Emil Audero Dikaitkan dengan Juventus, Bisa Jadi Kiper Kedua
Sports | Rabu, 19 Agustus 2026
Antara
Sports | Rabu, 19 Agustus 2026










Lokal

PIFA, Lokal - Merahjingga, band asal Kalimantan Barat yang telah malang melintang di dunia musik sejak 2016, akan menggelar mini showcase bertajuk “Mendengar Sebelum Terdengar” pada hari Sabtu, 7 Desember 2024 di The Paws mulai pukul 19.00wib.Mini showcase tersebut untuk memperkenalkan album “Ma Arus” yang merupakan album penuh perdana mereka. Acara ini menjadi momen spesial bagi para penggemar untuk mendengarkan seluruh lagu dalam album tersebut secara perdana sebelum resmi dirilis di platform digital.Sebelum melangkah ke album penuh ini, Merahjingga telah lebih dulu memperkenalkan identitas musikal mereka melalui EP bertajuk “Swara Taya” yang dirilis pada 2021. EP tersebut mendapat sambutan hangat dan memperkuat posisi mereka di skena musik independen Kalimantan Barat. Dan album “Ma Arus” ini merupakan penanda 8 tahun perjalanan panjang Merahjingga dalam bermusik, sekaligus sebagai jejak langkah kedua Merahjingga di skena musik Kalimantan Barat.Dalam mini showcase dengan tempat terbatas ini, Merahjingga akan membawakan lagu-lagu baru secara live, memberikan pengalaman mendalam dan eksklusif bagi para penonton. Acara ini menjadi bentuk apresiasi khusus bagi para pendengar setia Merahjingga. (ly)
Nasional

Berita Nasional, PIFA - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meluncurkan sekaligus meninjau penyuntikan perdana vaksin COVID-19 produksi dalam negeri yaitu Vaksin Indovac, di pabrik PT Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Kamis (13/10/2022). Pada kesempatan tersebut, Kepala Negara meminta jajarannya untuk mendukung sekaligus mendorong program pengembangan vaksin di tanah air agar Indonesia dapat lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan vaksin nasional. “Pak Menteri BUMN, Pak Menteri Kesehatan, dorong terus Bio Farma sehingga nanti akan betul-betul menghasilkan sebuah revenue yang semakin besar bagi negara dan kita memiliki kemandirian, berdikari betul di dalam urusan vaksin,” ungkap Presiden dalam sambutannya. Presiden Jokowi menambahkan, kapasitas produksi Vaksin IndoVac mencapai sekitar 20 juta dosis di tahun ini, dan akan meningkat menjadi 40 juta dosis di tahun mendatang. “Kapasitas di tahun ini nanti kurang lebih 20 juta, tadi Pak Dirut [Bio Farma] menyampaikan, tahun depan bisa 40 juta, dan kalau memang pasar masih memerlukan bisa sampai ke 120 juta dosis vaksin,” tambahnya. Presiden pun mengapresiasi semua pihak yang telah mendukung pengembangan vaksin COVID-19 produksi dalam negeri yang dilakukan dalam waktu 1,5 tahun ini. “Inilah saya kira sebuah kerja keras SDM-SDM [sumber daya manusia] muda kita dalam menggarap sebuah vaksin baru, dari hulu sampai hilir, ini memakan waktu IndoVac dari awal sampai sekarang 1,5 tahun, juga diam enggak pernah bersuara tahu-tahu jadi IndoVac,” pungkasnya. Kepala Negara pun mengapresiasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Bio Farma yang mampu berdiri di jajaran lima besar produsen vaksin dunia dengan kapasitas produksi hingga 3 miliar dosis vaksin per tahun yang diekspor ke 153 negara. “Bio Farma ini adalah produsen vaksin yang masuk lima besar dunia dan memproduksi bermacam-macam vaksin, baik itu vaksin polio, difteri, meningitis, flu, campak, dan yang terakhir yang kita resmikan pada hari ini adalah vaksin COVID-19, kita beri nama IndoVac. Untuk vaksin polio saja, Bio Farma ini menguasai 70 persen dari pangsa pasar dunia, 70 persen, menyuplai vaksin polio ke seluruh negara. Ini kan luar biasa,” terang Presiden Jokowi. Sementara itu, Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan bahwa pengembangan vaksin COVID-19 produksi dalam negeri ini merupakan langkah awal dari upaya untuk mendukung ketahanan kesehatan di Indonesia. Erick menyampaikan bahwa ke depan pihaknya akan terus mendorong kerja sama sejenis. “Ini baru langkah awal, kami terus mendorong kerja sama-kerja sama serupa, seperti kemarin yang ditandatangani juga di Inggris, dengan ProFactor. Jadi mirip tentu seperti yang kita lakukan hari ini, kita kerja sama R&D-nya tapi tentu lisensinya, merknya punya kita, dan memproduksi di kita,” ujar Erick. (yd)
Politik

