Kondisi banjir aceh. (Antara)

Kondisi banjir aceh. (Antara)

Berandascoped-by-BerandaNasionalscoped-by-NasionalGubernur Aceh Mualem Minta Kepala Daerah yang ‘Menyerah’ Tangani Banjir-Longsor untuk Mundur

Gubernur Aceh Mualem Minta Kepala Daerah yang ‘Menyerah’ Tangani Banjir-Longsor untuk Mundur

Nasional | Sabtu, 6 Desember 2025

PIFA, Politik - Sejumlah bupati di Aceh menyatakan tidak sanggup menangani bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah mereka. Gubernur Aceh Mualem menanggapi tegas, meminta kepala daerah yang “menyerah” untuk mundur dari jabatan.

Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil mengirim surat ke Presiden Prabowo, menyebut kerusakan banjir kali ini lebih parah dari tsunami 2004 dan pemerintah daerah tak mampu menangani 27 kecamatan dan 852 desa terdampak.

Bupati Aceh Selatan Mirwan MS juga menerbitkan surat ketidaksanggupan, namun menuai sorotan karena berangkat umrah di tengah situasi darurat.

Bupati Aceh Tengah Haili Yoga mengungkap akses darat lumpuh total akibat longsor dan jembatan terputus, sehingga bantuan hanya bisa lewat udara—itu pun sangat terbatas.

Bupati Pidie Jaya Sibral Malaysi juga menyatakan tidak sanggup menangani banjir dalam surat resminya.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyebut para kepala daerah tersebut bukan menyerah total, tetapi mengalami keterbatasan dalam menangani bencana berskala besar.

Rekomendasi

Foto: Juventus Babak Belur di Kandangnya, Dihajar Atalanta 4-0 | Pifa Net

Juventus Babak Belur di Kandangnya, Dihajar Atalanta 4-0

Italia
| Senin, 10 Maret 2025
Foto: Duel Big Match Lawan AC Milan, Juventus Bakal Balas Dendam di Allianz Stadium?  | Pifa Net

Duel Big Match Lawan AC Milan, Juventus Bakal Balas Dendam di Allianz Stadium?

Italia
| Sabtu, 18 Januari 2025
Foto: Beda Nasib 2 Raksasa Spanyol di UCL: Real Madrid Loyo Terbantai, Barcelona Ganas Menang Besar! | Pifa Net

Beda Nasib 2 Raksasa Spanyol di UCL: Real Madrid Loyo Terbantai, Barcelona Ganas Menang Besar!

Spanyol
| Kamis, 10 April 2025
Foto: Pelaku Begal di Kobar Berhasil Ditangkap, Rampas Handphone dan Jual Rp 500 untuk Beli Narkoba | Pifa Net

Pelaku Begal di Kobar Berhasil Ditangkap, Rampas Handphone dan Jual Rp 500 untuk Beli Narkoba

Pontianak
| Rabu, 12 Maret 2025
Foto: Prank Inter Milan hingga Menit Akhir, AC Milan Sabet Trofi Supercoppa Italiana | Pifa Net

Prank Inter Milan hingga Menit Akhir, AC Milan Sabet Trofi Supercoppa Italiana

Italia
| Selasa, 7 Januari 2025
Foto: Amorim Jelaskan Penyebab Kekalahan Beruntun Manchester United | Pifa Net

Amorim Jelaskan Penyebab Kekalahan Beruntun Manchester United

Inggris
| Sabtu, 4 Januari 2025
Foto: Trump Bujuk Putin dan Zelensky untuk Rujuk, Dorong Gencatan Senjata    | Pifa Net

Trump Bujuk Putin dan Zelensky untuk Rujuk, Dorong Gencatan Senjata

Amerika Serikat
| Minggu, 23 Februari 2025
Foto: 10 Besar Klasemen Liga Inggris Tahun 2024: Arsenal Teratas, MU Paling Buntut | Pifa Net

10 Besar Klasemen Liga Inggris Tahun 2024: Arsenal Teratas, MU Paling Buntut

Inggris
| Rabu, 1 Januari 2025
Foto: Ribuan Pengendara Grand Filano Hybrid Secara Serentak Tampil Stylish dan Berbagi Kebaikan di Seluruh Indonesia Waktu Bulan Ramadan | Pifa Net

