Gunung Semeru Erupsi 7 Kali Senin Pagi, Letusan Tertinggi Capai 1.100 Meter
Malang | Senin, 6 April 2026
Gunung Semeru Erupsi 7 Kali Senin Pagi, Letusan Tertinggi Capai 1.100 Meter. PVMBG
Malang | Senin, 6 April 2026









Sports

PIFA.CO.ID, SPORTS - Duel sengit laga big match Premier League akan tersaji di pekan ini saat Arsenal menjamu Manchester City di Emirates Stadium, Minggu (2/2/2025) malam WIB. Laga tersebut dijadwalkan kick-off pukul 23.30 WIB dan menjadi ujian besar bagi kedua tim dalam persaingan papan atas.Arsenal datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah tidak terkalahkan dalam tiga pertemuan terakhir melawan City di Premier League. Sebelumnya, The Gunners berhasil mengakhiri dominasi The Citizens yang sempat mencatatkan 12 kemenangan beruntun atas mereka di liga.Musim lalu, Arsenal sukses mengamankan kemenangan 1-0 atas City di Emirates Stadium. Kemenangan itu menjadi momentum bagi tim asuhan Mikel Arteta untuk semakin percaya diri menghadapi rivalnya.Bagi City, laga ini menjadi kesempatan untuk kembali menunjukkan dominasi mereka atas Arsenal. Pasukan Pep Guardiola tentu tidak ingin kehilangan poin dalam perburuan gelar juara, terutama saat menghadapi pesaing langsung di papan atas.Duel ini diprediksi berlangsung sengit dengan kedua tim sama-sama memiliki kualitas skuat yang mumpuni. Arsenal mengandalkan ketajaman lini serang dan soliditas pertahanan, sementara City tetap menjadi ancaman besar dengan gaya bermain dominan mereka.
Nasional

PIFA, Nasional - Nama Prathita Amanda Aryani terpantau menjadi trending topic di X. Hingga berita ini ditulis pada Jumat (16/8/2024), kata kunci Prathita Amanda Aryani sudah diperbincangkan lebih dari 6 ribu kali. Berdasarkan penelusuran PIFA, nama Prathita Amanda ramai dituding sebagai salah satu pelaku bullying di Universitas Diponegoro (Undip). Sebagaimana diketahui saat ini penguruan tinggi Semarang itu memang tengah menjadi sorotan usai kasus bunuh diri dokter muda mereka, Aulia Risma Lestari, saat menjalani PPDS Anestesi Undip di RS Kariadi. Nama Prathita Amanda Aryani yang menjadi trending di X ini, memang tidak berkaitan dengan kasus Aulia Risma. Namun ia diduga melakukan perundungan kepada mahasiswa PPDS Bedah di Undip. Ia juga disebut-sebut menjabat sebagai Chief Bedah. Kasus dugaan perundungan oleh Prathita Amanda ini diungkap oleh sejumlah akun di X. Mereka membagikan ulang tangkapan layar status Instagram Story sang dokter yang dinilai menyelepekan kasus bunuh diri Aulia Risma Lestari. “Please gak usah ikut berpendapat orang-orang yang tidak langsung terlibat. Wong aku aja yang udah lama ya masih semangat menjalani hari-hari kok. Kalau memang gak tahu isinya seperti apa, ya gak usah koar-koar di IG Story. Kan bukan elu yang jalanin," tulis sosok diduga Prathita Amanda dalam tangkapan layar yang viral. "Jadi kesel sendiri sama netizen yang memperkeruh suasana dengan opini-opini mereka dan baca berita-barita yang melebih-lebihkan di internet," sambungnya. Selain Instagram Story, warganet juga membagikan bukti berupa tangkapan layar percakapan grup WhatsApp. Dalam grup percakapan itu, Prathita Amanda diduga melakukan perundungan ke mahasiswa PPDS dengan memaksa mereka makan 5 bungkus nasi padang. Tak sampai di situ, dokter senior itu juga menyuruh mahasiswa PPDS untuk merekam video mukbang nasi padang. Ia juga memerintahkan korban agar membagikan hasil video di grup WA tersebut. Sontak bukti-bukti yang viral di medsos itu memicu kemarahan warganet. Nama Prathita Amanda Aryani pun langsung menduduki jajaran trending topic, serta ramai mendapat kecaman. "Waduh emang pendidikan tinggi engga menjamin lho ya, padahal kedokteran UNDIP pula? Salah satu yang terbaik walah dalah," komentar warganet. "Orang pinter bukannya mikir gimana caranya mutus lingkaran setan, malah ikut jadi setannya. Para perundung semoga membusuk di neraka!" kecam warganet lainnya. (ly)
Lokal

Berita Lokal, PIFA - Ketua Komisi V DPRD Kalbar, Heri Mustamin meminta pemerintah berkomitmen memberi perhatian terhadap kesejahteraan guru. Hal ini disampaikannya saat peringatan Hari Guru Nasional (HGN), Jumat (25/11/2022). Menurutnya, peringatan HGN tidak cukup sebatas mengenang jasa dan pengabdian guru semata. "Karena hingga kini, masih banyak guru belum mendapatkan kesejahteraan yang layak. Terutama guru honorer yang masih belum mendapatkan gaji yang pantas," kata Heri, kemarin. Wakil rakyat Kalbar Dapil Pontianak ini mendorong agar pemerintah mempermudah pengangkatan status guru honorer menjadi ASN. "Sebab sampai saat ini kesejahteraan belum sepenuhnya dirasakan. Terutama guru honorer," katanya. Dia pun mengucapkan selamat atas peringatan Hari Guru Nasional kepada para guru di seluruh Tanah Air. Heri menyampaikan rasa bangganya terhadap guru yang telah memberikan pendidikan. Baginya, tanpa didikan guru, mustahil dia bakal meraih pencapaian seperti sekarang. "Pada momen Hari Guru Nasional kemarin itu, saya menyampaikan kebanggaan dan rasa hormat yang setinggi-tingginya kepada seluruh guru," ujarnya. Heri mengutarakan, profesi guru sangat mulia. Sebab, perannya tak bisa digantikan oleh apa pun. Termasuk dengan teknologi sekali pun. "Para guru yang mendidik dan membentuk karakter sejak dini dan anak-anak lainnya," tandasnya. (ap)