Federasi Panjat Tebing Indonesia Nonaktifkan Hendra Basir Usai Dugaan Pelecehan Seksual
Sports | Senin, 2 Maret 2026
Ilustrasi panjat tebing. Antara
Sports | Senin, 2 Maret 2026









Politik

PIFA, Politik - Ketua DPR Puan Maharani dengan tegas meminta agar nama-nama anggota Dewan yang diduga terlibat dalam aktivitas perjudian online diumumkan secara terbuka kepada masyarakat. Pernyataan ini disampaikan Puan dalam jumpa pers di Kompleks Parlemen, Senayan pada Selasa (2/7), sebagai respons terhadap laporan dari Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR. MKD sebelumnya mengungkapkan bahwa sebanyak 60 orang di lingkungan DPR terlibat dalam perjudian online, di mana dua di antaranya adalah anggota DPR. Informasi ini didasarkan pada surat resmi dari Menko Polhukam dan Ketua Satgas Pemberantasan Judi Online, Hadi Tjahjanto. Ketua MKD DPR, Adang Daradjatun, mengkonfirmasi bahwa telah ada laporan terkait perputaran uang dari aktivitas haram tersebut yang mencapai Rp1,926 miliar. Meskipun demikian, MKD belum mengungkapkan secara spesifik nama-nama anggota DPR yang terlibat. Puan menekankan pentingnya transparansi dalam menangani kasus ini. "Ya kalau memang itu ada, ya sebutin namanya. Biar enggak ada fitnah," katanya. (ad)
Lokal

Berita Sekadau, PIFA - Pemerintah Kabupaten Sekadau bersama Wahana Visi Indonesia (WVI) Kabupaten Sekadau menggelar acara Pertemuan Lintas Sektor dalam rangka menjalankan Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Kabupaten Sekadau yang dilaksanakan di Gedung Kateketik, Kecamatan Sekadau Hilir, Selasa (5/4/2022). Pada kesempatan tersebut, Aron mengucapkan terimakasih kepada Wahana Visi Indonesia yang telah menyelenggarakan kegiatan ini bekerjasama dengan Dinas Kesehatan PP dan KB serta telah menjadi mitra Pemerintah dalam menjalankan program-program khususnya dibidang kesehatan salah satunya STBM. “Program STBM ini bertujuan untuk meningkatkan akses sanitasi yang layak bagi rumah tangga di Kabupaten Sekadau. Akses sanitasi akan mendukung perubahan perilaku hidup bersih dan sehat yang kemudian berkontribusi pada penurunan prevalensi stunting,” kata Aron. “Sanitasi yang identik dengan penyediaan air bersih, jamban keluarga, sarana pengelolaan sampah dan sarana pembuangan air limbah, apabila didukung dengan perilaku hidup bersih dan sehat akan mampu mencegah terjadinya berbagai penyakit seperti diare, DBD, cacingan yang berkontribusi terhadap terjadinya kasus stunting yang menjadi isu strategis masalah kesehatan,” tambahnya. Bupati Sekadau juga menyebutkan, untuk mengatasinya Pemerintah telah menetapkan kebijakan STBM dengan 5 (lima) pilar yang diantaranya yaitu, Stop Buang Air Besar Sembarangan, Mencuci Tangan Pakai Sabun di Air Mengalir, Mengelola Air Minum dan Makanan Rumah Tangga yang Aman, Mengelola Sampah Rumah Tangga Dengan Aman, serta Mengelola Limbah Cair Rumah Tangga. Sementara itu, Sebastianus Rengga menjelaskan tujuan yang ingin dicapai dari program STBM di Kabupaten Sekadau yaitu dengan terwujudnya kondisi sanitasi total melalui pemberdayaan masyarakat, yang dimana seluruh komponen masyarakat mampu melaksanakan 5 pilar STBM yaitu Desa STBM dan mendukung tercapainya Kemandirian Desa atau dikenal dengan Desa Mandiri. “Untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan dukungan dan komitmen dari lintas sektor terkait mulai dari tingkat Pemerintah Kabupaten serta kontribusi organisasi profesi khususnya HAKLI (Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia),” jelas Rengga. “Kemudian dilanjutkan dengan tingkat Kecamatan dari koordinasi yang solid oleh Camat, Danramil, Polsek serta Puskesmas dengan membentuk Tim STBM kecamatan saya percaya dengan usaha yang terus menerus dan dukungan dari semua pihak, program STBM ini dapat terlaksana dengan baik,” pungkasnya. Diharapkan pada kegiatan ini dapat menjadi motor penggerak bagi semua Desa di Kabupaten sekadau untuk bisa segera mewujudkan program STBM untuk mewujudkan Kabupaten Sekadau menjadi Kota Sehat. Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Sekadau didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Sekadau Magdalena Susilawati Aron, Manager Wahana Visi indonesia Kabupaten Sekadau Sebastianus Rengga, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Hironimus serta Plt. Kepala Dinas Kesehatan PP dan KB Kabupaten Sekadau Henry Alpius. (ja)
Lokal

PIFA, Lokal - Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan, memberikan arahan penting dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk meningkatkan kapasitas pemandu wisata di perangkat daerah Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Acara ini diselenggarakan oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Kubu Raya di Dayang Resort, Kota Singkawang, pada Sabtu (23/9). Bimtek ini dihadiri oleh Liaison Officer (LO) dan para pengemudi yang terlibat dalam kegiatan Gebyar Dakwah Wisata Lintas Borneo yang baru-baru ini diadakan di Kubu Raya. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mengembangkan sektor pariwisata di Kubu Raya. Bupati Muda menyatakan bahwa Gebyar Dakwah Wisata Lintas Borneo ke-3 yang diadakan di Kubu Raya baru-baru ini memiliki dampak besar bagi daerah tersebut. Pesertanya tidak hanya berasal dari berbagai daerah di Kalimantan Barat, tetapi juga dari provinsi lain di Pulau Kalimantan, seperti Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. Muda menekankan pentingnya pemerintah menjadi pusat informasi yang proaktif. Ini berarti bahwa pejabat pemerintah harus memiliki pengetahuan tentang berbagai bidang, termasuk potensi pariwisata di Kubu Raya. Di era digital saat ini, pelayanan pemerintah harus lebih progresif, karena kesan pertama tentang suatu daerah seringkali didasarkan pada interaksi dengan pemerintah setempat. "Terlebih pada Dinas Pariwisata, tentu berkaitan dengan pengenal-pengenal tempat. Setidaknya ada story standing dan informasi tambahan yang bisa kita berikan kepada setiap orang," terang Muda. Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kubu Raya, Rini Kurnia Solihat, menjelaskan bahwa melalui Bimtek ini, mereka berusaha untuk melibatkan seluruh lapisan masyarakat, termasuk perangkat daerah, dalam pengembangan pariwisata di Kubu Raya. Ini diharapkan akan berdampak positif pada pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat secara keseluruhan. Dengan demikian, Kubu Raya diharapkan semakin dikenal sebagai destinasi wisata yang menarik. (hs)