Ribuan Pengendara Grand Filano Hybrid Secara Serentak Tampil Stylish dan Berbagi Kebaikan di Seluruh Indonesia Waktu Bulan Ramadan

Indonesia
| Senin, 17 Maret 2025
Foto: P Diddy Divonis Bersalah dalam Kasus Prostitusi, Bebas dari Dakwaan Perdagangan Seks | Pifa Net

P Diddy Divonis Bersalah dalam Kasus Prostitusi, Bebas dari Dakwaan Perdagangan Seks

Pifabiz
| Kamis, 3 Juli 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: Muda Mahendrawan Optimis Sinergi Pengelolaan Gambut Lestari Bisa Tingkatkan Budidaya Pangan | Pifa Net

Muda Mahendrawan Optimis Sinergi Pengelolaan Gambut Lestari Bisa Tingkatkan Budidaya Pangan

PIFA, Lokal - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, telah memulai upaya serius untuk menjaga kelestarian gambut di wilayahnya dengan melibatkan 27 pemerintah desa. Langkah ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan, menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah awal yang penting, karena hasil penelitian yang sedang berlangsung akan menjadi dasar bagi upaya sinkronisasi dalam pengelolaan tata ruang di Kubu Raya. "Nantinya, gambut lestari berkelanjutan ini dapat memberikan kontribusi dalam pengelolaan uang dan pangan di Kalbar," ujarnya dengan optimis. Muda Mahendrawan juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kubu Raya telah menghimpun masukan dan kebutuhan dari berbagai pihak untuk memastikan program pengelolaan gambut lestari ini dapat terintegrasi dengan baik dalam tata ruang wilayah Kabupaten Kubu Raya. "Saya yakin, jika ini bisa kita kelola dengan baik, ini akan meningkatkan budidaya pangan, baik itu dalam hal ternak dan hortikultural serta hal-hal produktif lainnya," tambahnya. Koordinator Program Pengelolaan Gambut Lestari, Feri Johana, menjelaskan bahwa ada 27 desa yang menjadi fokus kajian atau penelitian, yang terletak di dua Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG), yaitu KHG Terentang Kapuas dan Kapuas Ambawang. Tim yang terlibat dalam program ini akan menyusun peta jalan gambut lestari untuk wilayah-wilayah tersebut, yang akan digunakan sebagai panduan dalam menyusun program kegiatan di setiap desa untuk meningkatkan ekonomi secara berkelanjutan. Feri Johana juga mengungkapkan bahwa enam desa telah dipilih sebagai desa percontohan, di mana akan ada intervensi langsung untuk mengembangkan bisnis model yang dapat dijadikan contoh oleh desa-desa lain. "Kami akan melakukan pelatihan dan peningkatan kapasitas untuk memastikan kegiatan ini dapat menuju pada tujuan akhir, yaitu desa yang lestari," kata Feri. Kepala Dinas Pemdes dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Kubu Raya, Jakariansyah, berkomitmen untuk mengawal 27 desa yang menjadi sasaran program ini. Ia menekankan pentingnya menjaga gambut tanpa membakarnya untuk pertanian masyarakat demi kelestarian lingkungan. "Kita berharap bahwa tidak ada masalah antara kelestarian gambut dan peningkatan ekonomi desa, tetapi keduanya dapat bersinergi," ujarnya dengan harapan tinggi. (ad)

