Gara-gara Bawang Putih Pedagang Pasar di Ngabang Tikam Rekannya
Lokal | Kamis, 11 Desember 2025
Gara-gara Bawang Putih Pedagang Pasar di Ngabang Tikam Rekannya. (Istimewa)
Lokal | Kamis, 11 Desember 2025










Sports

PIFA, Sports - The Blues akan menghadapi The Gunners, di Stadion Emirates, pada Rabu (3/5) dini hari WIB. Menghadapi skuad Frank Lampard yang tidak dalam kondisi terbaiknya, Pelatih Arsenal Mikel Arteta mengaku tak menganggap enteng Chelsea. Duel Big Match Liga Inggris laga ke-34 ini tersaji pada pukul 02.00 WIB. Dengan segudang talenta yang dimiliki Frank Lampard, Mikel Arteta tidak menganggap enteng Chelsea. “Saya tidak tahu seperti apa pendekatan mereka nantinya. Mereka sangat berbahaya karena ketika Anda melihat individu-individu yang dapat mereka tempatkan di lapangan itu, pasti mereka memiliki ancaman yang sangat besar sehingga kita perlu mewaspadainya," ujar Arteta, seperti dikutip dari laman resmi Arsenal. Sementara manajer Chelsea, Lampard terkesan dengan kinerja dari lawannya. Dia pun mengaku Chelsea harus mengikuti jejak mereka untuk kembali ke puncak sepak bola Inggris sekali lagi. "Kami semua memiliki sedikit wawasan tentang Arsenal dan bagaimana mereka beroperasi melalui seri Amazon dan saya pikir apa yang Anda lihat adalah bahwa ada proses panjang untuk sampai ke tempat yang Anda inginkan," pungkasnya, mengutip laman resmi Chelsea. Berdasarkan pantauan, PIFA, PADA Senin sore (1/5), para pemain dari Arsenal menjalani persiapan terakhir mereka menjelang kunjungan Chelsea ke Emirates Stadium. (hs)
Internasional

GAZA — Otoritas Palestina di Gaza mengungkapkan bahwa sejak Oktober 2023, lebih dari 700 warga Palestina, sebagian besar anak-anak, tewas akibat tembakan tentara Israel saat sedang mengambil air. Tuduhan ini disampaikan Kantor Media Pemerintah Gaza dalam pernyataan resminya pada Senin (14/7). "Pendudukan Israel terus melancarkan perang kehausan yang sistematis dan disengaja terhadap rakyat Palestina di Gaza, melanggar secara terang-terangan semua konvensi internasional dan kemanusiaan," bunyi pernyataan tersebut. Pihak berwenang Gaza menuduh militer Israel menggunakan air sebagai senjata perang dengan cara merampas akses warga terhadap kebutuhan dasar, termasuk menyerang saat warga antre mengambil air dan menghancurkan infrastruktur air bersih. 112 Pembantaian Saat Mengambil Air Dalam laporan terbaru, disebutkan bahwa Israel telah melakukan setidaknya 112 pembantaian terhadap warga sipil yang tengah mencari air, menewaskan lebih dari 700 orang, yang sebagian besar adalah anak-anak. Salah satu insiden paling mematikan terjadi pada Minggu (13/7), saat 12 warga, termasuk 8 anak-anak, tewas akibat tembakan saat antre air di kamp pengungsi Nuseirat, Gaza tengah. 720 Sumur Air Dihancurkan, Jutaan Kehilangan Akses Air Bersih Tak hanya menyerang warga, militer Israel juga dituduh menghancurkan 720 sumur air secara sengaja, menyebabkan lebih dari 1,25 juta warga Palestina kehilangan akses terhadap air bersih. Serangan terhadap fasilitas ini disebut sebagai bagian dari strategi penghancuran total sistem air dan sanitasi di Gaza. Militer Israel juga disebut menghalangi masuknya 12 juta liter bahan bakar per bulan ke Gaza. Padahal bahan bakar sangat dibutuhkan untuk mengoperasikan sumur air, stasiun pengolahan limbah, kendaraan pengangkut sampah, hingga instalasi kesehatan dan air minum. "Situasi ini telah menyebabkan lumpuh totalnya jaringan air dan sanitasi, serta memicu penyebaran wabah penyakit, khususnya di kalangan anak-anak," lanjut pernyataan tersebut. Gaza Minta Dunia Internasional Bertindak Pemerintah Gaza menyerukan intervensi komunitas internasional, termasuk lembaga kemanusiaan dan organisasi hak asasi manusia, untuk menghentikan praktik penggunaan air sebagai alat penindasan. Mereka juga mendesak agar akses bahan bakar dan alat berat segera dibuka agar sumur-sumur dan stasiun air limbah bisa kembali beroperasi. Blokade dan Krisis Kemanusiaan Kondisi di Gaza semakin memburuk sejak 2 Maret, saat Israel menutup semua perlintasan bantuan kemanusiaan, termasuk pangan, medis, dan kebutuhan dasar lainnya. Akibatnya, 2,4 juta penduduk Gaza kini hidup dalam kondisi kelaparan ekstrem, dan kematian akibat kekurangan pangan mulai dilaporkan. Sejak serangan militer besar-besaran dimulai pada 7 Oktober 2023, lebih dari 58.000 warga Palestina dilaporkan telah tewas — sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak. Serangan terus berlanjut, meski berbagai pihak menyerukan gencatan senjata segera. Israel Dihadapkan ke Pengadilan Internasional Pada November 2024, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza. Sementara itu, proses hukum atas gugatan genosida terhadap Israel juga tengah berlangsung di Mahkamah Internasional (ICJ), yang diajukan oleh sejumlah negara dan organisasi internasional.
Sports

