Eks Kiper Persiku Kudus Dilaporkan Hilang, Diduga Tertekan Usai Alami Cedera

Eks Kiper Persiku Kudus Dilaporkan Hilang, Diduga Tertekan Usai Alami Cedera

Berandascoped-by-BerandaNasionalscoped-by-NasionalEks Kiper Persiku Kudus Dilaporkan Hilang, Diduga Tertekan Usai Alami Cedera

Eks Kiper Persiku Kudus Dilaporkan Hilang, Diduga Tertekan Usai Alami Cedera

Nasional | Minggu, 14 Juni 2026

Mantan kiper Persiku Kudus, Nuri Agus Wibowo, dilaporkan hilang dari rumahnya di Karanganyar, Jawa Tengah. Pihak keluarga mengungkapkan Nuri sebelumnya sempat mengalami kecelakaan yang diduga berdampak pada kondisi psikologisnya.

Kabar hilangnya Nuri ramai diperbincangkan di media sosial dan telah dikonfirmasi oleh kakaknya, Barep Wahyudi. Menurut Barep, adiknya pulang ke Karanganyar setelah kontraknya bersama Persiku Kudus berakhir pada Februari lalu.

Barep menjelaskan, Nuri mengalami kecelakaan saat membonceng temannya untuk mencari makan pada waktu magrib. Mereka ditabrak pengendara motor yang melaju dari arah berlawanan.

"Untung ada CCTV dan ada bukti, sehingga yang menabrak mengakui salah. Alasannya ngantuk," kata Barep.

Akibat kecelakaan tersebut, Nuri mengalami patah pada salah satu jari kaki kiri dan harus menjalani operasi. Masa pemulihan diperkirakan memakan waktu antara empat hingga lima bulan.

Menurut keluarga, kondisi itu membuat Nuri terpukul. Terlebih, ia sebelumnya juga pernah mengalami benturan kepala saat membela Persiku dalam pertandingan melawan Persiba di Liga 2.

"Mungkin Nuri dibilangi dokter itu langsung drop, tidak mau besar hati. Harusnya kan momen seperti ini bisa ia manfaatkan untuk istirahat, untuk pemulihan cedera, dan harus besar hati," ujar Barep.

Keluarga menduga Nuri mengalami tekanan mental karena kontraknya telah berakhir sementara dirinya tidak dapat bermain sepak bola atau mengikuti turnamen antar-kampung untuk memperoleh penghasilan selama masa pemulihan.

Nuri diketahui meninggalkan rumah pada Senin (8/6) sekitar pukul 09.30 WIB tanpa berpamitan. Ia hanya membawa beberapa potong pakaian dan meninggalkan telepon genggamnya di rumah.

Melalui rekaman CCTV, keluarga mengetahui Nuri pergi menggunakan jasa ojek daring. Setelah melakukan penelusuran, keluarga mendapatkan informasi bahwa Nuri sempat diturunkan di kawasan Purwosari, Solo.

Pencarian kemudian berlanjut hingga ke Temanggung. Keluarga menemukan petunjuk bahwa Nuri sempat mengunjungi seorang teman yang pernah satu tim dengannya di Madura United dan tinggal selama dua hari di Parakan.

Menurut keterangan temannya, Nuri sengaja tidak membawa ponsel karena ingin menyegarkan pikiran. Setelah itu, ia ikut perjalanan menuju wilayah Magelang, namun meminta diturunkan di pinggir jalan dekat kawasan Artos.

Sejak saat itu, keberadaan Nuri tidak lagi diketahui. Keluarga mengaku kehilangan jejak mantan penjaga gawang tersebut dan hingga kini masih terus melakukan pencarian.

"Mungkin dia pergi untuk menenangkan diri, dan mungkin dia juga terlalu berpikir beban karena cederanya. Tapi tidak begitu caranya, langsung pergi tanpa pamit," kata Barep.

Rekomendasi

Foto: Puan Maharani Dorong Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis | Pifa Net

Puan Maharani Dorong Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

Indonesia
| Kamis, 30 Januari 2025
Foto: Peluang Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2026, Masih Terbuka? | Pifa Net

Peluang Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2026, Masih Terbuka?

