Hidayat Nur Wahid: Pemerintah Tak Perlu Tutup Pintu Bantuan Asing untuk Tangani Banjir dan Longsor di Sumatra. (CNN)

Hidayat Nur Wahid: Pemerintah Tak Perlu Tutup Pintu Bantuan Asing untuk Tangani Banjir dan Longsor di Sumatra. (CNN)

Berandascoped-by-BerandaNasionalscoped-by-NasionalHidayat Nur Wahid: Pemerintah Tak Perlu Tutup Pintu Bantuan Asing untuk Tangani Banjir dan Longsor di Sumatra

Hidayat Nur Wahid: Pemerintah Tak Perlu Tutup Pintu Bantuan Asing untuk Tangani Banjir dan Longsor di Sumatra

Nasional | Kamis, 18 Desember 2025

PIFA, Nasional - Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PKS, Hidayat Nur Wahid, menilai pemerintah tidak perlu menutup diri terhadap bantuan asing dalam penanganan dampak banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra. Menurutnya, keterlibatan pihak luar tidak serta-merta mengecilkan peran dan kemampuan pemerintah Indonesia.

Hidayat Nur Wahid, yang akrab disapa HNW, menegaskan Indonesia selama ini juga kerap memberikan bantuan kemanusiaan kepada negara lain yang dilanda bencana. Karena itu, bantuan asing dapat dipandang sebagai bentuk timbal balik atas solidaritas internasional yang selama ini dijalankan Indonesia.

“Bila ada warga negara atau pihak-pihak dari luar Indonesia ingin membantu, menurut saya tidak perlu ditutup itu,” kata HNW di kompleks parlemen, Rabu (17/12).

“Tapi ketika akan bantuan dari luar juga pasti tidak dalam posisi untuk mengecilkan Indonesia atau melihat Indonesia tidak mampu,” imbuhnya.

HNW mengaku prihatin melihat kondisi masyarakat terdampak banjir dan longsor di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh. Ia menilai masyarakat tidak mungkin menyelesaikan dampak bencana tersebut secara mandiri, terutama dalam membersihkan lumpur tebal yang menenggelamkan permukiman.

“Kalau dikeluarkan, dikeluarkan ke mana? Karena di luar rumah pun juga lumpur setinggi itu, dan ketika dia sudah kering, dia mengeras kayak batu batang, semakin enggak bisa lagi,” ujarnya.

Meski demikian, HNW menolak terjebak pada polemik penetapan status bencana nasional. Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah kehadiran nyata pemerintah dalam menyelesaikan persoalan di lapangan.

“Karenanya apapun yang akan diputuskan, kita tidak boleh terjebak hanya pada polemik ini bencana nasional atau tidak, tapi segera hadirkan komitmen untuk betul-betul menyelesaikan masalah di sana,” kata HNW.

Di sisi lain, anggota Komisi II DPR RI, Muhammad Khozin, menyoroti langkah Pemerintah Provinsi Aceh yang mengajukan permintaan bantuan ke lembaga internasional. Menurutnya, pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan untuk meminta bantuan asing secara langsung karena urusan hubungan luar negeri merupakan kewenangan absolut pemerintah pusat.

“Pemda tak memiliki kewenangan hubungan luar negeri. Urusan luar negeri merupakan kewenangan absolut pemerintah pusat,” kata Khozin, Rabu (17/12).

Ia menjelaskan ketentuan tersebut diatur dalam Pasal 10 ayat (1) UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Meski demikian, Khozin menyebut pemda tetap dimungkinkan menjalin kerja sama dengan pihak asing sepanjang merupakan kelanjutan atau bagian dari kerja sama yang dijalankan pemerintah pusat.