PIFA.CO.ID, SPORTS - Rumah Sakit Mitra Keluarga Cibubur memberikan tanggapan terhadap tuduhan yang dilontarkan oleh mertua Pratama Arhan, Andre Rosiade, terkait adanya pemain Timnas Indonesia yang diduga berpura-pura cedera.RS Mitra Keluarga Cibubur Klarifikasi Soal TuduhanSebagai mitra medis resmi Timnas Indonesia, RS Mitra Keluarga Cibubur menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas serta mematuhi peraturan yang berlaku, termasuk perlindungan data pribadi sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP)."Setiap informasi yang dibagikan antara Mitra Keluarga Cibubur dan PSSI diatur dalam perjanjian Non-Disclosure Agreement atau NDA yang ketat," demikian pernyataan resmi rumah sakit tersebut.Dalam klarifikasinya, pihak rumah sakit menambahkan, "Dalam hal ini, kami memastikan bahwa semua pihak yang terlibat akan menghormati dan melindungi kerahasiaan tersebut, termasuk hal ini memastikan bahwa pernyataan atau informasi medis tidak kami berikan di luar pihak yang sudah disepakati dalam NDA."Andre Rosiade Pertanyakan Cedera PemainSebelumnya, Andre Rosiade mengungkapkan kecurigaannya terhadap salah satu pemain Timnas Indonesia yang disebut-sebut berpura-pura cedera. Ia bahkan menantang untuk memeriksa hasil Magnetic Resonance Imaging (MRI) di Rumah Sakit Mitra Keluarga Cibubur. Tuduhan ini disampaikan setelah Timnas Indonesia mengalahkan Bahrain dengan skor 1-0 dalam pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, pada Selasa (25-3-2025).Selain itu, Andre yang merupakan anggota DPR RI juga memberikan apresiasi kepada Ketua PSSI, Erick Thohir, atas keberhasilan Timnas Indonesia di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Dalam unggahannya di Instagram, Andre menuliskan, "Alhamdulillah, Indonesia menang. Selamat Timnas Garuda. Selamat chief Erick Thohir yang secara tegas melakukan pembenahan di internal timnas," tulisnya di akun @andre_rosiade.Sindiran Soal Pemain yang Pura-Pura CederaAndre turut memuji performa Rizky Ridho, bek Persija Jakarta yang tampil penuh dalam pertandingan tersebut. "Hari ini Ridho membuktikan diri menjadi pahlawan di jantung pertahanan Indonesia," ujar Andre. Ia kemudian menyindir pemain yang diduga berpura-pura cedera dengan menambahkan, "Ini bukti Indonesia tidak butuh pemain yang pura-pura cedera padahal hasil MRInya menyatakan tidak ada cedera."Tantangan untuk Membuktikan KebenaranAndre kemudian menantang pihak yang meragukan pernyataannya untuk melakukan pengecekan langsung. "Yang tidak percaya silakan cek ke Rumah Sakit Mitra Keluarga Cibubur. Yang merasa ini hoaks, silakan laporkan ke polisi," tegasnya.Ia juga menekankan pentingnya membuktikan klaim yang dibuat, baik melalui bukti medis maupun saksi di pengadilan. "Meskipun pahit dan risiko diserang netizen, kebenaran harus diungkap," imbuhnya. Andre bahkan mendorong PSSI untuk mengungkap hasil MRI agar tidak ada pemain yang merasa lebih besar daripada timnas.Dua Pemain Timnas Indonesia CederaDalam laga melawan Bahrain, Timnas Indonesia kehilangan dua pemain akibat cedera, yakni Egy Maulana Vikri dan Mees Hilgers. Egy lebih dulu dicoret dari skuad sebelum Timnas Indonesia melakoni laga di Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Sementara itu, Hilgers mengalami cedera saat Indonesia kalah 1-5 dari Australia pada Kamis (20-3-2025).Menurut informasi dari laman resmi Kita Garuda, kondisi Hilgers tidak memungkinkan untuk pulih dalam waktu dekat meski telah menjalani serangkaian pemeriksaan medis. Bek berusia 23 tahun itu akhirnya harus dipulangkan ke Belanda demi pemulihan lebih lanjut. Absennya kedua pemain ini menjadi tantangan besar bagi Timnas Indonesia dalam pertandingan berikutnya.