dok. Pribadi/Rido S

dok. Pribadi/Rido S

Berandascoped-by-BerandaNasionalscoped-by-NasionalHeboh TPS Liar di Bekasi Dipenuhi Cacahan Kertas Diduga Uang Rupiah, Polisi Amankan 21 Karung

Heboh TPS Liar di Bekasi Dipenuhi Cacahan Kertas Diduga Uang Rupiah, Polisi Amankan 21 Karung

Jawa Barat | Kamis, 5 Februari 2026

PIFA, Jabar - Penemuan potongan kertas yang diduga merupakan sisa uang rupiah di sebuah Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar di Kabupaten Bekasi memicu heboh di media sosial. Video yang beredar menunjukkan tumpukan cacahan kertas berwarna merah dan biru berserakan di area TPS Kampung Serang, Desa Taman Rahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. Warna merah diduga berasal dari uang pecahan Rp100.000, sedangkan warna biru menyerupai pecahan Rp50.000.

Dilansir dari Kompas.com, video tersebut awalnya diunggah oleh akun Instagram @sahabatpedulilingkungan dan kemudian viral di berbagai platform media sosial. Dalam video itu terlihat potongan kertas berwarna merah dan biru menyerupai pecahan uang rupia, menggambarkan temuan tersebut. Sebagian cacahan tampak tersimpan di dalam karung putih, sementara sisanya tercecer di area pembuangan sampah liar.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, Dedi Kurniawan, membenarkan adanya temuan tersebut. “Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, cacahan tersebut merupakan uang rupiah asli,” kata Dedi. Menurutnya, uang yang telah cacah itu diduga berasal dari proses pemusnahan uang lama yang tidak lagi layak edar.
Pihak kepolisian setempat juga turun tangan menyelidiki kasus ini. Polisi mengamankan sebanyak 21 karung yang diduga berisi cacahan uang kertas rupiah dari lokasi TPS liar tersebut. “Polisi tengah melakukan penyelidikan sumber dugaan cacahan uang tersebut." Penyelidikan dilakukan untuk memastikan apakah proses pemusnahan uang tersebut sudah sesuai prosedur dan tidak melibatkan tindak pidana.

Bank Indonesia (BI) juga ikut merespons kejadian ini. Dalam keterangan resminya, BI menyatakan akan berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk kepolisian dan DLH, untuk menelusuri asal‑usul cacahan uang tersebut. BI menegaskan bahwa pemusnahan uang rupiah yang tidak layak edar harus dilakukan melalui mekanisme resmi dan terdokumentasi dengan baik.
Warga sekitar mengaku kaget dan resah melihat kondisi TPS yang dipenuhi cacahan kertas mirip uang. “Awalnya kami kira itu sampah biasa, tapi setelah diperhatikan mirip potongan uang,” ujar salah satu warga. Kejadian ini juga memicu berbagai spekulasi di kalangan masyarakat, mulai dari dugaan pembuangan uang bekas pemilu hingga kecurigaan adanya praktik pemusnahan uang yang tidak transparan.

Pemerintah daerah dan aparat penegak hukum berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini. Selain memastikan tidak ada pelanggaran hukum, mereka juga berencana menertibkan TPS liar di sekitar lokasi agar kejadian serupa tidak terulang. Masyarakat diminta tidak mengambil atau memanfaatkan cacahan kertas tersebut dan segera melapor jika menemukan hal serupa di lingkungan sekitar.

Rekomendasi

Foto: Prabowo Ajukan Permintaan Bertemu Presiden AS Donald Trump, Ada Apa? | Pifa Net

Prabowo Ajukan Permintaan Bertemu Presiden AS Donald Trump, Ada Apa?

Indonesia
| Sabtu, 12 April 2025
Foto: Amorim Panen Kritik dari Legenda MU, Disebut Kurang Mumpuni hingga Tak Punya Gaya Bermain | Pifa Net

Amorim Panen Kritik dari Legenda MU, Disebut Kurang Mumpuni hingga Tak Punya Gaya Bermain

Inggris
| Selasa, 4 Maret 2025
Foto: Hasto Kristiyanto Sebut Diancam jadi Tersangka Jika PDIP Pecat Jokowi | Pifa Net

Hasto Kristiyanto Sebut Diancam jadi Tersangka Jika PDIP Pecat Jokowi

Indonesia
| Jumat, 21 Maret 2025
Foto: Lamine Yamal Bidik Ballon d'Or 2025, Ingin Koleksi Banyak Trofi di Masa Depan | Pifa Net