Khozin mengaku memahami langkah Pemprov Aceh, namun menilai mekanisme yang ditempuh bertentangan dengan norma yang berlaku. Ia menegaskan posisi pemda hanya sebatas pengusul, sedangkan keputusan berada di tangan pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Posisi pemda hanya pengusul ke pemerintah pusat. Lembaga penentu adalah pemerintah pusat yakni BNPB sebagaimana diatur dalam Pasal 4 PP No 28 Tahun 2008 tentang Peran Serta Lembaga Internasional dan Lembaga Non Pemerintah dalam Penanggulangan Bencana,” ujar Khozin.

Menanggapi polemik tersebut, Juru Bicara Pemerintah Provinsi Aceh, Muhammad MTA, menjelaskan surat yang dilayangkan Pemerintah Aceh bukan ditujukan ke Kantor PBB di New York, melainkan ke lembaga-lembaga PBB yang memiliki kantor perwakilan di Indonesia, yakni Unicef, UNDP, dan IOM.

“Kita menggalang dukungan, apalagi mereka (Unicef, UNDP dan IOM) mitra strategis pemerintah dan punya pengalaman penanganan tsunami sebelumnya,” ujar Muhammad MTA di Kantor Gubernur Aceh, Selasa (16/12).

Sementara itu, Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem mengaku tidak mengetahui adanya surat permintaan bantuan tersebut. Ia menyebut surat itu bukan ditujukan ke PBB, melainkan ke lembaga swadaya masyarakat yang masih memiliki program di Aceh.

“Kita tidak ngerti karena bukan kita yang buat. Itu di luar kewenangan kita, kita nggak tahu (soal surat bantuan yang ditujukan ke PBB),” kata Mualem.

Rekomendasi

Foto: Debut Sergio Conceicao di Serie A Mengecewakan, Marah Usai Ditahan Cagliari | Pifa Net

Debut Sergio Conceicao di Serie A Mengecewakan, Marah Usai Ditahan Cagliari

Indonesia
| Minggu, 12 Januari 2025
Foto: Liverpool Bantai Spurs 4-0, Lolos ke Final Piala Liga Inggris | Pifa Net

Liverpool Bantai Spurs 4-0, Lolos ke Final Piala Liga Inggris

Inggris
| Jumat, 7 Februari 2025
Foto: Menkes Budi Letakkan Batu Pertama RSUD Tuan Besar Syarif Idris Kubu Raya, Resmi Naik Status Jadi Tipe C | Pifa Net

Menkes Budi Letakkan Batu Pertama RSUD Tuan Besar Syarif Idris Kubu Raya, Resmi Naik Status Jadi Tipe C

Kubu Raya
| Rabu, 16 April 2025
Foto: Jelang Lebaran, Harga Tiket Pesawat Domestik Diseluruh Bandara Termasuk Supadio Pontianak Diskon 10 Persen | Pifa Net

Jelang Lebaran, Harga Tiket Pesawat Domestik Diseluruh Bandara Termasuk Supadio Pontianak Diskon 10 Persen

Pontianak
| Rabu, 19 Maret 2025
Foto: Joan Laporta Pastikan Barcelona Segera Perpanjang Kontrak Frenkie de Jong | Pifa Net

Joan Laporta Pastikan Barcelona Segera Perpanjang Kontrak Frenkie de Jong

Sports
| Sabtu, 28 Juni 2025
Foto: 5 Rekomendasi Drama Korea Bertabur Bintang di Awal 2025 | Pifa Net

5 Rekomendasi Drama Korea Bertabur Bintang di Awal 2025

Indonesia
| Sabtu, 4 Januari 2025
Foto: Said Abdullah: Anggota DPR yang Dinonaktifkan Fraksi Tetap Terima Gaji | Pifa Net

Said Abdullah: Anggota DPR yang Dinonaktifkan Fraksi Tetap Terima Gaji

Politik
| Senin, 1 September 2025
Foto:   Lebih Dari Sekedar Stylish! Grand Filano Stylish On The Road Season 2 Hadirkan Aktivitas Sporty Elegant Populer | Pifa Net

Lebih Dari Sekedar Stylish! Grand Filano Stylish On The Road Season 2 Hadirkan Aktivitas Sporty Elegant Populer

