FIFA Umumkan Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026. (PSSI)

FIFA Umumkan Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026. (PSSI)

Berandascoped-by-BerandaSportsscoped-by-SportsFIFA Umumkan Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

FIFA Umumkan Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Timnas Indonesia | Selasa, 20 Januari 2026

PIFA, Sports - FIFA resmi merilis daftar lawan Timnas Indonesia untuk ajang FIFA Series 2026, yang akan berlangsung pada 23-31 Maret mendatang. Indonesia menjadi salah satu dari sembilan negara tuan rumah, bersama Australia, Azerbaijan, Kazakhstan, Mauritania, Selandia Baru, Puerto Riko, Rwanda, dan Uzbekistan.

Berdasarkan pengumuman resmi FIFA, Timnas Indonesia tergabung dalam satu grup dengan Bulgaria, Kepulauan Solomon, dan St Kitts and Nevis. Kompetisi ini akan diikuti total 48 negara, yang dibagi ke dalam 12 grup berisi empat tim masing-masing.

"FIFA mengonfirmasi daftar lengkap tuan rumah dan komposisi grup dari FIFA Series 2026. Ini jadi tanda pencapaian penting untuk melanjutkan ekspansi dan inisiatif sepak bola putra dan putri di tim nasional," tulis FIFA di situs resminya.

Meski daftar peserta sudah diumumkan, jadwal pertandingan FIFA Series 2026 belum dirilis dan akan segera diumumkan oleh FIFA. Ajang ini penting bagi Timnas Indonesia untuk meningkatkan peringkat dunia karena masuk kalender FIFA Matchday, sekaligus menjadi tolok ukur kualitas skuad Garuda di bawah pelatih anyar John Herdman.

Daftar lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026:

  • Bulgaria

  • Kepulauan Solomon

  • St Kitts and Nevis

Rekomendasi

Foto: Test Pra Musim FIM R3 BLU CRU World Cup, Arai Agaska Masuk 4 Besar Lap Time Terbaik | Pifa Net

Test Pra Musim FIM R3 BLU CRU World Cup, Arai Agaska Masuk 4 Besar Lap Time Terbaik

Italia
| Sabtu, 22 Maret 2025
Foto: Disnaker Kota Pontianak Buka Posko Pengaduan THR Lebaran | Pifa Net

Disnaker Kota Pontianak Buka Posko Pengaduan THR Lebaran

Pontianak
| Selasa, 18 Maret 2025
Foto: WhatsApp Perkenalkan Tiga Fitur Baru: Saluran Langganan, Promosi, dan Iklan Status | Pifa Net

WhatsApp Perkenalkan Tiga Fitur Baru: Saluran Langganan, Promosi, dan Iklan Status

Tekno
| Selasa, 17 Juni 2025
Foto: Marselino Ferdinan Cetak Brace dan Antar Oxford United Academy ke Semifinal Oxfordshire Senior Cup | Pifa Net

Marselino Ferdinan Cetak Brace dan Antar Oxford United Academy ke Semifinal Oxfordshire Senior Cup

Indonesia
| Rabu, 22 Januari 2025
Foto: Garuda Muda Akui Kekalahan, Mohon Maaf kepada Suporter | Pifa Net

Garuda Muda Akui Kekalahan, Mohon Maaf kepada Suporter

Indonesia
| Senin, 17 Februari 2025
Foto: Speedboat Penyeberangan Tenggelam di Sungai Kapuas, Seluruh Penumpang Selamat | Pifa Net

Speedboat Penyeberangan Tenggelam di Sungai Kapuas, Seluruh Penumpang Selamat

Kubu Raya
| Rabu, 5 November 2025
Foto: Kiat Menyimpan Bawang dan Cabai agar Lebih Awet ala Chef Yuda Bustara | Pifa Net

Kiat Menyimpan Bawang dan Cabai agar Lebih Awet ala Chef Yuda Bustara

Indonesia
| Jumat, 14 Maret 2025
Foto: Sukses Berjalan di 11 Kota, Selebrasi Satu Dekade NMAX Raih Antusiasme Tinggi Dari Pengguna MAXi Lintas Generasi | Pifa Net

Sukses Berjalan di 11 Kota, Selebrasi Satu Dekade NMAX Raih Antusiasme Tinggi Dari Pengguna MAXi Lintas Generasi