Lamine Yamal Bidik Ballon d'Or 2025, Ingin Koleksi Banyak Trofi di Masa Depan

Sports
| Kamis, 11 September 2025
Foto: KPK Buka Peluang Panggil Kembali Khalid Basalamah Terkait Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji | Pifa Net

KPK Buka Peluang Panggil Kembali Khalid Basalamah Terkait Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

Hukum
| Rabu, 25 Juni 2025
Foto: 10 Besar Klasemen Liga Inggris Tahun 2024: Arsenal Teratas, MU Paling Buntut | Pifa Net

10 Besar Klasemen Liga Inggris Tahun 2024: Arsenal Teratas, MU Paling Buntut

Inggris
| Rabu, 1 Januari 2025
Foto: 2 Bocah Perempuan di Serang Jadi Korban Penculikan Setelah Berkenalan Lewat Game Online | Pifa Net

2 Bocah Perempuan di Serang Jadi Korban Penculikan Setelah Berkenalan Lewat Game Online

Banten
| Selasa, 25 Maret 2025
Foto: Garuda Academy Resmi Diluncurkan, PSSI dan FIFA Cetak Pemimpin Masa Depan Sepak Bola Nasional | Pifa Net

Garuda Academy Resmi Diluncurkan, PSSI dan FIFA Cetak Pemimpin Masa Depan Sepak Bola Nasional

Indonesia
| Rabu, 7 Mei 2025
Foto: Yamaha Cup Race 2025 Seri 2 Hadirkan Sensasi Balap & Wisata di Titik Nol Tanjung Bira | Pifa Net

Yamaha Cup Race 2025 Seri 2 Hadirkan Sensasi Balap & Wisata di Titik Nol Tanjung Bira

Yamaha
| Jumat, 1 Agustus 2025
Foto: Prabowo Resmikan Mobil Taktis Listrik 'Pandu' Maung MV3 Buatan Pindad | Pifa Net

Prabowo Resmikan Mobil Taktis Listrik 'Pandu' Maung MV3 Buatan Pindad

Nasional
| Kamis, 12 Juni 2025

Berita Terkait

Nasional

Foto:  Feri Amsari Singgung Nuansa Mencurigakan di Balik Pemusnahan Arsip Pencalonan Jokowi oleh KPU Solo | Pifa Net

Feri Amsari Singgung Nuansa Mencurigakan di Balik Pemusnahan Arsip Pencalonan Jokowi oleh KPU Solo

PIFA, Nasional - Pakar Hukum Tata Negara, Feri Amsari, mengkritik tindakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo yang memusnahkan arsip pencalonan Joko Widodo saat maju sebagai Wali Kota Surakarta. Ia menilai peristiwa tersebut tidak bisa dilepaskan dari langkah KPU RI yang sempat membatasi akses publik terhadap dokumen calon presiden dan wakil presiden melalui Keputusan KPU Nomor 731 Tahun 2025. Diketahui, keputusan tersebut akhirnya dicabut oleh KPU pada 16 September setelah mendapat kritik luas dari publik dan berbagai kalangan. Menurut Feri, rangkaian kejadian mulai dari pembatasan akses dokumen pencalonan hingga pemusnahan arsip di Solo menimbulkan tanda tanya besar. “Jadi memang ada nuansa yang mencurigakan. Saya tidak menuding ya, tapi siapa pun yang belajar hukum pasti mencurigai pola begini. Kok dokumen dimusnahkan, lalu ada upaya untuk mencegah dokumen itu bisa ditampilkan dalam persidangan,” kata Feri dalam program SINDO Prime seperti dikutip dari YouTube SindoNews, Rabu (19/11/2025). Ia menilai pola tersebut dapat dibaca sebagai upaya menghilangkan alat bukti, yang menurutnya justru tidak sehat bagi citra Jokowi. Terlebih, kata Feri, Jokowi sendiri pernah menyatakan bahwa dokumen pencalonannya asli. “Jadi sebenarnya sudah ada bukti-bukti petunjuk adanya upaya menghilangkan alat bukti yang tidak sehat juga untuk Pak Jokowi. Karena Pak Jokowi kan mengakui bahwa dokumennya asli,” ujarnya. Feri kemudian menyarankan agar Jokowi meniru langkah Hakim Konstitusi Arsul Sani dalam menghadapi tuduhan ijazah palsu. Arsul diketahui meredakan isu tersebut dengan mempublikasikan foto wisuda, salinan disertasi, serta ijazah asli kepada publik. “Harusnya ya dia berupaya membuat suasana keruh ini hilang dengan menunjukkan saja dokumennya. Belajar dari Pak Arsul, ketika dituduh, ia menunjukkan bukti-buktinya. Begitu caranya kalau ijazah atau dokumen itu asli,” pungkas Feri.