Otomotif
| Rabu, 18 Juni 2025
Foto: Wagub Krisantus Minta Pertamina Tak Persulit Pengecer BBM | Pifa Net

Wagub Krisantus Minta Pertamina Tak Persulit Pengecer BBM

Pontianak
| Senin, 14 April 2025
Foto: Rosan Roeslani Ditunjuk sebagai Kepala Danantara, Erick Thohir jadi Ketua Dewan Pengawas | Pifa Net

Rosan Roeslani Ditunjuk sebagai Kepala Danantara, Erick Thohir jadi Ketua Dewan Pengawas

Indonesia
| Senin, 24 Februari 2025

Berita Terkait

Sports

Foto: Indonesia Ditunjuk FIFA Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17 2023 | Pifa Net

Indonesia Ditunjuk FIFA Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17 2023

PIFA, Sports - Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengungkapkan rasa syukurnya setelah Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17 FIFA 2023 melalui keputusan bersama dalam pertemuan Dewan FIFA yang diadakan di Markas FIFA, Zurich, Swiss, pada Jumat malam, 23 Juni. Sejauh ini, FIFA telah menjadwalkan Piala Dunia U-17 FIFA 2023 akan berlangsung dari tanggal 10 November hingga 2 Desember tahun ini. "Saya hanya bisa mengucapkan rasa syukur dan Alhamdulillah karena Dewan FIFA membuat keputusan bersama untuk menunjuk Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17 tahun ini. Ini adalah salah satu bentuk kepercayaan dunia kepada Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo," kata Erick Thohir di Jakarta pada Jumat malam. Melalui pemberitahuan resmi yang dilaporkan oleh FIFA saat pertemuan. Ketua umum PSSI pun   menekankan bahwa Indonesia harus  memepesiapkan diri. "Saya belum menerima surat pemberitahuan resmi. Ini hanya pengumuman yang dilaporkan oleh FIFA dalam pertemuan Dewan FIFA pada Jumat malam di Zurich. Saat ini, yang paling penting adalah bagaimana kita mempersiapkan diri menjadi tuan rumah yang baik," tambah Erick Thohir. Alasan Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah dipercayai karena ada faktor positif yang ditunjukan oleh sepak bola Indonesia.  "Saya belum mengetahui alasan utama dari penunjukan ini. Kemungkinan ada beberapa faktor positif yang ditunjukkan oleh Indonesia dalam sepak bola dunia selama tiga bulan terakhir, seperti peningkatan fasilitas stadion yang lulus uji kelayakan FIFA, serta pertandingan FIFA melawan Palestina dan Argentina, juara dunia Qatar 2022, yang sukses dan menarik perhatian FIFA dan sepak bola internasional. Namun, apapun alasan tersebut, kita harus bersyukur atas tingkat kepercayaan FIFA terhadap kita. Kita harus menjaga dan membuktikannya," pungkasnya dikurip dari PSSI. (hs)

Indonesia
| Sabtu, 24 Juni 2023

Sports

Foto: Luka Modric Belum Pikirkan Pensiun, Masih Fokus Bermain | Pifa Net

Luka Modric Belum Pikirkan Pensiun, Masih Fokus Bermain

PIFA.CO.ID, SPORTS – Luka Modric tetap aktif di dunia sepakbola meski usianya mendekati 40 tahun. Gelandang veteran Real Madrid ini belum memiliki rencana untuk pensiun dalam waktu dekat.Modric akan genap berusia 40 tahun pada 9 September 2025. Walaupun dianggap sudah memasuki fase akhir kariernya, ia masih menjadi bagian penting baik di level klub maupun tim nasional Kroasia.Terbaru, Modric tampil penuh saat Kroasia menghadapi Prancis dalam leg pertama perempat final UEFA Nations League, Jumat (21/3/2025), dan membantu timnya meraih kemenangan 2-0.Masih Konsisten di Real MadridDi level klub, Modric tetap menjadi pemain andalan Real Madrid. Musim ini, ia telah bermain dalam 44 pertandingan di semua kompetisi, mencatatkan 4 gol dan 7 assist.Kontraknya bersama Los Blancos akan berakhir pada Juni 2025. Namun, peraih enam gelar Liga Champions ini tidak menutup kemungkinan untuk tetap bertahan di Santiago Bernabeu."Saya tidak memikirkannya sekarang, tetapi saya telah mengatakan bahwa saya ingin pensiun di Madrid karena itu akan menjadi impian saya, tetapi kita lihat saja apa yang terjadi," ujar Modric, dikutip dari Marca.

