Reuters

Reuters

Berandascoped-by-BerandaSportsscoped-by-SportsEmiliano Martinez Jadi Benteng Argentina di Final Piala Dunia 2026, Gagalkan Rentetan Peluang Spanyol

Emiliano Martinez Jadi Benteng Argentina di Final Piala Dunia 2026, Gagalkan Rentetan Peluang Spanyol

Sports | Senin, 20 Juli 2026

Meski Argentina gagal mempertahankan gelar juara dunia usai kalah dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026, penampilan penjaga gawang Emiliano Martinez menjadi salah satu sorotan utama. Berkat serangkaian penyelamatan krusial, Argentina terhindar dari kekalahan dengan selisih gol yang lebih besar.

Sepanjang pertandingan, Spanyol tampil dominan dan terus menekan pertahanan Albiceleste, terutama pada babak kedua hingga perpanjangan waktu. La Furia Roja mencatatkan 17 tembakan, dengan 12 di antaranya mengarah tepat ke gawang.

Dari 12 tembakan tepat sasaran tersebut, Martinez hanya sekali gagal melakukan penyelamatan, yakni saat tendangan keras Ferran Torres bersarang ke gawang Argentina pada menit ke-106.

Di luar gol tersebut, kiper Aston Villa itu tampil gemilang dengan menggagalkan sejumlah peluang emas milik para pemain Spanyol.

Berkali-kali Selamatkan Argentina

Martinez melakukan penyelamatan penting atas sundulan Nico Williams pada babak perpanjangan waktu. Sebelumnya, ia juga berhasil membendung tembakan pemain sayap Spanyol tersebut di waktu normal.

Tak hanya Nico Williams, sejumlah peluang dari Mikel Oyarzabal, Dani Olmo, Alex Baena, hingga bek Pau Cubarsi juga mampu dimentahkan oleh Martinez.

Salah satu aksi terbaiknya terjadi saat menepis tendangan bebas Lamine Yamal pada penghujung waktu normal. Bola yang mengarah ke gawang berhasil ditepis dengan refleks cepat.

Ferran Torres pun sempat dibuat frustrasi sebelum akhirnya mencetak gol kemenangan. Sebelumnya, sundulan Torres berhasil diamankan dengan baik oleh Martinez.

Cegah Kekalahan Telak

Dominasi Spanyol sepanjang laga membuat lini pertahanan Argentina berada di bawah tekanan terus-menerus. Penampilan impresif Martinez menjadi faktor utama yang menjaga skor tetap kompetitif hingga laga memasuki babak tambahan.

Tanpa sederet penyelamatan yang dilakukan kiper berusia 33 tahun itu, Argentina berpotensi menelan kekalahan dengan skor jauh lebih besar sejak waktu normal.

Meski gagal membawa Argentina kembali menjadi juara dunia, performa Emiliano Martinez di partai final dinilai sebagai salah satu yang paling menonjol di kubu Albiceleste.

Rekomendasi

Foto: Bakal Pulang ke Korea, Shin Tae-yong Akui Tetap Cinta Indonesia | Pifa Net

Bakal Pulang ke Korea, Shin Tae-yong Akui Tetap Cinta Indonesia

Indonesia
| Kamis, 16 Januari 2025
Foto: Kakek 77 Tahun Ditangkap Polisi Usai Ketahuan Cabuli Kakek 70 Tahun di Tasikmalaya | Pifa Net

Kakek 77 Tahun Ditangkap Polisi Usai Ketahuan Cabuli Kakek 70 Tahun di Tasikmalaya

Nasional
| Kamis, 9 Oktober 2025
Foto: Karang Taruna Tebar 450 Kg Lele, Warga Pontianak Antusias Ikuti Lomba Mancing di Parit | Pifa Net

Karang Taruna Tebar 450 Kg Lele, Warga Pontianak Antusias Ikuti Lomba Mancing di Parit

Pontianak
| Senin, 13 Januari 2025
Foto: ASN yang Tidak Masuk Kerja Usai Libur Lebaran Bakal Dikenakan Sanksi | Pifa Net

ASN yang Tidak Masuk Kerja Usai Libur Lebaran Bakal Dikenakan Sanksi

Indonesia
| Senin, 7 April 2025
Foto: Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI, 3 Februari 2025 | Pifa Net

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI, 3 Februari 2025

Indonesia
| Minggu, 9 Februari 2025
Foto: Apple Rilis Aksesori iPhone Edisi Terbatas untuk Penyandang Disabilitas, Hikawa Phone Grip & Stand | Pifa Net