Nasional
| Rabu, 19 November 2025

Nasional

Foto: Hashim Ungkap Program Makan Bergizi Gratis Sudah Menjadi Gagasan Prabowo Sejak 2006 | Pifa Net

Hashim Ungkap Program Makan Bergizi Gratis Sudah Menjadi Gagasan Prabowo Sejak 2006

PIFA.CO.ID, NASIONAL - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kini menjadi prioritas pemerintah telah digagas Presiden Prabowo Subianto sejak 2006. Hal ini diungkapkan oleh Utusan Presiden, Hashim Djojohadikusumo, dalam peringatan Hari Disabilitas Internasional di Jakarta bulan lalu."Program MBG adalah janji Pak Prabowo. Itu gagasan beliau sejak 18 tahun lalu, sebelum memenangi Pilpres 2024," ujar Hashim, dikutip dari siaran resmi Tim Media Presiden, Minggu.Sejak kampanye Pilpres 2014, Prabowo konsisten menyuarakan keinginannya untuk menjamin kecukupan pangan bagi anak-anak Indonesia. Kini, program tersebut resmi dimulai secara serentak pada 6 Januari 2025 dengan 190 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memasok makanan bergizi ke sekolah dan posyandu di 26 provinsi.Hingga 17 Januari 2025, jumlah SPPG meningkat menjadi 238 unit yang melayani 31 provinsi dengan total penerima manfaat mencapai 650.000 orang. Presiden menargetkan cakupan program ini terus berkembang, dengan sasaran 3 juta penerima pada Januari-April, 6 juta pada April-Agustus, dan 15-17 juta pada Agustus-September. Hingga akhir 2025, MBG ditargetkan menjangkau 82,9 juta orang.Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas gizi anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui di Indonesia serta menjadi tonggak penting dalam upaya pemerintah menanggulangi masalah gizi nasional.

Indonesia
| Senin, 3 Februari 2025

Nasional

Foto: Presiden Prabowo Pastikan THR dan Gaji ke-13 ASN Dibayar Penuh, Ini Jadwal Pencairannya | Pifa Net

Presiden Prabowo Pastikan THR dan Gaji ke-13 ASN Dibayar Penuh, Ini Jadwal Pencairannya

PIFA.CO.ID, NASIONAL - Presiden RI Prabowo Subianto resmi menandatangani Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2025 yang mengatur kebijakan pemberian tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13 bagi aparatur sipil negara (ASN), termasuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), pegawai negeri sipil (PNS), prajurit TNI, anggota Polri, hakim, hingga pensiunan.“THR dan gaji ke-13 pada tahun 2025 akan diberikan kepada seluruh aparatur negara di pusat dan di daerah, termasuk PNS, PPPK, prajurit TNI dan Polri, para hakim, serta pensiunan dengan total mencapai 9,4 juta penerima,” ujar Presiden Prabowo dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (11/3/2025).Prabowo menjelaskan bahwa besaran THR dan gaji ke-13 bagi ASN pusat, prajurit TNI/Polri, dan hakim mencakup gaji pokok, tunjangan melekat, serta tunjangan kinerja yang diberikan penuh sebesar 100 persen.“Untuk ASN daerah, THR dan gaji ke-13 akan diberikan sesuai dengan kemampuan anggaran masing-masing daerah,” tambahnya.Sementara itu, bagi pensiunan, pembayaran THR dan gaji ke-13 akan diberikan sebesar uang pensiun bulanan yang biasa diterima.Jadwal Pencairan THR dan Gaji ke-13Pemerintah telah menetapkan jadwal pencairan tunjangan tersebut. THR untuk ASN akan dibayarkan dua minggu sebelum perayaan Idulfitri 2025, tepatnya mulai Senin, 17 Maret 2025. Sedangkan gaji ke-13 akan dicairkan pada bulan Juni 2025, bertepatan dengan awal tahun ajaran baru sekolah.“Semoga dengan adanya kebijakan ini dapat membantu dalam mengelola kebutuhan selama mudik dan selama liburan Lebaran,” ujar Prabowo.Dalam konferensi pers tersebut, Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Rini Widyantini, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan dukungan bagi kesejahteraan para aparatur negara serta membantu stabilitas ekonomi nasional menjelang hari raya.

Indonesia
| Rabu, 12 Maret 2025
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5