Spanyol
| Minggu, 23 Maret 2025

Sports

Foto: FIFA akan Cek Venue Piala Dunia U-17 2023 di Jakarta, Erick Thohir Pastikan Kesiapan Indonesia | Pifa Net

FIFA akan Cek Venue Piala Dunia U-17 2023 di Jakarta, Erick Thohir Pastikan Kesiapan Indonesia

PIFA, Sports - Tanggal 28 Juli menjadi momen penting bagi sepak bola Indonesia karena FIFA dijadwalkan tiba di Jakarta untuk melakukan pengecekan venue Piala Dunia U-17 2023. Kedatangan FIFA di Indonesia ini akan berlangsung hingga tanggal 2 Agustus. Piala Dunia U-17 2023 akan menjadi ajang prestisius bagi Indonesia, dan PSSI telah mempersiapkan sejumlah stadion sebagai venue untuk kompetisi bergengsi ini. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memastikan bahwa tanggal 20 Juli lalu, PSSI telah menerima surat dari FIFA yang berisi catatan-catatan yang harus segera ditindaklanjuti sebelum FIFA datang untuk melakukan pengecekan.  Setelah menerima surat dari FIFA, PSSI segera melanjutkan surat tersebut ke Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) untuk proses renovasi yang sesuai dengan catatan dari FIFA. Selama kunjungan di Indonesia, FIFA akan mengecek berbagai hal terkait kesiapan venue, termasuk kualitas lapangan, kesiapan tim pelayanan, dan juga renovasi lapangan baru yang telah diusulkan oleh PSSI, seperti di Jakarta International Stadium. Erick Thohir menjelaskan. bahwa FIFA akan melakukan pengecekan langsung begitu mereka tiba di Indonesia, dan tanggal 1 Agustus akan ada laporan akhir dari FIFA sebelum mereka kembali ke negaranya. FIFA memiliki standar tinggi untuk semua aspek penyelenggaraan, dan PSSI hanya mengusulkan, sementara keputusan akhir tetap berada di tangan FIFA. “FIFA tentu akan mengecek langsung begitu tiba di Indonesia. Nanti tanggal 1 Agustus akan ada laporan akhir dari FIFA sebelum keesokan harinya mereka pulang.Tentu FIFA punya standarisasi untuk semua aspek. Jadi kami hanya mengusulkan, yang menentukan FIFA. Jadi kita mohon, PSSI tidak main politik, dan kita akan sukseskan Piala Dunia U-17 2023," Jelas Erick Thohir. Dikutip dari laman resmi PSSI. Erick Thohir menegaskan bahwa keputusan mengenai venue tidaklah menjadi kewenangan PSSI, melainkan sepenuhnya ditentukan oleh FIFA. Meskipun begitu, PSSI berkomitmen untuk tidak terlibat dalam politik dan siap untuk menyelenggarakan Piala Dunia U-17 2023 dengan sukses. Kedatangan FIFA ke Indonesia untuk melakukan pengecekan venue merupakan kesempatan bagi Indonesia untuk menunjukkan kesiapan dan kemampuan sebagai tuan rumah ajang sepak bola tingkat dunia. Semoga Piala Dunia U-17 2023 akan menjadi momen bersejarah bagi Indonesia dan akan berlangsung dengan sukses dan lancar. (hs)

Jakarta
| Rabu, 26 Juli 2023
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5