Gunung Semeru Erupsi 7 Kali Senin Pagi, Letusan Tertinggi Capai 1.100 Meter
Malang | Senin, 6 April 2026
Gunung Semeru Erupsi 7 Kali Senin Pagi, Letusan Tertinggi Capai 1.100 Meter. PVMBG
Malang | Senin, 6 April 2026










Lokal

Berita Kubu Raya, PIFA - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya meraih penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Republik Indonesia atas prestasinya dalam pelaksanaan Reformasi Birokrasi (RB) dan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) tahun 2021. Predikat B berhasil diraih Pemerintah Kabupaten Kubu Raya yang diperoleh berdasarkan tingkat efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran. Penghargaan diserahkan Sekretaris Kementerian PANRB Rini Widyantini dan diterima langsung oleh Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan pada acara SAKIP & RB Award 2021 di The Tribrata Darmawangsa Jakarta, Selasa (05/04/2022). Dengan hasil tersebut, Kubu Raya telah berhasil mencapai satu sasaran strategis di bidang reformasi birokrasi yaitu mewujudkan birokrasi yang akuntabel. “Penghargaan ini bukan untuk gagah-gagahan akan tetapi yang paling penting esensinya adalah inovasi yang membawa transformasi birokrasi terukur, sistematis dan indikator secara jelas, masif dan berdampak positif,” kata Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan usai menerima penghargaan. Menurut Muda, transformasi ini lah menjadikan perubahan yang berdampak terhadap seluruh pelayanan bagi masyarakat. Yang tadinya lamban menjadi cepat, yang tadinya manual menjadi digital, sistem data yang belum terpadu menjadi mutakhir dan terpadu, tidak bergerak menjadi bergerak hingga percepatan di tingkat desa. “Mudah-mudahan ini menjadi sandaran kedepan agar birokrasi Kubu Raya terus menerus melakukan penguatan di semua lini untuk melakukan perubahan birokrasi yang fokus, masif, mendarat dan berdampak. Strateginya adalah kepong bakol untuk menanjakan seluruh masyarakat,” tuturnya. Pemkab Kubu Raya merupakan salah satu dari 41 pemerintah daerah yang diundang secara offline/langsung untuk menerima penghargaan tersebut. “Penyerahan hasil evaluasi yang bernama SAKIP & RB AWARD 2021 dilaksanakan sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan kepada instansi pemerintah yang telah mampu menunjukkan berbagai perubahan dan inovasi dalam tata kelola pemerintahannya,” ujar Deputi bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Kementerian PANRB Erwan Agus Purwanto. Erwan menambahkan, kegiatan penyerahan hasil evaluasi ini merupakan bagian akhir dari serangkaian proses evaluasi akuntabilitas kinerja dan pelaksanaan reformasi birokrasi instansi pemerintah. Salah satu tujuan penyelenggaraannya adalah untuk menunjukan kepada masyarakat bahwa reformasi birokrasi telah memiliki hasil yang nyata, birokrasi terus berbenah menuju terciptanya good governance. Dijelaskan evaluasi reformasi birokrasi (RB) diselenggarakan untuk mengetahui perbaikan-perbaikan di seluruh aspek birokrasi sehingga tujuan dari reformasi birokrasi, yaitu birokrasi yang ideal, bebas dari KKN, kapabel, dan mampu memberikan layanan prima pada masyarakat, bisa diwujudkan. Sementara evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) digunakan untuk mengetahui apakah kementerian/lembaga/pemerintah daerah mampu melakukan efisiensi dan efektivitas dalam penggunaan anggaran. “SAKIP itu tentang perencanaan yang baik, bagaimana menyusun sasaran kinerjanya, bagaimana merencanakan program kegiatannya, kemudian bagaimana penggunaan anggarannya. Jadi memang keseluruhan sistem,” terang Erwan. Acara SAKIP & RB AWARD 2021 digelar secara daring dan luring dengan penerapan protokol kesehatan ketat. Sebanyak 44 perwakilan dari instansi pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota menerima penghargaan secara langsung. (ja)
Pifabiz