Indonesia
| Sabtu, 22 Maret 2025
Foto: Brace Endrick Bawa Real Madrid Bungkam Celta Vigo 5-2 di 16 Besar Copa del Rey | Pifa Net

Brace Endrick Bawa Real Madrid Bungkam Celta Vigo 5-2 di 16 Besar Copa del Rey

Spanyol
| Jumat, 17 Januari 2025
Foto: Mahalini Raharja Jalani Ibadah Umrah Pertama Bersama Rizky Febian | Pifa Net

Mahalini Raharja Jalani Ibadah Umrah Pertama Bersama Rizky Febian

Pifabiz
| Sabtu, 11 Januari 2025
Foto: Prediksi dan H2H Inter Milan vs Atalanta di Semifinal Supercoppa Italiana 2024 | Pifa Net

Prediksi dan H2H Inter Milan vs Atalanta di Semifinal Supercoppa Italiana 2024

Indonesia
| Kamis, 2 Januari 2025
Foto: Resep Es Timun Serut, Minuman Andalan untuk Buka Puasa Ramadan | Pifa Net

Resep Es Timun Serut, Minuman Andalan untuk Buka Puasa Ramadan

Indonesia
| Senin, 3 Maret 2025
Foto:   Hasil Kualifikasi Liga Europa 2025/26: Utrecht, Panathinaikos, dan Braga Lolos ke Playoff | Pifa Net

Hasil Kualifikasi Liga Europa 2025/26: Utrecht, Panathinaikos, dan Braga Lolos ke Playoff

Sports
| Jumat, 15 Agustus 2025
Foto: Good Boy”, Film Horor Supernatural dari Sudut Pandang Anjing | Pifa Net

Good Boy”, Film Horor Supernatural dari Sudut Pandang Anjing

Pifabiz
| Rabu, 20 Agustus 2025
Foto: Ternyata Kesehatan Usus Berpengaruh Besar pada Kondisi Kulit, Begini Penjelasan Ahli | Pifa Net

Ternyata Kesehatan Usus Berpengaruh Besar pada Kondisi Kulit, Begini Penjelasan Ahli

Indonesia
| Rabu, 5 Februari 2025
Foto: Pep Guardiola Santai Hadapi Kritik, Yakin Tak Bakal Dipecat Man City | Pifa Net

Pep Guardiola Santai Hadapi Kritik, Yakin Tak Bakal Dipecat Man City

Inggris
| Selasa, 11 Februari 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: Dakwah Wisata Lintas Borneo ke-3: Semangat BKMT dan Apresiasi Pemerintah | Pifa Net

Dakwah Wisata Lintas Borneo ke-3: Semangat BKMT dan Apresiasi Pemerintah

PIFA, Lokal - Pelaksanaan Dakwah Wisata Lintas Borneo ke-3 dan Kabupaten/Kota ke-8 se-Kalimantan Barat di Kabupaten Kubu Raya telah sukses, dengan dukungan penuh dari Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan. Acara ini menjadi panggung bagi Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) lintas Kalimantan dan seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Barat untuk memamerkan semangat tinggi mereka dalam menyebarkan pesan kebaikan. Bupati Muda Mahendrawan menggambarkan BKMT sebagai benteng yang kuat, yang berperan penting dalam melindungi generasi bangsa. Ia menekankan bahwa kegiatan Dakwah Wisata Lintas Borneo memiliki dampak yang melampaui aspek keagamaan dan ekonomi, menciptakan kesejahteraan spiritual, dan mempromosikan pesan-pesan solidaritas. "BKMT ini merupakan benteng tiap rumah tangga yang akan menyelamatkan generasi bangsa. Gerakan-gerakan BKMT ini akan membangun alam bawah sadar, berusaha untuk memperkuat kebahagiaan dan ketenangan dalam rumah tangga yang berdampak pada kebahagiaan bangsa Indonesia," kata Muda Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, Muhajirin Yanis, memberikan apresiasi kepada Bupati Muda Mahendrawan dan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya atas dukungan mereka terhadap acara ini. Ia juga mengakui peran penting BKMT dalam memperkuat nilai-nilai agama dan sosial dalam masyarakat Kalimantan Barat. Yanis berharap agar BKMT terus berkontribusi dalam mendukung program-program pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup dan memperkuat kerukunan sosial. Sebagai akhir, Yanis menegaskan bahwa BKMT memiliki potensi besar dalam mendukung berbagai program pemerintah, termasuk dalam upaya mengentaskan kemiskinan dan mencegah stunting. Ia berharap agar BKMT terus menjadi kekuatan positif dalam memajukan masyarakat dan memperkuat harmoni di Kalimantan Barat. (hs)

Kubu Raya
| Senin, 18 September 2023

Lokal

Foto: Tanggapi Desakan Komnas Ham, Mabes Polri Tak Akan Ambil Alih Kasus Penyerangan Masjid JAI di Kalbar | Pifa Net

Tanggapi Desakan Komnas Ham, Mabes Polri Tak Akan Ambil Alih Kasus Penyerangan Masjid JAI di Kalbar