PIFA, Politik - Tiga pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden, yaitu Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming, Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar, dan Ganjar Pranowo – Mahfud MD, memiliki target ambisius terkait perkembangan pasar modal sebagai salah satu janji kampanye dan rencana kerja mereka. Mereka percaya bahwa pertumbuhan pasar modal di Indonesia merupakan bagian integral dari visi untuk menjadikan negara ini maju dan menjadi ekonomi terbesar keempat di dunia pada tahun 2045. Berdasarkan data terkini menunjukkan bahwa pasar modal Indonesia mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, terutama dari segi kapitalisasi pasar dan jumlah investor. Edi Broto Suwarno, Kepala Departemen Pengelolaan Investasi dan Pasar Modal Regional Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menyebutkan bahwa jumlah Single Investor Identification (SID) di pasar modal Indonesia mencapai 11,75 juta pada 5 Oktober 2023, meningkat sebesar 14,04% dibandingkan tahun sebelumnya. Apa saja rencana dari 3 pasangan capres cawapres tersebut? Pada Pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, dengan tagline AMIN, telah merinci 8 poin rencana pengembangan pasar modal. Rencana kerja mereka mencakup perlindungan investor, perluasan basis investor khususnya dari kalangan Gen-Z dan Milenial, pemberian insentif fiskal dan non-fiskal, penyesuaian regulasi investasi, menjaga tingkat inflasi rendah, penguatan literasi keuangan, penyusunan regulasi sektor keuangan melibatkan pelaku pasar, dan memberikan sanksi tegas bagi pelanggar regulasi. Pasangan kedua, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, pasangan dari Koalisi Indonesia Maju, menetapkan target untuk melakukan sosialisasi dan literasi secara masif, mendorong pertumbuhan Employee Providence Fund (EPF) di Bursa Efek Indonesia, meningkatkan kapitalisasi pasar di atas 80% dari GDP Indonesia, menerapkan praktik terbaik di pasar modal, dan meningkatkan partisipasi Small & Medium Corporation (SMC) serta sektor syariah di pasar modal. Sementara itu, Ganjar Pranowo – Mahfud MD, pasangan dari empat partai, menekankan kepastian hukum dalam rencana kerja di pasar modal. Mereka berkomitmen untuk mendorong kehadiran negara dalam menjamin kepastian hukum dan meningkatkan literasi keuangan, serta siap menghadapi tantangan digitalisasi dengan memperkuat keamanan digital. Diketahui saat ini Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga telah merancang roadmap pasar modal 2023-2027 yang mencakup akselerasi pendalaman pasar, program keuangan berkelanjutan, penguatan peran pelaku industri, peningkatan perlindungan investor, dan penguatan keuangan digital. Roadmap ini akan diwujudkan melalui sejumlah rencana aksi, termasuk pengembangan market maker, produk reksa dana, revitalisasi pembiayaan margin, produk keuangan derivatif, penyelenggaraan pasar alternatif, dan stratifikasi perusahaan efek serta manajer investasi. OJK menargetkan capaian ambisius dalam lima tahun mendatang, termasuk jumlah perusahaan tercatat, kapitalisasi pasar, nilai transaksi harian, dan jumlah investor pasar modal. (hs)