Apple Rilis Aksesori iPhone Edisi Terbatas untuk Penyandang Disabilitas, Hikawa Phone Grip & Stand

Tekno
| Sabtu, 22 November 2025
Foto: Squid Game Season 2 Gagal Raih Penghargaan Golden Globe ke-82 | Pifa Net

Squid Game Season 2 Gagal Raih Penghargaan Golden Globe ke-82

Dunia
| Rabu, 8 Januari 2025
Foto: Wabup Kapuas Hulu Sukardi Tiba di Akmil Magelang untuk Ikut Retreat Nasional | Pifa Net

Wabup Kapuas Hulu Sukardi Tiba di Akmil Magelang untuk Ikut Retreat Nasional

Kapuas Hulu
| Kamis, 27 Februari 2025
Foto: Pelukan Raffi Ahmad dan Nia Ramadhani usai Menang di Pertandingan Tenis Jadi Sorotan Netizen | Pifa Net

Pelukan Raffi Ahmad dan Nia Ramadhani usai Menang di Pertandingan Tenis Jadi Sorotan Netizen

Jakarta
| Selasa, 11 Februari 2025
Foto: Yamaha Indonesia Resmi Luncurkan Gear Ultima 125 Hybrid di Bandung | Pifa Net

Yamaha Indonesia Resmi Luncurkan Gear Ultima 125 Hybrid di Bandung

Bandung
| Sabtu, 8 Maret 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: Pemkab KKR Optimalkan Kesejahteraan Buruh Bongkar Muat Gudang | Pifa Net

Pemkab KKR Optimalkan Kesejahteraan Buruh Bongkar Muat Gudang

Berita Kubu Raya, Kalbar - PIFA, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian mengoptimalkan kesejahteraan buruh bongkar muat gudang melalui penguatan Koperasi Mitra Jaya Perkasa.  Kegiatan ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Koperasi Mitra Jaya Perkasa dan PT. Cendana Agung Energasindo, di ruangan rapat Pamong Praja I Kantor Bupati Kubu Raya, Kamis (14/10/2021) Sekretaris Daerah Kabupaten Kubu Raya Yusran Anizam mengatakan, di Kubu Raya ini banyak sekali pergudangan, sehingga berpeluang untuk meningkatkan perekonomian di Kabupaten Kubu Raya.   “Ini perlu ditertibkan sesuai tata ruang dan peraturan yang berlaku,” ungkapnya. Terkait pelaksanaan operasional pergudangan, Yusran menambahkan, pihaknya terus melakukan pembinaan dan terus mendorong semaksimal mungkin, agar perekonomian di Kubu Raya semakin meningkat.  “Kita sangat mendukung sekali kerja sama dengan pihak-pihak pergudangan, termasuk koperasi yang melayani bongkar muat, sehingga perekonomian masyarakat menengah kebawah, secara tertib,” katanya. Dia menambahkan, pihak Bupati Kubu Raya terus mendorong, terutama ide-ide, dan  mensupport untuk mendukung pembangunan daerah yang sangat luas, Termasuk mempersiapkan menyambut perpindahan pelabuhan dan perpindahan ibu kota di Kalimantan.  “Ini daerah tentu akan memperoleh dampak yang signifikan. Kita dorong semua SKPD, membina, memperlancar dan menanjakkan investasi kerjasama dan menciptakan lapangan kerja dan lain sebagainya,” kata Yusran.

Kubu Raya
| Jumat, 15 Oktober 2021

Sports

Foto: Legenda Arsenal Ungkap Liga Inggris Musim Ini sudah Selesai, Liverpool Calon Kuat Juara | Pifa Net

Legenda Arsenal Ungkap Liga Inggris Musim Ini sudah Selesai, Liverpool Calon Kuat Juara

