Empat Bulan Dilanda Kekeringan, Warga Tangerang Berebut Bantuan Air Bersih
Nasional | Rabu, 22 Juli 2026
TANGERANG – Sejumlah warga Desa Karang Tengah, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten, berebut bantuan air bersih yang didistribusikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Selasa (21/7). Bantuan tersebut disalurkan untuk membantu warga yang terdampak kekeringan selama sekitar empat bulan terakhir.
Pantauan di lokasi menunjukkan puluhan warga, yang mayoritas merupakan ibu rumah tangga, mengantre sambil membawa galon, ember, hingga jeriken untuk menampung air yang disalurkan menggunakan mobil tangki pemadam kebakaran.
Salah seorang warga, Putri, mengaku terpaksa ikut berebut karena pasokan air yang datang terbatas, sementara kebutuhan air bersih sangat mendesak untuk aktivitas sehari-hari.
"Airnya dikit jadi berebut, nanti air ini bakal digunain buat mandi, cuci baju dan piring," ujar Putri.
Warga lainnya, Enung, mengatakan krisis air bersih di desanya telah berlangsung sekitar empat bulan. Selama itu, warga harus menempuh perjalanan cukup jauh untuk mendapatkan air.
"Antre air di sini sudah satu jam, udah empat bulan kekeringan ini, kalau mau ambil air jauh sekitar tiga kilometer," katanya.
Menurut Enung, bantuan air bersih sangat membantu masyarakat, namun jumlah dan frekuensinya masih perlu ditingkatkan agar mampu memenuhi kebutuhan seluruh warga selama musim kemarau.
"Saya mohon bantuannya (distribusi air bersih) karena banyak warga yang kekurangan air," harapnya.
Kekeringan yang melanda Desa Karang Tengah menyebabkan sebagian warga kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan dasar seperti mandi, mencuci, dan memasak. Pemerintah daerah melalui BPBD menyalurkan bantuan air bersih sebagai langkah darurat untuk membantu masyarakat yang terdampak hingga kondisi pasokan air kembali normal.



















