Enzo Fernandez Geser Cristiano Ronaldo, Masuk Tiga Besar Pemain Termahal Sepanjang Sejarah
Sports | Rabu, 2 September 2026
Reuters
Sports | Rabu, 2 September 2026










Politik

PIFA, Lokal - Tersangka kasus uang palsu di kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, bertambah menjadi 19 orang. Semua tersangka telah ditangkap, termasuk yang terbaru, pengusaha sekaligus politisi ASS, yang merupakan saksi kunci dan diduga sebagai donatur."Sudah 19 orang ditetapkan sebagai tersangka," kata Kapolres Gowa, AKBP Reonald Simanjuntak, Minggu (29/12).Selain itu, Kapolres Gowa menyatakan masih ada dua orang yang masuk daftar pencarian orang (DPO) alias buron. "Masih ada dua DPO yang kita kejar," ungkapnya.Nama ASS mencuat setelah polisi menangkap dua tersangka, Muhammad Syahruna (52) dan John Biliater Panjaitan (68), di Makassar. Setelah ditetapkan sebagai tersangka, ASS dilarikan ke RS Bhayangkara Makassar karena kondisi kesehatannya menurun. "ASS dibawa ke rumah sakit, karena memiliki riwayat penyakit jantung dan prostat," jelasnya.Kapolres Gowa belum dapat mengungkapkan peran ASS yang sebenarnya dalam kasus ini. "Kalau untuk prosesnya, nantikan kita periksa lagi yang bersangkutan sebagai tersangka," katanya.
Lokal

Berita Sambas, PIFA - Dit Samapta Polda Kalbar melakukan patroli jarak jauh di perbatasan Indonesia-Malaysia yang terletak di Kecamatan Aruk di PLBN dan jalur tikus perbatasan, Jumat (4 /3 /2022). Patroli ini guna mencegah masuknya barang terlarang seperti narkoba, miras, dan barang illegal lain di perbatasan masuk ke Indonesia melalui jalan tikus dengan sasarannya adalah para pelintas jalan , kendaraan dan melakukan pengecekan jalan tikus yang dilalui oleh pelintas ilegal tanpa dokumen. Dengan mengerahkan Unit K-9 personil satwa ditsamapta Polda Kalbar melakukan pengecekan terhadap kendaraan dan orang untuk melakukan pemeriksaan dan pengecekaan barang bawaan mencegah terjadinya penyeludupan dan barang terlarang lainnya. Adapun kegiatan patroli dilakukan di perbatasan Indonesia-Malaysia yang berada di Aruk, jalan palarel menuju jagoi babang dan jalan tikus Kasi Turjawali Ditsamapta Polda Kalbar AKP Gunawan, SH menjelaskan Personil Dit Samapta Polda Kalbar, dan Personil Polsek Aruk melakukan patroli gabungan di perbatasan untuk melakukan pengecekan jalan tikus serta melakukan pengecekan barang bawaan pelintas di perbatasan. Dengan mengerahkan Unit K-9, kegiatan ini rutin di lakukan khususnya di perbatasan dalam rangka mencegah terjadinya penyeludupan baik barang maupun orang serta barang terlarang lainnya", tutur Kasi turjawali Ditsamapta Polda Kalbar Kegiatan dilaksanakan selama 5 hari dengan kekuatan 1 regu Satwa dan personil Polsek Aruk di perbatasan Indonesia Malaisia, selama kegiatan berjalan dengan lancar dan selama kegiatan tidak ditemukan barang barang yg di duga hasil kejahatan seperti narkotika maupun barang illegal lainnya. (rs)
Pifabiz

PIFAbiz - Pasangan artis Epy Kusnandar dan Karina Ranau tak segan terjun langsung berjualan takjil selama Ramadan. Berlokasi di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, mereka menawarkan berbagai macam makanan berbuka puasa dengan cara unik, yakni mengenakan bando berisi barcode pembayaran atau QRIS.Karina Ranau mengungkapkan bahwa seluruh makanan yang dijual adalah hasil buatan sendiri, dengan bantuan delapan pegawai.“Semua buat sendiri beneran. Pegawainya teh ada 8 orang. Nggak apa-apa (capek), yang penting halal,” ujar Karina saat menjadi tamu dalam acara FYP Trans7 pada Rabu (19/3/2025).Tak hanya saat Ramadan, pasangan ini memang telah lama menjalankan usaha kuliner. “Sebelum Ramadan juga jualan, jualan sarapan dari jam 5 pagi ready sampai 10 malam. Habis Lebaran juga lanjut. Kita buka bazaar gini dari 2016,” kata Karina.Dalam menjalankan bisnisnya, Epy Kusnandar bertugas belanja semua kebutuhan, sementara Karina dan timnya menentukan jenis makanan yang dijual. Menurut Karina, mereka tak merasa malu berwirausaha meskipun bisnisnya masih tergolong kecil. “Nggak malu, memang jiwanya bisnis, walaupun bisnis kecil-kecilan, ya ngapain malu,” ujarnya.Soal omzet, Karina mengaku bahwa hasil penjualan hari pertama Ramadan mencapai Rp15 juta. “Sehari teh hari pertama itu dapat 15. Iya (juta), tapi itu kotor, belum dipotong modal,” jelasnya.Karina juga menegaskan bahwa usaha ini merupakan bagian dari strategi keuangan keluarga, terutama karena sang suami, Epy Kusnandar, belum kembali ke dunia syuting. “Ide jualan dari akulah. Jadi kalau dia dapat rezeki misal dari Rp10 ribu, nah Rp5 ribu saya tabung buat saya olah biar dapat lagi, bisa nambah, diputerin lagi,” pungkasnya.