Otomotif
| Sabtu, 14 Juni 2025
Foto: Mohamed Salah Tinggalkan Liverpool Mulai 14 Desember untuk Bela Mesir di Piala Afrika 2025 | Pifa Net

Mohamed Salah Tinggalkan Liverpool Mulai 14 Desember untuk Bela Mesir di Piala Afrika 2025

Sports
| Rabu, 3 Desember 2025
Foto: Kabar Duka, Mochamad Jamasari Pemeran Kang Gobang di Preman Pensiun Meninggal Dunia | Pifa Net

Kabar Duka, Mochamad Jamasari Pemeran Kang Gobang di Preman Pensiun Meninggal Dunia

Indonesia
| Jumat, 7 Februari 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: IKAMA Desak Kapolda Usut Tuntas Kasus SARA Karina Debora  | Pifa Net

IKAMA Desak Kapolda Usut Tuntas Kasus SARA Karina Debora 

Berita Pontianak, PIFA - Ikatan Keluarga Madura (IKAMA) layangkan laporan kepada Kapolda Kalbar untuk menangkap salah satu akun Facebook bernama Karina Debora. Ia dianggap telah menyebar kebencian kepada satu suku bangsa yang ada di Pontianak melalui unggahannya di media sosial beberapa waktu yang lalu.  Salah satu perwakilan IKAMA M Sholeh HB sebagai pelapor menerangkan, pihaknya datang ke Kapolda untuk mempertegas agar kasus tersebut segera diusut. "Kasus ini harus diusut dan jangan sampai didiamkan”, terang Sholeh saat mendatangi Polda Kalbar, Kamis (16/12/2021). Sholeh mengungkapkan, hingga saat ini pelaku dengan ujaran kebencian terhadap sara, masih menghirup udara bebas. “Jangan sampai karena pelaku termasuk orang penting, Kapolda tidak menghiraukan kasus ini” tegas Sholeh. Menurutnya, keberagaman di Pontianak menjadi acuan penting dalam kesatuan dan ke-Binnnikaan Masyarakat Kalbar, eimana nilai satu suku bangsa termaktup dalam persatuan. "Kasus Karina Debora, telah mencoreng keberagaman dan kesatuan di Pontianak. Dimana masyarakat terdiri dari banyak suku bangsa yang saling asih dan saling membangun keberagamaan dan kebersamaan," kata Sholeh. Sholeh menegaskan, apabila kasus Karina Debora lalai di tindak lanjut, akan semakin banyak oknum yang akan memanfaatkan Sosmed sebagai target untuk merusak keberagaman.  "Tentunya tindakan ini mengancam kesatuan dan persatuan satu suku bangsa," katanya.

Pontianak
| Jumat, 17 Desember 2021

Lifestyle

Foto: Apa Itu Diet Ornish yang Dikenal Baik untuk Jantung? | Pifa Net

Apa Itu Diet Ornish yang Dikenal Baik untuk Jantung?

