Heboh Pemkab Blora Anggarkan Rp2,5 Miliar untuk Internet OPD, Langganan CapCut dan Canva
Blora | Jumat, 10 April 2026
Ilustrasi tumpukan uang. Antara
Blora | Jumat, 10 April 2026










Lokal

PIFA, Lokal – Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menerima audiensi sejumlah organisasi kemahasiswaan yang tergabung dalam Cipayung Plus, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), serta Perhimpunan Mahasiswa Kabupaten Kubu Raya (Primaraya). Pertemuan tersebut berlangsung di ruang kerja Wabup di Sungai Raya, Kamis (4/9/2025).Sujiwo menjelaskan, pertemuan ini menjadi ruang dialog untuk membahas isu penyampaian aspirasi mahasiswa, terutama terkait aksi-aksi yang terjadi di berbagai daerah dan beberapa di antaranya berujung kerusuhan.“Pertemuan ini menjadi wadah untuk membahas isu penyampaian aspirasi mahasiswa secara nasional yang di beberapa daerah berujung pada kerusuhan,” kata Sujiwo.Organisasi Mahasiswa yang HadirCipayung Plus sendiri merupakan gabungan dari tujuh organisasi kemahasiswaan, yakni GMNI, HMI, PMII, IMM, PMKRI, GMKI, dan KAMMI. Selain itu, hadir pula perwakilan BEM dari sejumlah perguruan tinggi di Kubu Raya serta organisasi kepemudaan lainnya.“Yang kami terima hari ini adalah Cipayung Plus dan beberapa BEM serta organisasi kepemudaan,” ujarnya.Pentingnya Dialog yang TerbukaDalam kesempatan itu, Sujiwo menegaskan dirinya selalu terbuka untuk berdialog dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk mahasiswa. Menurutnya, komunikasi yang terjalin selama ini dengan mahasiswa di Kubu Raya sudah terbangun jauh sebelum munculnya dinamika aksi mahasiswa di tingkat nasional.“Di Kubu Raya ada beberapa perguruan tinggi dan situasinya sangat kondusif. Saya selalu membuka diri untuk dialog, bukan hanya ketika ada gejolak. Sejak dulu kita sudah membangun komunikasi dengan adik-adik mahasiswa,” jelasnya.Demo sebagai Refleksi dan Evaluasi DiriMenanggapi gelombang demonstrasi mahasiswa yang terjadi di sejumlah daerah, Sujiwo memandang aksi tersebut sebagai cerminan perasaan masyarakat sekaligus momentum untuk evaluasi diri bagi semua pihak.“Hikmah dari peristiwa demo di beberapa daerah adalah pengingat bagi kita semua untuk terus introspeksi, termasuk saya pribadi. Apakah sudah menjadi kepala daerah yang baik, begitu juga TNI/Polri, menteri, DPR RI, DPRD, sekretaris daerah, jajaran saya, termasuk masyarakat dan mahasiswa,” kata Sujiwo.Ia berharap melalui muhasabah dan evaluasi diri, setiap pihak dapat lebih jujur dalam melihat kekurangan masing-masing. Dengan begitu, penyampaian aspirasi mahasiswa tetap dipahami sebagai bagian dari proses demokrasi yang sehat dan membangun.
Politik