PIFA.CO.ID, SPORTS – Legenda Arsenal, Emmanuel Petit, menyatakan bahwa perebutan gelar Liga Inggris musim 2024/2025 telah berakhir dengan Liverpool sebagai juara. Petit mengatakan bahwa Arsenal sudah tidak memiliki peluang mengejar ketertinggalan mereka di sisa musim ini."Semua sudah selesai. Saya tidak akan berbohong atau berbicara omong kosong hanya karena saya mencintai Arsenal," ujar Petit kepada BeritaSatu dalam acara peluncuran BrainEye di kawasan Thamrin, Jakarta, Senin (24/3/2025).Saat ini, Liverpool masih memiliki sembilan pertandingan tersisa dan memimpin klasemen dengan 70 poin, unggul 12 angka dari Arsenal yang berada di posisi kedua. Petit menilai kekalahan The Gunners dari West Ham beberapa pekan lalu menjadi titik balik yang mengakhiri harapan mereka. Cedera pemain kunci seperti Bukayo Saka sejak Desember dan absennya beberapa penyerang juga memperburuk situasi tim asuhan Mikel Arteta."Setiap musim cerita ini berulang. Arsenal tampil luar biasa selama berbulan-bulan, bersaing dengan Manchester City dan kini Liverpool, tetapi pada akhirnya selalu gagal. Mereka berada di jalur yang benar, tapi untuk menjadi juara, mereka harus benar-benar menang," tegasnya.Petit juga menegaskan bahwa meraih trofi sangat krusial bagi Arsenal. Ia mengapresiasi kerja keras Arteta, tetapi menilai klub harus mencapai level lebih tinggi untuk benar-benar bersaing merebut gelar Liga Inggris."Arteta telah melakukan pekerjaan luar biasa sejak tiba di Arsenal. Namun, langkah terakhir untuk menjadi juara masih harus dicapai. Ini penting bagi pemain, bagi Arteta, dan tentu saja bagi para penggemar," pungkasnya.Sejak mengambil alih Arsenal pada Desember 2019, Arteta telah mempersembahkan trofi Piala FA 2019/2020 serta Community Shield 2020 dan 2023. Namun, dalam dua musim terakhir, Arsenal hanya mampu finis sebagai runner-up di Liga Inggris.

Inggris
| Selasa, 25 Maret 2025

Lokal

Foto: Rekontruksi Pembunuhan di Kamar Hotel Pontianak, Korban Sempat Teriak Tolong Sebelum Dijerat dengan Kabel Charger | Pifa Net

Rekontruksi Pembunuhan di Kamar Hotel Pontianak, Korban Sempat Teriak Tolong Sebelum Dijerat dengan Kabel Charger

PIFA.CO.ID, LOKAL - Satreskrim Polresta Pontianak menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan seorang wanita bernama Wasmiani alias Indri, di kamar hotel nomor 504 di Jalan Merdeka, Kecamatan Pontianak Barat, yang terjadi pada Kamis sore (12/12/2024) lalu. Rekonstruksi tersebut dilakukan di TKP pada Jumat (17/1/2025), dengan menghadirkan tersangka berinisial IK (44) untuk memperagakan kembali tindak penganiayaan yang dilakukanya kepada Indri yang merupakan teman kencannya. Sebanyak 30 adegan diperagakan oleh tersangka selama rekonstruksi.Adegan dimulai dengan tersangka memasuki kamar hotel nomor 504 yang terletak di lantai lima untuk menemui korban. Pelaku masuk dan langsung mengecas handphone dan meletakan uang di atas meja kecil tepat di samping kasur kamar sebelah kiri.Korban sempat membuatkan kopi untuk tersangka sebelum terjadi penganiayaan. Tak lama kemudian keduanya berbaring di kasur. Saat keduanya sedang berbaring, telepon kamar berdering, ternyata dari customer service hotel.Saat korban masih menelfon, tersangka melihat handpone-nya yang dicas di atas meja. Saat itu, ia melihat uangnya telah berkurang yang tadinya berjumlah Rp3,2 juta. Ternyata hilang Rp1,2 juta. Kemudian, tersangka menanyakan uangnya kepada korban. Tapi, korban mengatakan tidak ada mengambil uang tersebut. Kesal dan emosi, tersangka langsung memiting korban dari belakang hingga korban lemas. Saat dilepas, korban sempat berteriak meminta tolong, panik tersangka mencekik leher korban lagi menggunakan kalung hingga kalung tersebut putus.Ketika korban masih bernapas tetapi dalam kondisi tidak berdaya, tersangka kembali mencekik leher korban menggunakan kabel charger ponsel hingga korban meninggal dunia.Setelah mengetahui korban tak bernyawa, tersangka mengambil kembali uangnya yang disembunyikan korban di dalam bantal. Lalu kabur dan membawa lari barang korban yakni dua buah kalung imitasi, dua buah cincin, dan satu unit handphone milik korban. Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 340 KUHP Jo Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan berencana, dengan ancaman hukuman mati, penjara seumur hidup, atau pidana penjara selama 20 tahun.

Pontianak
| Jumat, 17 Januari 2025
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5