Sintang - Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Pol Agus Andrianto menilai, Polda Kalbar mampu tangani kasus perusakan rumah ibadah Ahmadiyah di Sintang, Kalimantan Barat. Oleh sebab itu, ia menyatakan Kabareskrim Polri tidak akan mengambil alih kasus tersebut. "Kalau mereka mampu (menangani), kenapa diambil alih," ujar Agus melansir kompas, Selasa (7/9/2021). Namun, jika diminta, Agus menyatakan pihaknya siap membantu. Hal itu, terkait desakan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) terhadap Mabes Polri untuk mengambil alih kasus tersebut. Melalui konferensi pers, Senin (6/9/2021), Komisioner Komnas HAM Choirul Anam mengatakan, Mabes Polri perlu turun tangan. Hal itu karena Komnas Ham menilai Polda Kalbar tak maksimal dalam menangani eskalasi sebelum peristiwa perusakan itu terjadi.  Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendesak Mabes Polri mengambil alih kasus perusakan rumah ibadah milik Ahmadiyah di Sintang. Komisioner Komnas HAM Choirul Anam mengatakan, Mabes Polri perlu turun tangan karena Polda Kalimantan Barat tak maksimal dalam menangani eskalasi sebelum peristiwa perusakan itu terjadi. "Kami menganggap sekarang itu tidak bisa dilakukan secara maksimal oleh Polda di sana, ya kami minta Mabes Polri turun tangan ambil alih kasus ini," ujar Anam.

Tim Redaksi
| Selasa, 7 September 2021

Nasional

Foto: Klarifikasi Kemenag, Plt Karo HDI: Menag Tidak Bandingkan Suara Azan dengan Suara Anjing | Pifa Net

Klarifikasi Kemenag, Plt Karo HDI: Menag Tidak Bandingkan Suara Azan dengan Suara Anjing

Berita Nasional, PIFA - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Kementerian Agama, Thobib Al Asyhar, menegaskan bahwa Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sama sekali tidak membandingkan suara azan dengan suara gonggongan anjing. Klarifikasi disampaikan setelah ucapan Menteri Agama yang soal suara adzan dan gonggongan anjing viral, dan banyak yang mencekamnya. Menurut Thobib Al-Asyhar, pemberitaan yang mengatakan Menag membandingkan dua hal tersebut adalah sangat tidak tepat. “Menag sama sekali tidak membandingkan suara azan dengan suara anjing, tapi Menag sedang mencontohkan tentang pentingnya pengaturan kebisingan pengeras suara,” tegas Thobib Al-Asyhar di Jakarta, Kamis (24/2/2022), mengutip rilis Humas Kemenag. Thobib saat ditanyai wartawan terkait Surat Edaran (SE) Nomor 05 Tahun 2022 tentang Pedoman Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Musala dalam kunjungan kerjanya di Pekanbaru, Menag menjelaskan bahwa dalam hidup di masyarakat yang plural diperlukan toleransi. Sehingga perlu pedoman bersama agar kehidupan harmoni tetap terawat dengan baik, termasuk tentang pengaturan kebisingan pengeras suara apa pun yang bisa membuat tidak nyaman. "Dalam penjelasan itu, Gus Menteri memberi contoh sederhana, tidak dalam konteks membandingkan satu dengan lainnya, makanya beliau menyebut kata misal. Yang dimaksud Gus Yaqut adalah misalkan umat muslim tinggal sebagai minoritas di kawasan tertentu, di mana masyarakatnya banyak memelihara anjing, pasti akan terganggu jika tidak ada toleransi dari tetangga yang memelihara,” jelas dia lanjut. Menurutnya Menag hanya mencontohkan suara yang terlalu keras apalagi muncul secara bersamaan. "Justru bisa menimbulkan kebisingan dan dapat mengganggu masyarakat sekitar. Karena itu perlu ada pedoman penggunaan pengeras suara, perlu ada toleransi agar keharmonisan dalam bermasyarakat dapat terjaga. Jadi dengan adanya pedoman penggunaan pengeras suara ini, umat muslim yang mayoritas justru menunjukkan toleransi kepada yang lain. Sehingga, keharmonisan dalam bermasyarakat dapat terjaga,” ungkapnya. Thobib menambahkan, Menag tidak melarang masjid-musala menggunakan pengeras suara saat azan karena itu memang bagian dari syiar agama Islam. Edaran yang Menag terbitkan hanya mengatur antara lain terkait volume suara agar maksimal 100 dB (desibel) dan mengatur tentang waktu penggunaan disesuaikan di setiap waktu sebelum azan. "Jadi yang diatur bagaimana volume speaker tidak boleh kencang-kencang, 100 dB maksimal. Diatur kapan mereka bisa mulai gunakan speaker itu sebelum dan setelah azan. Jadi tidak ada pelarangan. Dan pedoman seperti ini sudah ada sejak 1978, dalam bentuk Instruksi Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam," tutupnya. (yd)

Jakarta
| Kamis, 24 Februari 2022
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5