PIFA, Politik – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan tidak ada rencana perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih dalam waktu dekat. Pernyataan itu disampaikan Prasetyo menanggapi isu yang beredar di kalangan wartawan mengenai kemungkinan Presiden RI Prabowo Subianto merombak sejumlah menteri pada pekan ini. “Gak ada reshuffle,” kata Prasetyo saat ditemui di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa, usai menghadiri peluncuran stimulus ekonomi untuk periode triwulan I tahun 2026. Prasetyo kembali menegaskan bahwa Presiden tidak akan melakukan reshuffle dalam waktu dekat. Ia menyebut pemerintah saat ini fokus menghadapi momentum Bulan Suci Ramadhan dan Lebaran dengan memastikan masyarakat dapat menjalani kedua momen tersebut dengan baik. “Enggak ada (reshuffle). Kita menjelang Bulan Suci Ramadhan, menjelang Lebaran, sebagaimana yang tadi baru saja diumumkan stimulus ekonomi. Ini kan bagaimana pemerintah bekerja keras supaya seluruh masyarakat dapat menjalani Bulan Suci Ramadhan dan Lebaran nanti dengan sebaik-baiknya,” ujarnya. Menurut Prasetyo, fokus utama pemerintahan Presiden Prabowo adalah mencari solusi untuk meringankan beban masyarakat, khususnya kelompok ekonomi terbawah. “Kita berpikir terus-menerus bagaimana meringankan beban saudara-saudara kita, terutama di desil-1 hingga desil-4,” katanya. Prasetyo yang juga menjabat sebagai Juru Bicara Presiden menambahkan bahwa pemerintah telah menyiapkan berbagai bentuk stimulus pada triwulan pertama 2026 sebagai langkah mendorong pergerakan ekonomi. “Semua semata-mata untuk kita membantu meringankan semua masyarakat dan harapan kita dengan seperti itu maka ekonomi akan tumbuh, ekonomi akan bergerak di triwulan pertama,” jelasnya. Selain membahas isu reshuffle, Prasetyo juga menyoroti persoalan jalan berlubang yang menyebabkan korban di beberapa daerah. Ia menyebut Kementerian Perhubungan telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengatasi masalah tersebut, terutama di tengah musim hujan. “Kita terus-menerus berkoordinasi untuk memastikan kelayakan jalan-jalan yang sekarang dengan musim hujan ini banyak juga yang terjadi lubang, bahkan di beberapa tempat sempat jatuh korban,” kata Prasetyo. Ia menegaskan pemerintah prihatin terhadap kejadian tersebut dan terus mengingatkan seluruh jajaran agar memperhatikan hal-hal kecil yang berpotensi menimbulkan dampak fatal. “Itu semangat yang ingin kita bangun,” pungkasnya.
Pifabiz

PIFAbiz - Suami penyanyi Bunga Citra Lestari (BCL), Tiko Aryawardhana, dipanggil penyidik Polres Metro Jakarta Selatan. Tiko diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan penggelapan uang sebesar Rp 6,9 Miliar yang dilaporkan oleh mantan istrinya, AW. Dalam perkara ini, Tiko dilaporkan oleh mantan istrinya berinisial AW. Peristiwa tersebut terjadi pada periode sekitar tahun 2015 sampai dengan tahun 2021. Kala itu, AW dan Tiko memutuskan untuk mendirikan sebuah perusahaan bernama PT Arjuna Advaya Sanjaya (AAS) yang bergerak dalam bidang makanan dan minuman. AW menjadi komisaris, sementara Tiko menjadi Direktur. Namun untuk modal perusahaan seluruhnya dari AW. Dalam perjalanannya, AW senantiasa pasif dan tidak berusaha untuk mencampuri pengurusan kegiatan usaha. Sehingga Tiko memiliki kewenangan penuh dalam mengurus kegiatan usaha perusahaan termasuk dalam hal yang terkait dengan keuangan. Kewenangan tanpa pengawasan ini yang kemudian diduga menjadi celah bagi terlapor untuk melakukan perbuatan-perbuatan dengan itikad yang tidak baik. Hingga akhirnya mengakibatkan kerugian bagi perusahaan. Selama ini AW beranggapan usaha tersebut berjalan lancar. Sampai di tahun 2019 Tiko mengatakan bahwa usaha tersebut mau tutup lantaran tidak kuat bayar sewa. Atas perbuatan itu, AW mengalami kerugian yang mencapai Rp 6,9 miliar rupiah. Leo berharap polisi bisa segera mengungkap dan menetapkan status tersangka dalam kasus tersebut. (ly)