PIFAbiz - Remake film 'Suzzanna: Malam Jumat Kliwon' dikabarkan akan segera tayang di bioskop Indonesia pada tahun 2023. Film garapan Soraya Intercine Films merupakan remake dari film yang tayang pada tahun 1986. Sebelumnya, Soraya Intercine Films juga telah sukses me-remake film 'Suzzanna: Bernapas dalam Kubur' yang memperolehan 3,3 juta penonton pada 2018 lalu. Remake film kedua ini diharapkan dapat kembali mengobati kerinduan para pecinta film horror tanah air terhadap film-film Suzzanna. Luna Maya dikabarkan kembali menjadi pemeran dalam film 'Suzzanna: Malam Jumat Kliwon' yang akan segera rilis tersebut. Namun begitu, sejauh ini Soraya Intercine Films belum memberi bocoran mengenai sinopsis, tanggal tayang, serta para pemeran remake film Suzzanna: Malam Jumat Kliwon itu. Kabar mengenai remake film ini sukses mencuri perhatian warganet yang mengingat kembali sejumlah film Suzzanna puluhan tahun yang lalu. "Paling takut nonton film suzanna ini.. Ketwanya, mukanya... Nyeremin.. Sampek keinget terus.. Lah buka slide selanjutnya kageett aku" ujar netizen. "Dulu takut bgt nonton film horror suzana, ketawanya itu loh" kata warganet lainnya. "kalo liat film suzana yg dlu otomatis merinding lngsung. film horor terbaek sih suzana ma mumun" papar warganet. (b)
Politik

PIFA, Politik - Gubernur Banten Andra Soni menekankan pentingnya akuntabilitas serta percepatan tindak lanjut pelayanan publik oleh organisasi perangkat daerah (OPD) agar setiap program Pemerintah Provinsi Banten benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan Andra Soni dalam rapat pimpinan bersama OPD yang digelar di Aula Pendopo KP3B, Kota Serang, Kamis. Rapat itu menjadi bagian dari evaluasi kinerja sekaligus penguatan tata kelola pemerintahan di lingkungan Pemprov Banten. “Jadi, bagi saya melayani masyarakat, kita sebagai pelayan masyarakat, bukan dilayani, dan itu saya garis bawahi. Saya sudah merasa cukup terlayani dengan kinerja teman-teman OPD, dan saya berharap OPD lebih giat lagi ke depan, lebih mengutamakan melayani masyarakat,” katanya. Ia menegaskan bahwa pelayanan publik tidak cukup berhenti pada proses administratif semata, melainkan harus memiliki hasil dan dampak yang terukur bagi masyarakat. Karena itu, OPD diminta lebih terbuka dalam menyampaikan capaian kinerja kepada publik, termasuk dengan memanfaatkan kanal digital. “Kebiasaan orang sekarang kan kalau tidak ada gambar, tidak ada video, kurang percaya. Saya juga ingin hal itu dilakukan oleh OPD,” ujarnya. Menurut Andra Soni, sejumlah indikator pembangunan di Provinsi Banten menunjukkan tren peningkatan. Namun, capaian tersebut harus menjadi pijakan untuk bekerja lebih cepat dan lebih baik, bukan justru menjadi alasan untuk berpuas diri. “Tapi setiap hasil baik itu, selain dipuji, juga harus ditantang untuk bisa lebih baik lagi, karena yang namanya kepuasan pasti tidak ada batas. Kita harus naik terus,” katanya. Dalam evaluasi itu, ia juga mengingatkan setiap OPD memiliki tanggung jawab menyebarluaskan informasi program yang dijalankan. Dengan demikian, masyarakat dapat mengetahui apa yang dikerjakan pemerintah sekaligus menilai manfaatnya. “Supaya kita sama-sama tahu dinas tersebut mengerjakan apa, dan supaya kita bisa menilai dampaknya apa,” ujarnya. Andra Soni menambahkan, kecepatan respons terhadap keluhan masyarakat menjadi indikator utama kualitas pelayanan publik. Ia meminta seluruh aparatur memiliki empati terhadap kondisi riil yang dihadapi warga di lapangan. “OPD harus punya perasaan tidak enak, bukan kepada gubernur, tapi kepada masyarakat. Bayangkan kalau tiap hari melewati jalan berlubang, tentu tidak nyaman. Harus cepat ditindaklanjuti,” katanya. Menjelang genap satu tahun masa jabatannya, Andra Soni menegaskan sisa empat tahun kepemimpinannya akan difokuskan pada pemenuhan ekspektasi masyarakat melalui percepatan pelaksanaan program serta konsistensi terhadap rencana kerja yang telah disusun. Ia menekankan seluruh perencanaan yang telah ditetapkan harus dijalankan secara disiplin dan terukur demi memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.