Kubu Raya
| Rabu, 20 September 2023

Internasional

Foto: Berusia 119 Tahun, Mbah Harun Jemaah Haji Indonesia Tertua | Pifa Net

Berusia 119 Tahun, Mbah Harun Jemaah Haji Indonesia Tertua

PIFA, Internasional - Harun bin Senar (119 tahun), jemaah haji tertua Indonesia, telah tiba di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah pada Jumat (26/5/2023) dini hari dalam keadaan sehat. Pria yang berasal dari Pamekasan, Madura, Jawa Timur ini berada dalam kelompok terbang (kloter) SUB-6 bersama dengan 449 jemaah lainnya. Meskipun berusia lanjut, Mbah Harun terlihat sehat dan tidak terlihat tanda kelelahan di wajahnya. Ia menjawab pertanyaan petugas dengan baik. Bahkan, ketika petugas menanyakan kondisi kesehatannya, ia langsung berdiri untuk menunjukkan bahwa ia masih kuat dan mampu berjalan. Mbah Harun sebenarnya mendaftar haji pada tahun 2017 dan dijadwalkan berangkat pada tahun 2046. Namun, karena adanya kuota prioritas untuk lansia tahun ini, ia mendapatkan kesempatan untuk pergi ke Tanah Suci setelah menjual tanah miliknya untuk melunasi biaya haji. Meskipun Mbah Harun dalam kondisi kesehatan yang baik, petugas tetap memberikan kursi roda setelah tiba di Bandara AMAA Madinah. Selain menjadi bagian dari Layanan Haji Ramah Lansia, fasilitas ini juga bertujuan untuk mengantisipasi kelelahan Mbah Harun setelah perjalanan yang panjang. Setelah melewati pemeriksaan di imigrasi, Mbah Harun juga menjalani pemeriksaan kesehatan oleh petugas kesehatan Indonesia di bandara. Kemudian, petugas membantu Mbah Harun menuju bus. Mereka ingin memastikan bahwa kondisinya baik sebelum naik bus. "Panjenengan norok kauleh, Pak. Bisa?" tanya petugas haji dalam bahasa Madura. "Enggi, enggi, ngireng, ngireng," sahut Mbah Harun dengan berbisik sambil mengikuti petugas. Petugas membimbingnya untuk turun dari kursi roda dan mengikutinya saat naik bus. Mbah Harun bersedia diapit oleh petugas hingga ia dapat duduk di kursi bus. Bus tersebut akan mengantarkan rombongan 450 jemaah haji kloter SUB-6 ke Hotel Jawar Taiba di Abraj Taba. Rombongan tersebut meninggalkan bandara pada pukul 04.00 waktu setempat. Hingga saat ini, sebanyak 13.159 jemaah haji asal Indonesia telah tiba di Madinah dan jumlahnya akan terus bertambah hingga tanggal 7 Juni 2023. Pada hari ini, terjadwal kedatangan 14 kloter dengan total 5.490 jemaah di Madinah.

Arab Saudi
| Jumat, 26 Mei 2023

Lokal

Foto: Gayung Bersambut Harapan Generasi Muda Mempawah, Sutarmidji Setuju Beri Pelatihan Ekspor-Impor  | Pifa Net

Gayung Bersambut Harapan Generasi Muda Mempawah, Sutarmidji Setuju Beri Pelatihan Ekspor-Impor