PIFA, Lifestyle - Dalam upaya untuk meningkatkan kesehatan dan mengelola berat badan, banyak orang mencari pola makan yang efektif dan berkelanjutan. Salah satu pendekatan yang semakin populer adalah Diet Ornish, yang dikembangkan oleh Dr. Dean Ornish, seorang ahli jantung ternama dan pendiri Institut Penelitian Penyembuhan Ornish. Diet Ornish adalah pendekatan yang holistik dan komprehensif, yang menggabungkan aspek-aspek makanan, olahraga, manajemen stres, dan dukungan sosial. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesehatan jantung, mengelola berat badan, dan mengurangi risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung, diabetes, dan kanker. Salah satu ciri khas dari Diet Ornish adalah penekanan pada makanan yang rendah lemak dan tinggi serat. Ini berarti menghindari makanan tinggi lemak jenuh dan kolesterol, seperti daging merah, produk susu berlemak tinggi, dan makanan olahan. Sebagai gantinya, Diet Ornish mempromosikan konsumsi makanan nabati, seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan legum. Selain itu, Diet Ornish membatasi konsumsi lemak total menjadi sekitar 10% dari total asupan kalori harian. Lemak sehat, seperti lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda yang ditemukan dalam kacang-kacangan, biji-bijian, dan minyak zaitun, dianjurkan. Asupan protein didapatkan dari sumber nabati seperti kacang-kacangan dan kedelai. Selain pola makan yang sehat, Diet Ornish juga mencakup komponen olahraga dan manajemen stres. Aktivitas fisik yang teratur, seperti berjalan kaki, berenang, atau bersepeda, disarankan untuk meningkatkan kesehatan jantung dan membantu penurunan berat badan. Latihan pernapasan, meditasi, dan praktik manajemen stres lainnya juga diperkenalkan untuk membantu mengurangi stres dan meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan. Dalam Diet Ornish, dukungan sosial juga sangat penting. Dr. Dean Ornish menekankan pentingnya dukungan dari keluarga, teman, dan kelompok dukungan dalam mencapai tujuan kesehatan. Melalui dukungan sosial ini, individu dapat merasa didukung, termotivasi, dan bertanggung jawab dalam menjalankan pola makan dan gaya hidup yang sehat. Diet Ornish telah diteliti secara ilmiah dan terbukti efektif dalam meningkatkan kesehatan jantung dan mengurangi risiko penyakit kronis. Banyak studi menunjukkan bahwa diet ini dapat mengurangi kadar kolesterol, tekanan darah, dan berat badan. Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa Diet Ornish dapat membalikkan penyakit arteri koroner yang ada. Namun, seperti halnya dengan setiap pendekatan diet, penting untuk mencatat bahwa Diet Ornish mungkin tidak sesuai untuk setiap individu. Beberapa orang mungkin memiliki kebutuhan dan preferensi makanan yang berbeda, jadi penting untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan sebelum memulai Diet Ornish atau setiap program diet lainnya.

Indonesia
| Jumat, 23 Juni 2023

Politik

Foto: PDIP Pecat Jokowi, Ronny Talapessy Sebut Kasus Hasto Politis | Pifa Net

PDIP Pecat Jokowi, Ronny Talapessy Sebut Kasus Hasto Politis

PIFA.CO.ID, POLITIK - Ketua DPP PDIP Bidang Reformasi Sistem Hukum Nasional Ronny Talapessy mengaitkan status tersangka Hasto Kristiyanto dengan keputusan PDIP memecat Jokowi dan keluarganya. Dalam jumpa pers di DPP PDIP Jakarta, Selasa (24/12), Ronny menilai kasus hukum yang menjerat Hasto adalah politis. Ia menyebut bahwa kasus ini selalu dijadikan teror kepada Hasto sejak lantang mengkritik pemerintahan Jokowi."Alasan sesungguhnya dari menjadikan Sekjen DPP PDI Perjuangan sebagai tersangka adalah motif politik terutama karena Sekjen DPP PDI Perjuangan tegas menyatakan sikap-sikap politik partai menentang upaya-upaya yang merusak demokrasi, konstitusi, juga terhadap cawe-cawe, penyalahgunaan kekuasaan atau abuse of power di penghujung kekuasaan mantan Presiden Joko Widodo," kata Ronny.PDIP memecat Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, dan Bobby Nasution pada Senin (16/12). Pemecatan dilakukan dengan alasan menyalahgunakan kekuasaan untuk mengintervensi MK dengan mencalonkan Gibran di Pilpres 2024. Ronny menyebut ada upaya pembunuhan karakter terhadap Hasto dan menilai KPK melakukan cipta kondisi dengan membocorkan SPDP yang bersifat rahasia.Ronny mengatakan PDIP akan selalu mentaati proses hukum dan bersifat kooperatif, namun menilai kasus suap yang menjerat Hasto sebagai bentuk politisasi hukum. "Yang terjadi saat ini adalah politisasi hukum," ujarnya.Sebelumnya, KPK menetapkan Hasto sebagai tersangka kasus suap. Dia diduga terlibat menyuap Komisioner KPU Wahyu Setiawan agar caleg PDIP Harun Masiku bisa menjadi Anggota DPR 2019-2024 melalui jalur PAW. Ketua KPK Setyo Budiyanto membantah politisasi hukum, menyatakan penetapan Hasto sebagai tersangka berdasarkan kecukupan alat bukti.

Indonesia
| Jumat, 27 Desember 2024
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5