Heboh Pemkab Blora Anggarkan Rp2,5 Miliar untuk Internet OPD, Langganan CapCut dan Canva
Blora | Jumat, 10 April 2026
Ilustrasi tumpukan uang. Antara
Blora | Jumat, 10 April 2026










Lokal

Berita Ketapang, PIFA – Bupati Ketapang Martin Rantan, SH.,M.Sos didampingi Wakil Bupati Ketapang H.Farhan, SE.,M.Si secara resmi mengukuhkan Pengurus Asosiasi Futsal Kabupaten Ketapang (AFK) Periode 2022-2027, Jum'at (21/01/2022) bertempat di Pendopo Bupati Ketapang. Bupati Ketapang dalam sambutannya berharap pengurus AFK dapat segera bekerja, berkarya dan melakukan yang terbaik bagi perkembangan dan kemajuan olahraga futsal di Kabupaten Ketapang. "Harapan ini disampaikan karena masih banyak pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan atau ditindaklanjuti oleh pengurus AFK Kabupaten Ketapang beserta jajaran pengurus cabang yang baru agar bergerak cepat menyusun program yang dijalankan selama lima tahun kedepan." ujar Beliau. Lebih lanjut Beliau berharap agar AFK menguatkan tekad dalam diri masing-masing, bahwa keberadaan di jajaran pengurus AFK merupakan sebuah ladang pengabdian dan sebuah darma bakti untuk mendorong kemajuan futsal di Kabupaten Ketapang. "Pemerintah daerah siap berkolaborasi dan mendukung langkah-langkah pengurus AFK Kabupaten Ketapang untuk berupaya melakukan pembinaan agar mencapai prestasi yang lebih baik lagi kedepannya." tutur Beliau. Ditambahkan Beliau bahwa hal ini sejalan dengan visi misi pemerintah Kabupaten Ketapang, pada misi ke-3 yaitu melanjutkan pembangunan sumber daya manusia yang memiliki daya saing. "Mari bersama-sama menjaga generasi muda kita dari bahaya penggunaan obat-obatan terlarang atau perilaku hidup negatif, dengan menanamkan rasa cinta anak-anak muda untuk gemar selalu berolahraga yang salah satunya melalui olahraga futsal." pungkas Beliau. (rs)
Lokal

Berita Pontianak, PIFA - Pemilihan Putri Indonesi Kalimantan Barat 2022 baru saja selesai, dengan terpilihnya Arisda Oktalia sebagai Putri Indonesia Kalimantan Barat 2022 yang akan mewakili Kalimantan Barat diajang pemilihan Putri Indonesia di Jakarta, pada bulan april 2022 mendatang. Mega Angkasa selaku Head Of Communication Yayasan Puteri Indonesia dan sebagai dewan juri mengucapkan selamat kepada Arisda Oktalia sebagai Putri Indonesia Kalbar 2022. “Selamat atas terpilihnya arisda menyisihkan 13 finalis dengan beberapa tahapan mulai dari hasil penilaian administrasi, masa karantina, interview, malam bakat, sampai dengan malam ini grand Final aputri Indonesia Kalbar 2022,” ucapnya saat diwawancarai Pifa, Jumat (17/12/2021). Mega menyampaikan, selaku dewan juri ada kriteria penilai standar dari pemilihan Putri Indonesia yaitu Brain, Beauty, dan Behavior “Penggabungan dari ketiga itu kita formalasi mulai dari awal proses karantina, dengan ada pembekalan, interview malam bakat sampai, malam grand final,” Dia juga berpesan kepada Arisda agar banyak belajar dan mempersiapkan diri dengan matang agar bisa mewakili dengan membawa nama baik Kalbar. “Masih ada 3 bulan waktu untuk mempersiapkan diri, kami juga mengharapkan dukungan dari Pemprov Kalbar, kemudian stakeholder Yayasan Putri Indonesia kalimantan barat, serta teman-teman media, yang rencannya pelaksanaan pemilihan Putri Indonesia di bulan april 2022,” sampainya. Dia juga mengharapkan kepada Putri Indonesia yang terpilih nantinya di tahun 2022, bisa membawa nama baik Indonesia. “Harapnya untuk Putri Indonesia nanti akan mewakili Indonesia saat Miss Internasional, kemudian bisa melaksanakan tugas dalam Negeri dan membawa nama baik Indonesia di ajang internasional, serta membantu memperbaiki pariwasta Indonesia yang terpuruk,” harapnya.
Lokal

Berita Sambas, Kalbar - Pifa, Masyarakat Kabupaten Sambas dan sekitarnya pasti tidak asing dengan H. Satono, S.Sos.I., M.H., yang lahir pada 24 April 1980. Ia adalah Bupati Sambas petahana yang menjabat sejak 14 Juni 2021. Ia terpilih dalam Pilbup Sambas 2020 bersama Fahrur Rofi melalui Partai Gerindra dan PAN. Satono-Rofi berhasil mengungguli tiga pasangan calon lainnya, termasuk petahana. Satono merupakan bupati keturanan Tionghoa dan mualaf pertama yang memimpin Kabupateen Sambas. Ayahnya bernama Thong Kim Kui. Sebelum menjadi bupati, Satono, merupakan birokrat dengan jabatan terakhir sebagai Sekretaris BPBD Kabupaten Sambas. Dihimpun dari beberapa sumber, Bupati Bengkayang terpilih ini pernah menempuh pendidikan di SDN 16 Senturang, Tebas (1987-1993), kemudian melanjutkan SMP Tunas Harapan Sebawi (1993-1996), setelah itu menyelsaikan masa sekolahnya MA Gerpemi Tebas (1996-1997), Sutano juga sempat mengenyam di Pontren/MA Ibnu Taimiyah, Singkawang (1997-1999), setelah itu melanjutkan ke perguruan tinggi Jurusan Da'wah STID M. Natsir, Jakarta (S-1, 1999-2004), selang beberapa tahun kembali menempuh pendidikan di Program Studi Magister Ilmu Hukum Universitas Tanjungpura (S-2, 2009-2011). Selain segudang ilmu pendidikan formal bupati Sambas ini juga mempunyai segudang pengalaman organisasi diantaranya, Ketua Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Kota Singkawang (2004-2007), kemudian dilanjutkan sebagau Ketua Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Kabupaten Sambas (2007-2008), Sekretaris Umum Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Kabupaten Sambas (2007-2010). Kemudian, Satono juga sempat menjabat sebagai Sekretaris Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia Kabupaten Sambas (2008-2015), setelah itu menjabat sebagai Ketua Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia Kabupaten Sambas (2015-2020) beliau juga terpilih sebagai Wakil Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kabupaten Sambas (2015-2020). Selain punya beberapa jabatan penting di organisasi, Satono juga menempatkan beberapa posisi birokrasi di Pemerintahan Kabupaten Sambas di antaranya: Kepala Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kantor Departemen Agama Kabupaten Sambas (2008-2009). Kepala Seksi Haji dan Umrah Kantor Departemen Agama Kabupaten Sambas (2009-2011). Kepala Bidang Sosial Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Kabupaten Sambas (2012-2015). Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Sambas (2015-2016). Sekretaris Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Sambas (2016-2017). Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sambas (2017-2019). Kepala Bagian Pemberdayaan Masyarakat Sekretariat Daerah Kabupaten Sambas (2019-2020). Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sambas (2020)