PIFA, Lokal - Calon Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) nomor urut 1, Sutarmidji menggelar kampanye dialogis bersama masyarakat di Warung Kopi Tora, Jalan Cempaka, Kabupaten Mempawah, Rabu (20/11) malam. Dalam kesempatan itu, Sutarmidji berdialog tentang berbagai hal bersama ratusan warga yang didominasi generasi muda Kabupaten Mempawah. Salah satu aspirasi pemuda/pemudi di sana adalah bagaimana pemerintah ke depan bisa meningkatkan kemampuan berwirausaha. Seperti memperluas wawasan, dan meningkatkan keterampilan dalam berbisnis di pasar global (ekspor-impor). "Saya minta Pak Midji memberikan perhatian kepada anak muda, saya ingin Bapak memberikan pelatihan ekspor-impor karena kita sebagai putra daerah jangan sampai hanya menjadi penonton," ungkap salah satu pemuda, Rocky Tri Pratama.Mendengar harapan itu, Sutarmidji merasa, program yang ia tawarkan sudah sejalan. Yakni mewujudkan pusat sertifikasi keahlian bagi generasi muda atau angkatan kerja Kalbar. "Orang itu baru bisa dapat sertifikat kalau dia sudah ahli, untuk menjadi ahli, perlu pelatihan. Pelatihan kita ambil bidang-bidang yang dibutuhkan lapangan kerja di Kalbar. Saya sudah rancang itu, bukan balai latihan kerja saya tidak setuju, saya setujunya pusat sertifikasi keahlian," ungkapnya. Gubernur Kalbar periode 2018-2023 itu mengatakan, sudah merancang pusat sertifikasi keahlian, yang akan dibangun di atas lahan seluas tujuh hektare. Di sana dilaksanakan pelatihan untuk berbagai bidang, lalu dilakukan pengujian hingga bisa mendapat sertifikat. Termasuk untuk bidang usaha ekspor-impor yang menjadi harapan anak muda Mempawah. Lewat program tersebut, pemerintah, kata dia, juga akan membuka akses bantuan permodalan, hingga sarana prasarana bagi mereka yang ingin membuka usaha. "Saya tertarik tadi benar pelatihan ekspor-impor, saya setuju, supaya anak muda kita (Kalbar) jangan (hanya) menjadi penonton," ujarnya. Midji-sapaan karibnya menyayangkan kondisi yang terjadi di Kabupaten Mempawah saat ini. Meski banyak investasi yang masuk, namun belum banyak berdampak kepada masyarakat asli Kabupaten Mempawah. Ke depan, ia tak ingin hal tersebut terus berlarut. "Saya paling tidak suka kalau satu daerah investasi banyak tapi kita jadi penonton, masa misalnya yang manen sawit saja harus ambil orang dari jauh. Kita jangan sampai jadi penonton, sumber daya alam banyak tapi kita nonton saja," tegasnya. Menurut Midji, Mempawah perlu menjadi kota atau daerah yang memiliki ciri khas tertentu agar menjadi daya tarik. Seperti misalnya di Pulau Jawa ada Yogyakarta yang dijuluki kota pendidikan karena banyaknya pusat-pusat pendidikan di sana. Mempawah menurutnya bisa mencontoh itu, sebagai kota pendidikan di Pulau Kalimantan. Apalagi saat ini sudah ada beberapa pusat-pusat pendidikan di Mempawah, diantaranya ada Kampus IPDN, BP2TD, STAI Mempawah, dan lainnya. "Harus ada dibangun sesuatu yang menjadi daya tarik di Mempawah ini. Kalau mau dijadikan daerah pendidikan kita seriusi pendidikan. Undang universitas-universitas besar untuk membangun kampusnya di Mempawah ini, jadi banyak perguruan tinggi di Mempawah, sehingga bisa dikembangkan seperti Yogyakarta, arah ini yang perlu," paparnya. Pemerintah Provinsi (Pemprov) sendiri dikatakan Midji, ke depan masih akan membangun dua atau tiga SMA/SMK baru di Kabupaten Mempawah. Agar generasi muda atau anak-anak daerah di sana semakin bangga karena memiliki sarana prasarana pendidikan yang sangat memadai. "Segedong itu nanti saya mau tembuskan (jalan) sampai ke Mandor, supaya ini Mempawah bisa terkoneksi dengan daerah-daerah lain, sehingga ekonominya tumbuh cepat. Saya minta, anak-anak muda Mempawah hidup harus optimis, jangan pernah ada kamus pesimis dalam otak kita," pungkasnya.Pemuda Mempawah lainnya, Haryadi turut mengakui kinerja Sutarmidji selama menjabat gubernur lima tahun terakhir. Untuk itu, ia merasa kepemimpinan Sutarmidji harus dilanjutkan agar Kalbar semakin maju, dan berkembang. "Saya putra Kabupaten Mempawah, saya lahir di sini, besar di sini, sekolah di sini. Lima tahun yang lalu perjalanan saya juga mengikuti (sepak terjang) beliau (Sutarmidji) sejak 2018. Rugi kiranya untuk lima tahun yang akan datang kalau Kalbar tidak dipimpin Pak Sutarmidji," katanya. Menurutnya prestasi Sutarmidji juga tak perlu diragukan lagi. Pengalaman jabatan memimpin daerah yang tak pernah putus, menjadi modal yang sangat besar untuk memajukan Kalbar. "Alhamdulillah kita diberikan (pilihan) putra terbaik Kalbar. Pak Sutarmidji ini dari dewan Kota Pontianak, Wakil Wali Kota Pontianak, Wali Kota Pontianak dua periode, gubernur Kalbar, lima tahun lalu tentu kita sudah melihat kita masih butuh Pak Sutarmidji lima tahun lagi untuk memimpin Kalbar. Dengan apa yang sudah beliau buktikan, pembangunan lima tahun di Kalbar," tutupnya.

Mempawah
| Jumat, 22 November 2024
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5