Gempa Guncang Ruang Operasi RS Jepang, Dokter Tetap Lanjutkan Bedah Pasien
Internasional | Sabtu, 8 Agustus 2026
Reuters
Internasional | Sabtu, 8 Agustus 2026










Sports
PIFA, Sports - Pratama Arhan langsung menjadi sorotan setelah mendapat sambutan "unik" dari pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, saat bergabung dalam pemusatan latihan (TC) di Bali menjelang Piala AFF 2024. Dalam momen yang terlihat di video unggahan Instagram Story Timnas Indonesia pada Minggu (1/12), Shin Tae-yong menyapa Arhan dengan sebuah tendangan ringan dan jeweran.Arhan, yang tiba pada Minggu malam, tampak mengenakan jersey Manchester United dengan nama punggung Eric Cantona. Ia menyapa para pendukung Garuda melalui video singkat di Instagram. "Halo fans Garuda, sekarang saya sudah ada di Bali," ujar pemain Suwon FC itu dengan ramah.Setelah menyapa staf pelatih yang tengah berada di ruang makan, Arhan dihampiri oleh Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan itu kemudian dengan santai menendang kaki dan menjewer Arhan, yang hanya tertawa melihat tingkah pelatihnya.Momen tersebut mencerminkan hubungan akrab antara keduanya, meskipun suasana serius persiapan tim juga tetap terasa.Arhan juga tak ketinggalan memuji Shin Tae-yong, yang tampil dengan potongan rambut baru. Hal ini menambah kehangatan interaksi mereka di awal pertemuan jelang turnamen bergengsi tersebut.Pemusatan Latihan Timnas di BaliPemusatan latihan Timnas Indonesia telah berlangsung sejak Kamis (28/11) di Gianyar, Bali. Latihan ini bertujuan untuk mempersiapkan para pemain menghadapi Piala AFF 2024, yang dijadwalkan berlangsung pada 8 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025. Sesi TC ini akan berlanjut hingga Rabu (4/12).Dalam kompetisi tersebut, Timnas Indonesia tergabung di Grup B bersama Vietnam, Filipina, Myanmar, dan Laos. Pada laga pembuka, Garuda akan menghadapi Myanmar di Stadion Thuwunna, Yangon, pada 9 Desember mendatang.Dengan kehadiran Arhan dan pemain lainnya yang terus berdatangan, harapan tinggi disematkan pada skuad asuhan Shin Tae-yong untuk bisa memberikan performa terbaik di ajang se-Asia Tenggara tersebut. (yd)
Sports

PIFA, Sports - Persib Bandung berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Persebaya Surabaya pada laga Super League yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jumat (12/9) sore. Gol semata wayang Uilliam Barros di awal babak kedua menjadi penentu kemenangan Maung Bandung. Sejak awal laga, Persebaya tampil agresif dan berusaha mencetak gol cepat. Namun, pertahanan Persib yang solid membuat upaya Bajul Ijo selalu gagal menembus kotak penalti. Peluang emas pertama justru datang dari Persib pada menit ke-15 lewat tendangan Frans Putros, tetapi kiper Ernando Ari sigap melakukan penyelamatan. Barros juga sempat mengancam lewat sundulan pada menit ke-29 yang masih melayang di atas mistar gawang. Menjelang akhir babak pertama, Barros kembali mendapat peluang emas. Namun kali ini, tendangan kerasnya hanya membentur mistar gawang sehingga skor 0-0 bertahan hingga turun minum. Persib akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-53. Umpan matang dari Berguinho berhasil dituntaskan Barros dengan tenang, membawa tim tuan rumah unggul 1-0. Tujuh menit berselang, pelatih Persib melakukan pergantian ganda dengan memasukkan Thom Haye dan Eliano menggantikan Marc Klok dan Kakang Rudianto untuk memperkuat lini tengah dan pertahanan. Hujan deras yang mengguyur sejak awal babak kedua membuat wasit menghentikan pertandingan selama 40 menit. Setelah laga dilanjutkan, Persebaya meningkatkan intensitas serangan demi mencari gol penyeimbang. Di menit-menit akhir pertandingan, Persib hampir menggandakan keunggulan. Beckham Putera melepaskan umpan matang kepada Eliano pada menit ke-89, namun peluang tersebut gagal dikonversi menjadi gol. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap 1-0 untuk kemenangan Persib. Hasil ini semakin memperkuat posisi Persib di papan atas klasemen sementara Super League.
Nasional

PIFA, Nasional - Dua orang guru dari sebuah pondok pesantren di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, ditangkap oleh pihak kepolisian karena diduga melakukan pencabulan terhadap 40 santri. Kedua tersangka, RA (29) dan AA (23), diketahui telah menjalankan aksi mereka sejak tahun 2022. Kepala Polresta Bukittinggi, Kombes Pol Yessi Kurniati, mengungkapkan bahwa penangkapan ini dilakukan setelah ada laporan dari keluarga korban yang diterima oleh Polresta Bukittinggi pada awal Juli 2024 dengan nomor laporan LP 80 VII/2024. "Setelah laporan di awal Juli, kami amankan RA dan meminta keterangan santri lainnya yang ternyata ada satu lagi pelaku yang juga seorang pendidik di pesantren yang sama, AA," ujar Kombes Pol Yessi Kurniati pada Jumat, 26 Juli 2024. Dalam penyelidikan lebih lanjut, pihak kepolisian menemukan bahwa jumlah korban sementara dari pelaku RA mencapai 30 orang, sementara AA memiliki 10 korban. Sebagian besar korban adalah pelajar setingkat SMP. Modus operandi yang digunakan oleh pelaku adalah dengan meminta para korban datang untuk dipijit, kemudian mengancam mereka agar tidak naik kelas jika menolak. Beberapa korban bahkan mengalami kekerasan seksual berupa sodomi. "Silakan laporkan jika ada yang menjadi korban yang sama dari kasus ini di posko yang kami siapkan di Mapolresta," tegas Kombes Pol Yessi. Ia juga menyebutkan bahwa penyelidikan masih terus dikembangkan dengan kemungkinan adanya penambahan jumlah korban. Selain itu, dalam pengungkapan kasus ini, diketahui kedua pelaku mengaku pernah melakukan aksi hubungan sesama jenis. Keduanya dijerat dengan pasal perlindungan anak Pasal 83 ayat 2 juncto 76 Nomor 35 tahun 2014 dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun. Karena kedua pelaku adalah seorang pendidik, hukuman mereka ditambah sepertiga dari jumlah masa tahanan. (ad)