti sekarang ini, sektor pariwisata terkena dampak berupa sepinya pengunjung untuk mendatangi berbagai tempat pariwisata. “Jadi, menurut saya, program kerja yang nantinya akan saya bawa sangat sesuai dan dapat menjadi salah satu solusi,” tegasnya.